Cara Aman Bepergian di Masa PPKM Darurat

Halo apa kabar? Sudah tak sabar bepergian? Atau memang ada pekerjaan penting yang mengharuskan bepergian di masa PPKM Darurat? Beberapa hal memang tak bisa dihindari, jadi saya buatkan tips untuk Sobat Cakrawala yang sedang membutuhkan solusi karena harus ke luar kota. 

Cara Aman Bepergian di Masa PPKM Darurat
Cara aman bepergian di masa PPKM Darurat


PPKM atau Pembatasan Kegiatan Masyarakat pada bulan Juli ini diperpanjang sampai tanggal 25 Juli dan akan mulai dikendurkan secara bertahap mulai tanggal 26 Juli. Yuk kita patuhi bersama agar tetap sehat dan aman. Mereka yang belum kehilangan anggota keluarga tidak akan tahu rasa yang ditanggung. 

Misalnya kami, keluarga Susindra, April - Juni ini kami kehilangan ibu, mas kedua ipar pertama, dan keponakan. Ini circle terdekat, belum circle yang lebih luas seperti saudaranya saudara atau tetangga dan kenalan.

PPKM adalah cara pemerintah untuk mengurangi mobilitas warganya, karena pergerakan manusia membawa konsekuensi pergerakan virus yang telah ada dalam tubuh manusia. Dan kita pastinya tahu bahwa saat ini virus SASR CoV2 telah berada di antara kita selama hampir dua tahun dan kita kepayahan meredamnya. Hal yang membuat sulit terlalu bervariasi. Tak ada jalan lain, selain melakukan pembatasan kegiatan. 

Beberapa kegiatan tak bisa langsung dihentikan. Dan kata pembatasan juga secara jelas bukan berarti menghentikan kegiatan di luar. Masih ada banyak orang yang memang secara profesi harus keluar. Atau masyarakat umum dengan alasan penting harus keluar kota. Misalnya keponakan saya yang putri kecilnya punya penyakit leukimia sehingga setiap sebulan sekali harus ke Jogja untuk check up.


Dunia profesional yang tidak dibatasi PPKM

Dunia usaha dan profesional juga tak bisa serta merta langsung "tutup" dan melakukan work from home. Terkadang harus keluar, baik masih di kota sendiri maupun ke luar kota. Lagi pula pemerintah juga dengan jelas menyatakan bahwa para pekerja profesional di sektor essential seperti pekerja di bidang keuangan, perbankan, pasar modal, sistem pembayaran, teknologi informasi dan komunikasi, perhotelan, penanganan karantina dan industri berorientasi ekspor tetap dapat bekerja di luar. 

Mereka yang tak bisa dibatasi dengan PPKM


Selain para pekerja sektor essential, ada juga para pekerja di sektor critical worker yang tak bisa WFH. Mereka adalah para pekerja di bidang energi kesehatan, keamanan, logistik dan transportasi, industri makanan, minuman dan penunjangnya, petrokimia, semen, obyek vital nasional, penanganan bencana, proyek strategis nasional, konstriksi, utilitas dasar, dan industri pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari. 

Bisa dibayangkan dong jika semua yang saya sebutkan ini berhenti beroperasi? 

Beberapa di antara mereka memiliki mobilitas yang sangat tinggi. Mereka juga harus memastikan para profesional selalu sehat dan aman dari virus Covid-19. Makanya mereka memakai jasa sewa shuttle bus atau mobil untuk menunjang mobilitas. 

Alasannya karena keprofesionalan para penyedia persewaan ini lebih baik daripada sopir yang berada di kantor. Biaya perawatan kendaraan di masa pandemi juga lumayan salah satunya adalah rutin menyemprot dengan disinfektan.    

Para profesional ini tak hanya sangat berharga dan harus dilindungi dengan baik. Jadi, protokol kesehatannya juga harus plus. Harus SMART PROTOCOL. 

