Jumlah penderita mata minus terus meningkat sepanjang waktu. Bahkan Clearly dalam sebuah presentasi di London menyatakan bahwa pada tahun 2050 nanti, lebih dari 500 juta anak usia sekolah di dunia akan mengalami rabun jauh atau mata minus. Ngeri-ngeri sedap, ya. Mata minus bisa menurunkan tingkat produktivitas, dan yang jelas sering memberi perasaan tidak nyaman dengan berbagai alasan.

Terapi Mata Minus dengan Ortho-k Therapy di Vio Optical



Presentasi Clearly diamini oleh Brian Holden Institute, yang memberi angka perkiraan hampir setengah dari populasi dunia akan memiliki rabun jauh pada 2050, akibat gaya hidup dan kelekatan pada layar gawai. 

Mari kita bicara di tahun-tahun terdekat saja. Liputan 6 memberitakan prevalensi mata minus pada anak sekolah meningkat tajam sejak pandemi. Angka peningkatannya mencapai 3 kali lipat. Mata minus atau miopi sudah mulai sejak usia kelas 1. 

Bagaimana rasanya mengetahui itu? Lebih seram mana dengan cerita atau curhatan ibu yang baru saja tahu kalau anaknya punya angka minus yang besar dan harus pakai kacamata tebal? Saya beberapa kali sih mendengar curhatan seperti ini saat silaturahmi lebaran. Bagaimana dengang sobat Susindra semua? Pernah dengar juga atau malah sedang mengalaminya? Semoga tulisan ini bisa membantu.

Mengenal mata minus/miopia/rabun jauh

Mata minus, sudah banyak dengar pastinya. Saat kecil kata yang akrab di saya adalah rabun jauh. Baru setelah sering membaca dan menulis blog barulah saya tahu kalau namanya miopia. Ketiganya mengacu pada suatu kondisi spesifik mana.

Saya tidak tahu apakah tepat menyebut penderita mata minus. Mungkin yang tepat pengidap mata minus. Lebih mudah diingat daripada rabun jauh dan miopia. Seseorang yang mengidap mata minus mempunyai kesulitan melihat benda dengan jarak jauh. 

bentuk mata minus



Berikut ini adalah ciri ciri mata minus:

    1. Selalu menyipitkan mata saat melihat sesuatu,
    2. Sering tidak menyadari keberadaan benda yang jauh,
    3. Sering menggosok mata,
    4. Menonton televisi terlalu dekat,
    5. Sering mengedipkan mata.

Mengapa jumlah pengidap mata minus terus bertambah?

Jumlah pengidap mata minus terus bertambah dan usia pengidapnya semakin muda. Dahulu usia termudanya adalah usia anak sekolah dasar kelas 3. Itu sudah kasus luar biasa. Sekarang yang termuda adalah usia kelas 1 SD. Hal ini menjadi salah satu keprihatinan bersama. 

Peningkatan jumlah pengidap terjadi karena gaya hidup sekarang ini yang semakin "masuk ke dalam kotak". Waktu anak bermain di luar ruangan semakin sedikit bahkan ada yang ditiadakan, karena berbagai kekhawatiran. Kegiatan bermain banyak diambil oleh kegiatan belajar. Waktu senggang lebih banyak memegang gawai. 

Jika tak segera dicegah dan diatasi, hal ini bisa mengurangi produktivitas dan menghambat menggapai cita-cita masa depan. Nyaris semua aktivitas manusia mengandalkan mata. 

lensa mata vs kacamata



Mengatasi mata minus dengan Ortho-k Therapy

Mata minus perlu diperbaiki. Ini penting sekali karena setiap aktivitas anak (dan semua  manusia) berkaitan dengan mata. Cara yang paling lazim dipakai adalah pakai kacamata dan makan wortel sebanyak-banyaknya. Paling tidak seperti itulah di sekitar saya. Cara atau anggapan yang konservatif sekali.

Kacamata secara umum digunakan sebagai alat bantu penglihatan, tapi bukan pengobatan. Kalau mau diobati, saya punya rekomendasi bagus, tanpa operasi, yaitu dengan metode orthokeratology atau biasa disebut dengan terapi Ortho-k. Terapi dengan menggunakan lensa kontak khusus yang disebut dengan lensa Ortho-k. 

