Ending Ambyarnya Drama Korea Memorist

Sudah agak lama saya selesai menonton drama korea Memorist di WeTV, sebuah aplikasi nonton film/drama berbayar. Mayoritas drama Cina, karena milik Trencent. Mungkin drama Korea dimasukkan untuk menarik minat beberapa orang seperti saya yang kadang ingin nonton tapi bukan jenis sweet

Ending Ambyarnya Drama Korea Memorist


Memorist, atau bahasa Hangul-nya 메모리스트, adalah drama seri Korea Selatan bergenre kekuatan supranatural. Memorist dibaca Memoriseuteu. Hmm, kok mirip bahasa Jepang yang membedakan antara penulisan dan pengucapan kata serapan bahasa asing.

Ternyata drama Korea Selatan ini merupakan adaptasi dari webtoon. Pantas saja kok penokohannya too good to be true, dan endingnya bikin sesak napas. Jujur saja, saya sangat kecewa dengan endingnya. Mulai episode ke-15 saya sudah gemes dengan perkembangannya. 

Ternyata ending drama ini ambyar. Bikin saya kesal dan tidak puas. Baru kali ini, orang jahat alias antagonis jahat dibaikin. Saya jadi agak gimana gitu. Meskipun saya paham arah yang diharapkan oleh pembuatnya. Atau... karena tidak mau merombak karya aslinya?

Drama seri Memorist memang diambil dari karya di Webtoon. Di sana banyak sekali karya bagus, eksepsionel dan orisinal. Saya bukan penyuka jenis bacaan ini, tapi saya ada anak lanang usia 15 tahun yang suka banget baca di sana. Dia juga anak yang suka bercerita tentang kisah yang baru selesai dibacanya. 

Saya mendengarkannya sambil memasak, menjawab agar ia tahu saya memperhatikan ceritanya. Dalam hati saya membayangkan usia pengarangnya. Hmm... banyak pijakan cerita yang tidak disiapkan. Banyak plot twist yang tanpa lanjaran. Sebagai orang yang suka menulis cerpen (dulu) dan novel (cuma cita-cita) saya tahu bahwa setiap peristiwa yang terjadi adalah sebuah lanjaran atau pijakan kejadian di masa depannya cerita. Kita bisa melihat atau menebak apa yang terjadi selanjutnya.

Kisah detektif berkekuatan super

Detektif Dong Baek punya kekuatan super. Dia bisa melihat pikiran orang dengan menyentuhnya. Mencari ingatan spesifik yang dibutuhkan. Ia mendapatkan kekuatan itu saat terjadi sebuah peristiwa traumatik yang membuatnya lupa akan semua masa lalu dan siapa dirinya.

Detektif Dong Baek membuka kemampuannya kepada publik demi menghukum seorang calon anggota DPR yang membunuh sahabatnya. Setelah itu ia menjadi aset negara dan dititipkan di kepolisian untuk membantu kerja di sana.

Dong Baek dikenal sebagai pemarah kalau berhadapan dengan penjahat. Ia selalu menghajar mereka. Inilah yang menjadi alasan bagi kantor kejaksaan untuk menahannya. Dia beberapa kali menjadi buronan. Tampak ketidaksinkronan antara dua instansi penegak hukum di sini.

tokoh drama korea memoriest


Beruntung, si tokoh utama yang terkesan papa alias hidup kesepian ini punya kapten dan rekan kerja yang selalu setia padanya. Mereka bertiga selalu bahu membahu, menyelesaikan misteri kejahatan. Akhirnya mereka bergabung dengan tim penyidik senior Han Sun-mi dan mendapat bantuan dari seorang jurnalis muda Kang Ji-Eun. 

Psycho yang misterius

Awal drama, kita akan diajak mencari seorang penjahat psycho yang membunuh dengan sangat sadis. Sang korban dibuat sebagai trophy dengan cara tertentu. Penonton diajak berkejaran dengan waktu dan diminta menebak penjahat yang nyaris tak ada clue. Detektif Dong Baek dan penyidik resmi dari semacam Polri Korsel masih berseberangan, dan ada jaksa (profost kalau di sini) yang terus menerus mencari kesalahan Dong Baek serta menjadikannya buronan.

Satu clue diberikan oleh penyelidik senior (jabatannya) yang masih muda dan cantik. Profilnya sebagai penyidik memang paripurna. Sejak kecil dia bisa mengolah petunjuk tersamar menjadi petunjuk kuat. Sang penyidik kepala ini mengatakan bahwa profil penjahat yang dicari ini sangat kuat. Dalam artian, ia memiliki wibawa besar, menjadi pemimpin di suatu tempat yang bisa menggerakkan massa. 

