Pentingnya Belajar Bahasa Inggris

Cuaca hari ini tak seberapa terik. Di belakang rumah sekali waktu ada suara serangga tenggoret. Memang tidak tiap hari. Hanya saat cuaca cukup bersahabat gini. Senang sudah ada beberapa serangga yang keluar dari hibernasi untuk menyuarakan kerinduannya pada hujan. Suara mereka sering mengajak mengenang masa lalu. Dan lagi-lagi, saya jadi semakin merasakan pentingnya belajar bahasa Inggris.

Pentingnya Belajar Bahasa Inggris


Bisa dikatakan, setengah keberuntungan saya berasal dari kemampuan berbahasa Inggris. Oh, bahasa Perancis juga harus disebut sih, karena keduanya bergandengan tangan jadi nilai plus saya. Ah, tak hanya suara kerinduan dari tenggoret yang membuat saya berkelana dalam kenangan manis bersama orang-orang yang merasa aneh menyebut dirinya “bule”. Media sosial juga berperan.

Ketika scroll medsos dan melihat ada teman yang bekerja di luar negeri sedang share daily life, kadang ada perasaan ingin mengalami juga. Apalagi jika tahu si teman tersebut sedang bekerja di sana. Atau saat melihat teman yang sedang menjadi duta di negara lain sedang berbagi cerita. Aaah... jadi ingat, dulu saya pernah ada keinginan bekerja Perancis atau di Amerika. Belgia juga boleh. Lingkaran pekerjaan saya tak jauh dari orang-orang asing dari negara yang saya sebutkan tersebut. Saat itu saya jadi furniture’s guide di kota sendiri.

Lama kemudian keinginan itu sirna. Tapi masih menyisakan keinginan untuk bisa berwisata ke sana kelak. Sayangnya saya punya keinginan keliling Indonesia dulu baru ke luar negeri. Gimana ya, mengenal dan melestarikan tradisi menjadi salah satu passion saya. 

Kalau sedang terkenang pada masa lalu saya jadi teringat pentingnya belajar bahasa Inggris. Bahkan bagi yang sudah berusia di atas dua puluh lima tahun. Bagaimana kalau sudah bekerja? Malahan wajib untuk mengambil kursus bahasa Inggris di usia berapapun. 


Apa manfaat belajar bahasa Inggris?

Ada banyak manfaat yang bisa didapatkan saat belajar bahasa Inggris. Usia berapapun. Tentu saja tiap usia membawa manfaat sendiri. Dan beberapa manfaat menjadi sangat personal. Tiap usia punya kebutuhannya sendiri.


Manfaat belajar bahasa Inggris saat masih kanak-kanak sampai remaja


Manfaat belajar bahasa Inggris saat masih kanak-kanak sampai remaja

Semua tahu kalau usia golden age itu menjadi penentu di masa depan. Beberapa menyebutnya sebagai masa kritis, karena apa yang ia pelajari sekarang bisa menentukan kualitasnya di masa depan. Kemampuan belajar bahasa sangat membantu anak dan remaja dalam memahami "bagaimana dunia berputar dan bagaimana seharusnya ia bergerak bersama dalam satu irama dengan keluarganya". Bagaimana dengan bahasa Inggris yang notabene adalah bahasa asing sehingga ditempatkan menjadi bahasa kedua atau mungkin ketiga?

Belajar bahasa Inggris di usia kanak-kanak bisa membuat anak memiliki rasa penasaran untuk terus belajar hal baru. Anak juga jadi lebih kreatif dan solutif karena lebih banyak belajar daripada anak yang lainnya. Pasti tahulah kalau sumber belajar yang berbahasa Inggris jauh lebih melimpah. Bayangkan jika anak kenal, bisa dan menikmati “tutorial” dalam bahasa tersebut? Ia bisa punya jauh lebih banyak ide dan lebih mudah dalam mempelajari sesuatu. 

Belajar bahasa Inggris juga bisa meningkatkan kemampuan kognitif anak dan remaja. Tentu saja, karena ia terbiasa belajar memecahkan “masalah bahasa” yang dihadapi saat mendapatkan kosakata atau tata bahasa baru. Hal ini bisa membuatnya menjadi anak yang suka memecahkan masalah, berpikir kritis, lebih imajinatif, kreatif, dan juga menjadi pendengar yang baik. 

Khusus untuk remaja, ada tambahan lagi yaitu kesempatan belajar di kampus impian dan kesempatan (kelak) bekerja di dunia internasional.


Manfaat belajar bahasa Inggris saat sudah menjadi pekerja

Dunia kerja lazimnya menghargai seorang pekerja yang multitalenta. Prinsipnya ajek, yaitu produktivitas pegawai. Makin sedikit pengeluaran untuk gaji dengan hasil maksimal semakin baik. 