Jakarta bisa lengang, ya


Cara aman bepergian di masa PPKM Darurat

Bepergian di saat genting perlu mengetahui cara amannya. Cara menyiasati keadaannya. Karena PPKM ini berlaku di seluruh pulau Jawa dan beberapa pulau lainnya. Dan PPKM berarti banyak tempat istirahat di jalan yang tidak buka. Namun ada lagi yang lainnya yaitu syarat melakukan perjalanan yang diatur oleh pemerintah. 


1. Sudah melakukan vaksinasi minimal 1x 

Pemerintah sedang gencar melakukan program vaksinasi, sebagai upaya untuk menghentikan virus Corona dan membuat herd imunity. Makanya, syarat sudah vaksin menjadi yang pertama. Orang yang sudah vaksin diharapkan memiliki kekebalan yang sangat baik terhadap virus ini, sehingga tidak mudah tertular dari tempat yang baru dikunjungi atau saat di perjalanan. Jadi tak ada penyebaran baru di tempat asal pelaku perjalanan ini. Berlaku juga sebaliknya, yaitu hanya orang yang sudah sehat yang bisa melakukan perjalanan.

Orang yang sudah melakukan vaksinasi, datanya tercatat dan dapat diakses petugas dari mana pun. Meski demikian, sebaiknya mencetak sendiri kartu vaksinnya sebelum melakukan perjalanan agar aman dan nyaman.


2. Menunjukkan hasil PCR atau antigen untuk moda transportasi tertentu

Perjalanan jauh menggunakan moda transportasi udara mensyaratkan hasil PCR negatif pada H-2 perjalanan. Ini merupakan regulasi yang berlaku secara standar internasional. Berbeda dengan moda transportasi darat yang lebih ringan yaitu hasil pemeriksaan antigen H-1. 


3. Lebih baik sewa mobil/shuttle bus profesional

Lebih baik meminimalisir bertemu dengan orang lain, jika memungkinkan. Ini jauh lebih aman daripada naik bis atau kereta api, lebih baik naik mobil meski itu artinya perjalanan berjam-jam. Dan opsi terbaik adalah menyewa/rental mobil. Atau shuttle bus jika jumlah orangnya lebih banyak. Dan harus pilih yang profesional serta memiliki SMART PROTOCOL. 

Patuh pada protocol kesehatan saja tidak cukup. 


Rental yang menerapkan SMART PROTOCOL


Rental Mobil TRAC

Protokol kesehatan standar tidak cukup bagi para profesional yang bekerja di sektor essential dan critical sebagaimana yang saya sebutkan di atas. Perlu lebih ketat lagi, yaitu:

  1. Melakukan penyemprotan disinfektan ke semua unit yang akan melayani dan setelah melayani pelanggan.
  2. Menyediakan hand sanitizer di semua unit yang bertugas melayani penumpang.
  3. Menerapkan social distancing di seluruh unit yang mengangkut penumpang.
  4.  Memberikan sekat pembatas (berbahan fiber) antara driver dengan penumpang.
  5. Setiap driver yang bertugas akan melalui proses pengecekan kesehatan.
  6. Setiap driver yang bertugas diwajibkan menggunakan masker dan sarung tangan.
  7. Driver tidak diperkenankan melakukan kontak fisik apapun kepada penumpang.


7 standar di atas merupakan standar TRAC dan dinamakan SMART PROTOCOL. TRAC sangat menyadari betapa berharganya para profesional untuk kehidupan masyarakat. Bahkan TRAC juga menyediakan "Program We Care We Share" pada mereka, yaitu promo spesial sebagai bentuk dukungan kepada seluruh pekerja profesional yang masuk ke dalam golongan essential dan critical worker untuk mendapatkan kemudahan transportasi dengan aman dan nyaman selama perjalanan di masa PPKM darurat. Program ini bisa diambil secara harian maupun bulanan, sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Untuk perusahaan, TRAC juga menyediakan Shuttle Service yang dapat mengantar lebih banyak orang dalam sekali perjalanan daripada mobil yang hanya untuk 1 orang. 