Lee Se-young sebagai Han Sun-mi, penyidik muda yang punya prestasi sangat bagus.

Perburuan terus berlanjut. Sejak awal saya menebak Lee Shin-woong yang menjadi pembunuh berantai ini. Figurnya tinggi dan agak misterius. Apalagi kelihatan berseberangan dengan Dong Baek, si tokoh utama.

Penyelidikan mengarah pada organisasi terselubung. Bayangkan sebuah organisasi super kuat yang bisa mengguncang negara karena anggotanya adalah orang yang memegang kunci kekuasaan....

Pelesap yang misterius

Akhirnya, sang Psyco ditemukan. Saya tak mau membeberkan siapa, agar ditebak sendiri. Salah satu kelebihan drama ini adalah "keliaran menebak" dan mereka yang suka teori konspirasi akan sangat suka. 

Setelah kasus kriminalitas berupa pembunuhan berantai yang sangat menyita tenaga selesai, mereka tak bisa santai. Ada pembunuhan berantai yang lebih sadis. yang terjadi bersamaan. Mereka sempat menganggap hal ini sama, meski cara collecting bone-nya beda. 

Pembunuhan kali ini sangat ngeri kalau untuk ukuran benar-benar terjadi. 
  1. Korban tinggal di rumah, di rantai, disuruh menggambar sesuatu, tidak diberi makan sampai tubuhnya sangat kurus. Akhirnya ia mati karena makan batu dan minum semacam BBM. Saya lupa tepatnya.
  2. Ada dua korban yang terbunuh dengan posisi sedang bertempur. Tubuh mereka diawetkan dengan posisi yang sama. Diguyur lilin seperti film horor tentang manusia lilin itu.
  3. Ada 3 ancaman pembunuhan dengan motif karena pernah disentuh oleh tangan Dong Baek. Penyidik harus berkejaran dengan waktu dan menebak siapa, karena jumlah mereka yang pernah disentuh oleh tangan sakti Dong Baek cukup banyak.
Penyelidikan itu memperkenalkan sosok pelesap yang misterius. Ia bisa menghapus ingatan tertentu atau sampai habis. Juga bisa membuat seseorang melakukan sesuatu di luar kehendaknya. Ini menjelaskan mengapa dua kasus pembunuhan di atas terjadi.

Trauma masa kecil yang tak selesai

Dari penyelidikan demi penyelidikan, Dong Baek dan Han Sun-Mi tahu bahwa kasus pembunuhan ini berkaitan dengan trauma masa kecil mereka. Han Sun-Mi adalah anak seorang yang terbunuh denan 17 tusukan. Ia adalah saksi kunci pembunuhan itu sehingga sempat dibawa ke tempat tersembunyi agar dapat hidup dengan normal. 

Ternyata nantinya diketahui bahwa ayah Han Sun-Mi dibunuh dengan jumlah tusukan yang sama dengan jumlah korban meninggal akibat korupsi yang ia lakukan. Kalau interpretasi saya benar, sang pelesap lah pelakunya. Karena ia membuat korban pertama di atas menggambar sesuai ingatan masa kecil Han Sun-Mi yang mengendap. Korban kedua juga memeragakan pembunuhan ayah yang dilihatnya. Tak heran jika ia cukup terguncang. 

Dong Baek sendiri juga punya masa lalu yang misterius. Ia tak tahu siapa dirinya sebelum diberi nama Dong Baek, nama stasiun kereta tempat ia ditemukan. Banyak penyelidikan khusus melibatkan negara (ingat, ia aset negara) namun tak mengetahui sedikit pun tentang masa lalunya itu. Ia hanya punya ingatan spesifik tentang pembunuh ibunya yang menggunakan semacam palu berbentuk khusus. 

Sejak awal saya digiring pada bentuk spesifik alat pembunuhan sang ibu, namun ending-nya ternyata sang ibu dibunuh di rumahnya sendiri, dengan alat seadanya yang kebetulan bentuknya spesifik. Di sini saya tidak terima dan merasa diabaikan. Lebay mode on

tokoh drama korea memoriest
Dong Baek, Han Sun-Mi dan Jin Jae-Gyu


Masa lalu tokoh dengan kekuatan super natural lainnya

Dong Baek bisa membaca ingatan seseorang dengan sentuhan kecil. Sang pelesap yang misterius bisa menghapus ingatan dan memerintahkan seseorang di luar kehendaknya. Kalau digambarkan, kekuatan Dong Baek cuma seujung kuku. Tapi nanti akan ada fakta wow lainnya.