Pekerja yang menguasai kemahiran tertentu, akan mendapatkan poin plus di pekerjaannya, sedangkan pekerja yang menguasai bahasa Inggris biasanya mendapatkan kesempatan bekerja yang jauh lebih luas. Kadang malah tak terduga, jika memang di sepanjang "lemparan batu" tak ada kandidat yang punya kemahiran ini. 



Nyaris semua pekerjaan membutuhkan kemampuan komunikasi, dan karena bahasa Inggris jadi bahasa global di seluruh dunia, maka selalu ada kesempatan untuk meroketkan karier dengan kemampuan berbahasa Inggris. Itu penjelasan logisnya. 

Bahkan pekerjaan sebagai blogger yang saya jalani juga jika menguasai bahasa Inggris, bisa dapat fee lima sampai sepuluh kali lipat dari fee menulis dalam bahasa ibu.

Lepas dari kemungkinan karier yang tak terbatas, ternyata belajar bahasa Inggris di usia dewasa juga punya manfaat yang luar biasa, yaitu:

  1. Meningkatkan kemampuan mengingat, 
  2. Meningkatkan konsentrasi, 
  3. Mengasah kemampuan multitasking,
  4. Mudah berteman dengan semua orang di seluruh dunia,
  5. Menambah kesempatan bekerja dan kenaikan karier,
  6. Mengakses ilmu pengetahuan dunia


Itu sebabnya, belajar bahasa Inggris menjadi amat sangat penting. Baiknya belajar di sebuah bimbel yang bisa membantu meningkatkan skill bahasa inggris. Mayoritas pelajarnya berusia di atas 18 tahun. Namanya English Academy.

Saya punya pengalaman pribadi terkait dengan balajar bahasa asing di usia 35+, yaitu memperbaiki kemampuan mengingat. Saat berusia 20-30 saya mengalami quarter life crisis yang (termasuk) parah sehingga memicu tombol lupa di otak bekerja keras. Banyak kenangan yang hilang tanpa jejak akibat depresi tersebut. Saya bahkan lupa nama benda-benda fungsional di rumah. Saya fight back dengan menghapal kosakata bahasa asing. Mulai dari sehari 5 kata lalu meningkat jadi belasan. Alhamdulillah hasilnya lumayan, sehingga saya bisa menulis kembali. 


Kursus bahasa Inggris Online

Oleh karena kita sudah terbiasa hidup di dua dunia, yaitu dunia nyata dan dunia digital, maka belajar atau kursus secara online sudah bukan hal yang aneh. Gurunya di mana muridnya di mana, semua bisa dilakukan tanpa mengurangi hak dan kewajiban belajar.

Ibu rumah tangga sekaligus penulis Cakrawala Susindra dan peneliti sejarah seperti saya sudah punya jadwal padat merayap, tapi tetap bisa belajar di lembaga kursus dari ibukota tanpa harus ke sana. Lagian sejak ada anak kecil berusia 3 tahun yang baru belajar adab, saya memutuskan masuk ke dalam pemingitan. Demi menjaga marwah si anak tiga tahun agar tidak dianggap nakal olah mereka yang lama tak tersentuh anak atau tak mengenal uniknya anak generasi alpha sekarang. Malas benar melihat pandangan menghakimi saat melihat Gi melakukan hal wajar untuk anak seusianya, misalnya merajuk ingin makan atau minum sebelum waktunya, atau malah saat ia tanpa sengaja merusak sesuatu yang sebenarnya bisa dibenerin. Mending berkelana dengan mengandalkan koneksi internet saja dulu, sambil melakukan ini itu.

Untuk orang seperti saya, kursus bahasa Inggris secara online adalah solusi tepat. Cukup memasang jadwal belajar di dinding sebagai pengumuman resmi ke suami dan anak yang lebih besar bahwa sejam sebelum kelas dan selama belajar harus ada yang menjaga si kecil.

Bagaimana dengan para pekerja yang sangat sibuk? Tentu saja tetap bisa belajar dengan nyaman meski melalui ponsel pintar atau gawai lainnya. Tak ada yang tidak. 



Belajar secara online gini bisa dilakukan tanpa perlu persiapan seperti jika akan belajar secara tatap muka yang pastinya dimulai dari mandi, dandan, menaiki kendaraan menuju ke sana dan aktivitas lain. Kadang belajarnya dua jam persiapannya empat jam. Sudah enam jam yang dihabiskan. Kalau belajar secara online, cukup bersiap 15-60 menit sebelum kelas dimulai. Jika sedang super sibuk, saya hanya persiapan 10 menit untuk switch dari peran sebelumnya menjadi peran sebagai pelajar. 

