Saya tidak suka nonton acara pencarian bakat, reality show, sinetron, dll. Bisa dikatakan, saya jarang banget nonton TV kecuali beberapa acara berita atau anak-anak semacam cita-citaku dan beberapa acara lain yang sejenis. Saya berpendapat banyak acara TV Indonesia yang terlalu berlebihan memberitakan sesuatu sehingga memilah-milah info baru akan terasa melelahkan. Apalagi iklannya yang terlalu banyak dan konsumtif. Yah, ini hanya pendapat pribadi, jadi jangan menimbulkan kontroversi, ya...

Ahmad Dani juri Indonesian Idol


Nah, beberapa waktu ini saya menonton acara pencarian bakat Indonesian Idol. Sesuai prediksi awal saya, acara ini akan beda dan luar biasa. Mengusung Dani, Agnes dan Anang. Wow! 2 pencari bakat dan satu artis berbakat yang memiliki telinga super sensitif. 

Sejak awal kemunculan Agnes, saya memang mengagumi kemampuan dan totalitas artis muda ini dan tak pernah berubah sampai sekarang. Sejak masa sekolah saya sudah menjadi baladewa dan tak pernah ragu menyatakan sebagai fans berat Dhani meski banyak yang mencelanya. Dan Anang? Yah, Anang juga pandai mencari bakat meski maaf, tak sehebat Dhani, tetapi he's good! Jika saya telah menyukai seseorang saya memang tak pernah mempermasalahkan sifat dan watak maupun tingkah kontroversi mereka. Saya menikmati karya mereka, bukan siapa mereka. Dhani yang kadang terlihat pongah dan sombong serta menyebalkan kala berseteru dengan Maya (tetapi tetap cool dan tak mudah terpengaruh ombak yang diciptakan Maya), Agnes yang .. wow.. susah mencari celanya, dan Anang yang, maaf, saya kurang suka dengan caranya cari-perhatian kala berseteru dengan Krisdayanti. Tetapi kolaborasi mereka benar-benar hebat! Baru kali ini saya betah melihat Indonesian idol karena komentar para juri lebih berbobot. Saya error jika ada juri yang mengomentari baju, tata rias & rambut para kontestan meski memang penampilan perlu. But they look good! 

Jujur, point of interest saya di Indonesian idol adalah Ahmad Dhani yang bermata & telinga jeli. The most talented musician in Indonesia. Dan ternyata saya benar. Baru awal kompetisi Dhani sudah menyatakan salah satu kontestan layak jadi vokalis Dewa, sama seperti Dara yang ditarik (sejak awal) oleh Dhani ketika kontes menyanyi cilik dan dia sebagai juri. Tak perlu menjadi juara, begitu keluar langsung rekaman, itu ciri khas Dhani jika melihat potensi seseorang. 

Saya yang terkadang menonton acara audisinya tertawa terbahak-bahak ketika salah satu peserta audisi menyanyikan lagu Neng Neng Nong Neng. Semua bengong tetapi Dhani melihat sesuatu di sana. Dan dia membelinya 5 juta. Bukan membeli putus, tetapi si penyanyi tetap mendapat royalti dari hasil lagu Neng Neng Nong Neng. (Sedikit curiga, ini taktik Dhani juga kah untuk membuat lagu ini bestseller? Haha.. kita orang Indonesia begitu mudah hanyut oleh perasaan. Ups! Haha.. pikiran saya sering terlalu jauh.). Tetap saja, Dhani memang si jenius bermusik yang bertangan dingin. Dan inilah hasilnya. FYI, demi nonton perform ini, saya terus bertahan dengan bantuan 2 gelas kopi demi melepas kangen melihat TRIAD dan penasaran dengan Neng Neng Nong Neng versi TRIAD. Dan Voila.... cekidot ya...