Review & Sinopsis Tigers Sniff the Rose, Ketika Harimau Jatuh Cinta pada Mawar

Ada yang menarik dari drama Cina Tigers Sniff the Rose. Judulnya terdengar puitis, tetapi trailer-nya justru dipenuhi adegan pertarungan, ancaman, dan pertumpahan darah. Siapa sebenarnya musuh mereka? Mengapa kisah cinta seorang putri kerajaan dan pemuda dari keluarga sederhana harus melewati situasi yang begitu berbahaya? Dari masa kerajaan apa? Mengapa putri kaisar bisa memutuskan untuk memperjuangkan nasibnya sendiri?



Saya tertarik menonton drama ini karena Li Yunrui. Aktor yang pernah menjadi pasangan Meng Ziyi dalam Blossom ini kembali hadir dalam drama kolosal. Kali ini, ia memerankan Yan Shang, seorang pemuda cerdas yang berhadapan dengan Mu Wanyao, putri kerajaan yang tidak mau hidupnya ditentukan orang lain.

Dari trailer-nya saja, saya sudah menangkap kesan bahwa ini bukan sekadar kisah cinta berbunga-bunga. Ada persoalan kekuasaan yang melibatkan banyak orang. Nah, justru bagian inilah yang membuat saya penasaran. Yuk, sobat Susindra, kita kenalan lebih jauh dengan Tigers Sniff the Rose, drama Cina yang dijadwalkan tayang pada Oktober 2026 di WeTV.


Sinopsis Tigers Sniff the Rose

Drama Tigers Sniff the Rose atau Shang Gong Zhu diadaptasi dari novel karya Yi Ren Kui Kui. Drama yang disutradarai Qin Zhen ini dibintangi Meng Ziyi sebagai Mu Wanyao dan Li Yunrui sebagai Yan Shang. Jumlah episodenya direncanakan sebanyak 40 episode.

Tigers Sniff the Rose


Kisahnya berpusat pada Mu Wanyao, putri Danyang dari keluarga kekaisaran. Ia memiliki kedudukan tinggi, tetapi status bangsawan tidak menjamin kebebasan dalam menentukan jalan hidup. Mu Wanyao pernah menjalani pernikahan politik yang menyakitkan. Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dari latar belakangnya. Ia tidak ingin kembali menjadi seseorang yang hanya menjalankan keputusan orang lain.

Dalam perjalanan hidupnya, Mu Wanyao bertemu Yan Shang, pemuda cerdas dari keluarga sederhana. Yan Shang memiliki kemampuan, cita-cita, dan keinginan untuk mengembangkan dirinya. Namun, jalan menuju kedudukan yang lebih tinggi tidak terbuka begitu saja. Masa ketika kesempatan hanya milik bangsawan, sosok seperti Yan Shang sangat mungkin gagal di tengah jalan.

Pertemuan keduanya berkembang menjadi hubungan yang melibatkan perasaan sekaligus kepentingan yang lebih besar. Mu Wanyao membantu Yan Shang dalam perjalanan kariernya. Yan Shang pun perlahan memahami perempuan yang berada di balik kedudukan seorang putri kerajaan. Masalahnya, mereka hidup dalam zaman yang penuh pergolakan. Politik istana, pengkhianatan, dan ancaman terhadap negara membuat hubungan mereka tidak bisa berjalan tenang.

Mu Wanyao dan Yan Shang akhirnya harus menghadapi berbagai persoalan bersama. Mereka tidak hanya memperjuangkan cinta, tetapi juga berusaha membangun kehidupan yang lebih damai.

Apakah keduanya berhasil mewujudkan cita-cita tersebut? Kita tunggu saja penayangan dramanya.


Mengapa judulnya Tigers Sniff the Rose?

Ini bagian yang menarik perhatian saya. Judul Mandarin drama ini adalah Shang Gong Zhu (尚公主), sedangkan judul internasionalnya Tigers Sniff the Rose. Keduanya terasa sangat berbeda.

Dalam konteks sejarah kekaisaran Tiongkok, kata shàng dapat digunakan untuk merujuk pada pernikahan dengan seorang putri kerajaan. Sementara itu, gōngzhǔ berarti putri kerajaan. Jadi, judul Mandarin tersebut berkaitan dengan gagasan menikahi seorang putri. 

Judul internasionalnya justru menghadirkan gambaran harimau yang mengendus mawar. Secara harfiah, tigers berarti harimau, sniff berarti mengendus, dan rose berarti mawar.

