Warga Jepara suka piknik tipis-tipis ke tempat wisata lokal. Ketika ada informasi pelayanan vaksin di Jepara Ourland Park, maka berbondong-bondonglah mereka ke sana. Apalagi ada 5000 dosis yang disiapkan dan penyelenggara meyakinkan akan menambah jumlahnya jika diperlukan. Uniknya, vaksin kali ini menggunakan sistem drive thru



Senin pagi pukul 9, acara vaksin dimulai. Warga tak perlu turun dari kendaraannya untuk mendapatkan suntikan. Jadi tak ada antrean yang berarti. Tak perlu mengambil kursi pula.

Oh iya, sudah tahu belum, apa yang dimaksud dengan Vaksinasi sistem drive thru? Mengapa sih kita perlu vaksin?


Mengapa sebaiknya vaksin

Kita semua tahu bahwa pemerintah terus mempercepat penanganan Covid 19 dan bisa dikatakan hasilnya sudah cukup terlihat. Vaksinasi dengan target 208 juta orang, sudah lebih dari separuhnya yang mengambil hak vaksin gratisnya. Informasi mengenai vaksin dan penanganan Covid juga lebih dekat dengan masyarakat.



Sedikit flashback pada second outbreak pada bulan Juli yang luar biasa eksesnya bagi kita. Bagi sebagian orang yang peka, teror sangat terasa. Hampir setiap tikungan ada bendera kuning tanda lelayu. Memang hanya sebagian yang benar terkena Covid, sebagiannya karena teror itu sendiri. 

Saat ini kita sedang bersiap menghadapi kemungkinan third outbreak. Pasti tahu lah kalau liburan akhir tahun itu sebuah kebiasaan yang bahkan sudah jadi budaya. Dengan kondisi ini, bayangan Covid varian delta plus dan omicron sudah di depan mata.

Sejak awal November lalu Malaysia dan Singapura sudah mengalami ledakan kasus baru dari varian delta plus atau AY.4.2. Jelang akhir November ini varian baru omicron atau B.1.1.529 sudah ditetapkan sebagai varian of concern (VOC) alias varian yang mengkhawatirkan. Yang terbaru ini mengandung 30 mutasi pada protein spike yang memungkinkan virus masuk ke dalam tubuh. Bahkan, varian terse but dianggap lebih cepat penularannya ketimbang varian delta.

Jadi tak ada alasan untuk tidak segera vaksin... Vaksin membuat tubuh kita lebih kebal dan memperingan gejala jika terkena. 

Mari kita berharap upaya pencegahan dan penanggulangan yang dilakukan oleh pemerintah, swasta dan seluruh elemen masyarakat berhasil menangkal delta plus dan omicron. Tetap menjaga protokol kesehatan, ya. Sekarang sudah 6M, lho.


Vaksinasi sistem drive thru

Februari 2021 menjadi awal munculnya sistem vaksinasi drive thru di Indonesia. Bali menjadi kota pertama. Sistem ini kemudian diadopsi oleh kota-kota lainnya untuk kalangan lansia yang perlu dijemput agar bisa vaksin dan tak perlu turun dari mobil saat menyuntiknya. Bagi para lansia juga diberlakukan sistem door to door
Melihat keefektivannya, maka kota-kota lainnya juga memberlakukan untuk pelancong. Start Juli memang pemerintah sangat banal dalam mengajak masyarakatnya untuk vaksin. Bersamaan dengan PPKM, vaksin dapat dilakukan di stasiun, bandara, tempat wisata dan pintu masuk jalan tol. 


Apa bedanya vaksin sistem drive thru dengan lainnya? Nyaris tidak ada kecuali kemudahan berupa penyuntikan langsung tanpa turun dari kendaraan. Mereka yang vaksin dapat mendaftar secara online atau langsung datang membawa KTP/KK.
Lokasi penyuntikan sistem ini selalu berada di tempat terbuka, biasanya di tempat yang menyenangkan sehingga sangat diminati. Contohnya di Jepara Ourland Park, sebuah tempat wisata terbesar di Jepara.
Sedikit informasi, strategi atau sistem vaksinasi di Indonesia memang dibuat semakin dekat dengan masyarakat, yaitu:
  1. Kita awalnya mengandalkan kesempatan vaksin di lokasi fasilitas kesehatan. Rumah sakit, Puskesmas, Faskes dan dokter yang ditunjuk
  2. Berkembang menjadi vaksinasi berbasis institusi, misalnya kantor, dan sekolah
  3. Vaksinasi massal dengan target ribuan dosis 
  4. Vaksinasi bergerak, misalnya drive thru, walk in, dan door to door. Langsung di atas kendaraan, sambil berjalan, dan dari rumah ke rumah. Itu artinya.

Jepara Ourland Park

Warga Jawa Tengah pasti kenal dengan Jepara Ourland Park di Jepara. Biasa disingkat JOP dan disebut dengan Jateng Park 1. Konsep wisatanya dibuat terpadu dan termegah. Arsitekturnya bertema Timur Tengah, Eropa dan India.
JOP berdiri di atas lahan seluas sebelas hektar dan berada di pinggir Pantai Mororejo. Lokasi tepatnya di Pantai Mororejo RT.04/RW.02, Rw. I, Mororejo, Kec. Mlonggo, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah 59452.
Bagi yang ingin ke sini, tiketnya sudah bisa dipesan secara daring. Jadi mudah, kan? Di sekitarnya juga ada hotel-hotel yang cukup lengkap pilihan bintangnya.


