Sapu Bersih Rumah

Sabtu kemarin saya melakukan sapu bersih seluruh area rumah dari lantai sampai atap, dari dinding sampai jendela bahkan atas lemari. Buku-buku yang tercecer kembali rapi di lemari buku. Debu-debu yang berada di atas lemari maupun jendela atas juga harus hilang. Tak lupa semua  alat-alat elektronik sampai area-area belakang. Kabel komputer tercabut agar mudah membersihkan debu sampai di bawah, kulkas juga dicuci dan freeser diisi es. Magig jar pun tak luput dari area sapu bersih. Mengapa? Apakah saya sedang esmosi hingga menumpahkan semua pada kebersihan rumah? Biasanya sih begitu, tapi kali ini jawabannya tidak. Itu hanya salah satu kebiasaan aneh saya jika ditinggal suami keluar kota.
Setiap kali suami ke luar kota, saya menumpahkan semua harap, cemas dan rindu pada alat-alat kebersihan. Meski suami sudah tidak suka kebut-kebutan seperti dulu, tapi tetap saja saya mempunyai kekhawatiran jika suami di jalan. Dan kegiatan sapu bersih berhasil membuat saya 'tenang' dari pikiran liar.
Usai bersih-bersih dan mandi, saya memasang semua kabel komputer kembali. saya mencoba online. Tapi tak pernah bisa masuk. Lampu 'DSL' dan 'internet' modem tak mau menyala. Sempat bertanya-tanya mengapa? Mengapa? Tadi memang saya melepas semua kabel komputer dan modem untuk membersihkan debu. Tapi semua sudah terpasang di tempatnya.
Well, jika saya online menggunakan komputer lama, mungkin saya lebih berani utak-atik, tapi saya online dengan komputer yang baru berusia 2 hari. Plus, biasanya komputer ini menggunakan line eternet, bukan usb. "Masa sih harus diinstall dulu gara-gara ganti port usb? Lebih baik menunggu papa pulang"
Sambil menunggu, saya mempraktekkan buku "Membuat Aplikasi MINI MARKET dengan Visual Basiv 6.0 dan Acces". Saya ingin mendalaminya agar bisa membuat program Administrasi gudang dan keuangan untuk toko mebel saya, dan siapa tahu jika ada yang tertarik bisa saya jual juga.
Akhirnya suami pulang jam 8 malam setelah 2 hari di Semarang dan mencoba melihat apa yang terjadi. Setelah diutak-atik tak ada yang salah, kecuali...... kabel telpon masih unpluged!
"Bodoh, tolol, pikun!" Pengennya sih mengatai diri sendiri seperti itu, tapi ga lah. Hanya pelupa saja. Itu sifat bawaan dari kecil. Mungkin karena asupan gizi saya tidak bagus dulu? Bisa jadi. Hikmahnya, saya punya waktu untuk praktek vb, coba jika bisa onlen, dengan alasan kelelahan setelah dua hari sapu bersih sambil momong duo D&B, saya akan bloggeran dan facebookan saja. Ah, tidak, saya tetap menjadwalkan praktek buku itu, kok. Masih ada 3 buku yang antri dipraktekkan atau uang yang saya pakai untuk membelinya muspro.
Share:

17 comments:

  1. hehe.. mba.. aku cengar-cengir sendiri bacanya, sama.. kadang suka gitu. hal kecil tapi penting suka terlewatkan

    ReplyDelete
  2. Mbak Hilsya: Bener, mbak. tapi tuk meredakan kecewa, mencari hikmahnya saja. hehe...

    ReplyDelete
  3. kebiasaan yg tidak biasa tapi bermanfaat ya mbak:)

    btw soal kabel unpluged,aku banget tuh:D

    ReplyDelete
  4. hihih, saya juga pernah ko bu, kesalahan karena hal2 yg sangat2 sepele,,, mungkin karena pikiran lagi bener2 ga konsen ya jadinya seperti masalah besar... :D

    ReplyDelete
  5. bener banget ya sesuatu itu selalu ada hikmahnya :O gara-gara kabel telpon yang unplugged #bener gg ya jadinya bisa baca buku dll :D

    ReplyDelete
  6. hii salam kenal iya dari vira .. :)
    jangan lupa mapir keweb vira iya di http://www.rumahkiat.com/ vira mau berbagi pengalaman nih.:)
    wah bagus juga iya blog ka2 ... ^_^ good luck iya.....
    SALAM BLOGER INDONESIA..:)

    ReplyDelete
  7. Bukan karena b*d*h pikun dll dech kayaknya Mbak, cuma lagi g konsen aja :)

    Tapi senengnnya rumah jadi kinclong...

    ReplyDelete
  8. wah kebiasaan melampiaskan kekhawatiran yang bagus sekali tuh mbak. Jika suami sering keluar kota, berarti rumah jadi semakin bersih dong, hihihi.

    ReplyDelete
  9. hii salam kenal iya dari vira .. :)
    jangan lupa mapir keweb vira iya di http://www.rumahkiat.com/ vira mau berbagi pengalaman nih.:)
    wah bagus juga iya blog ka2 ... ^_^ good luck iya.....
    SALAM BLOGER INDONESIA..:)

    ReplyDelete
  10. pelampiasan kekhawatiran yang positif banget nih mbak... ^_^

    wah kalau mbak susi jd aku gmana ya..? ditinggal suami smpe berminggu2, hihihi... pasti rumahnya jd mengkilap bener... :-D

    semoga sukses mempraktekkan bukunya mbak...

    ReplyDelete
  11. Mbak Ita, mas Puji dan mbak Thia: Hehe.. iya, aku juga heran, sih. Tiap papanya anak2 bepergian aku malah giat & niat banget bersih2 rumah. Pernah jam 11 malam ngepel karena nunggu anak2 tidur dulu. (Binbin bobonya diatas jam 10 malam)

    Mas Mabruri, Tiara & mbak Yunda: Sering kali hal kecil lepas dari pengamatan kita.

    Mbak Hany: Dikirim ke Jepara, ya...
    Vira: Terima kasih sudah mampir. ^_^

    ReplyDelete
  12. "...Setelah diutak-atik tak ada yang salah, kecuali...... kabel telpon masih unpluged!.."

    Hahaha... udah puyeng2, eh cuma disitu masalahnya :D

    Salam,

    Danu Akbar. :D

    ReplyDelete
  13. rajin bgt bu...sy seminggu sekali bersihin rumah,heheheh

    ReplyDelete
  14. jadwal bersih2ku kepending mbak gara2 pada sakit smua nih

    ReplyDelete
  15. Wah mbak mantap, mengaplikasikan buku ilmu yang dibeli..management waktu saya masih kacau nieh mbak..

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkenan meninggalkan jejak di sini. Mohon tidak memasang iklan atau link hidup di sini. :)

Sahabat Susindra