Saya jadi membayangkan dua karakter yang berbeda. Harimau identik dengan kekuatan, keberanian, dan naluri. Mawar mengingatkan kita pada keindahan, kelembutan, dan sesuatu yang perlu diperlakukan dengan hati-hati. Apakah harimau melambangkan Mu Wanyao dan mawar melambangkan Yan Shang? Ini menarik untuk dijadikan tafsir, meskipun saya belum menemukan keterangan resmi bahwa kedua simbol tersebut memang mewakili karakter mereka.

Namun saya juga harus logis karena tigers berarti para harimau. Bisa jadi justru rose di sini mengacu pada Mu Wanyao. Statusnya sebagai putri kaisar pastinya didambakan sekali oleh para pencari kekuasaan.



Menarik untuk diamati dan didiskusikan lebih lanjut. Pasalnya sosok Mu Wanyao yang dominan di masa ketika perempuan hanyalah aset menjadikan materi ini menarik untuk dibicarakan panjang lebar. 

Saya tertarik pada karakter Mu Wanyao karena ia bukan perempuan yang hanya menunggu seseorang datang menyelamatkannya. Sebagai putri kerajaan, ia memiliki kedudukan yang tinggi. Namun, pengalaman pernikahan politik membuatnya memahami bahwa status istimewa tidak selalu berarti kebebasan.

Ada ironi dalam kehidupan seorang putri. Ia bisa memiliki banyak fasilitas, tetapi keputusan penting tentang hidupnya justru dapat ditentukan oleh kepentingan kerajaan. Pernikahan politik menjadi salah satu contohnya. Perempuan dapat dijadikan bagian dari strategi untuk memperkuat hubungan antarkelompok penguasa. Perasaannya sendiri tidak selalu menjadi pertimbangan utama.

Mu Wanyao berusaha keluar dari keadaan tersebut. Ia ingin menentukan pilihan hidupnya sendiri, termasuk dalam urusan cinta.

Saya menyukai gagasan ini karena tokoh perempuan yang kuat bukan berarti perempuan yang tidak membutuhkan orang lain. Kekuatan juga bisa berarti keberanian mengambil keputusan dan kesediaan menanggung akibatnya.

Namun, saya juga penasaran apakah Mu Wanyao mampu menerima keputusan orang lain. Sebab, memiliki kehendak sendiri berbeda dengan selalu mendapatkan apa yang diinginkan.

Tigers Sniff the Rose


Yan Shang, pemuda cerdas yang bukan sekadar pemanis cerita. Alasan saya menantikan drama ini tentu saja Li Yunrui. Hehehe. Karakter Yan Shang ternyata cukup menarik untuk dibahas. Ia bukan pangeran yang sejak lahir memiliki kedudukan tinggi. Ia berasal dari keluarga sederhana dan harus membangun masa depannya melalui kemampuan sendiri. Ia mewakili kaum pelajar miskin yang ingin mengubah nasib di ibukota. Mungkin lebih tepatnya membawa ideal tentang keadilan sosial yang timpang.

Pertemuannya dengan Mu Wanyao menjadi bagian penting dalam perjalanan tersebut. Sang putri melihat potensi dalam dirinya dan membantunya berkembang. Akan tetapi, saya berharap Yan Shang tidak hanya menjadi laki-laki tampan yang selalu dibantu perempuan kaya. Karakter seperti ini akan lebih menarik jika ia memiliki prinsip, kemampuan, dan keputusan sendiri.

Kedudukan Mu Wanyao mungkin dapat membuka pintu bagi Yan Shang. Namun, ia tetap harus membuktikan kemampuannya ketika memasuki dunia pemerintahan.

Di sinilah hubungan mereka berpotensi menjadi menarik. Mu Wanyao memiliki kekuasaan dan pengaruh, sedangkan Yan Shang memiliki kecerdasan serta cita-cita. Mereka bisa saling mendukung, tetapi juga mungkin berbeda pendapat.

Saya ingin melihat bagaimana Li Yunrui membawakan karakter yang harus menyeimbangkan ambisi, cinta, dan prinsip hidupnya.


Mengapa trailernya penuh pertumpahan darah?

Nah, ini yang membuat saya penasaran sekaligus sedikit bingung ketika melihat potongan trailer.

Adegan pertarungan muncul dengan intensitas tinggi. Ada tokoh yang menghunus pedang, pertempuran yang melibatkan banyak orang, dan situasi yang terlihat mengancam keselamatan para karakter.

Siapa musuh mereka sebenarnya?

Dari informasi cerita yang tersedia, konflik drama ini tidak hanya berkaitan dengan hubungan romantis. Mu Wanyao dan Yan Shang hidup di tengah pergolakan politik. Pengkhianatan dan perebutan kekuasaan menjadi bagian dari ancaman yang harus mereka hadapi. 

