Sahabat Wanita, Inspirasi Keluarga

Sahabat Wanita, Inspirasi keluarga. Begitulah tagline tabloid Nova. Tabloid ini sangat mudah ditemukan di toko, agen koran, dan penjual asongan. Peminatnya sangat banyak karena tabloid Nova termasuk tabloid wanita yang lengkap dan terkini. Berita seputar wanita, selebriti, busana, kuliner, kecantikan, kesehatan, keluarga, psikologi, karier, griya, tips, sampai horoskop. Semua kebutuhan dan keinginan wanita ada di dalam satu tabloid. Nova memang sahabat semua wanita yang menginspirasi keluarga. Ketika saya masih menjadi pegawai di perusahaan mebel, kantor saya bekerja berlangganan tabloid Nova. Tabloid nova terbit setiap hari senin dan layak ditunggu. Tabloid Nova seakan menepis I hate Monday, dan menggantinya menjadi I Love Monday. Siapa yang tidak bersukacita jika sahabatnya tiba? Mas loper koran harian juga terlihat lebih tampan dari biasanya. Hahahaha..... ups..... kebablasan dikit becandanya.

Membaca Nova di perpus Jepara usai mengikuti kelas Akademi Menulis Jepara

Saya mengenal tabloid Nova sejak masa SMA. Awalnya dari mbakyu ipar yang berlangganan tabloid Nova. Usia kami terpaut 15 tahun. Sebagai ibu rumah tangga yang memiliki ekonomi mapan, mbakyu merasa perlu membaca sebuah tabloid mingguan di sela-sela kegiatan rumah tangganya. Tabloid Nova dipilih sebagai bacaannya. Ia senang dengan kabar selebrity, dapur Nova, psikologi, dan peristiwa terkini. Menu masakan yang harus berganti setiap kali makan dan permintaan khusus suami, “Harus masakan istri” dapat ia siasati dari resep kuliner dan booklet masakan dari Nova. Sebagai pecinta sinetron, ia senang membaca berita selebriti. Psikologi dan berita terbaru termasuk favoritnya. Saya cukup heran ketika bertukar berita, mbakyu bisa membeberkan kronologis suatu peristiwa yang muncul di TV. Ia juga bisa mendebat saya dengan dalih "pendapat ahli" untuk suatu berita. Ternyata, rahasianya dari tabloid Nova yang rutin ia baca. "Keren, mbakyu... adikmu ini seneng punya lawan bicara yang nyambung dan tahu berita terkini. Apalagi hobi masakmu itu... jadi bisa ikut incip-incip menu baru."

Saya suka membaca Nova. Isinya komplit dan wanita banget. Saya sering dolan ke rumah mbakyu untuk tilik kabar beritanya. Rumah kami masih 1 kelurahan. Hanya beda RW saja. Mbakyu sangat baik dan sering menelpon saya kalau butuh sesuatu atau saya tidak main ke sana. Membaca tabloid Nova menjadi bonus yang menyenangkan. Saya memang sering dolan ke rumahnya hampir seharian. Sering kali saya berhasil membawa tabloid Nova bekas untuk saya kliping. Tabloid Nova memberi banyak buah pikiran dan perenungan bagi saya yang sangat suka psikologi, rubrik keluarga, profil wanita sukses, tips, dapur Nova, dan karier. Saya memang selalu suka membaca tema pengembangan diri wanita. Bagi saya, wanita boleh berada di rumah, tetapi jiwa, karya dan inspirasinya mengepak jauh di luar sana. Ketika memutuskan resign dari pekerjaan dan berada di rumah bersama anak, saya aktif menulis. Saya menulis artikel berbayar di beberapa blog tentang Haji dan umroh. Saya rajin menulis di blog saya yang berjumlah 10 buah. Saya senang berlatih menulis sehingga saya membuat 7 blog ber-niche khusus sesuai hobi saya, 2 blog campuran, dan 1 blog keluarga.  Saya senang menulis, membuat tutorial, membuat prakarya, dan berpenghasilan melalui semua hobi saya. Saya selalu butuh bahan bacaan dan bahan tulisan baru yang up to date. Dan tabloid Nova menjadi sahabat saya melalui perantaraan mbakyu dan perpustakaan Jepara. Itulah kesan saya pada kehadiran Nova di antara bacaan saya dan pengembangan diri saya. Apalagi tabloid Nova sudah bisa dibaca secara online di tabloidnova.com. Kita bisa memantau artikel terbaru dari page dan membacanya melalui smartphone.

