Sinopsis Breaking Dawn 2


Akhirnya bisa nonton film Breaking Down Part 2. Terima kasih untuk Mas Budi yang mengijinkan kami mendownload di rumahnya. Juga terima kasih pada tempat download film gratis favoritku yang super keren. :D
Beberapa hari ini saya memang membaca 5 posting para Sahabat tentang film Breaking Down ini di blog para sahabat meski tak meninggalkan jejak.  Biasalah, onlen pakai hp. Kadang kita sudah susah2 menulis panjang lebar malah gagal. Gemes banget, kan. 

Seperti sinopsis yang lalu, (karena saya bukan Twihard – sebutan fans berat Twiligt Saga), jadi agak obyektif nontonnya. Menurut saya dan suami tentu, kekuatan utama film ini di ceritanya yang oke dan kemiripan film dengan bukunya. Tentu saja ada sedikit perbedaan agar nonreader tetap bisa menikmati film tanpa banyak bertanya-tanya. Rasanya enak dan mengalir menontonnya. Tapi… ini pendapat jujur, ya.. dan sejak dulu belum berubah banyak. Akting para pemeran utama Breaking Dawn kurang gregetnya. Nampak biasa saja. Di film kedua sampai keempat saya juga sering membatin, si Edward kok seperti berakting ala sakit perut, hihi… mungkin agar nampak betapa menderitanya Edward menahan hasrat ingin menikmati darah Bella yang bagi candu baginya, ya. Oke lah. Tetap saja, acting para pemeran utama termasuk dinilai 7-8. Kejamnya diriku. Saya juga ga bisa acting kok. Cuma bisa berpendapat pribadi.
Saya sudah bilang jika menonton film ini terasa asyik dan mengalir, kan? Memang gitu kok. Makanya layak tunggu dan selalu membuat saya tidak sabar menanti kelanjutannya. Jadi sebelum jengkel pada saya tentang komentar negative di atas, lebih baik cooling down dulu. Karena saya ingin menceritakan synopsis lengkap film Breaking dawn part 2.
Cerita dibuka dengan keberhasilan Bella sebagai new born vampire. Mirip dengan buku, Bella langsung hunting makanan dan bertemu pendaki yang terluka. Secara luar biasa Bella mampu mengatasi haus akan darah manusia di hari pertama. Juga mampu menghadapi Jacop dan Renesme yang mempunyai denyut nadi. Sekedar info, vampire baru akan kesulitan beradaptasi dengan haus darah manusia barunya. Proses adaptasi biasanya 1 tahun, namun Bella dapat mengendalikan haus itu dalam 1 hari. Kemampuan luar biasa Bella ini berkaitan dengan kemampuan perisainya. Di awal2 adegan ini ada banyak adegan lucu. Ketika Bella marah pada Jacob di menit ke sekian. Ketika Bella menang adu ponco dengan Emmet (vampire terkuat di klan Cullen), terlebih saat adegan Jacob menunjukkan kemampuannya merubah diri menjadi serigala pada Charly. Adegan ini selalu sukses membuat saya tertawa meski dulu hanya membaca bukunya. 
Kebahagiaan keluarga Cullen semikin sempurna, bukan saja karena kehadiran Bella sebagai vampire, tetapi juga kelahiran Renesmee yang cantik. Kebahagian yang sedikit terkontaminasi dengan cepatnya pertumbuhan – perkembangan Renesme yang tidak lazim. Apalagi keberadaan Renesme kecil dilihat oleh Irina Denali yang memendam dendam pada keluarga Cullen atas terbunuhnya Laurent di film ketiga. Irina yang punya ingatan buruk tentang anak immortal – sehingga ibu dan seluruh keluarganya dibunuh Volturi – segera melaporkan pelanggaran berat ini. Aro yang pada dasarnya ingin mencerai-berai keluarga Cullen serta mengoleksi Alice dan Edward segera menemukan alasan untuk menyerang. Kekuatan penuh disiapkan.
Keluarga Cullen mencari bantuan para sahabat agar menjadi saksi bahwa Renesmee adalah anak immortal. Sejumlah vampire yang bersimpati datang membantu. Para vampire ini merupakan vampire normal yang menghisap darah manusia. Peningkatan jumlah vampire di Forks berakibat pada ledakan populasi serigala yang memang bermusuhan dengan vampire sejak lama. Singkat kata mereka sepakat mencegah peperangan meski ada beberapa vampire yang datang untuk membalas dendam pada Volturi. FYI, Volturi yang dikepalai Aro, Cais dan Marcus memang bukan raja vampire, tetapi dengan bantuan koleksi anak buah seperti Jean dan Alex, mereka sejak lama menyatakan sebagai penegak keadilan para vampire. Kedatangan mereka merupakan bencana hukuman mati bagi para pelanggar. Itulah sebabnya mereka ingin mengoleksi Edward yang bisa membaca pikiran orang tanpa memegang – Aro harus memegang untuk mempunyai kemampuan seperti Edward. Koleksi utamanya adalah Alice yang mampu meramal masa depan. Dan mereka datang pada musim salju pertama.
Ketika waktu yang ditentukan tiba, Edward secara meyakinkan-tak terbantahkan bersaksi bahwa Renesmee adalah makhluk immortal. Volturi membantah dengan tidak tahu bahayanya Renesme bagi kelangsungan hidup manusia. 1 anak vampire bisa membunuh 1 kota. Pada bagian ini, Alice datang untuk bersaksi. Alice juga memperlihatkan visi masa depan Volturi yang akan musnah jika perang terjadi. Alasan ini lah yang menjadi kejutan di film Breaking Dawn.
Hampir semua ulasan synopsis Breaking Down selalu menyatakan ada kejutan di akhir. Hmm.. saya memang menjadi penasaran. Apa sih kejutannya? Ternyata di sinilah kejutannya. Beberapa jenak kita disajikan perang luar biasa yang diawali dengan kematian Carlisle. Perang dahsyat ini mengakhiri hidup Carlisle, Jasper, Seth dan Leah. Dipihak Volturi, semua anggota utama Volturi mati termasuk Aro, Caius dan Marcus. Bayangkan betapa ngerinya Aro melihat dirinya mati. Mereka memutuskan pulang meski Marcus akan menuntut persahatan klan Cullen dengan serigala – musuh bebuyutan vampire. Diceritakan di buku, Aro dan Caius sharing pikiran meski tanpa menyentuh. Bencana yang diliat Aro juga dilihat Caius. Akhirnya dengan berat hati voltury memutuskan pulang tanpa perang. Jadi, adegan perkelahian di film hanya ada dalam hanya ramalan Alice. 
Jujur saja, saya lega loh. Bayangkan jika Charlisle dan Jasper mati.  Apa jadinya keluarga Cullen tanpa mereka. Huaaa…. Kejutan diakhir ini juga sebagai penjelasan agar para nonreader tetap bisa menikmati ending tanpa membaca dukunya.
Nah, itulah Sinopsis Breakin Dawn versi saya. Mirip banget dengan bukunya. Terima kasih ya sudah membaca sampai selesai.

