Oke, sekilas tampaknya seperti teka-teki garing, tapi bukan. Ini pertanyaan serius seorang SPG Gramedia kepada temannya ketika membenahi tata letak buku di bagian komputer dan kebetulan Susi berada di samping mereka sedang memilih-milih buku tentang wordpress. Dan ternyata jawaban 2 teman SPG lainnya juga tak kalah nyleneh dan intinya mereka bertiga tidak tahu apakah joomla hanya berupa kata yang salah ketik dan seharusnya ditulis jomblo.
Hari ini, demi sebuah buku Susi harus menempuh perjalanan 200 km pulang pergi menuju Semarang. Di Jepara sebenarnya ada 2 toko buku yang lumayan lengkap tapi tetap saja tak ada satupun tutorial wordpress yang dijual. Dan Susi sangat butuh buku ini secepatnya.
Ternyata membiasakan diri dengan blogger tidak menjamin Susi bisa menggunakan blog wordpress. Dashboard-nya sukses membuat Susi pusing dan tidak paham. Rancangan untuk template di blogger yang sangat mudah tidak Susi temukan di wordpress. Bahkan kebiasaan mengubah sedikit html blogger juga tidak membantu Susi mengerti css wordpress - asli termakan propaganda menyesatkan bahwa wordpress lebih mudah dari blogger. Sebenarnya hanya masalah kebiasaan, ya? Susi yakin teman-teman yang selama ini hanya memakai wordpress mungkin kesulitan memakai blogger.
Akhirnya sebuah buku berjudul Rahasia Sukses menjual produk wordpress e-commerce masuk keranjang belanjaan Susi dan bergegas menuju kasir sebelum pertahanan diri Susi yang hanya tersenyum mendengar percakapan 3 SPG di atas retak. Sangat tidak sopan menertawakan ketidaktahuan orang lain.
Mengapa pilihan jatuh ke buku ini? Selain cukup lengkap menerangkan cara memakai wordpress, juga disertai tutorial membuat webstore menggunakan wordpress.
Kami segera turun dan melihat-lihat koleksi gitar dan drum di bawah. Papa Susindra naksir sebuah gitar akustik Starblast by Fender yang sedang didiskon 50% hingga hanya dijual dengan harga Rp 675.000,-. Pandangan kedua jatuh ke gitar listrik Ibanez dan gitar akustik Yamaha yang didiskon 20%. Sebelum papa tambah ngeces - karena kantong kami sangat cekak - Susi segera mengajak papa pulang dengan alasan kami harus sampai di Jepara kembali sebelum bedug Maghrib. Bisa dipastikan malam ini papa akan mimpi tentang gitar itu karena tak henti-hentinya membicarakannya sepanjang jalan. Well, setidaknya Susi tahu hadiah apa yang akan disukai papa jika suatu saat kami mampu dan tidak terlalu menghitung dana yang dibelikan untuk fancy thing semacam itu. Cukup mencari kembali posting ini, dan voila, alternatif hadiah impian papa terbuka.