“Mama.. aku mau  main (game) kok diseksiin, siiihh?” Binbin tergopoh-gopoh menyusul saya ke kamar. Seperti biasa saya langsung membenarkan.”Menutup.. bukan seksi.”

Selalu dijawab,”Iya, menutup.” Lalu dilanjutkan, “Jangan seksi lagi ya ma…”
Binbin si seksi

Gubrak! Berimajinasi Ala Kenshin Samurai X yang terjungkal lagi deh. Anak keduaku ini susah banget dikoreksi kesalahan katanya. Ia selalu memanggil temannya Revan, padahal namanya Raihan. Ia selalu memakai kata kemarin sebagai pengganti kata tadi. Dan ia mengganti kata menutup dengan kata seksi. Kalau tetangga yang tak sengaja menangkap pembicaraan kami, bisa berimajinasi bebas kalau mendengar kata seksi ini. Lumayan sering diucapkan, sih.

Awalnya tuh, dari mas Destin, sulung saya. Dia sangat pemalu sejak kecil. Dia tak mau membuka baju atau berpakaian minim di depan orang lain (kecuali ibu, bapak dan adiknya, tentu). Nah, banyakan anak tetangga sini ga ngerti privasi. Cuek saja main ke kamar tetangganya. Tentu kami harus selalu memperingatkan. Meski tetep cuek aja seakan peringatan kami ni whisper tak bertuan. (Amit-amit.. untung anak-anak saya sudah saya ajarkan privasi dankonsep kepemilikan sejak batita. Pakai barang orang tuanya saja harus ijin, kan?). Naah… mas Destin sering memerintah Binbin, “Dek, tutup pintu,dek. Seksi nih,malu…” Kontan saja, Binbin yang masih belajar  kosakata menghubungkan konsep menutup dengan seksi. Makanya kata seksi sering keluar dari Binbin, tak perduli meski berkali-kali dikoreksi. 
Kebetulan ingat percakapan tentang seksi ini

“Mama seksi ya… aku pengen tidur.”
“Mama  seksi ya…. Jangan aku.”
“Papa yang seksi, mama tidak.”
“Mas Destin seksi, kemarin. Bukan aku.”

Hahahaha… begitu banyak kata seksi meluncur dari mulut anak TK-ku ini. Kalau mendengar sendiri, jangan parno ya….. artinya menutup kok. Nah, mumpung puasa, yang seksi-seksi itu ditutup dooong… masa kalah sama anak usia 5 tahunku. Hahahaha… asli bercanda.

Oh iya, beberapa kali saya menyebut nama Kenshin. Ada yang kenal tokoh utama di komik dan film kartun Samurai X? Kebetulan saya suka. Tokoh Kenshin ini serius tetapi kocak. Battosai (pembunuh) yang sukses ditaklukkan Rurroni. Hahaha... ini dia si Kenshin itu.