Share:

7 comments:

  1. Untuk film nya yang ini, aku sangat menikmatinya mba, adegan perang dengan pancingan Carlisle mati, sempat membuat semua penonton terhenyak termasuk aku. Top banget deh

    ReplyDelete
  2. aq nntn ni flm setengah" :D
    g terlalu suka vampire gitu ^^

    ReplyDelete
  3. wah, aku suka nonton film ini karena full ditemanin suaminya dan dia yang ngajak dukluan jeng he he he

    ReplyDelete
  4. pertemuprannya lebih seru difilmnya mbak dibanding bukunya

    ReplyDelete
  5. wah ane belum nonton nih braking dawn tu mau download tapi filenya masih jelek di ganool nanti dulu ahh kalau filenya bagus sih akan tak download nih

    ReplyDelete
  6. di ganool kan ada banyak opsinya, bang. pengen srt juga tinggal cocokin ma judul file-nya.

    ReplyDelete
  7. saya sempat membeli tiga seri novel ini tapi baru baca sedikit akhirnya saya tukar dengan novel yang lain. Pernah lihat filmnya tapi menurut saya masih lebih asyik melihat Ice Age. Lagi-lagi kembali ke selera ya, Mbak Susi.
    Oh ya, lama sekali nda saling silaturahmi, apa kabar, Mbak Susi?

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkenan meninggalkan jejak di sini. Mohon tidak memasang iklan atau link hidup di sini. :)

Sahabat Susindra