LASIK mata atau Laser-assisted In Situ Keratomileusis jadi solusi paling ampuh dalam memperbaiki penglihatan. Prosesnya sangat cepat dan hasilnya maksimal. Agar makin maksimal perhatikan do & don't serta persiapaan sebelum melakukan LASIK mata



Sampai saat ini LASIK masih menjadi primadona penyembuhan mata. Solusi terbaik untuk meningkatkan fungsi penglihatan. Bahkan bisa meninggalkan ketergantungan pada kacamata atau lensa kontak. 

Tahu apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan sebelum tindakan lasik termasuk penting karena bisa mendapatkan hasil yang paling optimal. Sobat Susindra mau tahu?


Apa itu LASIK

Tindakan operasi mata menggunakan laser dan teknologi canggih disebut LASIK. Kata LASIK berasal dari singkatan Laser-assisted In Situ Keratomileusis. Lasik sangat efektif memperbaiki fungsi mata, termasuk mengatasi bias mata seperti yang dialami pemilik mata minus maupun plus atau bahkan silinder. 

Kalau mendengar kata "lasik" biasanya asosiasi kita langsung pada operasi mata, dan itu tidak salah. Para awam perlu tahu bahwa prosedur yang satu ini amat sangat aman dan dilakukan dengan sangat cepat. Sebuah prosedur bedah mata refraktif yang bertujuan untuk mengoreksi gangguan penglihatan.



Tindakan operasi laser berlangsung cepat dan pasien bisa langsung dapat merasakan hasilnya pada hari yang sama. Kurang lebih 30 menit. Memang sesingkat itu. Meskipun terkadang ada yang menginap semalam untuk observasi dokter. 

Prosedur penyembuhan mata ini dapat mengobati rabun jauh, dekat, dan mata silinder. Bisa juga menyembuhkan kelainan kornea mata. Lasik  memang operasi yang menggunakan sinar laser (mikrokeratoma) untuk memperbaiki bentuk kornea mata.


Kapan sebaiknya melakukan lasik

Karena cepat, aman dan efektif memperbaiki fungsi penglihatan, LASIK masih jadi primadona operasi mata. Setidaknya ada 4 tipe gangguan penglihatan yang perlu tindakan lasik, yaitu: 

1. Rabun jauh (miopi), 

2. Rabun dekat (hipermetropi) 

3. Silindris (astigmatisme)

4. Kelainan refraksi.


LASIK populer digunakan untuk mengoreksi gangguan penglihatan  sebagaimana saya sebutkan di atas. Caranya dengan memperbaiki bentuk kornea agar bisa mengarahkan cahaya dengan benar ke retina. Prosedur ini memiliki keberhasilan yang tinggi. 

Dengan mengoreksi bentuk kornea, cahaya sudah bisa diterima retina dengan benar. Alhasil penglihatan akan menjadi jelas. Bisa mengucapkan selamat tinggal selamanya pada kacamata dan lensa kontak. Tak heran jika prosedur ini digemari. 


Hal-hal yang sebaiknya dilakukan sebelum lasik

Tak ada pantangan keras sebelum dan sesudah mendapatkan tindakan LASIK mata. Hanya perlu melakukan 3 hal di bawah ini, yang sebenarnya awam pun tahu.

1. Berhenti memakai memakai lensa kontak setidaknya 2-3 minggu sebelum tindakan operasi LASIK mata. 

2. Pada hari tindakan tak perlu pakai skincare

3. Pastikan membawa kacamata.

4. Perbanyak minum air putih agar terhidrasi.

5. Siapkan pakaian ganti untuk 1 hari.

6. Ajak minimal satu orang pendamping


Poin ke-5 dan 6 diperlukan jika harus menginap. Meskipun tindakan lasik termasuk sebentar dan pasien sudah bisa langsung pulang, namun biasanya dokter memberi rekomandasi untuk menginap satu malam. 

Setelah selesai LASIK tak ada pantangan khusus juga. Hanya saja memang pacsa operasik mata akan terasa kering dan gatal. Dokter akan memberikan beberapa obat untuk menghilangkan masalah tersebut. Yang perlu dilakukan selain tenang adalah memperhatikan perintah dokter. 

Biasanya perintah atau catatan penting dari dokter untuk dipatuhi adalah:

1. Tidak menggosok/mengucek mata meski rasanya gatal

2. Rutin memberi obat tetes mata yang diberikan 

3. Minum obat secara teratur

4. Minum air putih lebih banyak

5. Hindari terik matahari dan debu selama beberapa waktu.

6. Menghindari olahraga air atau olahraga yang memicu keringat.

7. Mematuhi jadwal periksa mata yang diberikan oleh dokter. 


Beberapa do dan don't di atas perlu diperhatikan agar hasil LASIK bisa maksimal. Sesimpel itu ya, persiapan sebelum melakukan tindakan LASIK mata. Saya bahkan memberikan tips pasca LASIK.



LASIK di KMN EyeCare

KMN EyeCare adalah salah satu jaringan klinik spesialis mata terbesar di Indonesia. Kliniknya sudah tersebar di banyak kota besar negeri ini. Tak hanya itu, klinik ini punya teknologi LASIK terbaru. Untuk operasionalnya, hanya dokter spesialis berpengalaman yang bekerja di sini. 

Keamanan dan kenyamanan prima jadi salah satu yang ditawarkan sehingga sudah banyak sekali prosedur LASIK yang dilakukan di klinik ini. Kombinasi dokter spesialis LASIK dengan teknologi terbaru menjadi kunci keberhasilannya dan menjadikannya klinik mata terbaik.

Prosedur LASIK di KMN Eyecare dilakukan dengan kondisi bius topikal dalam bentuk obat tetes mata. Jadi ga ada suntik-menyuntik. Yang takut suntik bisa operasi mata dengan LASIK.

Operasi mata yang canggih ini hanya berlangsung sekitar 20 menit. Mata sudah langsung sembuh dan bisa melihat dengan baik sesuai tujuan operasi. Memang tidak boleh ekstrim langsung keluar ke halaman dan menantang matahari, lagian siapa yang akan melakukan hal itu. 

Selesai operasi mata yang 30 menit itu, pasien sudah bisa langsung melakukan aktivitas biasanya di dalam ruangan. Keren, kan? Hayo siapa yang sudah memimpikan punya mata normal yang penglihatannya terang benderang? 

Segera periksa mata dan minta di-LASIK saja. Mau pakai BPJS? Sayangnya setahu saya LASIK tidak bisa pakai BPJS. Solusinya ya cari asuransi yang meng-cover operasi mata yang satu ini. Langkah paling pas yang bisa dilakukan adalah datang ke klinik KMN Eyecare atau website resminya untuk mengecek apakah ada promo terbaik yang bisa diambil untuk mendapatkan tindakan LASIK dengan harga paling sedikit.