Kesan Setelah Menonton Penthouse 3

Sebuah drama terbaru yang banyak ditunggu dan banyak bikin penonton emosi jiwa akan di-update setiap hari Jumat. Dimulai dari tanggal 5 Juni kemarin. Apa itu? Penthouse III. Bagaimana inti cerita dari drama yang satu ini?

Kesan Setelah Menonton Penthouse 3


Fans drama Penthouse III pastilah penasaran sekali dengan spoiler season ini yang dibuka dengan meledaknya mobil Logan. Saya termasuk yang setengah berharap bahwa itu hanya sebuah trik dan somehow Logan akan hidup lagi. Tapi tampaknya itu harapan semu. Setidaknya setelah menonton 3 episode di VIU - kanal resmi yang menayangkannya.

Kemungkinan besar Logan memang tidak selamat....

Itu salah satu kesan saya. Tapi bisa jadi berbeda. Di Asian Wiki, Logan masih dijadikan sebagai "people with secret" apalagi ternyata ia punya gunung emas di bank Korea.

Saya memang baru menonton 3 episode saat menulis ini sebagaimana penonton lainnya. Besok mungkin akan diupdate lagi episode 4. Saya tak ingin penambahan episode membuat kesan pertama saya menjadi blur. Makanya saya tulis saja dulu. Mungkin banyak sobat Cakrawala Susindra yang mencari spoiler sebelum menonton.

Jujur saja, saya tipe orang yang mencari spoiler lengkap dulu sebelum memutuskan menonton. Penting bagi saya untuk memastikan investasi waktu yang saya alihkan untuk menonton drama tidak sia-sia. 

Sinopsis drama Penthouse episode 1-3

Kita tahu bahwa para penghuni elit Penthouse berhasil dipenjarakan oleh Shim Soo-ryeon. Bagaimana nasib mereka? Bisa dipastikan bahwa mereka tinggal di nerakanya dunia. Mereka biasa menjadi raja di Penthouse lalu tiba-tiba merangkak di bawah seperti kecoak.

Cheon Seo-jin digarap habis-habisan di penjara, karena napi yang berada di puncak adalah mantan penyanyi soprano yang gagal. Joo Dan-tae banyak menderita di lapas. Ia menjadi bulan-bulanan karena preman tertinggi berkuasa penuh atas semua napi dan entah bagaimana sangat dipercaya oleh para sipir penjara. Masih pula menghadapi Ha Yoon-cheol yang sangat dendam pada Joo Dan-tae karena melukai anaknya Bae Ro-na. Ia berusaha melukainya. Secara umum nasibnya baik karena dilindungi oleh preman.
Lee Kyu-jin yang manja harus terima nasib sebagai napi yang dijadikan kacung. Disuruh-suruh sesama napi. Nasib serupa dialami oleh istrinya Go Sang-ah. Nasib Oh Yoon-hee lebih baik. Ia menjadi pembawa makanan. Entah bagaimana, ia mencapai puncak itu, yang digambarkan sebagai penguasa kecil di bidang konsumsi. Ia bisa menambah jatah makan napi. Kang Ma-ri juga mendapatkan nasib baik dengan kemampuan pijatnya serta daya juang di situasi rendah seperti ini. 
Secara umum, mereka yang merangkak dari bawah memang punya nasib baik jika hidup di kondisi yang sangat mengerikan ini.

Pada akhirnya Joo Dan-tae dan Cheon Seo-jin berhasil keluar dari penjara dengan akal licik mereka. Joe Dan-tae membuat dirinya terluka parah agar bisa masuk ke rumah sakit umum lalu membunuh Logan dan mengancam tokoh berpengaruh yang bisa membuatnya keluar panjara. Berbeda dengan Cheon Seo-jin yang lebih lemah, ia menggunakan cara pura-pura gila agar hukumannya dibatalkan.


Kesan Setelah Menonton Penthouse 3

Sampailah kita pada alasan mengapa saya menulisnya terlebih dahulu. Apa kesan saya setelah menonton "preview" drama Penthouse III?

Gila dan banyak bolong logika.

Sebenarnya sih dua kesan di atas sudah saya temukan pada Penthouse I dan II. Saya selalu menggelengkan kepala pada kegilaan cerita dan banyaknya ketidaksinkronan antarcerita maupun fakta. Namun saya menontonnya dengan alasan ada pesan yang bisa saya ambil di situ, yaitu cara terhindar dari parenting yang salah dan agar tidak menjadi toxic people (atau toxic parent). Msekipun saya sangat paham bahwa kehidupan ala Penthouse itu jauh dari kemampuan saya.
Tapi saya punya anak yang sedang merajut masa depannya dan kadang saya menemukan diri sedang membuat anak sulit menentukan masa depannya. Mengintervensi mereka dengan cita-cita saya yang tak kesampaian. 

