Ketika menonton sebuah film Korea berjudul The Heirs, saya tertarik dengan satu aksesories unik yang diberikan oleh Cha Eun Sang kepada Kim Tan. Sebuah aksesoris berbentuk lingkaran dengan simpul-simpul-simpul tali unik membentuk jaring, dan diletakkan di dekat jendela. Ketika tertiup angin, menghasilkan bunyi indah yang sangat halus. Mereka menyebutnya dreamcatcher, dream catcher atau penangkap mimpi baik. 

Cincin dreamcatcher sumber Etsy

Saya sudah pernah melihat benda ini di salah satu film Twilight 1 dan beberapa film Hollywood lain. Bedanya, di Amerika sana, dreamcatcher diletakkan di tempat tidur, bukan di jendela. Pernah juga melihat liputan di TV tentang seorang perempuan muda yang membuat dreamcatcher dan laris manis di pasaran. Konsumennya adalah anak-anak muda fashionable yang memakai dreamcatcher sebagai kalung pemanis penampilan. 
Di Pinterest dan Etsy, saya menemukan cincin dreamcatcher. Unik sekali bagaimana sebuah mitos Indian bisa berkembang dan diterjemahkan sendiri-sendiri oleh pembuatnya. Mengingat mode bros juntai sedang trend di kalangan teman crafter saya, maka saya takkan heran jika menemukan dreamcatcher sebagai bros pemanis hijab. Atau sebaiknya saya mulai membuatnya? Hihihi

Teman-teman mungkin penasaran apa itu dreamcatcher dan legendanya. Sesuai namanya, dreamcatcher adalah penangkap mimpi baik dan buruk. Mimpi baik akan lolos melalui lubang di tengah dan luruh ke bawah, melewati juntai bulu dan turun ke manusia yang tidur di bawahnya. Mimpi negatif akan terperangkap dijaring dan menguap ketika terkena cahaya matahari. Asalnya dari legenda suku Indian asli yang dianggap jimat suci. Bahan yang digunakan adalah urat pohon willow, tulang, kancing dan bulu unggas. Sampai tahun 1960-an ketika suku Indian mulai tergeser warga Amerika, terjadi perubahan besar-besaran dan dijual secara umum. Sejak saat itulah fungsinya sudah berubah menjadi aksesories. Dreamcatcher sudah dikenal luas dan dikomersilkan secara bebas. Bentuk sudah beragam, bahan yang digunakan juga lebih mudah dicari berupa tali, kawat, mote, bulu, dan bahan lain yang mudah dibeli di toko kerajinan tangan. Maka, jangan heran jika bertemu dengan remaja putri atau wanita karier yang memakai dreamcatcher sebagai kalung pemanis baju.

Kalung Dreamcatcher sumber dari Shopious

Saya tidak suka jimat apalagi memanfaatkannya.  Saya lebih sreg menganggapnya sebagai fashion yang berasal dari legenda dunia. Bukankah banyak benda sekitar kita yang berasal dari sekitar kita? Itulah sebabnya saya menulis posting ini. Siapa tahu, bisa menambah referensi kreasi tangan atau DIY. Siapa tahu teman-teman ingin menambah daftar koleksi kalung unik, cincin unik, bros unik, atau aksesoris kamar unik yang berasal dari dreamcatcher ini. Jika teman-teman bisa mengembangkan usaha ini, akan sangat super. Karena kreasi yang satu ini selain unik juga sangat cantik. Saya senang melihat-lihat koleksi dreamcatcher di Shopious dan ingin membeli dreamcatcher putih yang cantik di atas. Saya ingin memakainya sebagai kalung di sebuah kumpul komunitas yang saya ikuti setiap hari Sabtu. Hmm... pasti bagus banget nih. Teman-teman suka yang seperti apa?