Terapi Ortho k adalah sebuah proses membentuk ulang permukaan kornea menggunakan lensa khusus, untuk mengkoreksi kelainan miopia (mata minus) dan astigmatism (silinder). Lensa tidak dipakai sepanjang hari, lho. Koreksi penglihatan terjadi selama memakai lensanya sehingga harus dipakai secara teratur. 

Setelah memakai lensa Ortho-k dalam waktu yang ditentukan, penglihatan menjadi nyaman meski tanpa memakai lensa khusus kembali, dalam waktu tertentu pula. Pasalnya, koreksi penglihatan bersifat sementara. Oleh karena itulah, pemakaian lensa diatur sesuai rekomendasi dokter. Dan ada satu lagi disklaimernya, yaitu terapi dapat memulihkan bentuk kornea mata serta dapat dihentikan kapan saja. 

Lensa Ortho-k


Terapi Ortho-k Therapy di VIO Optical Clinic

Vio Optical Clinic punya tagline "Membantu Indonesia Melihat Lebih Jelas". Tagline yang tepat karena membuat semua anak bisa beraktivitas bebas tanpa kacamata. Bisa disebut sebagai rahasia bebas kacamata tanpa operasi.

Mengutip dari situsnya, berikut ini 5 alasan memilih Terapi Ortho K di VIO Optical Clinic: 

    1. Aman, tanpa operasi dan obat-obatan
    2. Tingkat keberhasilan yang tinggi
    3. Menghambat kenaikan mata minus secara alami
    4. Dipakai hanya pada saat tidur, sehingga Anda bisa beraktifitas tanpa kacamata
    5. Bebas kacamata bebaskan mimpi


VIO Optical Clinic adalah Eyecare Professional yang siap membantu meningkatkan kualitas penglihatan melalui layanan Vision Therapy. Sudah 10 tahun ini, VIO Optical Clinic membantu penglihatan menjadi lebih baik. Dimulai dari arapan Indah dan Grand Galaxy City – Bekasi, optik ini terus berkembang dan berdiri di banyak kota di Indonesia. 

Yang disebut Vision Therapy adalah dukungan peralatan pemeriksaan yang up to date dan lengkap yang sekaligus berfungsi untuk mendeteksi penyakit yang membahayakan kesehatan mata, serta ditangani oleh Eyecare Professional terlatih. Selain menyediakan alat bantu penglihatan seperti kacamata dan lensa kontak, VIO Optical Clinic melayani terapi mata seperti Orthokeratology (Terapi Mata Minus), Myopia Control, Terapi Mata Malas, Terapi Mata Juling, dan rehabilitasi penglihatan untuk penyandang Low Vision dengan menggunakan alat bantu penglihatan Low Vision seperti Jordy, Bioptic Telescope, Pebble Magnifier, dan lain-lain. 

bentuk Lensa Ortho-k



Minimal ada 4 alasan mengapa VIO Optical Clinic harus dipilih daripada yang lainnya, yaitu: 

1. Pemeriksaan terlengkap

Optical dengan Pemeriksaan setara Klinik Mata mulai dari screening retina sampai pemeriksaan ukuran mata

2. Professional staff

Ditangani oleh staff professional di bawah pengawasan Chief Optometry Doctor berpengalaman lulusan Fellow American Academy Optometry pertama dari Indonesia.

3. Peralatan canggih & Lengkapl

Peralatan yang lengkap yang dapat mendeteksi berbagai macam keluhan dan penyakit mata sehingga dapat terdeteksi lebih dini dan diberikan solusi yang tepat.

4. Best price guarantee

Harga yang terjangkau dengan kualitas terbaik serta garansi terpercaya

Kesimpulan

Dengan banyaknya nilai plus serta keunggulan terapi mata minus menggunakan Ortho-k Therapy, terapi yang satu ini menjadi rekomendasi yang bagus untuk menyembuhkan mata minus tanpa operasi. Terapi ortho-k terbaik saat ini ada  di Vio Optical Clinic. Kabar baiknya, klinik mata ini sudah ada di banyak kota di Indonesia. Coba cek di Google Map untuk tahu klinik terdekat.