Siswa kelas 12 yang berencana masuk ke Perguruan Tinggi Nasional punya agenda baru, nih, yaitu mencari bimbel UTBK terbaik. Memang harus dipersiapkan sekarang juga, karena biasanya bulan Mei sudah mulai tes gelombang pertama Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) perguruan tinggi negeri (PTN) tahun akademik 2022/2023. Agar persiapan lebih panjang dan kesempatan lulus PTN lebih tinggi.



Yah, memang harusnya sih dipersiapkan lebih awal lagi, kalau memang PTN impian sejuta umat yang diincar, misalnya Universitas Indonesia. Bahkan harus mulai sejak SD, kalau perlu. Dan enggak kaleng-kaleng, sejak SD sudah ikut bimbel terbaik. Untungnya sih sudah ada bimbel online terbaik yang bisa diikuti dari rumah saja.

Jujur saja, dua anak saya bukan tipe pembelajar yang baik karena kami dulu tidak membangun lingkungan belajar yang baik. Kebetulan dapat kesempatan memiliki anak kembali dan sejak awal kami sudah berharap kelak anak ketiga bisa jadi profesor. Makanya sejak PAUD kami sudah memasukkannya ke lingkungan belajar yang kondusif dan bersahabat bagi para pembelajar cilik. SD dan SMP terbaik sudah kami jadikan target, agar harapan kami terwujud. 

Ternyata yang namanya mimpi memang berkembang. Saya sebagai peneliti mandiri sering mendapatkan materi sejarah yang langka di perpustakaan online milik UI. wajar jika saya sangat berharap kelak ia bisa kuliah di sana. 

Ya.... gitu deh sedikit banyak  motif tulisan di Cakrawala Susindra kali ini, selain mengabarkan perubahan regulasi penerimaan mahasiswa baru dan bimbingan belajar yang bisa jadi solusinya. 

Eh? Beneran ada yang berubah? Yuhui.... valid! 


Perubahan tes penerimaan mahasiswa baru

Tanggal 15 September kemarin sih Mas Menteri Nadiem Anwar Makarim sudah woro-woro kalau untuk UTBK tahun depan tidak ada lagi tes potensi akademik (TPA). Pemerintah hanya fokus pada tes potensi skolastik (TPS). Setidaknya bisa lebih lega, kalau kata para guru pembimbing siswa di sekolahnya. 

Pasti tahulah kalau skema penerimaan mahasiswa baru melalui jalur seleksi atau SBMPTN mempunyai porsi terbesar dalam hal peserta dan jumlah yang diterima. Bahasa singkatnya, memiliki persaingan yang sangat ketat untuk beberapa jurusan atau bidang studi.

Seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri atau SBMPTN kali ini tidak akan sama seperti sebelum-sebelumnya. Benar-benar sistem baru atau setidaknya sistemnya diperbarui. Hal ini memunculkan banyak prediksi; 

"Bagaimana sebuah tes (dari awalnya 2 tes) bisa mewakili kelayakan seorang calon mahasiswa diterima di kampus impiannya?"

Kalau artikel ini menarik, boleh banget acak-acak loker tulisan Susindra tentang sekolah, pasti ada yang menarik dan jadi solusi.

Tes potensi skolastik?

Meski bukan tes baru tapi karena punya tanggung jawab dobel, dalam memutuskan kelayakan seorang mahasiswa untuk masuk ke PTN yang diincarnya.

Apa sih tes potensi skolastik itu? Tes potensi skolastik adalah sebuah instrumen tes yang dilakukan untuk mengukur kemampuan kompetensi kognitif, logika, penalaran matematika, literasi dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Tes ini dilakukan dengan tujuan untuk mengukur kemampuan kognitif yang diperlukan bagi calon mahasiswa yang diprediksi mampu menyelesaikan studi di perguruan tinggi. Menurut bocorannya, untuk bahasa bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, kemampuan mengerti logika yang diutamakan. Jadi bukan lagi berkutat pada gramatika. Dag dig dug, enggak, sih?

Masih ada satu tambahan info tentang tes yang satu ini. Perubahan yang terjadi diharapkan bisa memberi kesempatan para calon mahasiswa untuk masuk ke bidang studi apapun, dengan talenta yang terseleksi lebih mendasar. Sistem sekarang memungkinkan mahasiswa terjaring berdasarkan potensi dasar di semua mata pelajaran yang diteskan. Berikut rinciannya.