Shuttle service merupakan salah satu bentuk mobil rental harian bagi korporat dengan kontrak berjangka waktu minimal 1 tahun, dengan jaminan layanan yang aman, nyaman, dan terukur. 

Meski kontrak setahun namun penghitungannya tetap bisa harian atau saat dipakai saja. Jadi sifatnya tetap fleksibel. Perusahaan dapat memberikan akses memakai jasa rental ini pada pegawai yang ditentukan dan mereka dapat menggunakannya dengan pengaturan perusahaan sehingga hanya untuk perjalanan bisnis saja. Ada dashbor khusus bagi admin perusahaan dengan kontrol penuh.

Cara aman bepergian di masa PPKM Darurat


Untuk menunjang bisnis mitra, TRAC juga menyediakan analisis pemakaian transportasi berdasarkan report secara berkala agar mitra penyewa bisa melakukan efisiensi biaya, termasuk mengatur biaya transportasi setiap divisi perusahaan.

Para pegawai yang membutuhkan rental mobil cukup mendownload aplikasi TRAC To Go di Google Play Store maupun Apple Store dan memasukkan username yang telah didaftarkan oleh perusahaan. Mudah sekali, ya. 

Nonperusahaan atau perseorangan seperti kita juga perlu banget nih, mendownload aplikasi ini, untuk jaga-jaga jika suatu saat harus menyewa mobil/shuttle bus/bus untuk bepergian. Memang saat ini masih PPKM Darurat, tapi kan tidak lama. Jika penyebaran Covid-19 sudah di bawah batas aman, kita sudah bisa bebas bepergian kembali dan siap nge-TRAC. Berikut link-nya:

1. Link TRAC To Go di Google Play Store

2. Link TRAC TO Go di Apple App Store

Meski menantikan PPKM Darurat usai, tetap, saya sarankan untuk segera melakukan vaksin karena ini syarat bepergian yang wajib dipenuhi, dan kita semua tak pernah tahu kapan Covid-19 akan berakhir. Ini juga upaya kita untuk selalu sehat.

Oh ya, saya punya tulisan-tulisan bagus seputar kesehatan, lho. Siapa tahu menarik dibaca.

32 Komentar

  1. KOCAK deh Mba. Di tengah PPKM, saya malah pindah rumah ke luar kota dari Depok. Alhamdulillah nggak ada pemeriksaan maupun penyekatan. Semuanya lancar polll. Soalnya kami semua naik truk Canter (biasa disebut truk oleng, hahaha). Alhamdulillah, kami selamat sampai tujuan di Tegal.

    Soalnya situasi di Jabodetabek semakin mengganas saja. Di perumahan Depok, tetangga kanan kiri pada kena copit. Masjid aja ditutup dulu sementara. Nah di kampung mah alhamdulillah, aman-aman aja. Pikiran juga nggak ikutan stress ngeliat berita soal copit. Mari kita sama-sama, semoga pandemi bisa segera berakhir dan perekonomian bisa pulih kembali. Sehingga kita bisa hidup normal seperti sebelum pandemi datang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karena truk masuk kategori logistik, makanya pengawasannya tidak ketat.
      Selamat pindah di daerah dan meraamaikan kota Tegal ya

      Hapus
  2. Salut dengan pengetatan protokol kesehatan dari rim renntal mobil TRAC. Memang sih ya
    Protokol kesehatan standar saja rasanya tidak cukup bagi para profesional yang bekerja di sektor essential dan critical. Secara mereka bekerja menaruhkan nyawa. Perlu lebih ketat lagi prokesnya. Semoga perusahaan lain bisa mengikuti langkah yang diambil rental mobil TRAC to go ini

    BalasHapus
  3. Lumayan ribet ya perjalanan selama PPKM?

    tapi demi mencegah penyebaran virus Covid-19, kita harus menaati peraturan

    Beruntung layanan TRAC sudah menjangkau banyak kota sehingga bisa menyewa kndaraan di kota tujuan. Lebih praktis.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ribet biar yang urusannya nggak penting nggak mau repot dengan urusan administrasinya mbak. Jadi bisa membatasi mobilitas

      Hapus
    2. Mama papa mertua saya di Padang Panjang, Sumatera Barat masih stuck gak bisa pulang sampai hari ini. Mana PCR di Sumbar tempatnya cuma ada di Kota Padang, berjarak kurang lebih 2 jam dari rumah. Beberapa bandara juga menyaratkan tambahan surat keterangan dari RT. Duh biyung. Sampai mama papa saya bilang, pulang pake bus aja. Tapi kan rawan ya mba.