Saya memiliki harapan, suatu saat, profil saya tercetak manis sebagai salah satu perempuan inspiratif Nova melalui usaha dan karya saya. Saya percaya, sebuah harapan akan terwujud jika kita sanggup menghasilkan karya tulus dan kegiatan bermanfaat. Seperti Anazkia atau Eli Yuliana. Saya mengenalnya sebagai pribadi bersahaja dan tulus berbagi. Ia tidak kaya secara materi. Perempuan lain yang berpenghasilan sama dengannya akan terus berupaya menambah penghasilan agar dapat hidup layak. Tetapi ia selalu membuat saya kagum pada cara ia memandang kehidupannya. Ia seakan hidup untuk memberi. Ia selalu sigap membantu siapa saja yang membutuhkan. Ia memiliki jiwa sosial tinggi dan aktif di Blogger hibah sejuta buku. Sudah ribuan buku yang tersebar di seluruh Indonesia. Bersama IS atau Indonesia Sehat, ia juga mengajak para TKW agar tak sekedar melek internet, tetapi juga menjadi blogger. Mereka bisa menjadi blogger yang mengeluarkan suara di negeri tempat ia bekerja. Ia dapat menjadi netizen jurnalism ketika menjadi pahlawan devisa di negeri orang.  

Ketika mendapat kesempatan menginap di rumahnya, saya kagum dengan kegiatan hariannya. Ia aktif mengambil sendiri buku yang disumbangkan ke rumah-rumah. Meski tak mudah menembus lalulintas ibukota yang padat, ia rela berganti angkot, metro, minibus, atau stasiun kereta. Padahal ia mengaku sering kesasar loh. Hahaha ... Saya pernah diajak naik turun angkot di Jakarta dan jalan kaki sekian kilometer tanpa mengeluh. Padahal barang bawaan kami sangat berat. (Saya tak kalah tangguhnya dengan Anaz kalau yang satu ini). Beratnya buku, teriknya ibu kota, dan debu yang mengepul, tak menyurutkan langkah gadis yang identik dengan wajah hitam tanpa make up, abaya sederhana, dan sebuah tas ransel di punggung. Jika tak ada aral, Anaz akan menggebrak dunia blogger dengan sebuah kegiatan baru, “blogger pulang kampung”. Kegiatan ini mengajak para blogger untuk kembali ke kampung dan meninggalkan manfaat di sana. Saya sudah daftar sebagai salah satu blogger yang ikut karena ingin membagi ilmu saya membuat prakarya dari kain perca dan kain flanel. Saya tak sabar menanti program baru yang digagas Anaz ini. "Ah Anaz, kamu layak jadi perempuan Inspiratif Nova 2014.” 
Di ajak mengenal tempat kerjanya tabloid Nova - pinjam foto Anaz

Tanggal 25 Februari ini Nova berusia 27 tahun. untuk merayakannya, Nova membuat acara Open House Tabloid Nova. Melihat iklannya, saya pengen banget ikut. Kapan lagi bisa melihat tabloid Nova lebih dekat. Terutama para kru tabloid Nova. Siapa tahu setelah mengenalnya, saya bisa menjadi kontributor artikel di sana. Aih... lagi-lagi kebablasan cerita. Bukan... bukan itu saja. Agenda dan acaranya sangat menarik. Pematerinya bagus. Tema baju touch of read mengingatkan saya pada semangat baru dan keinginan untuk lekat di benak pembaca setianya. "Selamat ulang tahun, Tabloid Nova. Usiamu sudah 27 tahun. Usia yang sangat menentukan bagi para perempuan Indonesia. di usia ini perempuan dituntut sudah aktif di kegiatan sosial dan rumah tangga. Tidak demikian dengan sebuah tabloid. Usia 27 tahun berarti pengabdian panjang dan kesuksesan sebuah tabloid/majalah. Usia ini berarti Nova tetap berjaya menjadi bacaan yang memberi banyak manfaat bagi pembacanya. Kamu hebat, Nova. Jangan pernah berhenti berbagi. Jangan pernah berhenti menginspirasi. Dan jangan pernah berhenti menjadi sahabat perempuan Indonesia. Bentuk para perempuan Indonesia menjadi perempuan hebat seperti kata 27 perempuan hebat Indonesia yang kamu rangkum di edisi terbarumu."

Saya memiliki pesan khusus untuk Nova sebagai hadiah ulang tahunnya. Sebagai salah satu pembaca yang mendapat banyak manfaat, 7 pesan sebagai hadiah ulang tahun tidaklah berat. Inilah tujuh pesan saya yang sebagian sudah saya tulis di atas:
1. Jangan berhenti berbagi ilmu dan inspirasi perempuan Indonesia beserta keluarganya.
2. Jadilah sumber bacaan wanita yang terbaru dan bermanfaat.
3. Terus menggali berita up to date dan disertai pendapat ahli. Ini salah satu kelebihan tabloid Novadibandingkan tabloid lain.
4. Jangan buang kolom psikologi yang dijawab para ahli karena dari situ para wanita belajar mengenal masalah dan penyelesaiannya.
5. Perbanyak tips praktis wanita dan rumah tangga, termasuk inspirasi usaha rumahan untuk para wanita.
6. Sentuh kehidupan para wanita di kota terpencil agar mereka juga jadi wanita cerdas dan bermanfaat. Meniru konsep Anaz, tabloid Nova yang lama dapat dikirimkan ke tempat-tempat terpencil dan membangun perpustakaan kecil di sana. 
7. Perbanyak kegiatan amal untuk para wanita yang terkena bencana dengan menggandeng artis yang peduli seperti Kanaya Tsabita yang membuat "Rumah Pandai" untuk korban sinabung." (ceritanya di sini)

