Hidup sangat indah. Jika ada yang tak indah, terima sebagai penyempurna keindahan. Indah bisa didefinisikan karena adanya ketidakindahan. Bagi saya pecinta kopi dan teh nasgitel, justru sangat menikmati rasa pahit dan sepet yang ada. Paduan panas, legi dan kentel teh atau kopi adalah surga dunia yang tercipta dari dapur sendiri. Jika saya sering jalan-jalan dan begitu menikmati hidup, bukan berarti hidup saya begitu berbunga-bunga. Terkadang saya tersandung, terpuruk, berhenti sejenak karena kehabisan napas. Tetapi saya selalu berusaha segera bergerak, mengikuti roda kehidupan dan memandang dunia dengan optimis. "Hidup saya indah" adalah mantra yang sakti dan membuat saya menjadi sosok sekarang ini. Makanya, saran saya di awal, buat setiap jarimu menjadi precious moment. Ciptakan bahagiamu, bagilah agar dunia ini tersenyum bersamamu.


Usia saya sudah semakin condong ke Ashar. Badan sudah sering protes, meminta agar lebih diperlakukan secara lebih elegan. Tak boleh lagi grusa-grusu ala pemuda-pemudi beranak dua. Harus mulai menghitung energi keluar dan masuk serta kemampuan gerak tulang dan sendi. Mau jongkok? Eits... pikir tiga kali dulu. Hihihi... Jangan sampai gara-gara menangkap anak ayam tuk dikandangkan malah berakhir ke dokter ortopedi seperti pengalaman Paklik saya yang habiskan pensiunan dengan pelihara ayam. Hmm... berpikir ulang kalau kinerja badan sudah turun. Bagaimana dengan saya? Jujur, di perjalanan saya sering diikuti kondisi drop, pusing, kedinginan, demam. Keempatnya musuh perjalanan saya. Namun saya bisa menyiasati dan menyembunyikan keempatnya dengan menikmati perjalanan.

Kalau teman-teman melihat saya sering beredar di mana-mana, karena memang begitulah saya. Saya senang jalan-jalan. Dan saya baru memulai jadi traveler blogger di usia 35+ sekian. Betapa terlambatnya, tetapi tetap lebih baik daripada tidak. Menurut saya begitu. Tak jadi masalah. Yang penting, saya menikmati dunia baru ini. Dunia yang sangat menyenangkan sekaligus melenakan. Yang pasti, saya sangat bersyukur bisa menjalaninya. Allah begitu baik. Kesempatan berjalan-jalan sering saya terima di saat yang saya butuhkan.

Dari balik precious moment, saya punya sahabat baik berupa obat flu, minyak kayu putih, koyo tempel, dan multivitamin. Pemilik badan lemah dengan alergi dingin seperti saya, sangat membutuhkan 4 sahabat karib yang saya sebut di atas. Makanya saya bisa menyembunyikan 4 musuh yang saya sebutkan di paragraf kedua. Multivitamin yang menjadi sahabat baru saya adalah Theragran M.


Theragran-M sejatinya adalah vitamin yang sangat bagus untuk mempercepat penyembuhan. Namun bagi saya lebih dari itu. Ia bisa menjaga kesehatan. Karena seumur hidup saya sslalu menderita alergi dingin sehingga demam-batuk-pilek adalah keluhan utama saya. Subhanallah, kondisi demikian tak pernah menghalangi saya dalam melakukan pilihan hidup saya sebagai ibu traveler maupun aktivis komunitas di Jepara. Saya sudah mengecek kandungannya yang sangat bermanfaat, yaitu:

Vitamin:

A        (sebagai asetat)                        10000 iu
D        (cholekalsiferol)                        400 iu
B1       (tiamina mononitrat)                  10 mg
B2       (riboflavina)                              10 mg
B6        (piridoksina hidroklorida)           5 mg
B12      (sianokobalamina)                      5 mcg
Niasinamida                                        100 mg
Kalsium Pantotenat                             20 mg
C         (sebagai natrium askorb)            200 mg
E         (sebagai dl-alfatokoferil asetat)   15 iu

Mineral:
Iodium           (sebagai kalium iodida)     150 mcg
Besi              (sebagai fumarat)            12 mg
Tembaga II    (sebagai sulfat)                2 mg
Mangan II     (sebagai sulfat)                1 mg
Magnesium   (sebagai karbonat)            65 mg
Seng             (sebagai sulfat)               1,5 m

Setiap meminum Theragran M, saya ingat kala hamil. Setiap hamil saya minum multivitamin mineral yang kandungan utamanya Kalsium. Rasanya agak manis dengan rasa coklat. Jadi ketagihan minum, hehe... Tapi... saya juga ingat pada ibu saya yang minum pil serupa rasa dan ukurannya. Saya ingat ibu agak kesulitan setiap meminumnya. "Terlalu besar," keluh ibu. "Meski rasanya manis, tapi apakah tak ada yang lebih kecil?" Imbuhnya. Hmm... mungkin bisa jadi pertimbangan untuk membuat ukuran pil yang lebih kecil. Karena, Theragran sangat cocok bagi para usia lanjut. 


Mungkin ada Sahabat Susindra yang berpikir ribet amat pakai minum multivitamin, ada buah-buahan yang kaya akan vitamin dan mineral.  Wajar, sih. Secara umum, kesadaran menjaga kesehatan prima masih kurang. Bahkan ketika buah jadi alasan pun sangat jarang dinikmati. Coba tengok, ada buah apa di rumah? (:peluk) karena kamu tak sendirian. Saya juga pernah berpikir begitu. Makanya saya menganggap kehadiran multivitamin sebagai sebuah solusi dan kebutuhan harian. Tak semua buah punya kandungan selengkap multivitamin yang kita butuhkan.

Kesehatan adalah hadiah terindah dari Allah yang harus dijaga. Mengingat begitu banyaknya zat radikal bebas di sekitar kita, maka kebutuhan akan vitamin dan mineral tak cukup jika hanya dari makanan yang kita konsumsi. Kembali ke alami bukan berarti menolak konsumsi obat multivitamin. Terutama sekali ketika kita masih pada masa penyembuhan pasca sakit. Pada masa itu, beberapa makanan dan buah jadi pantangan. Pada saat itu, Theragran-M bisa jadi sahabat baik penyembuhan. Mempercepat proses tubuh memperbaiki diri. 

Theragran-M memberikan paket Get Well Soon secara gratis kepada orang terkasih kita: orang tua, sahabat, guru, dan lain-lain yang dalam masa penyembuhan pasca operasi. Tentu saja ada syarat dan ketentuannya. Begini caranya:


Bagaimana? Menarik, kan? Bisa dicoba. Siapa tahu beruntung dan bisa memberikan tanda cinta pada yang terkasih. Mereka yang dalam masa penyembuhan memang sangat membutuhkannya. Karena Theragran-M bagus untuk mempercepat masa penyembuhan. Kamu juga bisa mengkonsumsinya harian jika membutuhkan. Sangat aman dikonsumsi harian. Pastikan pencernaan tidak kosong ketika meminumnya, ya. Karena Theragran-M harus dikonsumsi saat atau sesaat setelah makan.

Sehat itu indah. Ayo, bagi cerita kesehatan dan kebahagiaanmu di My Healthiness My Precious Moment dan dapatkan sejuta manfaatnya. Seperti saya saat ini, menulis posting ini secara khusus di kaki Monumen Nasional Jakarta. Ah... betapa indahnya sehat itu.



"Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Taisho."