Bangunan ikonik JOP adalah Istana Aladin. Tak seperti istana pada umumnya, Istana Aladn punya 36 peluncuran untuk bermain air. Beberapa jenis perosotan menjadi andalan "istana" ini, yaitu:
1. Race Slide, berupa 4 slide panjang bergelombang yang bisa digunakan untuk berseluncur menggunakan ban.
2. Octopus Slide, berupa 6 seluncuran dengan track cepat sehingga memicu adrenalin
3. Lef Spiral, berupa 2 jalur luncur yang berkelok dan melingkar. Seluncuran ini lebih mendebarkan dibandingkan dua lainnya.

Wahana seluncuran atau peluncuran di atas didesain untuk pengunjung yang sudah cukup umur. Bagaimana dengan anak-anak? Tentu ada wahana lainnya yang lebih cocok yaitu arena kolam anak yang didesain dengan apik. Ada ember besar yang memuntahkan air ketika penuh dan di sisi lain ada kolam dangkal dengan air-air mancur yang sangat disukai anak-anak usia PAUD. Untuk sukacita keluarga juga ada Lazy River. Tentu saja ada kafetaria dan kebutuhan lainnya.
Untuk yang ingin tahu berapa tiket masuk JOP, saya beritahu sekalian ya. Harga tiketnya termasuk murah yaitu Rp35.000 pada week day (Senin - Jumat) dan Rp50.000,- pada week end (Sabtu - Minggu). Tiket tersebut dibayar penuh oleh pengunjung dengan tinggi di atas 85 cm.

Vaksinasi sistem drive thru di Jepara Ourland Park

Jepara mulai menggunakan sistem vaksinasi drive thru agar lebih banyak masyarakat yang mendapatkan haknya. Dua bulan ini animo warga dalam mendaftarkan diri untuk vaksin sangat tinggi. Sejak September saya lihat banyak tempat vaksin yang kehabisan formulir dalam satu jam. Padahal pendaftaran vaksin dibuka di beberapa instansi. Saya dan suami melakukan vaksinasi di Polres Jepara pada bulan sembilan dan harus saya akui kalau kami cukup beruntung karena nyaris kehabisan.
Sampai hari Minggu kemarin beberapa tetangga masih menyatakan belum dapat daftar karena stok dosisnya di tempat yang mereka ketahui sudah habis. Ketika tahu di JOP ada vaksinasi drive thru, bisa dibayangkan betapa semangatnya mereka. Bisa sekalian piknik tipis di JOP atau pantai sekitarnya.


Lokasi vaksinasi berada di luar, di area parkir yang sangat luas. Jadi warga tidak perlu membayar tiket masuknya. Kita perlu mengapresiasi Mas Aan Praja, pemilik Jepara Ourland Park karena turut menjadi pendukung program pemerintah untuk memberikan pelayanan vaksinasi kepada masyarakat, dan bersama-sama bisa mencapai target yang telah ditetapkan. 
Meski bukan drive thru pertama di Jepara, namun apa yang dilakukannya harus segera ditiru oleh para pelaku wisata lainnya. Jika target vaksin sudah terpenuhi, yaitu 208 juta warga, maka level PPKM bisa diturunkan menjadi dua bahkan dihapus sama sekali. Dengan demikian, wisata di Jepara termasuk semua pendukungnya bisa segera pulih kembali.
Kita tahu dong kalau akhir tahun itu saatnya berwisata, saatnya para pelaku wisata panen cuan, namun pemerintah sudah menetapkan akan ada PPKM. Sedih, ya. Semoga saja semuanya rata PPKM Level II. Jadi yang ingin berwisata tetap bisa melakukannya. Tentu saja dengan mengetatkan Prokes 6M.
Agar segera tercapai kekebalan kelompok (herd imunity) maa Pemerintah Jepara dan Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI menyelenggarakan vaksinasi massal untuk masyarakat umum, dengan sistem drive thru di Jepara Ourland Park pada tanggal 29-30 November ini. 

Dengan menerapkan sistem drive thru, masyarakat yang hendak melakukan vaksin tidak perlu turun dari kendaraan dan bisa dilakukan didalam atau di atas kendaraan masing – masing. Sistem ini juga efektif mencegah kerumunan dan sangat cepat dilakukan. Oleh karena vaksinasi dilakukan dengan sistem drive thru, maka proses registrasi juga dilakukan dengan sistem online. Akan tetapi, bagi masyarakat yang ingin melakukan vaksinasi dengan melakukan pendaftaran langsung dilokasi juga tetap dilayani. Peserta vaksin on the spot hanya membawa foto copy identitas diri seperti KTP, SIM atau kartu keluarga.

Terakhir hari ini, dan mari berharap vaksinasi sistem drive thru diadakan kembali di JOP dan destinasi wisata yang lainnya. Dengan penyebaran informasi yang massif, maka acara ini akan menjadi sebuah cara ampuh untuk mengejar target jumlah orang yang vaksin. Lebih cepat lebih baik, karena kekebalan komunal akan segera membuat Indonesia Pulih.