widgets

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Sentra Kerajinan Ukir dan Patung di Jepara

Berkunjung ke Jepara tidak lengkap rasanya jika tidak melihat kerajinan di sentra ukir Jepara. Letaknya sekitar 6 Km dari utara alun-alun Jepara.  Di sana kita akan disambut aneka kerajinan dan furniture yang jarang dijumpai di kota lain. Areanya luas dan berupa showroom merangkap rumah yang dipisahkan sebuah jalan lebar dari batako - memberi ruang gerak bebas bagi pengunjung yang datang dengan mobil, motor, bahkan jalan kaki. Saat ini juga telah tersedia showroom modern dan eksklusif – yang tentu saja harganya berbeda jika kita membeli ke showroom pengrajin.
Sore kemarin, atas permintaan seorang teman, Susi mencari sebuah gantungan baju berbentuk pohon yang unik. Kuputuskan berjalan kaki sambil menikmati kesempatan langka berpetualang sendirian meski masih di kota sendiri. Satu showroom demi showroom kudatangi dan aku minta ijin memfoto produk mereka. Tentu saja diberi ijin. Bahkan mereka dengan senang hati menjawab harga-harga produk mulai dari unfinish/natural sampai harga yang sudah difinishing. Tuing-tuing… sebuah ide muncul dan peluang terbuka.
Langsung saja cekidot foto-foto yang sudah kusiapkan. Karena banyak sekali, posting akan Susi bagi menjadi 2 atau tiga. Jika tertarik, jangan sungkan menghubungi Susi, ya…..
Selamat datang di sentra industri seni patung dan ukir.

Deretan showroom pengrajin.

Gantungan jaket, jas dan lain-lain pesanan teman yang bisa diletakkan di area terdepan dalam rumah kita. 

 
 Proses kreatif dari sebuah bonggol kayu bekas, diukir menjadi ikan dan aneka makhluk laut. Detailnya sungguh luar biasa. Bahan kayu adalah kayu jati.

18 komentar:

Terima kasih sudah berkenan meninggalkan jejak di sini. Mohon tidak memasang iklan di sini. :)

  1. hhmmm mau banget keren2

    BalasHapus
  2. seru juga ya mbak kalau jalan2 ke jepara, aku belum pernah

    BalasHapus
  3. Wah keren2 banget ya... semoga suatu saat bisa berkunjung ke jepara :)

    BalasHapus
  4. salut yach sm mereka yang mempunyai bakat bikin ukiran seperti itu...dr seonggok kayu yg ngga ada nilainya, jadi sebuah barang yg bernilai seni tinggi, tentunya bernilai jual tinggi juga......

    BalasHapus
  5. jepara emang sentranya kerajinan ukir deh Sus.. keren nih, saya malah belom pernah kesana. Sebenernya pengen ke Karimun. tapi beloon ada waktu..lewat jepara juga kan yak.

    BalasHapus
  6. lupa apakah dulu aku pernah mampir ke sentra kerajinan kayu jepara, habis masih kecil :D

    BalasHapus
  7. Kalo ke jepara, saya pernah kesana, takziyah. Dan dari saya kecil memang dah terkenal ya seni ukiran mebelnya, nampak bged ketika saya kesana, banyak dirtmah2 penduduknya, mgkin homemade ya

    BalasHapus
  8. Saya juga punya meja kursi dari gembol kayu jati, abot setengah modar kalau mengangkat jeng. Gambarnya garuda dan ular.
    Mahal kaleee ya harganya, soalnya itu dikasih sih.

    Salam hangat dari Surabaya

    BalasHapus
  9. Mbka Mey, Mbak Nia, Mbak Lidya, & Bunda Shisil: Ayo-ayo... maen ke Jepara.

    BalasHapus
  10. Gaphe: Ke karimun lewat Jepara. Kamu rugi kalo belum ke sana. Super indah pokoknya. Di bulan Agustus & September laut akan surut dan pemandangan karang alaminya LUARRRR BIASSSSA.

    BalasHapus
  11. Rio: Terima kasih kunjungannya ke mari, ya.
    Pakde Cholik: Alhamdulillah dikunjungi senior yang baik hati. Saya tahu produk mejanya, pakde. Ukiran-ukirannya bisa menyesuaikan pesanan. Mahal tidaknya selain bahan, juga kualitas ukirannya. Salam hangat dari Jepara

    BalasHapus
  12. keren banget, jangan sampai nanti diakui oleh malaysia deh

    BalasHapus
  13. Yep. Kita nentang habis2an proyek kabupaten Jepara "mengajarkan kerajinan ukir ke Malaysia". Kalo terealisasi, 3 tahun lagi Kota Penang akan menjadi Kota Ukir. Hahahaha....

    BalasHapus
  14. bagus banget,ampe belo mata gue lihatinnya.klu ada waktu kunjungi blog ane ya

    BalasHapus
  15. wah mbak awal tahun saya ke Jepara, dalam rangka tugas kerjaan.. sayang gak bisa jalan2 lama jadi gak bisa ngunjungin sentra industrinya.. gak tahu deh kapan bisa ke sana lagi soalnya saya udah resign dan kerja di tempat lain lagi..

    BalasHapus
  16. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  17. kayu jati yang notabene merupakan pangsa eksport selalu memberikan kesan positif, namun sayang illegal loging sering sekali memusnahkan kreasi kreasi tersebut.

    Salam dari kota magetan, ingin memberikan sebingkis berita tentang pariwisatanya.

    BalasHapus