Pada prinsipnya, belajar itu butuh niat kuat sebagai pondasi dan kebutuhan sebagai roda belajarnya. Yang lainnya bisa menyusul. Usia juga bukan sebuah halangan untuk belajar. Saya punya rekomendasi sebuah bimbingan belajar (bimbel) yang bisa membantu untuk meningkatkan skill bahasa inggris terutama untuk orang dengan usia 18+. Plusnya sampai berapa? Tentu saja tak terbatas. Balik lagi, tergantung niat dan kebutuhan. 


14 Komentar

  1. Sekarang banyak ya kursus bahasa inggris online. Gak pake ribet antar anak kursus dan gak perlu keluar biaya transportasi juga. Apalagi English Academy tutornya terpercaya dan terlatih. Anak2 harus belajar bahasa inggris sejak dini agar aksennya bagus dalam pelafalan

    BalasHapus
  2. setuju banget Mbak Susi, setiap warga Indonesia harus menguasai bahasa Inggris sesudah bahasa Indonesia
    Apapun profesinya, karena mayoritas buku2 ilmu pengetahuan berbahasa Inggris
    Susah banget cari buku yang sudah diterjemahkan

    BalasHapus
  3. Sebagai bagian dari dunia, kita juga perlu membekali diri dengan bahasa asing, salah satunya bahasa Intermasional itu Bahasa Inggris. Bisa berbahasa Inggris setidaknya paham apa yang disampaikan baik lisan atau tulisan, akan memberikan banyak manfaat dan kemudahan bagi kita

    BalasHapus
  4. Belajar bahasa asing itu gak terbatas usia, kapan aja bisa, yang penting tekad dan kemauan buat belajar ada. Soalnya kan yang dilihat nanti manfaatnya

    BalasHapus
  5. Sekarang udah banyak kursus bahasa inggris online ya kak asal kita mau belajar aja . Apalagi bahasa inggris itu penting bangey sebagai bahasa dunia. I love english­čą░

    BalasHapus
  6. Belajar Bahasa asing terutama Bahasa Inggris ini memang membuka cakrawala banget yaa, kak Susi dan kebetulan pas banget sama tagline blognya kak Susi.
    Jadi contoh yang baik bagi anak-anak juga.
    Berharap kemampuan Bahasa Inggris bisa meningkat kalau terbiasa dan ada yang membimbing meski masih online.

    BalasHapus
  7. Saya akui balajar bahasa Inggris itu penting. Kenapa orang Filipina lebih "berharga" dibandingkan orang Indonesia di luar negeri? Karena mayoritas tenaga kerja asing orang Filipina bisa bahasa Inggris. Sementara kita, sebaliknya...

    BalasHapus
  8. sekarang pun aku menyadari penting banget bisa bahasa inggris karena kepake. karena aku gak lancar bahasa inggris jadi sulit buat berkomunikasi :(

    BalasHapus
  9. orang yang bisa berbahasa inggris itu punya nilai lebih dibanding yang gak bisa bahasa inggris. kesempatan mereka pun lebih besar dalam mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan yang lebih baik

    BalasHapus
  10. Belajar ngomong Bahasa inggris memang sangat penting bagi kita ya kak. Apalagi di saat sekarang ini, untung saja sekarang sudah bisa belajar Secara online ya

    BalasHapus
  11. Pastinya manfaat belajar bahasa Inggris bisa memacu impian kita bisa ke luar negeri, seperti pesan alm ayah walau belum menguasai penuh tapi setidaknya ada rasa percaya diri kalau ketemu orang bisnis, traveling, dan sebagainya

    BalasHapus
  12. Manfaat belajar bahasa Inggris hingga fasih secara lisan maupun tulisan sudah menjadi syarat utama bagi perusahaan-perusahan skala internasional,begitupun dengan beasiswa saat ingin melanjutkan study dalam maupun luar negeri. Jadi, agar masa depan bisa lebih baik, belajar bahasa Inggris adalah syarat wajib yang perlu dikuasai.

    BalasHapus
  13. PENTING. Udah, gitu aja mba. Wkwkwkwk.

    Kerasa banget sama aku yang bahasa inggrisnya cuma pinter di tulisan doang. Kalau disuruh speaking, waaaaah langsung out of space. Wkwkwkwkwwk.

    BalasHapus
  14. Setuju, apalagi perushaaan swasta banyak menggunakan bahasa inggris dan beberapa perguruan tinggi juga

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkenan meninggalkan jejak di sini. Mohon tidak memasang iklan atau link hidup di sini. :)