Tapi gilanya Penthouse III beda dengan dua season sebelumnya. Kali ini kita akan melihat para psikopat yang mencari jalan keluar. Ketahanan Joe Dan-tae menerima risiko agar bisa keluar di atas rata-rata kemampuan manusia. Ia memang psikopat, sih. Karakter ini menurun pada putrinya, Joo Hye-In.

Banyak bolong logika, saya bisa katakan itu. Sulit sekali untuk mengamini karakter buruk para sipir penjara dan potret hukum di Korea Selatan dari drama ini. 

Contoh kecil, si preman yang paling berkuasa ternyata baru masuk dan tanpa sidang. Artinya ia memang "ditanam" di situ untuk membuat hidup Joe Dan-tae seperti di neraka. Masih banyak juga kebingungan fakta di lapas tersebut seperti adanya Penthouse di penjara, yang dibuat untuk meniru Penthouse yang di Gangnam. Whaaat?

Contoh lainya, di penghujung episode 3, Oh Yoon-hee membantu Shim Soo-ryeon mendorong Cheon Seo-jin ke sungai. Bagaimana ia bisa keluar dari lapas?

Yah, begitulah kebingungan saya. Biasanya sih akan dijawab di episode lainnya.

Sudah tahu gitu masih tetap menonton?
Iya! Saya tetap menontonnya dan tetap setia mengintip kalau-kalau sudah ada episode selanjutnya. Menonton drama streaming memang bikin dag-dig-dug dan kesal jika tak juag bertambah.
Untung saya sambil nonton Doom at Your Service.

Alasan saya menonton karena penasaran dengan nasib semua orang di sana. Saya anggap tontonan yang menarik saja daripada sibuk mencari kesalahannya. Meski kadang ada kesalnya.

Yang jelas sih saya sering merasa diri ini beruntung tinggal di Indonesia, di desa, di lingkungan yang cukup baik, dan menjalani kehidupan yang lebih baik dari mereka yang bergelimang harta namun selalu merasa miskin. 

Bukankah kita bisa belajar dari pengalaman orang lain agar bisa hidup lebih baik, meskipun pengalaman tersebut adalah fiksi yang jauh dari kenyataan?

Cover penthouse III


Data penunjang lainnya

Drama Penthouse III akan tayang selama bulan Juni - Agustus, sejumlah 12 episode saja. Termasuk singkat dibandingkan dua prekuel-nya. 

Penthouse 3
Hangul: 펜트하우스 3
Produksi: Studio S (SBS) dan Chorokbaem Media
Pengarang: Kim soon ok
Sutradara: Jo Dong min, Park Bo Ram
Negara asal: Korean Selatan
Jumlah episode: 12
Produser: Kim Sang-hyun, Jo Hyeon-jin
Rating minggu pertama: 91 (339 votes)

Apakah kehidupan Penthouse lama akan terulang? Kelihatannya iya, karena anak-anak tetap sekolah di Cheong-A Art School dan bersiap masuk ke universitas favorit mereka. 
Oh iya, ada tokoh misterius lainnya yait Baek Joon-ki. Siapa dia dan seperti apa? Juga bagaimana arah suami Kang Ma-ri yang baru keluar dari penjara? Semua masih misteri.

Drama Penthouse III menyita banyak perhatian. Ratingnya juga sangat tinggi padahal banyak yang mencelanya. Benci tapi rindu?

Sekian dulu untuk saat ini. Jika ada tambahan lagi akan saya update lagi drama ini. 

46 Komentar

  1. Drama Korea yang sama sekali tidak bikin saya tertarik ya Penthouse ini hehe. Di saat semua orang berebut nonton ini, saya masih leyeh2 dan off nonton drakor karena sedang merasa tak bisa menemukan drakor kece setelah namatin Vincenzo, Mouse, Taxi Driver, dan Move to Heaven.

    Penthouse buat saya seperti nonton sinetron azab Indonesia tapi kelas internasional,hehe. Pernah nyoba nonton 2 episode pertama Penthouse 1 angkat tangan deh. Cukup liatin perkembangan episodenya di instagram aja.. Jadi saya nunggu Hospital Playlist aja lah.. udah kangen sama persahabatan para dokter.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setelah menonton episode 4-6, kayaknya mandek deh.
      Capek

      Hapus
  2. Mbaaa aku nungguin penthouse 3 nyaa kelar dlu ajaaa deeh ah wkwkwk biar penasarannya ngga nanggung hahaha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang enak kalau sudah tamat sih. On going bikin capek