      Hapus
  4. Iya, nih. Suami kerja di bidang IT selama masih bisa di rumah ya di rumah aja. Tapi tidak menutup kemungkinan memang sesekali harus keluar.

    BalasHapus
  5. Wah, kalo TRAC pasti kredibel ya Mba
    Armada dan service-nya paripurna.... mantab jiwa banget dah kalo pakai TRAC.

    BalasHapus
  6. saat ppkm memang baiknya di rumah saja
    tapi klo terpaksa bepergian baiknya pakai kendaraan pribadi, bisa sewa di TRAC biar aman

    BalasHapus
  7. Sewa mobil emang paling aman ya...secara kitanya juga gak capek.. Kalau pake sopir pun...sopirnya TRAC ini emang udah terpercaya..

    BalasHapus
  8. Pekerja sektor esesnsial dan kritikal butuh banget yang kayak gini, terutama untuk mobilitas antar daerah. Mobil yang menerapkan smart protocol, plus sopirnya juga yang menerapkan protokol kesehatan ketat, tentu membuat perjalanan juga jadi lebih nyaman. Yang ditinggal di rumah pun tenang melepas anggota keluarganya bepergian menunaikan tugas

    BalasHapus
  9. Saya juga udah download aplikasi Trac To Go. Emang jadinya engga khawatir kalau butuh bepergian saat PPKM seperti sekarang. TRAC bisa jadi solusinya

    BalasHapus
  10. Bepergian saat PPKM apalagi dengan kasus covid yang kadang naik presentasenya. Lumayan bikin khawatir kalau keluar rumah. Apalagi menggunakan kendaraan umum. Bener sih lebih baik sewa mobil pribadi lewat Trac To Go, jadi bisa terjamin kebersihannya.

    BalasHapus
  11. Kadang suka heran dan sebel banget sama aturan sekarang. Dulu katanya cukup swab dan vaksinasi, eh sekarang beberapa kota malah pakai surat dari RT dan kantor bagi yang dinas kerja. Apa hubungannya sih sama Pak RT? Emang kalo kita kenapa-kenapa, Pak RT tanggung jawab gitu? Wkwkwk.

    Pakai mobil pribadi yang disewa lewat aplikasi Trac ini solutif ya mba. Sebagian masyarakat kita masih harus mobilisasi karena kerjaan, dagang, bisnis lain. Mau gak mau tetap harus keluar kota kan ya.

    BalasHapus
  12. Inovasi dari Paddle Pop sungguh keren. Syarat akan ilmu pengetahuan dan disampaikan dengan mudah melalui permainan/games. Anak2 pastinya senang selama PPKM dan penatnya belajar dari sekolah.

    BalasHapus
  13. Aman dan nyaman jadinya bepergian saat pandemi. Ada 7 standar TRAC yang dinamakan SMART PROTOCOL. Beneran nih TRAC sangat menyadari betapa berharganya para profesional untuk kehidupan masyarakat. Bisa jadi pilihan saat bepergian di masa PPKM darurat

    BalasHapus
  14. Betul mba, memang di masa pandemi dan PPKM gini, bepergian kalo memang perlu lebih baik pakai mobil sendiri atau ya sewa mobil deh. AKu sih sementara ini gak dulu naik2 kendaraan umum mba, lg serem-seremnya soalnya

    BalasHapus
  15. Sepertinya aku harus download nih app TRAC karena akan bepergian beberapa tempat kalo jadi

    BalasHapus
  16. Aplikasi Trac bagus bgt nih kayaknya, Apalagi juga mempermudah bepergian pake Mobil

