“Hanya secangkir teh. Kok reseh banget, sih?” Itulah yang ada dalam imaginasiku ketika melihat pandang mata tak nyaman dari rekan kerja mengenai kebiasaan anehku yang sangat memperhatikan citarasa teh.

Secangkir Teh Untuk Relaksasi



Jujur saja, aku bukan tipe orang rewel. Cenderung flow with other saja untuk banyak keputusan karena kemampuan adaptasiku yang luar biasa istimewa – yang ini ngeles, sih. :D. Tapi mengenai cita rasa teh? 

Certainly NOT! Panas yang tepat, aroma melati yang kuat, dan setengah sendok teh gula. Jadi manisnya hanya kenyeng-klenyeng.  Hanya 3 syarat itu yang menciptakan kenikmatan teh yang absolute bagiku.

Relaksasi murmer segera terasa sekali karena otak dan perasaanku yang langsung berasa nyaman. Hmm…. Yeah…. Ready to work. 

Bagaimana citarasa tehmu?