8 Hal Tentang Susi & Stylish Blogger Award

Siapa Susi? Hanya wanita biasa yang ingin menjadi luar biasa bagi orang-orang di dekatnya. Itulah quote favorit dan harapanku. Aku ingin menjadi bulan  purnama bagi malam hari anak-anakku. Sedikit cahaya di antara gemerlap bintang namun tetap yang paling berarti bagi mereka.
Siang kemarin Susi mendapat Stylish Blogger Award resmi dari mbak Desy Noer. Award ini yang paling sering berkelana di dunia perbloggeran dan sering dibagi secara gratis namun tetap tak kuambil karena merasa belum berhak. Blog-ku ini jauh dari kata stylish karena hanya berwarna hitam, abu-abu & putih. Jika akhirnya kuambil, karena menghargai pilihan mbak Desy kepadaku. Terima kasih, mbak Desy. Inilah penampakan awardnya. 

Salah satu tantangan berat award ini adalah mendiskripsikan 8 hal tentang diri sendiri. Seperti tawaran agar berinstropeksi diri. Siapa Susi? Siapa Susi sebenarnya? Ini pertanyaan sulit. Bukan karena tidak  mengenal diri sendiri, tapi Susi harus memilah-milah mana yang bisa dibagi & mana yang harus disimpan sendiri. Oke, kumulai dari yang paling Umum

1. Warna favorit:
Warna favoritku adalah merah, hitam dan putih. Warna merah bisa memberi semangat kala melow. Kebetulan warna ini membuat kulit hitamku menjadi lebih cerah. Warna hitam bagi Susi tampak keren, dan kebetulan sebagai satu-satunya perempuan di Rumah Susindra, baju hitam menjadi salah satu kostum andalan jika keluar rumah bersama keluarga. Dan bagaimana dengan warna putih? Warna putih membuat Susi yang agak ceroboh kala duduk atau berjalan menjadi lebih hati-hati & meningkatkan feminimitasku yang tomboi banget.

2. Perilaku sehari-hari:
Kebetulan sudah disinggung sebelumnya, Susi orangnya tomboy banget. Setiap hari hanya bercelana panjang/pendek dan berkaos. Bahkan setelah bekerja pun kostum Susi tetap tampak tomboy apalagi minus make up, hanya pelembab & lipstik tipis bernuansa orange-coklat. Be the best I am saja. Sebenarnya aku salut dengan teman-teman yang menghabiskan 15 menit untuk bermake up dan ingin sekali-kali mencoba sehingga peralatan "tempur" yang ini cukup lengkap. Hanya saja, Susi terbiasa simpel dan lebih suka tampak natural. Bermake up jika akan ke tempat resepsi saja.

3. Tempat Tinggal:
Susi berasal dari Jepara, sebuah kota kecil di ujung utara pulau Jawa yang terkenal dengan kualitas furniture-nya selama bertahun-tahun. Jauhnya rumah Susi dengan sebagian besar teman blogger Susi kadang membuatku agak minder. Deso, katro & ga gampang gaul. Makanya blog Susi agak sepi karena tak ada satu teman blogger pun yang pernah bertemu Susi atau mengenal secara personal.

4. Jatuh cinta pada bahasa Perancis
Bahasa Inggris adalah salah satu tuntutan di era serba terbuka begini, dan alhamdulillah, meski hanya bahasa Inggris setingkat SMA, namun tetap bisa dibanggakan. Setidaknya Susi sering mendapat side job menerjemahkan artikel/buku berbahasa Inggris. Tapi jika ditanya bahasa Perancis, hati Susi langsung berbunga-bunga. Perasaan "penuh" yang sulit dijelaskan sejak pertama mengenal bahasa ini belum padam sampai sekarang. Bahasa Perancis terasa sangat indah, romantis, seperti puisi cinta. Dan Alhamdulillah Susi diberi kemudahan mempelajari bahasa ini hingga sampai sekarang Susi tetap lantang berkata "bahasa Perancis lebih mudah dari bahasa Inggris". Pendapat aneh, kata teman-teman.

5. Sangat suka membaca 
Banyak teman yang terkecoh dengan sifat Susi kala pertama kali bertemu. Adakalanya Susi nampak begitu optimis dan smart. Padahal kuncinya adalah hobi membaca. Bacaan apapun selalu kulahap, jika perlu kubaca ulang sampai faham. Ketika membaca posting blog teman pun Susi sering membaca 2 kali agar sharing yang baru kuketahui lebih kupahami. Apalagi dari membaca posting teman, Susi menjadi sedikit memahami karakter teman Susi. Setelah agak lama mengenal, biasanya mereka pasti mengatakan, "Ah, ternyata Susi tak lebih pintar dariku." Hehe... Beneran loh. IQ-ku sangat rendah dulu, sampai-sampai ada teman yang mengatakan, "Kamu dulu bodoh sekali, kok sekarang jadi kelihatan pintar? Kujawab dengan senyum, "Hanya kelihatan pintar saja, kan? Makanya baca biar bisa nipu banyak orang." Hahahaha......

