Jadi Ibu Rumah Tangga plus Bloggerwati

Hari pertama sebagai ibu rumah tangga kembali. Yep, per jumat kemarin Susi resmi resign dari kantor. Tak ada alasan spesial, hanya ketidakcocokan cara kerja dan aku tidak melihat diriku berkembang di sana. Mungkin sudah saatnya fokus menjadi seorang ibu blogger alias bloggerwati. Jadi, saya hanya bekerja selama 3 bulan saja.

Bekerja di kantor memang sangat menyenangkan. Seperti beristirahat sejenak dari rutinitas rumah yang meski membahagiakan, lebih sering melelahkan. Berangkat dari rumah jam 7 pagi dan sampai rumah jam 5 sore membuat kami semua bahagia. Anak-anak menjadi lebih mandiri namun juga lebih menyadari betapa pentingnya mama. Papa juga berhasil membuktikan sebagai superdad. Dan aku berhasil membuktikan meski menjadi ibu bekerja, di rumah aku juga ibu rumah tangga yang cukup baik.

Aku sangat bersemangat menikmati peran ibu rumah tanggaku. Pagi ini aku langsung memasak masakan istimewa karena tadi malam jam 10 aku sudah mencuci piring dan mengepel rumah. Jadi kerjaan pagi ini hanya memandikan D&B, memasak sambil mencuci baju. Semua pekerjaan kelar kecuali mencuci baju. Papa langsung meng-cut aktivitas cuci baju, alasannya karena kami telah mengambil tenaga cuci-setrika. Katanya dia lebih sua aku berblogging sambil menyelesaikan proyek website furniture dan guide furniture yang Susi siapkan dan targetkan 3 bulan mendatang berhasil mendapatkan penghasilan. Oke deh papa. Aku siap blogwalking menyapa teman.
Share:

34 comments:

  1. selamat mbak Susi atas pilihannya ya,
    jadi profesi keduanya sekarang bloggerwati, profesi utama tetap doong ibu rumah tangga...

    ReplyDelete
  2. Mbak Monda: Bener mbak. Profesi utamanya ibu rumah tangga. Profesi yang sangat membanggakan karena jadi ladang ibadah utama sekaligus mencoba menghasilkan kafilah yang baik di bumi. Amin

    ReplyDelete
  3. Congrat yaaa...

    *saya selalu pengen jadi full time mom....

    ReplyDelete
  4. Banyak pilihan dalam hidup ini. Tentunya pilihan terbaiklah yang kita tempuh termasuk dalam memilih 'tempat kerja'. Bila cara kerja tidak sesuai dengan hati nurani kita dan kita tidak dapat berkembang optimal disitu, tentunya langkah yang diambil tersebut adalah bijak. Semoga 'rintisan' proyek website furniture dan guide furniture tersebut berhasil dengan sukses.

    ReplyDelete
  5. Selamat yaaa
    Sedari dulu saya selalu senang jika para Ibu memilih tinggal di rumah, atau jika pun bekerja, sebaiknya menghindari yang 8to5 gitu :)
    Apalagi pertimbangannya jika bukan keluarga Hehehe

    ReplyDelete
  6. mba susi..
    aku minta kontak imel dong.. butuh sedikit info ttg jepara, moga2 ada yg bisa dibantu

    send me at hilsya29@yahoo.com, please yah.. ^^

    ReplyDelete
  7. Sebuah keputusan yang besar ya Bu Susi ...
    Namun apapun itu ...
    saya yakin semua sudah dipertimbangkan dengan baik ...

    Salam saya Bu Susi

    ReplyDelete
  8. Mom....apapun pilihan yang dibuat, pastinya semua buat keluarga yach.

    ReplyDelete
  9. HIDUP buat para BLOGGERWATI.. hehee

    ReplyDelete
  10. Mbak Dewi: Ayuk, disiapin bekal untuk jadi full time mom. Mulai menabung untuk merintis usaha rumahan. Jadi meski FTM, tetap produktif.

    Mas Herdoni: Amin YRA. Terima kasih doa dan support-nya. Memang benar, bekerja harus dengan hati dan dengan kehormatan. Saya selalu siap menerima pekerjaan seperti itu kapanpun.

    ReplyDelete
  11. Nique & Mbak FitriibuFai: Apapun yang kita kerjakan, tentu demi keluarga. Semoga ini keputusan terbaik. Amin.

    Mbak Hilsya: Susi bisa dihubungi di email atau Ym susi.ernawati@yahoo.co.id kapan pun. ;)

    Pak Yoga: Benar sekali, pak. Ini keputusan yang besar dan tak mudah. Terima kasih do'anya. Semoga dikabulkan.

    Anas: Selamat datang bloggerwan. Kamu masih muda tapi sudah hebat. Salut sekali.

    ReplyDelete
  12. Sukses ya mbak buat segala langkah yang diambil... :)

    ReplyDelete
  13. Selamat mbak Susi atas keputusannya, semoga masa2 sebagai ibu rumah tangga ini selalu dinikmati yaa..

    ReplyDelete
  14. Sebuah keputusan yang berani namun dengan tujuan yang lebih mulia.
    Semoga segalanya berjalan dengan baik.
    Blogging yang ditekuni juga bisa menghasilkan uang, jika itu yang menjadi ukurannya.