    BalasHapus
  17. Masa PPKM darurat ini memang membuat kita harus pintar memilah cara yang aman saat bepergian. Begitu pula untuk bekerja terutama untuk sektor esensial dan kritikal yang tetap harus aktif bekerja
    Bersyukur ada TRAC yang menerapkan smart protocol sebagai jaminan keamanan saat bepergian

    BalasHapus
  18. senengnya di TRAC ini para stafnya juga ramah dan welcome ya mbak. Pastinya protokol kesehatan benar-benar diperhatikan secara disiplin demi terhindar terpapar virus

    BalasHapus
  19. Sewa mobil di TRAC ini enak mbak menurut aq karena kita bebas memilih mau pakai sopir atau nggak pakai sopir, dan lebih aman nya lagi karena udah terjaga kebersihan dan patuh prokes juga

    BalasHapus
  20. Ini bisa ngga ya kak untuk keadaan darurat misal angkut orang yang positif covid yang jauh dari keluarga. Terus dianya pengin isolasi di rumah gitu? Tapi bahaya jg sih buat sopirnya ya.
    Lihat kedisiplinannnya rasanya jadi ikut merasa aman

    BalasHapus
  21. Meskipun PPKM, tetap ada saja ya Bu keperluan yang nggak bisa ditunda. Termasuk urusan logistik atau ekonomi. Padahal, kita harus jaga kesehatan. Tapi dengan sewa mobil TRACK bisa lebih aman karena perawatan dan terjaga prokesnya. Keren nih. Bagi yang mau keperluan seperti di atas bisa menggunakan layanan TRACK.

    BalasHapus
  22. Jika bukan karena keperluan sangat penting, pasti tidak keluar rumah ya kan.
    Untung ada layanan TRACK karena pelayanannya sangat memperhatikan prokes dengan baik.

    BalasHapus
  23. Aplikasi TRAC ini emang juara dan andalan sekali di masa pandemi gini yah, wajib banget install nih aplikasinya.

    BalasHapus
  24. jadi pengen coba rental mobil trac ini. selain menerapakan protokol kesehatan, ramah di kantong lagi.

    BalasHapus
  25. TRAC betul-betul jadi solusi untuk mereka yang tetap harus melakukan perjalanan, ya. Meskipun sangat suka naik transportasi umum, terus terang sejak kembali WFH, saya lumayan takut juga.

    Salut buat perusahaan jasa transportasi yang membuat program SMART PROTOCOL ini. Tentu kenyamanan klien harus jadi perhatian kan buat TRAC.

    BalasHapus
  26. bepergian di masa sekarang ini emang masih jadi hal yang mengkhawatirkan untukku pribadi. Sewa mobil di TRAC aja ya biar nyaman dan lebih aman

    BalasHapus
  27. Karena kondisinya berbeda dengan sebelum pandemi. Maka harus cari armada yang patuh dan paham prokes ya kak

    BalasHapus
  28. Setuju ma cara amannya. Cara aman ini ga buat kita doang ya, tapi demi orang lain juga biar sama-sama aman

    BalasHapus
  29. Aku terakhir road trip Desember kemarin, tapi selama pandemi jujurnya ga berani naik kendaraan umum. Prefer mobil sendiri. Cuma sejak Januari 2021, aku blm ada jalan2 kluar lagi, apalagi skr :D. Suami yg masih, Krn urusan kerja. Mau ga mau jadinya... Tapi akupun selalu ingetin, prokes jangan kendor, Krn biar gimana ada anak kecil di rumah . Dan aku slalu minta pake mobil sendiri jgn kendaraan umum.

    Tapi kalo sewa dari perusahaan seperti Trac ini, aku percaya sih. Reputasi nya udh terkenal bagus kok. Jadi bagi yg memang mau sewa kendaraan, akupun slalu rekomendasiin Trac ini aja. Selama pandemi prokes mereka juga ketat

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkenan meninggalkan jejak di sini. Mohon tidak memasang iklan atau link hidup di sini. :)