      Hapus
  3. Banyak yang mencela tapi rating tinggi ya..love and hate relationship artinya penonton sama Penthouse 3 ini hihihi
    Btw, kita sama Mbak..intip review dulu kalau oke baru nonton biar ga buang waktu :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak. Jangan sampai nyesel sudah nonton banyak episode

      Hapus
  4. Drakor yang selalu menyita perhatian. Banyak ditunggu karena jalan ceritanya seru. Sudah ada reviewnya. Tinggal eksekusi nih

    BalasHapus
  5. Saya terkesan dengan alasan Mba Susi nonton preview drama ini. Agar gak jadi toxic people (toxic parent). Yupsss... Kadang harapan2 kita yang tak tercapai dipaksakan untk dilakukan oleh orang lain. Terutama ke anak sendiri. Ini yang bisa membuat kita jadi manusia toxic. Hmmm... semoga kita terhindar dari hal2 demikian.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setidaknya bertahan dengan alasan itu, karena aslinya ga betah juga

      Hapus
  6. Walaupun aku belum tertarik nonton drakor (krn takut ketagihan...haha). Tapi aku belajar dari teman-teman yg hobi drakor, ternyata bisa menarik insight dr film dan pengambil sisi positif dari setiap seri.
    Keren menurutku...
    Aku jadi tahu, seri ini tentang apa, seri yg lain bahas apa, dan nilai apa yg bisa diambil dari sebuah drama seri.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nonton drakor tu capek banget Mbak. Asli.
      Capek dengar orang teriak dan mata melotot

      Hapus
  7. Kalo tidak salah, film ini tentang impian setiap keluarga terhadap anaknya ya Bu. Hehe... Cukup rumit juga alurnya. Membuat penonton nggak bisa sekali nonton sih menurutku. Tapi layak juga ditonton.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, tentang impian orangtua dan anak. Ada yang memaksakan anak ada yang dipaksa anak.

      Hapus
  8. Membaca ini, sempat mikir di awalnya .... kenapa ya Mbak Susi mau menontonnya? oh ternyata alasannya adalah menontonnya dengan alasan bahwa ada pesan yang bisa diambil di situ, yaitu cara terhindar dari parenting yang salah dan agar tidak menjadi toxic people (atau toxic parent).

    Nah, selanjutnya saya jadi kepo, Mbak ... kalau ada skuel ke-4-nya, masih mau nontonkah? :)

    BalasHapus
  9. Jadi malah masih banyak puzzle yang belum gathuk y mbak klo baca review penthouse ini, ak nunggu review berikutnya y sapa tau udh ketemu puzzlenya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mas. Banyak celah yang bikin masuk angin

      Hapus
  10. Wah saya butuh banget nih rekomendasi film-film yang kayak gini, karena sudah mulai bosan dengan film yang itu-itu aja. Apalagi film ini berisi edukasi soal parenting dan toxic. Hemm, catat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Drama ini bikin emosi jiwa, Mbak. Swear.

      Hapus
  11. Jujur nih, saya belum pernah nonton Penthouse I-III hehe, ya kudet banget ya karena kesibukan pria jauh lebih banyak akhir-akhir ini...sampe gak sempet nonton drakor lagi. Cuma baca lengkap review kak Susindra ini jadi melek apa yang sebenarnya terjadi dari film Penthouse III yang menurut kak Susindra bahwa banyak logika yang bolong.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya. Banyak yang ga masuk akal dan sulit dinalar. 3 episode baru sudah tayang, semua sudah lepas dari lapas dan siap mengguncang dunia

      Hapus
  12. orang rumah kalau sudah nonton drakor ini, bagai kesihir deh. beneran fokus didepan TV. akunya ngeliatin mereka yang nonton aja hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, kalau saya ngedrama pas nyetrika atau pas ada kerjaan ringan yang bisa multitasking...

      Hapus
  13. Wah ini sebentar lagi tayang ni di salah satu stasiun tv. Nggak pernah sempat nonton drakor, padahal pengen nonton. Huhuhu... Yang ini ternyata banyak ya nilai-nilai parentingnya.

    BalasHapus
  14. Aku termasuk yang memutuskan nggak nonton Penthouse 3 sih. Asli harusnya ceritanya berhenti di Penthouse 2, Suryeon dan Logan hidup bahagia, penghuni Hera masuk penjara, udah kelar. Ini mah ceritanya kayak sinetron Indonesia tapi pemainnya lebih glow up. Asli cacat logika apalagi terbaru ada si Alex Lee, gila makan menyan kali ya yang bikin skenario

    BalasHapus
  15. Nonton ini bikin darah tinggi mulu, hahaha akhirnya kuputuskan berhenti menontonnya di seri 2. Aku lagi nonton drama lain, hmm ... agaknya tentang konflik rumah-rumah gini kurang sreg jadi list tontonanku

    BalasHapus
  16. Gemes juga ya mba klo bolong logikanya banyak. Tapi heran loh Penthouse ini banyak banget yang suka yaaa

    BalasHapus
  17. Hohoho, Penthouse ini banyak dibicarakan emak2, mungkin karena vibes-nya mirip sinetron Indosiar kali ya?

