Selama dalam situasi pandemi, hand sanitizer adalah salah satu produk penting yang digunakan untuk menjaga kesehatan dan kebersihan tangan. Namun, masih banyak yang belum mengetahui beberapa fakta hand sanitizer. Hand sanitizer tidak sama dengan sabun, lho.

berbeda dengan sabun, fakta hand sanitizer!




Untuk itu, silakan sobat Cakrawala Susindra menyimak beberapa fakta hand sanitizer yang menarik dalam artikel berikut ini!


5 Fakta Hand Sanitizer yang Perlu Diketahui

Berikut adalah beberapa fakta menarik mengenai hand sanitizer yang perlu diketahui:


1. Efektif Membunuh Kuman dengan Kadar Alkohol Tertentu

Fakta pertama adalah hand sanitizer bisa membunuh kuman secara efektif dengan kadar alkohol tertentu.

Agar berfungsi secara efektif, hand sanitizer harus mengandung minimal 60-95% alkohol, khususnya etanol, untuk membasmi kuman dengan efisien.

Hand sanitizer yang mengandung kurang dari 60% alkohol hanya dapat menghambat pertumbuhan kuman, namun tidak dapat membunuhnya.

gambar bakteri dari susindra.com


2. Tidak Dapat Membunuh Semua Jenis Bakteri

Fakta hand sanitizer yang kedua adalah produk ini tidak dapat membunuh semua jenis kuman. 

Meskipun dapat membunuh beberapa bakteri, seperti Clostridium difficile, Cryptosporidium, dan Norovirus, namun ada beberapa jenis bakteri yang hanya dapat dibersihkan dengan sabun.

Selain itu, hand sanitizer juga tidak efektif untuk membersihkan tangan yang sangat kotor, seperti tangan berminyak, berkeringat, atau penuh dengan kotoran tanah. Solusinya cuci dulu dengan hand soap lalu gunakan hand sanitizer, atau gunakan yang berbentuk sabun sekalian. 

Pastikan tangan selalu bersih ya, sebelum makan. Agar tubuh selalu sehat.


3. Tidak Memiliki Tanggal Kedaluwarsa

Fakta hand sanitizer berikutnya adalah produk ini tidak memiliki tanggal kedaluwarsa.

Namun, para ahli merekomendasikan agar hand sanitizer memiliki masa kedaluwarsa untuk menjaga kualitas dan efektivitasnya.

Sebagai panduan umum, hand sanitizer biasanya dapat digunakan selama 2-3 tahun setelah tanggal produksinya. 

Namun, jika ada perubahan warna atau bau pada hand sanitizer, sebaiknya jangan digunakan karena kemungkinan produk tersebut sudah tidak efektif dalam membunuh kuman.

Btw, ada yang seperti saya, sebelum tahu fakta ini, membuang hand sanitizer yang belum habis? Saya ada satu botol kecil di tiap tas yang biasa digunakan untuk keluar. Nah, saat menemukan satu botol di tas ransel untuk latop yang terakhir digunakan setahun sebelumnya, saya buang, deh. Namanya tidak tahu, kan ya.

Hand Sanitizer

Sehat selalu di bulan Juni-Juli, ya. Baca artikel Banyakin Konsumsi Vitamin C di Bulan Juni-Juli agar tahu alasannya.

4. Perlu Disimpan di Suhu Tertentu

Berikutnya adalah hand sanitizer perlu disimpan di suhu tertentu. Maksimum suhu penyimpanan hand sanitizer adalah 40 derajat Celsius. 

Jika disimpan dalam suhu lebih dari 40 derajat Celsius, hand sanitizer tidak akan efektif dalam membunuh kuman. 

Oleh karena itu, disarankan untuk tidak meninggalkan hand sanitizer di dalam mobil.


5. Berbeda dengan Sabun

Fakta terakhir adalah hand sanitizer berbeda dengan sabun dalam cara kerjanya. 

Hand sanitizer tidak memerlukan air bersih dalam pemakaiannya, sedangkan sabun harus digunakan dengan air bersih. 

Meskipun hand sanitizer dapat membersihkan tangan dari kuman, namun produk ini kurang efektif dalam membersihkan kotoran dan minyak. 

Sebaliknya, sabun mampu membersihkan tangan kotor dan berminyak dengan efektif. 

Mencuci tangan dengan hand sanitizer hanya memerlukan waktu 20 hingga 30 detik. 

Sementara itu, mencuci tangan menggunakan sabun memerlukan waktu 20 sampai 40 detik. 

Dalam waktu tersebut, baik hand sanitizer atau sabun, sudah cukup menjangkau bakteri dan kuman yang bersembunyi di telapak, sela-sela jari, bekas luka, dan beberapa bagian lain pada tangan.

Itulah beberapa fakta hand sanitizer yang cukup menarik dan mungkin belum diketahui oleh banyak orang. 


fakta hand sanitizer!


Seperti yang dijelaskan di atas, hand sanitizer yang bekerja secara efektif dalam membunuh kuman mengandung kadar alkohol sebesar 60-95%.

Oleh karena itu, pastikan untuk menggunakan hand sanitizer seperti Antis yang memiliki kandungan di atas 60%.

Akhir kata, semoga informasi ini berguna!


Referensi

https://www.saniter.co.id/artikel/fakta-menarik-dari-hand-sanitizer

https://enesis.com/id/artikel/fakta-hand-sanitizer/