Tokoh Jin Jae-Gyu muncul mulai episode ke-6 dan langsung menjadi kunci kasus ini. Ia seorang cenayang yang bisa melihat masa depan. Dia cukup mengganggu penyidikan namun tak jelas apa motifnya. Dikatakan pembunuh ya tidak, dikatakan orang baik, jelas big no!

Dia tokoh ngeblur

Awalnya kami digiring untuk percaya bahwa ia adalah kaki tangan pelesap. Ternyata ia hanya seorang yang takut pada pelesap dan mencoba tidak mengubah peristiwa di dunia dengan memberitahu apa yang terjadi di masa depan. Tapi dia memberi clue bahwa akan terjadi 3 pembunuhan. Bukankah itu menyebalkan dan membuat masa depan berubah???

Nantinya kita akan tahu bahwa masa lalu tokoh ini berkaitan sangat erat dengan pembunuhan demi pembunuhan yang terjadi di masa lalu Dong Baek. Ia dan Wakapol (bukan-Ri karena drama Korsel) ada di sebuah gudang tempat terjadinya pembunuhan aneh yang terjadi 20 tahun sebelumnya. 

Pembunuhan ini muncul kembali dalam bentuk 3 pembunuhan yang saya tulis di atas. Jadi, sepertinya sang pembunuh memutuskan tidak lagi gantung pisau. 

Ending Ambyar Drama Korea Memorist 

Semua pembunuhan yang terjadi berkaitan dengan masa lalunya si tokoh ngeblur yang saya jelaskan di atas. Masa lalu keluarganya yang sangat kaya raya. Ia hanya anak laki-laki desa yang miskin, itu citra yang ditampilkan, Ternyata ia anak tidak syah seorang yang sangat berpengaruh, dan itu membuat hidupnya seperti di neraka. Dia dimasukkan ke penjara rumah sakit jiwa dan dipastikan di sana sampai akhirnya punya cara untuk keluar. Gara-garanya ia membuat prophecy bahwa saudarinya kelak akan meninggal dengan cara yang amat sangat mengerikan karena kesadisannya.

Nah, di sinilah yang membuat saya merasa gimana gitu. Ambyar adalah kata yang tepat.
  1. Saudarinya itu, Hwang Pil-Seon, mati di penjara, tanpa tahu bagaimana caranya. Opsir cuma bilang tahanan X bunuh diri. Hiks... saya kesal!
  2. Ternyata pembunuhan berkaitan dengan masa lalu anaknya, yang memperkosa anak orang dengan sangat sadis. Si ibu, Hwang Pil-Seon, membantu membuat si korban bunuh diri di RSJ, dan membuat saksi dibunuh lalu dibuat seakan ia bunuh diri.
  3. Terjadi penculikan dan penyiksaan keluarga orang yang jahat namun tidak ketahuan jahatnya. Mereka dijadikan seperti Yesus yang meninggal di tiang pancang agar domba pendosa menyesali perbuatannya. Ternyata itu cuma cameo saja, bukan si pelesap. 
  4. Pelesap ternyata aset negara yang lepas, dan coba tebak, ternyata ia adalah saudarinya Dong Baek. Dia ternyata sahabat baiknya si korban pemerkosaan itu. Endingnya? Ingatan buruknya dihapus, dan ia menjadi aset negara kembali tanpa cacat.

Sudah ikut jengkel atau malah tambah penasaran?
Harapan saya sih, Sobat Cakrawala Susindra tambah penasaran dan langsung menonton. Memang kalau orangnya seperti saya yang kalau cerita fiksi harus kuat pondasinya akan kecewa dengan beberapa flaw pada film. Tapi overal... drama Korea Selatan Memorist ini bagus ditonton oleh mereka yang suka misteri. 

Kata ambyar saya gunakan untuk mendeskripsikan perasaan saya setelah menonton endingnya, dan untuk membuat Sobat Cakrawala Susindra ke sini dan membaca. 

22 Komentar

  1. thankyou banget informasinya kak, aku jadi punya stok film nih minggu ini, siap siap begadang nonton ini hahaha

    BalasHapus
  2. Wah sepertinya seruuu, tapi saya mah agak gimana gitu liat yang bunuh2an hehe. Oo diangkat dari webtoon toh. Sepertinya kalo berhubungan dengan trauma masa kecil berarti belum berdamai dengan inner childnya ya kak.

    BalasHapus
  3. Aku bukan pecinta drakor. Tapi nonton kok beberapa drakor juga, yang satu ini aku belum nonton
    Baca reviewnya aku jadi ikutan geregetan dan merasakan ambyarnya. Pasti gemes banget ya mbak hahaha.