Tes Potensi Skolastik (PTS) UTBK untuk SBMPTN


Tes Potensi Skolastik (PTS) UTBK untuk SBMPTN:

  1. Penalaran umum
  2. Pemahaman bacaan dan menulis (PBM)
  3. Pengetahuan dan Pemahaman Umum (PPU)
  4. Pengetahuan Kualitatif

Penjelasan mudahnya, kalau dahulu jika akan masuk ke bidang studi kedokteran, yang penting unggul di mapel biologi atau matematika. mapel lainnya menjadi kurang penting. Iya, kan? Sekarang (mungkin) akan berbeda. Mapel sosial budaya dan komunikasi bisa menambah poin. Mungkin... seperti saya katakan, saat ini muncul berbagai prediksi yang terus bergulir.


Saatnya bimbingan belajar!

Daripada dagdigdug sendiri gara-gara regulasi baru, lebih baik persiapan saja sekarang. Cari-cari rekomendasi bimbel online terbaik.

Kalau googling bimbingan belajar, terutama online, pasti banyak banget ya. Salah satu yang paling atas adalah Brain Academy dan Zenius. Sebenarnya apa sih beda keduanya? Kan sama-sama berbayar, ya?

Kalau saya lihat di website-nya, tampak bahwa keduanya berbeda dalam fitur-fitur belajar. Misalnya nih, di Zenius ada:

  1. ZenCore untuk latihan upgrade kemampuan berpikir fundamental.
  2. Live Class atau kelas pemantapan materi yang seru & berasa hidup
  3. Try Out dalam bentuk simulasi rutin semirip UTBK aslinya
  4. ZenBot yang bisa jadi solusi 24 jam dari masalah matematika




Bagaimana dengan Brain Academy? Ada dua macam bimbel di Brain Academy, yaitu bimbel online dan bimbel tatap muka. 

A. Bimbel Online (Brain Academy Online)

  1. Kelas interaktif berupa live teaching yang terjadwal
  2. Konsultasi PR melalui video call dan forum tanya jawab
  3. Materi belajar berupa modul cetak dan digital. Modul cetak dikirim ke alamat siswa.
  4. Fasilitas tambahan berupa Video belajar, tryout, latihan soal, dsb
  5. Konseling berupa softskill untuk pengembangan diri. 


B. Bimbel tatap muka (Brain Academy Center)

  1. Kelas interaktif secara tatap muka dan terjadwal.
  2. Konsultasi PR setiap pelajaran tatap muka dan lewat forum tanya jawab
  3. Materi belajar berupa modul cetak dan digital
  4. Fasilitas tambahan berupa akses semua fitur Brain Academy Online
  5. Konseling berupa softskill untuk pengembangan diri.

Semua kegiatan belajar baik yang online maupun tatap muka, dipandu oleh master teacher dari lulusan PTN terbaik, misalnya:

  • Kak Stenley dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Kak Umam dari Universitas Indonesia
  • Kak Pingkan dari Universitas Pendidikan Indonesia


Brain Academy untuk persiapan UTBK

Dari fitur yang ada, dengan penjelasan seminim mungkin, tampak bahwa Brain Academy lebih unggul, ya. Saya akan coba ulas sedikit saja tentang live teaching – atau di sebelah diberi nama live class

Sejak awal konsep belajar online di Brain Academy dibuat beda banget. Master teacher-nya merupakan lulusan PTN. Ada pula star master teacher yang selain merupakan lulusan PTN terbaik, punya pengalaman mengajar sampai dengan 10 tahun, juga berprestasi di tingkat nasional dan internasional.



Itu tenaga pengajarnya. Nah, kalau untuk live teaching-nya, selain kemampuan prima para master teacher dalam memandu kelas, juga para master sudah terlatih dalam memberikan cara belajar yang suportif dan menyenangkan, sehingga siswa bisa lebih paham materi dan jago mengerjakan soal-soal sulit. Siswa bisa belajar, bermain dan berkompetisi dengan teman se-Indonesia dalam satu wadah, yaitu bimbingan belajar online yang terbaik. 

Bisa dibayangkan bagaimana caranya mengerjakan simulasi tes UTBK dengan cara menyenangkan begini? Kalau belum, sebaiknya dicoba saja. Langsung ke https://www.brainacademy.id/.

Nah, kalau anak masih SD atau SMP tapi ada rencana masuk ke PTN terbaik, bisa coba ulasan saya tentang Multi Year dari Brain Academy di artikel berjudul, "Yuk Persiapan Masuk Universitas Impian".