Pemenang Kuis Mini Susindra

Awalnya karena gemes banget karena ide menulis yang sudah membanjir tiba-tiba mandeg ketika Binbin (5,5 tahun) merengek meminta bermain game di komputer. Apalagi sejak hari Sabtu – pasca tes semesteran – komputer beralih kepemilikan. Anak-anak bergantian bermain game – film dengan teman-temannya. Waah.. rumah rame! Saya sih oke-oke saja, apalagi Alhamdulillah saya sedang banyak pesanan flanel dan cukup menyita waktu. Tetapi… ada giveaway yang mepet dan saya pengen ikut kala itu...

Namanya anak, saya sulit menolaknya. Apalagi kata libur dan ngejar order membuat disiplin saya goyah. Ide sudah terlanjur mandeg. Saya pun menghela nafas dan menengok ke gundukan bunga flanel yang ada di samping meja komputer. Sebuah ide tiba-tiba keluar. Apapun yang terjadi, sebuah posting harus terpublish hari ini. Dan saya pun menjawab rengekan Binbin dengan tersenyum. “Binbin main di luar sebentar ya…. mama menulis sebentaaar saja.” Masih dijawab dengan rengekan dan saya pun memanggil mas Destin. Saya meminta mas Destin (Yang bisa jadi adalah dalang rengekan adiknya) untuk mengajak adeknya mewarnai satu gambar. “Setelah mama menulis ini, kalian boleh pake.” Dan dijawab dengan kata “Horeeeee…..!”

Saya segera mengambil beberapa bunga dan memfotonya. Ide saya itu adalah membuat kuis mini Susindra berhadiah bunga flanel saya. Tentu saja! Saya penasaran, bagaimana cara teman-teman bogger saya yang sebagian besar wanita mengatasi anak rewel ketika kebanjiran ide. Hehe… dan pertanyaan saya adalah…. Share yuk pengalaman dan tipsmu mengatasi anak yang merengek meminta komputer ketika orang tuanya sedang memakai komputer.

Benar saja. Banyak yang mengalami hal serupa. Mbak Riana Wulandari atau Emak riwueh akan menunjukkan apa yang ia lakukan dan berjanji akan memberikan kompueter setelah selesai. Mbak Jade Ayu mengingatkan saya pada disiplin yang bagus dan harus dilakukan. Anak mudah mengerti jika ia percaya bahwa janji orang tua selalu ditepati. Kesepakatan bersama harus ditetapkan meski tidak suka, toh kesabaran akan membuat mereka mendapat apa yang mereka sukai. Saya juga melakukannya dan dapat julukan "mama pelit." hehe... Anak-anak saya tahu bahwa HP, alat kerja flanel dan (ex) Laptop adalah benda pribadi mama yang tak boleh dipinjam kecuali diijinkan. Meski saya tidak sampai marah, tetapi saya menekankan berkali-kali kalau benda itu sangat dibutuhkan mama.

Mbak Zakia mengingatkan saya untuk kembali menegakkan disiplin memakai komputer dan konsekuensi yang akan didapat anak jika melanggar. Konsekuensi yang cukup berat bagi anak, yaitu tidak diijinkan meminjam komputer 3 hari. Kelihatannya hukuman sederhana, tetapi berat sekali buat anak loh. Tentu saja, beri kesempatan anak memakai komputer dengan batas tertentu dan jika anak masih merengek meminta lebih, hukuman bisa diberikan.

Mbak Aisyah Al Farizi mempunyai tips bagus, yaitu membagi komputer bersama anak. Jadi anak dan ibu mendapatkan apa yang mereka inginkan. :) Mbak Argalitha meski belum memiliki anak, mempunyai tips lengkap, yaitu penuhi kebutuhan anak dulu baru bebas memakai komputer. Tentu saja! Kita sering lupa akan kebutuhan anak. Terkadang anak rewel karena lapar, mengantuk, bosan, dan ingin cari perhatian. Tak selalu karena anak benar-benar ingin meminjam komputer. Jawaban Mimi Radial meski singkat juga sangat bagus. Menetapkan jadwal memakai komputer yang harus dipatuhi membuat semua senang. Good idea, mbak. 

Mbak Intan Novriza Kamala Sari mempunyai tips jitu membujuk keponakannya jika rewel meminjam komputer. Berupa bujukan, hadiah, ajak bermain dan akhirnya pasrah saja kalo masih rewel. Wah, ini tips yang biasa dilakukan semua ibu ya? Bener ga? Hayo ngaku.... Dan yang terakhir, mbak Sarry yang memberitahu pemahaman anak, "mana mainan yang boleh dan tidak boleh bagi anak"

Ada 7 tips terbaik yang sudah saya pilih sebagai tips mengatasi anak rewel meminta komputer yang bisa dipraktekkan. Pasti berhasil. Intinya adalah anak percaya pada kita. Anak tahu kesabaran akan membuat mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan. Pemahaman tentang kebutuhan anak membuat kita bijak menentukan tindakan terbaik yang harus kita lakukan. Dan membuat jadwal memakai komputer. Saya sudah memiliki 2 tips yang terbaik dan saya hampir tidak bisa memutuskan mana yang akan saya pilih. 

Akhirnya saya mantap memilih jawaban mbak Zakia dari Blora yang menjadi jawaban terbaik. Memberi kesempatan anak memakai komputer dengan kesepakatan waktu yang ditentukan. Jika waktu habis dan anak masih rewel, hukuman berupa pencabutan sementara hak pakai komputer bisa dilakukan. Berapapun usia anak pasti akan mengerti betapa "kejamnya" hukuman ini dan mereka akan belajar mengerti akan konsekuensi negatif yang ia dapatkan jika melanggar kesepakatan. Seperti saya. Meskipun kata semua teman Destin saya adalah mama yang galak, tetapi bagi anak-anak saya mama yang paling baik, cantik dan tersayang. Anak harus belajar disiplin meski itu tak menyenangkan. Benar kan?

Selamat untuk mbak Zakia, saya tunggu alamatnya di email suzy1209@gmail.com atau di inbox facebook Susindra Craft ya mbak. Untuk teman-teman yang belum beruntung, saya ucapkan banyak terima kasih untuk partisipasinya. Jangan kecewa ya... Jawaban kalian sangat bagus. Meski hanya 7 jawaban yang saya urai di sini, Sejatinya saya punya 20 jawaban bagus yang layak saya urai di sini jika bukan karena keterbatasan tempat. insyaAllah saya akan buat kuis lagi bulan depan dan bulan depannya lagi. Semoga bisa jadi program bulanan. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih yang tak terhingga untuk kunjungannya dan partisipasinya. Semoga tips mengatasi anak rewel meminta komputer ini memberi manfaat bagi semua pembaca dan hadiah pahala tetap mengalir ke tabungan amal kita. Aamiin.

6 Komentar

  1. uwaa..selamat buat par pemenang^^

    BalasHapus
  2. selamat ya buat para pemenangnya.

    BalasHapus
  3. Selamat untuk Mbak Zakia yg menang :)

    BalasHapus
  4. selamat buat para pemenang, tulisan-tulisannya pas banget dan membantu nihh, masalah sya juga harus berebut komputer atau laptop sm 3 bocah saya.

    BalasHapus
  5. Selamat untuk pemenangnya, ya mak :)

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkenan meninggalkan jejak di sini. Mohon tidak memasang iklan atau link hidup di sini. :)