    BalasHapus
  4. Uch uch uchhh menarik untuk di tonton nih kak kebetulan emng lagi cari bahan u/ refreshing.

    BalasHapus
  5. Kalo udah muter-muter gini mba Susi, biasanya saya jadi pusing sendiri. Kadang saya malah sering tertukar antar pemain. Entahlah selain Lee min ho, saya kok susah membedakan wajah para artis Korea. 😁

    BalasHapus
  6. Ini tentang agak-agak superheroes, X-Men begitu gak mbak? Kalo genre nya begitu, saya mau coba nonton haha

    BalasHapus
  7. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  8. Wah enaknya ya anak dan mamanya sama-sama suka baca, pasti kalo curhat atau cerita soal film, bakalan nyambung, hehehe.

    Penyebutan kata "memorist" mirip Jepang banget ya, logatnya juga loh. Ini terbukti saat saya sering ketemu tamu Jepang dan Korea (saat masih kerja di hotel sebelumnya), sama-sama menunjukkan logat yang sama kalo lagi komunikasi.

    Malah tambah penasaran kalau belum nonton langsung, kebetulan istri saya sering liat drakor lewat Viu

    BalasHapus
  9. Sepertinya filmnya seru, saya suka jenis film yang seperti ini. Tapi entah kenapa, setiap film korea polisi dan jaksanya pasti selalu bertentangan ya

    BalasHapus
  10. Seru nih filmnya, apalagi berkaitan dengan kekuatan supranatural. Serasa berada di dunia ghaib.

    BalasHapus
  11. Drakir nih tiada duanya ya mbak seru dan mengharubiru ceritanya keren2 ampe sy betah didepan kotak ajaib hehe

    BalasHapus
  12. Waduuhh thriller yah ini. Ngga sanggup 😂😂 seru tapi yah kayaknya. Antara penasaran tapi juga ngeri ngeri sedappp. Hahah

    BalasHapus
  13. Noted...mengubah persepsi saya ttg drama korea.. familiarnya drama korea ttg percintaan, penghianatan dan sejenisnya .. mungkin udah saatnya menikmati drama korea secara daring dan berlangganan biar dapat yang bagus2 filmnya

    BalasHapus
  14. Walaupun saya bukan pencinta drakor, tapi sesekali nonton juga apalagi kalau lagi gabut.
    Kalau drama yang ada peristiwa pembunuhannya, hiii takut mbak

    BalasHapus
  15. Nggak suka tema yang misteri pembunuhan begini. Kalau saya sukanya yang uwu uwu romantis gitu. Hahaha. Tp coba kasih tahu suami, dia malah sukanya drama action atau misteri begini.

    BalasHapus
  16. Mbak Susi, trauma masa kecil yang tak selesai itu kayak materi kita di awal kelas Bunsay ya... inner child hehe... ternyata kl gak memaafkan masa lalu dampaknya sampai ke masa depan ya. Nice review Mbasay

    BalasHapus
  17. Ternyata banyak juga drakor yang diangkat dari karya di Webtoon ya. Sering denger soal Webtoon, tapi belum sempat berselancar disana.

    BalasHapus
  18. Duh mba, kalo urusan cerita detektif mah Jepang jagonya. Hehehe. Coba Mba Susi nonton dorama Jepang judulnya Mr. Brain, atau Q.E.D waaaah itu mah bikin candu nontonnya dan semuanya logis. Kereeeeen banget.

    BalasHapus
  19. Bikin penasaran. Karena ambyar tidaknya penonton berarti keberhasilan tersendiri bagi penulisnya. Tapi emang ngeselin sih kalau ending gak sesuai dengan ekspektasi kita

    BalasHapus
  20. mbak, sukanya emang teman gini ya?hihi. Ulasannya komplit banget mbak, kerasa geregetan dan pengen nonton sendiri deh. yes jadi punya stok drakor minggu depan nih :D

    BalasHapus
  21. bener-bener meraja ya drakor ini..kayaknya semua kalangan suka deh. mbaknya juga suka berat nih.
    kalau aku sih suka tapi mencoba untuk tidak nonton. karena kalau nonton pasti ketagihan.

    BalasHapus
  22. Wah kayaknya cerita ini bagus euy buat ditonton ... tapi waktunya kapan yak :D :D
    Seringkali drakor ini ngga bisa diajak stop lihat kalo udah mulai soalnya. Nagih mlulu.

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkenan meninggalkan jejak di sini. Mohon tidak memasang iklan atau link hidup di sini. :)