Donna... Donna...

Saya sukaaaa... sekali lagu Donna-Donna yang dinyanyikan Sita RSD. Sengaja saya jadikan ringtone SMS hingga dapat mendengarkan lagu ini setiap saat. Suara lembutnya mengalun di antara aktivitas harian saya yang sangat melelahkan. Kelembutannya mampu mengurai kelelahan/kebosanan saya dan klien saya ketika berkelana di Surabaya. Jadilah lagu ini lagu wajib kami. Tiap kali mendapat SMS, saya dilarang membuka sebelum lagu ini habis.

Setelah sekian lama menikmatinya, timbullah keisengan saya mencari siapa sebenarnya pemilik lagu ini. Dan hasilnya sangat mengejutkan sekaligus menyesakkan. Membuat saya berfikir berkali-kali, masih layakkah saya menggunakan lagu ini sebagai ringtone?



On a waggon bound for market
there`s a calf with a mournful eye.
High above him there`s a swallow,
winging swiftly through the sky.

Chorus:

How the winds are laughing,
they laugh with all their might.
Laugh and laugh the whole day through,
and half the summer`s night.

Donna, Donna, Donna, Donna; Donna, Donna, Donna, Don.
Donna, Donna, Donna, Donna; Donna, Donna, Donna, Don.

“Stop complaining!” said the farmer,
Who told you a calf to be?
Why don`t you have wings to fly with,
like the swallow so proud and free?”

+ Chorus

Calves are easily bound and slaughtered,
never knowing the reason why.
But whoever treasures freedom,
like the swallow has learned to fly.

+ Chorus


Siapa Donna? Dalam bayangan saya adalah seorang gadis kecil cantik yang dengan riang berputar-putar di padang rumput dekat pantai sambil bercanda bersama burung Swallow. Mungkin karena keterbatasan listenning bahasa Inggris saya, itulah penerjemahan bebas saya pada lagu Donna-Donna. Jauh sekali dari lirik yang saya dapatkan hari ini. Sulit bagi saya membayangkan suara merdu Rida untuk mengiring "domba" ke penjagalan.

Setelah saya baca tulisan sahabat blogger di sini, saya baru ngeh. Ternyata Donna atau Dana adalah nama lain dari Adonnai (Tuhannya kaum Yahudi).

Donna-donna sudah diterjemahkan dan direkam kedalam berbagai bahasa, termasuk diantaranya : bahasa Prancis, Ibrani, Jerman, Jepang dan Rusia. Pada pertengahan 1950-an, Arthur Kevess dan Teddi Schwartz menerjemahkan ulang lirik asli Donna dan dinyanyikan oleh Joan Baez pada tahun 1960 kemudian disusul Donovan pada tahun 1965. Pada tahun 2008 dinyanyikan Rida RSD untuk film Gie.

Jujur saja, saya menjadi speechless. Tak tahu harus bagaimana. Apakah memasukkannya ke dalam propaganda Yahudi atau hanya memperlakukannya sebagai lagu. Ataukah seperti kebanyakan dongeng anak yang saya ketahui ternyata memiliki "kisah dibalik layar yang tidak baik". Lupakan behind the scene and keep moving, atau memilih waspada? Saya benar-benar bingung. Mungkin para sahabat dapat membantu saya?

Share:

12 comments:

  1. I've heard this before.. dan ga terlalu suka.. maklum sukanya yg 'rada aneh'

    ttg lirik "calves are easily bound and slaughtered" kayaknya pengen aku jawab dgn iseng..emang takdirnya gitu .. :)

    hehe, maaf ya ga bisa bantu dg serius
    yo wis, cari alternatif lain aja.. lagu perancis.. kalo dulu aku suka khaled - aicha

    Banyak lagi sih yg seneng tp ga tau gimana nulisnya :)

    ReplyDelete
  2. saya malah baru pas baca ini Mbak ...

    ikutan Mama Hilsya, ganti lagu lain aja ... :)

    ReplyDelete
  3. berhubung saya bukan penggemar musik sejati, maka jangan heran jika tak ada biaya untuk ringtone, semua yg standar saja.
    di rumah pun mendengarkan musik sekenanya, jadi ga akan hapal satu lagupun secara baik dan benar. yg mungkin melekat dibenak ini pun cuma lagu2 yg booming yg para ponakan suka nyanyiin hehehe

    ups! ga nolong ya komennya? hampura atuh mba :D sok yang lain ... bantuan mba Susi nya yak ... saya mo masak dulu hehehe

    ReplyDelete
  4. baru ngerti habis baca ini, ckckck.. Serem ya..

    ReplyDelete
  5. Saya tau lagu Donna-donna ini ...

    secara melody lagu ini memang harus saya akui bagus ...

    saya tidak pernah hafal lirik lagu ...
    dan saya baru tau arti sebenarnya dari lagu ini ...

    Jika bu Susi meminta pendapat saya ... maka pendapat saya adalah ... Jika Bu Susi tidak comfortable dengan lagu tersebut ... ya diganti saja ... saya rasa masih ada banyak sekali lagu yang bagus ... baik lirik maupun melodinya

    (ini pendapat pribadi)

    Salam saya Bu Susi

    ReplyDelete
  6. iiih aku belum nonton film Gie. ini masih dalam tahap download tan. hehe

    ReplyDelete
  7. Kalau saya, alasan suka biasanya karena lagunya...
    Ewodene syairnya berasa ngganjal, saya biasanya cuek aja....
    Begitu pendapat saya Mbak

    ReplyDelete
  8. baru denger :O dan lagunya enaaak hueee jadi musti gimana dong #gg bantu :(

    ReplyDelete
  9. siang mbak sus, maaf telat nih komentnya..

    saya udah denger lagu ini jauh sebelum film gie mbak, dan dinyanyikan oleh penyanyi aslinya (saya lupa siapa) tapi saya baru tau arti lagu ini ya barusaaan

    sama mbak, saya pikir lagu ini tentang seorang anak kecil gitu, yang namanya Donna..

    ya kalo menurut saya mbak, sebenernya musik itu univversal mbak, tapi kalo kita suda mengerti arti sebuah lagu, dan tidak sesuai dengan kita, ya tidak usah disetel lagi mbak

    ReplyDelete
  10. masih banyak lagu yang bisa kita pake buat ring tone kita. Cari aja yang bikin suasana hati jadi sumringah atau senang tentunya liriknya tidak bertentangan yah... mau dicariin? senang irama apa??

    ReplyDelete
  11. donna2 versi aslinya yg joan baez juga dak kalh koq mbak. :) sma2 asyik.. vokal keduanya sma2 unik.

    krg tau knapa sya suka bener ma yg namanya folk song. hehhehe

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkenan meninggalkan jejak di sini. Mohon tidak memasang iklan atau link hidup di sini. :)

Sahabat Susindra