Keinginan Hati


Wanita tua itu tekun membuat kasur. Ia dikenal sebagai pembuat kasur terbaik di kampungnya. Dari kasur ia berhasil menghantar anaknya Bagus sebagai pegawai negeri di kota.
Berkali-kali Bagus membujuknya tinggal di kota. Bujukan terberat adalah ganteng-lucunya Binbin sang cucu. Badan gempal, celoteh lugu. Tak mudah diabaikan. Siapa yang mengerti keinginan terdalam hatinya?

Menanti  nafas terakhir di rumah yang sama dengan sang suami tercinta. 

Share:

24 comments:

  1. Keinginan hati seorang ibu memang kadang tidak kita mengerti sebagai anak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak. Kadang sulit dimengerti.
      Sebagai anak dengan 5 ibu yang tergolong sepuh, saya harus mengakrabi keinginan terdalam mereka.

      Delete
  2. Yah setiap orang tua pasti ingin selalu bersama-sama anaknya tapi setiap orang tua juga ingin tetap di rumahnya, tempat semua kenangan bermula.

    Tulisan yg sangat menyentuh mbak ...

    ReplyDelete
  3. Terima kasih atas partisipasi sahabat
    Segera dicatat sebagai peserta Kontes Unggulan;Enam Puluh Tiga
    Salam hangat dari Surabaya

    ReplyDelete
  4. sedih ya mbk,jadi inget iklan itu di tv.... :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mengalami ini, mbak Hanna? Sulit membujuk ibu?

      Delete
  5. Tak gampang meluluhkan hati orang tua untuk tinggal bersama kita...
    Saya juga belum pernah berhasil melakukannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya termasuk yang gagal dan akhirnya mengalah tinggal bersama ibu kembali, pak.

      Delete
  6. Ingat nenek saya saat masih sama saya dulu.
    Merajut kasus sendiri.
    Hingga layak untuk menjadi tempat tidur.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Orang tua zaman dahulu lebih suka berhemat dn telaten membuat sendiri apa yang menjadi kebutuhan mereka. Aku tahu itu. :)

      Delete
  7. Replies
    1. Boten, uncle.
      iseng memasukkan nama anak sendiri. :p

      Delete
  8. Selamat pagi sahabat tercinta,
    Dengan gembira saya sampaikan bahwa Anda menjadi salah satu blogger yang mendapat tali asih pada Kuis Tebak Nama Model di BlogCamp.

    Terima kasih

    Salam hangat dari Surabaya

    ReplyDelete
    Replies
    1. alhamdulilllah... terima kasih pakde.

      Delete
  9. Ingat nenek di kampung. Tidak mau diajak tinggal bersama karena tidak mau meningggalkan kampung halaman.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Begitulah, mbak.
      Tak jauh beda dari ibuku.

      Delete
  10. Paling nyaman ya tinggal bersama suami tercinta dan ditemani cucu2. . .
    Tetaplah semangat, Mbah. .

    ReplyDelete
  11. good luck ya mbak, aku belum buat udah mepet ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, mbak. buruan. terakhir besok loh.

      Delete
  12. sedih, jd inget haji muhidin yg punya cucu si habibi dan ditinggal istrinya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jangan sedih..... biarlah kesedihan itu milik haji Muhidin saja. :)

      Kita bicarain sinetron kan ya?

      Delete

Terima kasih sudah berkenan meninggalkan jejak di sini. Mohon tidak memasang iklan atau link hidup di sini. :)

Sahabat Susindra