    Selamat menjadi ibu rumah tangga, semoga bernilai ibadah.

    Salam hangat dari Surabaya

    ReplyDelete
  15. profesi sebagai ibu rumah tangga juga merupakan profesi yang mulia kok...

    ReplyDelete
  16. wah keputusan yang hebat bun. tapi bisa tetep berpeghasilan kan..dan bisa lebih banyak waktu sama anak

    ReplyDelete
  17. apapun pilihannya pasti itu sudah dipikirkan dengan matang ya mbak, Mudah-mudahan itu yang terbaik.
    kok sama sih malam sebelum tidur aku selalu cuci piring & ngepel:)

    ReplyDelete
  18. Mas Prima: Amin YRA. Terima kasih do'anya ya.

    Mbak Alysha: Pasti dinikmati karena pada dasarnya ini fitrah, jadi sudah ada di dalam dada. :)

    LAmoly: Do'a yang sangat saya butuhkan. Amin YRA. Sukses juga buat kamu. Semoga Allah mengabulkan do'a itu juga untukmu. Amin.

    ReplyDelete
  19. Mas Joe: Profesi IRT adalah profesi aling membanggakan. Saya termakan kampanye itu sejak SMA dan masih meyakini sampai sekarang.

    Mbak Desy: Benar, mbak. Terima kasih supportnya ya.

    Mbak Lidya: Rasanya lebih enak jika tidur lantai & pecah belah sudah bersih. Selain tidak beresiko anak terpeleset, juga pagi-pagi sudah bisa langsung memasak, kan? Sayang ya mbak, jam 8 pagi lantai sudah dikotorin lagi. hehe... dilema punya anak kecil di rumah.

    ReplyDelete
  20. mampir menyapa ibu rumah tangga dengan kesibukannya. hehehe..

    memiliki waktu luang, dan dipake untuk BW itu menyenangkan juga ternyata..

    dan bukankah pekerjaan wanita paling mulia itu adalah jadi ibu ya?.. you should proud of that!
    *ngomong opo to ikiy?

    ReplyDelete
  21. Mba Sus, aku jg pengen resign nih, mohon doanya ya he he

    ReplyDelete
  22. Gaphe: Alhamdulillah dapat tamu kutilang. Monggo dinikmati sajian ala kadarnya.

    Mbak Orin: Alhamdulillah. Semoga cita-cita dan do'anya terkabul ya mbak. Meski IRT, kita tetap bisa eksis dan prouktif kok.

    ReplyDelete
  23. wah akhirnya resign ya mbak..........

    selamat yachh...moga2 proyeknya berkembang dgn pesat.....pengen juga jadi IRT, tapi belum siap secara finansial heheheh...meskipun udah punya toko online, tp belum maksimal nech menjalankannya

    ReplyDelete
  24. Mbak Nia: Hanya 3 bulan bekerja, mbak. Akhirnya kusadari Susi memang tidak cocok masuk di sistem yang menggunakan hierarki. Tapi Susi tetap ingin mencoba menjadi PNS nanti.

    ReplyDelete
  25. Salam kenal Mba Susi! Wah pilihan yg tepat sekali... semoga selalu menikmati kesehariannya... we moms are always happier for what we are, right? :-)

    ReplyDelete
  26. Salam kenal mbak Lyliana: Benar sekali. Ini adalah kodrat wanita yang sangat sulit diingkari. Semua dunia wanita berpusat di sana.

    ReplyDelete
  27. pagi mbak..
    wah mantap pilihan yg mantap mbak...^^

    ReplyDelete
  28. Mba Susi, maap neh ekye baru mampir dimari. Zahia baru ajah sembuh sakit. lama ekye kaga bewe ke rumah tetangga :-)

    Makash loh Bu Juri dah mampir ke rumah keluargazulfadhli pas postingan giveawaynya CalVin. Meskipun Bu Bunting gagal membawa pulang tupperware, yang penting bisa kenalan sama Bu Juri heehe

    Waaahhh, welkam to the club, Mbakyu. Insya Allah, mo jadi Ibu RT ato ibu bekerja, asalkan ikhlas, semuanya akan menjadi indah

    ReplyDelete
  29. wah wah?
    jadi iri sama mbak susi yang dapet dukungan penuh dari bang Indra luar biasa... ^_^

    mba susi lagi bikin website? seru bnget.. boleh intip ndak itu webnya? pengen deh lihat2....

    Salam perkenalan sebelumnya mbak... daku dari blogger sebelah, hehehehe.... ^^

    ReplyDelete
  30. Sayang permasuriku yang di rumah tidak bisa menjadi bloggerwati :D Jangankan membuat postingan, buka google saja gak bisa.

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

    ReplyDelete
  31. Mbak Lyliana: Proud to be mom. always.

    Mas Sugeng: Mungkin bisa dimulai mengenalkan dari sekarang?

    ReplyDelete
  32. wahh...dulunya bukan ibu rumah tangga ya bu? hehe

    ReplyDelete
  33. wuiiih mantab Mbak....
    salut dengan pilihannyaaa

    ReplyDelete
  34. alhamdulillah, suami mendukung 100% mb....
    anak2 akan merasa senang sekali bisa ditemani mama tercinta,...:)

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkenan meninggalkan jejak di sini. Mohon tidak memasang iklan atau link hidup di sini. :)

Sahabat Susindra