Lengkap sudah kesan pesan saya untuk tabloid Nova. Semoga pesan dan kesan saya membuat tabloid Nova semakin pesan bersemangat dalam memberikan informasi, memiliki ide-ide segar untuk event yang akan datang. Aamiin.... aamiin... aamiin...
http://www.anazkia.com/2015/02/nostalgia-nova-27-tahun.html

Nova,Teruslah menjadi Sahabat Wanita dan Inspirasi Keluarga.
Share:

35 comments:

  1. Kisah dan ulasan yang menginspirasi.

    ReplyDelete
  2. Waahh asyikny bisa lihat-lihat dapur Nova

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak. Nyesel gak ikut Open House-nya Nova

      Delete
  3. Yey! Biar pun ibu rmh tangga, kudu gahul

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yoi say. Kudu gahul dan gapul. Hahahaha......
      Aku mo ikut kelas Bahasa Inggris juga nih. mau ikut?

      Delete
  4. Inspiratif ya mbak si nova ini...
    :)

    ReplyDelete
  5. Ternyata banyak emak2 di sini yang sudah kenal NOVA sejak lama ya... Semoga di ultahnya yg ke-27 semakin punya bobot dan menginspirasi banyak wanita Indonesia...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak. Diakui atau tidak, Nova menjadi salah satu bacaan di masa kecil generasi X seperti kita. Entah dari ortu yg langganan, atau pinjam tetangga. hehe

      Delete
  6. Ternyata, NOVA sudah ada sbluma aku lahir.. Uda lumayan lama bertahan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah.. ketahuan kisaran usianya nih. Hahahaha

      Delete
  7. dulu ibuku suka beli NOVA...aku jadi sering ikut baca dan suka bikin kliping resep masakannya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salah satu ciri khas blogger adalah passion untuk mengumpulkan informasi dan biasanya menggunakan kliping ya mbak Gusti. hehe... aku juga begitu

      Delete
  8. Ooo bisa juga via smartphone ya, Nova memang bagus. Ohya, salam untuk Mbak Anazkia. Semoga terkabul ya, Mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya pak, sudah bisa dibaca di smartphone.

      Delete
  9. nova emang sahabat wanita ya mbak, dulu terakhir kali beli pas kuliah..waktu itu aku selau mencari resep masakan qiqiqiqi :) sekarang udah nggak mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dapur Nova termasuk istimewa karena mudah diikuti dan up to date mbak. Termasuk yang kusuka di antara banyaknya tabloid wanita yang dapat dibaca di perpustakaan Jepara. hehe.. nebeng di sana karena perpust ini termasuk rame geliatnya. ibu2 macam aku dibuat seneng ke perpust karena ada program kursus bahasa inggris, parenting, dan akademi menulis.

      Delete
  10. Yah...engga bisa komen deh kalau, baca sajalah......eh...ini komen juga ya....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha... istrinya diajak numpang komentar mas Edi.

      Delete
  11. Saya juga suka tabloid ini. Isinya banyak yang bermanfaat.

    ReplyDelete
  12. pesannya banyak dan bermanfaat banget mak..memang tabloid ini banyak menginspirasi yaaa dan semoga ke depannya bisa lebih maju dan menjangkau lebih banyak wanita Indonesia..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak. Semoga saranku diikuti sehingga para wanita di daerah 3T yang terisolasi juga mengenal dan mengambil manfaat dari tabloid Nova. Kadang ada rasa ingin terbang ke sana untuk mengabdi, tapi anak2 masih kecil dan butuh bimbingan serta back up ekonomi. Someday... i will... yakini itu akan terwujud.

      Delete
  13. sekarang tabloid nova sudah praktis. kalo pengen baca tinggal akses via smartphone aja.

    ReplyDelete
  14. tabloid Nova emang keren!
    salut sama mbak Anaz! Hebat euy!
    dan buat mbak Susi semoga program berbagi ilmu membuat prakarya nya sukses yah,,, aamiin

    ReplyDelete
  15. Punya 10 blog? (*dan aku jadi hilang fokus dengan kenyataan ini. Mantap)

    ReplyDelete
  16. Tiada pembeda..antara perempuan dan laki-laki

    ReplyDelete
  17. Selamat Mbak Susi. Biyuh-biyuh...10 blog? Wedeew...nggak pusing tuh mbak? Hehe...tapi, bener-bener deh tulisannya Mbak Susi asik dibaca...

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkenan meninggalkan jejak di sini. Mohon tidak memasang iklan atau link hidup di sini. :)

Sahabat Susindra