Kemarin malam saya hampir tak bisa menahan senyum dan berujung pada tawa ketika mendengar keluhan Destin tentang nama panggilannya di sekolah. Ternyata Destin punya panggilan Destin Beiber di sekolah! Ini kami ketahui semalam ketika sedang makan malam.

"Mama, boleh tidak nama panggilanku diganti? Tanyanya dengan polos.
"Mengapa kamu bertanya begitu, Nak?" tanya saya, sekali lagi tak mengerti dengan prolog Destin yang sering tiba-tiba dan mengejutkan.
"Nama panggilanku boleh diganti? Soalnya aku tidak suka."" Katanya sambil menundukkan kepala memandang isi piringnya yang hampir habis.
"Bagaimana ceritanya?" tanya saya tetap tak mengerti namun berusaha mendengarkan keluhannya..
"Destin tidak suka teman-teman memanggil Destin Beiber. Siapa sih Destin Beiber itu?"

Dan taraaaa..... saya tertawa. Menyadari destin menunggu jawaban, bukan tawa saya, saya berusaha menahan tawa. Saya kesulitan menahan senyum hingga menjelaskan sambil tetap tersenyum geli. Papa yang berada di sebelah juga menyantap makan malamnya sambil senyum-senyum geli.

"Destin Beiber itu penyanyi yang sangat terkenal, loh."
"Tapi Destin tidak suka."
"Ohh... gitu...."
"Boleh tidak Destin mengganti nama panggilan Destin?"
"Mengganti dengan panggilan apa?"
"Destin Al Aqsho."
"Mengapa?" Tanya saya mencoba menggali informasi.
"Lebih suka dengan nama Destin sendiri daripada nama orang lain."
"Hmm... gapapa. Silahkan"
"Mulai sekarang, semua teman akan aku suruh memanggil Destin Al Aqsho." kata Destin dengan mantap.

Dan saya sulit berhenti tersenyum jika mengingatnya. Destin Beiber? Kelak jika sama-sama remaja, kira-kira lebih ganteng siapa, ya? Destin Beiber atau Justin Beiber? Bisa bantu saya membandingkannya?

**Fans-nya Justin Beiber jangan marah, yaaaa...... Ini hanya keluhan anak SD kelas 1.**