    Daku blum pernah nonton, mba.
    sedari awal, ngga suka drakor yg menguras emosi jiwa, karena tereak2 mulu ya kayaknya saban episode :D

    Aku mau nonton yg enteng2 aja

    BalasHapus
  18. Belum pernah nonton Drakor ini. Kalo baca review nya semakin penasaran. Tapi memang suka malas kalo nonton film berseri. Senengnya nonton yg langsung selesai

    BalasHapus
  19. Aku belum pernah nonton Drakor sama sekali. Tapi sepertinya ini beda, aku jadi tertarik buat menontonnya!

    BalasHapus
  20. Drakor selalu menarik dan membuat haru biru ya mbak mungkin karena jalinan ceritanya penuh dengan kisah nyata hehehe

    BalasHapus
  21. Duh, cacat logika menjadi hal yang buruk sekali dalam sebuah cerita fiksi. Tapi ya, mungkin saja penulis naskah dan rumah produksi Penthouse ini optimis punya penonton yang akan mengabaikan itu

    BalasHapus
  22. Wiwin | pratiwanggini.net14 Juni 2021 06.36

    Selalu seru membaca tulisan temen-temen pencinta drakor. Hihihi.. saya jadi ikutan dapat wawasan baru walaupun belum tertarik nonton sendiri.

    BalasHapus
  23. Jujur, saya enggak nonton penthouse sejak awal. Cuma bunda (ibu) saya nonton, jadilah saya terpapar spoiler cerita dari beliau. Terlalu complicated buat saya konflik penthouse ini, saya cukup menikmati jalan ceritanya dari cuplikan instagram saja hehehe

    BalasHapus
  24. Wah saya juga kepo nih penyuka drakor saat me time. Suka drama keluarga juga dan selain Penthouse juga nonton Mine dengan basic sama drama keluarga

    BalasHapus
  25. Saya barisan ikut nyimak yang suka nulis reviewnya aja hehehe.... sampai sekarang belum tertarik untuk menonton dramanya

    BalasHapus
  26. Logan Lee ini sempat viral. Saya belum nonton Penthouse sama sekali sejak season peryama mba, tapi ikutan cari tahu soal Logan Lee ini. Adududu, tampilannya, kok ya saya serem lihatnya mba. Wkwkwk. Terutama ada tato jaring laba-laba di lehernya. Hihihi.

    BalasHapus
  27. Untuk membayangkannya, cukup ngeri juga ya. Konfliknya padet. Tapi banyak juga keseruannya. Pecinta film tentu sayang melewatkannya.

    BalasHapus
  28. nonton penthouse ini memang perlu pikiran yang ekstra menguras tenaga, karena byk hal-hal tk terduga. Saya pun sesekali diajak nonton sama istri, akhirnya jadi ikut ketagihan. ha

    BalasHapus
  29. Di awal Saya Kaya kehipnotis nonton ini mbak ... Benci-benci senang gitu. Eh lama-lama Saya Kaya nggak waras gitu ... Segitunya ya. Trus sekarang nggak berani nontonnya

    BalasHapus
  30. Duuh, drakor udah lamaaa banget kayanya saya enggak tonton :) baca review di sini seru juga kayanya ya, padat konflik walau banyak bolong logikanya ya.

    BalasHapus
  31. Saya belum pernah menonton penthouse nih Mbak. Jadi ketinggalan banget, sekarang malah udah ke-3 ya. Enaknya tapi kalau saya mau nonton, gak perlu nungguin episode baru keluar.

    BalasHapus
  32. drakor ceritanya makin keren-keren saja. pantesan makin banyak emak-emak yang menyukainya. semoga blog ini bisa menjadi referensi bagi penggemar drakor..

    BalasHapus
  33. aku ikutin penthouse season 1-2, pas di akhir2 season 2 udah jengah sih mbak susi. dendam ga beres-beres. duh niatnya cari hiburan, jadi nambah pusying liat penthouse ini. jadi season 3 in ga ikutan sama sekali. nonton gumiho aja haha

    BalasHapus
  34. Buatku uda mulai membosankan ini dah macem sinetron indonesia aja . Wmwmwm tapi ya masih nonton krna dah nrn dari season 1.

    Semakin aneh aneh critanya haha

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkenan meninggalkan jejak di sini. Mohon tidak memasang iklan atau link hidup di sini. :)