6. Sangat suka menulis.
Menulis & menulis & menulis. Susi sangat suka menulis. Blog ini adalah salah satu caraku mengekspresikan diri selain 2 blog lain yang sempat kutinggalkan dulu karena kecewa. Untuk yang ini kuuraikan next episode saja. Dunia Mama Susi dan Keluarga Susindra adalah 2 blog pertama Susi sebelum pindah kemari bulan Mei tahun lalu. Menulis juga merupakan salah satu caraku belajar selain membaca (secara lisan) karena otak Susi agak lambat merespon jika hanya membaca dalam hati.  

7. Pemalu, minder
Susi sering bingung, malu & minder jika berada di tempat umum seperti resepsi, arisan, atau reuni. Rasanya seperti I'm not fit anywhere. Selain malu, Susi juga merasa tidak layak berada di sana. Berada di antara teman-teman yang tampak cantik membuatku minder habis hingga sering diam-diam stay hidden. Jika Susi terlihat sombong & menarik diri di sana, sebenarnya Susi hanya belum mampu mengatasi minder dan malu Susi. Sapa saja, dan Susi akan menjadi orang paling manis & cerewet yang kamu temui. Itulah sebabnya beberapa kali Susi tidak ikut acara resepsi/arisan/reuni meski Susi membantu persiapannya. Untuk itu Susi meminta maaf yang tulus.

8.  Sering terjaga semalaman
Jika suatu hari teman-teman menemukan updet status facebook Susi mengatakan terjaga sekian malam atau belum tidur berapa hari, itu artinya Susi benar-benar belum memejamkan mata karena Susi sama sekali tidak pernah tidur siang. Dan Susi bisa terjaga tanpa tidur sama sekali selama 72 jam! Luar biasa? Tidak. Karena faktor usia & kesehatan, 72 jam adalah rekor terbaik Susi sekarang. Dulu, Susi bisa terjaga tanpa tidur sama sekali selama 2 minggu, dan itu baru luar biasa. Apa yang kulakukan hingga terjaga selama itu?
Pada dasarnya Susi mudah sekali terlena akan sesuatu yang mengasyikkan. Membaca, menulis, blogging, bermain game, menjahit kain flanel, atau hanya nonton TV bisa membuatku lupa waktu dan baru menyadari ternyata jam telah menunjukkan pukul 3 pagi. Jika ini terjadi, ada 2 hal logis yang kulakukan. Pertama, tetap terjaga sampai malam berikutnya, atau opsi kedua tidur meski hanya 1 jam. Susi pantang tidur pagi & sore karena pola asuh ibu seperti itu. Beliau pernah memukulku ketika tertidur di pagi/sore hari sehingga meski telah sekian lama, perasaan malu itu tetap ada. Susi tidak pernah bisa tidur siang karena otak Susi akan terus bekerja meski istirahat siang, dan itu sangat mengganggu sehingga membuatku uring-uringan. Untuk mendukung aktivitas Susi yang habis begadang, kopi hitam kental dengan sedikit gula atau teh melati tanpa gula menjadi penawar kantuk yang cukup manjur. Apalagi digabung dengan vit c. Sempurna. Mungkin sudah menjadi jam biologis, aktivitasku tidak terganggu kantuk meski belum tidur 3 hari. Setelah jam ke 73 itulah Susi mulai agak mabuk dan tubuh merequest tidur hingga aktivitas apapun menjadi tidak nyaman lagi.
Sekian dulu, ya. Buat teman-teman yang ingin award ini, silahkan ambil. Maaf, Susi tidak bisa menyebut teman-teman karena setahu Susi hampir semua teman blogger telah memajang award ini. Belum punya? Silahkan ambil, jangan malu-malu seperti Susi. Pastikan Susi tahu, ya agar bisa ke tekape dan mengenal sobat lebih dekat.
Share:

10 comments:

  1. point no 8 hasilnya postingan ini ya mbak :)

    ReplyDelete
  2. Mom..heubat euyy bisa terjaga semalaman gitu, ibunya Dzakyfai dulu2 kalo blogging ns dampe jam 3 Pagi juga, udahannya pasti masuk angin, kepala pusing gitu..

    ReplyDelete
  3. Mbak Fitri Ibu Faidzaki: Kalo hanya 1-2 malam masih normal, kalo lebih dari itu sudah ngaruh juga.

    ReplyDelete
  4. wah masa terjaga di malam hari, jangan-jangan insomnia ...

    ReplyDelete
  5. Ah masa dirimu minderan jeng? kayaknya banyak yang kurang percaya soal yang satu ini

    ReplyDelete
  6. Joe: Mungkin insomnia, tapi mungkin lebih sering karena terlena dan tak sadar waktu telah berlalu ditambah komitmen (a.k.a NGEYEL. Kebiasaanku keras pada diri sendiri.
    Mbak Desy: Semua orang yang pernah bertemu pasti akan berfikir "hanya seperti ini orangnya?" Xexe... Ga percaya? Kapan2 Kopdaran, ya...

    ReplyDelete
  7. heheh, masa sih pemalu dan minder?.. bukannya orang pemalu dan minder tuh biasanya jarang nulis dan dipublish yah?.. *sotoy

    jadi kenal Susi kayak gimana orangnya setelah dapet award ini.

    ReplyDelete
  8. Gaphe: Pemanlu dan mindernya hanya di dunia nyata. Di dunia maya, aku jadi orang sok superl & sok gaul karena gaperlu repot menunjukkan diri yang jelek & cupu.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkenan meninggalkan jejak di sini. Mohon tidak memasang iklan atau link hidup di sini. :)

Sahabat Susindra