Tigers Sniff the Rose


Dalam lingkungan kerajaan, musuh tidak selalu datang dari wilayah lain. Ancaman juga dapat muncul dari orang-orang yang berada di sekitar istana, termasuk mereka yang memiliki kepentingan politik sendiri.

Seseorang bisa terlihat sebagai sekutu hari ini, tetapi menjadi lawan ketika kepentingannya terancam. Kesetiaan pun tidak selalu sesederhana hubungan pribadi.

Karena itulah, saya menduga adegan kekerasan dalam trailer berkaitan dengan konflik kekuasaan yang lebih besar. Namun, kita belum bisa memastikan siapa yang menyerang siapa atau apa penyebab setiap pertempuran hanya dari potongan-potongan adegan.

Saya justru berharap konflik politiknya dibangun dengan jelas. Jangan sampai penonton hanya disuguhi adegan saling membunuh tanpa memahami alasan di baliknya.

Sebab, pertarungan akan terasa lebih bermakna ketika kita mengetahui apa yang sedang dipertaruhkan, ketika cinta berhadapan dengan kekuasaan

Menurut saya, tantangan terbesar Mu Wanyao dan Yan Shang bukan sekadar perbedaan kedudukan. Mereka harus menemukan cara untuk mempertahankan hubungan di tengah tanggung jawab dan kepentingan yang mungkin saling bertentangan. Mu Wanyao memiliki kedudukan sebagai putri kerajaan. Yan Shang ingin membangun karier dan memperjuangkan cita-citanya. Keduanya mungkin saling mencintai, tetapi cinta tidak otomatis membuat mereka selalu sepakat.

Ada keputusan yang harus diambil demi keselamatan seseorang. Ada prinsip yang tidak bisa ditinggalkan begitu saja. Ada pula kepentingan negara yang dampaknya melampaui kehidupan pribadi mereka. Dalam keadaan seperti itu, hubungan cinta bisa menjadi sumber kekuatan sekaligus titik lemah.

Saya ingin melihat apakah Mu Wanyao mampu memberi ruang bagi Yan Shang untuk menentukan pilihannya sendiri. Sebaliknya, apakah Yan Shang bisa memahami bahwa kehidupan Mu Wanyao membawa tanggung jawab yang tidak dimilikinya?

Bagi saya, hubungan yang menarik bukan hubungan ketika satu orang selalu mengalah. Justru proses memahami perbedaan dan mencari jalan bersama yang membuat perkembangan karakter terasa nyata.


Apakah Tigers Sniff the Rose layak masuk daftar tontonan?

Kalau melihat trailer-nya, drama ini menawarkan perpaduan romansa, intrik politik, dan aksi kolosal. Kehadiran Meng Ziyi dan Li Yunrui juga menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi penonton yang menyukai pasangan mereka dalam Blossom.

Namun, saya belum bisa memberikan penilaian terhadap keseluruhan drama karena episode-episodenya belum saya tonton. Untuk saat ini, saya baru bisa mengatakan bahwa premis ceritanya menarik dan trailer-nya berhasil memunculkan pertanyaan.

Saya ingin tahu bagaimana kisah cinta mereka berkembang. Saya juga ingin memahami siapa sebenarnya musuh yang membuat keadaan begitu berbahaya.

Tigers Sniff the Rose dijadwalkan tayang pada 23 Oktober 2026, Jadwal dan ketersediaannya di WeTV Indonesia tetap perlu diperiksa melalui platform resmi. Jadi, kita tunggu saja. Semoga kisahnya tidak hanya mengandalkan ketampanan Li Yunrui, kecantikan Meng Ziyi, dan adegan pertarungan yang spektakuler.

Saya berharap ada cerita tentang keberanian memilih, kesetiaan pada prinsip, dan dua orang yang berusaha membangun kehidupan bersama di tengah dunia yang tidak selalu berpihak kepada mereka.

Sebab, pada akhirnya, cinta seorang putri kerajaan dan pemuda sederhana mungkin bukan perkara siapa yang lebih berkuasa. Bisa jadi, persoalan terbesarnya justru apakah mereka mampu berjalan berdampingan tanpa kehilangan diri sendiri.

Bagaimana, Sobat Susindra? Apakah kalian juga menantikan Tigers Sniff the Rose? Atau justru tertarik karena Li Yunrui akan kembali beradu akting dengan Meng Ziyi?

Kalau saya, mari kita tunggu tanggal tayangnya. Saya masih ingin tahu siapa yang sebenarnya menjadi musuh mereka. Hehehe.


0 Komentar