Persiapan Ke Surabaya - Deal-Deal Dengan Negosiator Ulung

Jam 12 malam ini Susi akan berangkat dinas ke Surabaya sendirian naik bis. Berbagai persiapan telah dibuat termasuk berpamitan dengan anak-anak. Tepatnya dengan Destin yang lebih paham. Deal-deal penting telah dibuat bersama sulungku yang si negosiator ulung berupa 2 buah truk gandeng  untuk bermain dia dan Binbin, berapa hari di sana, dan apa tugasnya selaku kakak selama Susi di Surabaya karena praktis mereka hanya bertiga di Jepara – bayangkan, 3 laki-laki Susindra di rumah sendirian tanpa pembantu – entah kejutan apa yang kuterima sepulangku nanti. Bayangan rumah kotor dan barang berserakan  sudah dipelupuk mata. @_@
Sore ini, Susi dijemput di taman kerang – lokasi favorit Susi jika menunggu jemputan karena angkuta terakhir menuju rumah jam 4 sore. Papa langsung memberi tahu deal terbaru, "si sulung request mbah jenggot alias KFC. Hmm… ada-ada saja nih deal tambahannya. Yo wes lah manut saja. Berlima dengan Dwi, kami 4 keluarga kecil Susindra makan sore di KFC. Ini dia foto-foto special kami sore ini menjelang keberangkatanku di Surabaya. 
Wish me luck di Surabaya, ya….. semoga dapat deal dengan buyer. Hmm.. kelihatannya Susi harus belajar negosiasi dari Destin, nih. :D
Ini 3 foto istimewa kami. Maaf hanya 3 karena waktu yang sangat sempit memaksa posting. :D
Foto taman kerang - lokasi favorit tiap menunggu jemputan

Aksi Binbin di wahana bermain KFC

Gaya Destin - sang negosiator ulung Susindra

Tambahan lagi nih, selagi menulis, si negosiator ulung merequest pizza. Wah... kalo tidak segera berangkat, uang sakuku bakal habis sebelum berangkat. Xixixi...... See you in Surabaya very soon...
Share:

16 comments:

  1. hihihi itu baru DP loh mbak, belum yang utamanya.
    Semoga sukses ya di Surabaya.

    ReplyDelete
  2. untung segera berangkat jadi uang saku belum terkuras habis kan hehehehe

    ReplyDelete
  3. Kalau sampai Surabaya jangan lupa mencicipi kuliner nya ya mbak, tapi disana rasanya pedas semua :lol:

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

    ReplyDelete
  4. waah nyampe Surabaya niih.. ditunggu kehadirannya yaak Jeng Susi.. semoga perjalanan menyenangkan dan selamat sampai tujuan.

    jangan lupa beli oleh-olehnya.. rengginang lorjuk, atau rujak cingur.. eh, tapi bau dink kalo buat oleh2..

    ReplyDelete
  5. Anak-anak di era modern sekarang ini semakin pintar saja dalam bernegosiasi. Ketika akan ditinggalkan sebentar oleh orang yang selalu dikangeninya dia meminta 'kompensasi'. Masa-masa kecil yang bahagia. Anak memang buah hati yang amat berharga. Berlian hidup yang tidak ternilai harganya. Senyum dan kecerian mereka begitu suci dan tulus. Semoga misi ke Surabaya membawa kesuksesan.

    ReplyDelete
  6. ha ha ha destin benar2 good negosiator yach

    ReplyDelete
  7. ma'a nnajah ya..jd pengen nyubit anaknya..:)

    ReplyDelete
  8. Pengen belajar negosiasi sm Destin deh jadinya hihihihi

    ReplyDelete
  9. Salam buat si negosiator ulung.....keliahatn kok dari sorot mata genitnya :oops: ha ha ha ha

    ReplyDelete
  10. Mbak Lidya & mbak Dian: Itu baru appetizer, ya. Belum hidangan utama. Haha....
    Mas Gaphe & mas Sugeng: Saya penggemar masakan super pedas, sayang tidak berkesempatan mencicipi kuliner Surabaya karena langsung ke Besuki sampai besok pagi. Sayang sekali

    ReplyDelete
  11. Mas Herdoni: anak-anak jaman sekarang jauh berbeda dari jaman kita dulu. Terlalu banyak kesempatan yang kita berikan membuat mereka "agak manja"
    Mbak Fitri ibuFaiDzaki: Ada masanya nanti Fai & Dzaki memanfaatkan kasih sayang orangtuanya untuk mendapat apa yang mereka inginkan.

    ReplyDelete
  12. Mbak Amisha & mbak Orin: Xixi.. silahkan datang ke rumah susindra tuk mencubit pipi si rambut kriwilku itu. :D

    Hanila dear: Masih jauh dari umur, loh... xixi...
    Salam sukses, ya. Semoga segera diamond.

    ReplyDelete
  13. Oleh2 untuk anak2 memang selalu ditunggu-tunggu tuh jeng.

    Salam hangat dari Surabaya

    ReplyDelete
  14. anak2 memang pintar bernegoisasi... apalagi ditambah wajah imut mereka :D

    ReplyDelete
  15. Pakde: Nggih pakde. Selain kedatangan orang tua, mereka akan bahagia sekali jika kita pulang membawa oleh-oleh meski sederhana - apalagi yang mahal. :D

    Rio: Kombinasi sempurna. Wajah imut tak berdosa plus kepandaian mengatur emosi ortu. hehe... mereka tahu kelemahan kami para orang tua.

    ReplyDelete
  16. hahaha, lucu baca reaksi Destin mbak, namane kok unik ya putrane sampean ki...

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkenan meninggalkan jejak di sini. Mohon tidak memasang iklan atau link hidup di sini. :)

Sahabat Susindra