Solusi Terbaru ASI Eksklusif untuk Bayi dengan Pompa ASI Elektrik

Memiliki bayi adalah sebuah kesempatan yang sangat berharga bagi setiap wanita. Alhamdulillah saya sudah mendapat dua kali kesempatan hamil, melahirkan dan menyusui. 2 jagoan ganteng menjadi penyempurna rumah tangga kami.

Ketika masa menyusui, adalah wajar jika seorang ibu ingin memberikan yang terbaik bagi anaknya. ASI memang selalu jadi pilihan utama. Tetapi, tak semua wanita seberuntung saya yang tinggal di rumah dan bisa menyusui bayi sewaktu-waktu. Banyak busui (ibu menyusui) yang bekerja. Perih di hati karena meninggalkan anak menjadi semakin menjadi kala ASI di payudara memaksa ingin keluar. Saya pernah mengalaminya (meski jarang) sehingga sangat paham, betapa busui dan bayi sebaiknya jangan dipisahkan. Namun, tentu saja kembali ke tugas dan kewajiban masing-masing. Jika memang harus bekerja, tak ada nilai tawar seperti misalnya cuti selama setahun. Tak ada, dan mungkin tidak akan pernah ada.
Salah satu pompa ASI elektrik
Busui, siapapun, di manapun, pastilah sangat menyayangi bayinya. Tak ada keraguan sedikit pun akan hal itu. Menyusui anak sewaktu-waktu hanya bisa pada hari libur saja. ketika bekerja, biasanya mereka memakai pompa ASI elektrik untuk mengumpulkan ASI dengan mudah. Asi yang terpompa dikumpulkan dalam botol kaca, lalu diletakkan di ruang pendingin atau termos dingin agar bertahan cukup lama sampai kembali ke rumah. Di rumah pun, para ibu cerdas ini tetap memompa ASI di sela-sela memberikan ASI secara langsung. ASI yang dipompa merupakan tabungan saat busui bekerja. Bukankah ibu sekarang lebih cerdas menepati kewajibannya?

Mengapa setiap ibu menyusui memerlukan pompa ASI elektrik? Karena ASI merupakan makanan khusus yang terbaik bagi bayi. Paling irit pula. Memang, ada bayi yang mengkonsumsi makanan selain ASI, namun menuntaskan ASI 2 tahun adalah yang terbaik bagi semua. ASI memiliki manfaat yang sangat besar untuk bayi dan ibunya, yaitu:

ASI memiliki kandungan yang sangat penting untuk bayi. Kandungan alami yang ada antara lain AA, SHA, Omega 6, protein, taurin, laktosa, laktobasius, kolostrum, zat besi, lemak, vitamin A, laktoferin, dan lizozim. Semua kandungan ini sangat penting untuk bayi.
ASI memiliki beberapa unsur yang dapat mendekatkan antara sang Bunda dengan bayinya.
ASI adalah susu yang paling higienis di dunia.
ASI merupakan pelindung terbaik yang pernah ada untuk bayi.
Bayi yang meminum ASI dapat terbebas dari berbagai alergi makanan.
Proses kedekatan bayi dengan ibunya 

ASI membuat bayi lebih sehat, berkembang, dan cerdas. Makanya, sesibuk apapun seorang ibu menyusui, bahkan di tempat kerja, ada baiknya tetap menabung  ASI. Ada banyak produk pompa ASI elektrik yang bisa membantu memerah cairan kehidupan yang menjadi hak bayi. Busui tidak perlu repot memerah susu murni menggunakan tangan atau alat karet yang tidak higienis. 

Cara menggunakan pompa ASI elektrik sangat mudah. Semua ada di petunjuk penggunaan. ASI yang terpompa sebaiknya langsung disimpan dalam botol higienis-tertutup dan diletakkan di dalam termos es atau kulkas. Cara ini mencegah ASI menjadi basi. Untuk penyimpanan lebih lama, bisa disimpan di dalam freezer. 

Sebenarnya banyak sekali manfaat jika seorang Bunda menggunakan pompa ASI untuk kebutuhan sehari-hari. Terlebih lagi jika pompa yang digunakan bertenaga listrik atau elektrik. Manfaat yang akan didapat antara lain:

Bunda tidak memerlukan waktu yang lama untuk mendapatkan hasil ASI yang dipompa.
Bunda tidak perlu lelah memerah, karena pompa secara otomatis memerah sendiri.
Pompa memberikan perahan ASI yang memang tuntas dan hasilnya lebih banyak.
Bunda dapat melakukan aktivitas yang lainnya walaupun sedang dalam kegiatan memerah ASI.
Pompa ASI elektrik memberikan tenaga yang kencang, sesuai hisapan mulut bayi, sehingga prosesnya sangat efektif dan efisien.

Ada banyak manfaat ASI dan pompa ASI elektrik. Saran saya, setiap ibu menyusui yang bekerja mempunyai alat ini. Harganya sangat bervariatif dan sesuai anggaran. Kita semua ingin yang terbaik bagi anak, kehidupan rumah tangga dan karier, bukan?

Share:

16 comments:

  1. Praktis banget ya, Mbak, bahkan dapat melakukan aktivitas lain meski sambil memerah ASI. Sungguh bermanfaat.

    Oh iya, Mbak, mohon izin yaa, baru saja saya follow blog ini. Terima kasih....

    ReplyDelete
  2. Dalam keluarga saya kayaknya belum ada satupun yang memanfaatkan alat ini. Semoga menyerang aslinya hahahaha
    Terima kasih infonya
    Salam hangat dari Jombang

    ReplyDelete
  3. Katanya pompa asi itu cocok-cocokkan ya mbak? Semakin mahal semakin bagus (katanya lagi)?

    Semoga dengan adanya pompa asi, ibu-ibu di Indonesia jadi semangat asi ekslusif untuk anak-anaknya yaa.. aamiin

    ReplyDelete
  4. Lebih praktis kalo pake pompa asi elektrik ya mbak. Aku dulu pake yang manual, duh susahnya, dapetnya juga sedikit. Pernah nyoba sekali sih yang elektrik di RS, cepet keluarnya si ASI.

    ReplyDelete
  5. Semangat nabuung... januari insya Allah lahiran :)

    ReplyDelete
  6. Alhamdulillah jaman nanti aku jadi ibu pasti lebih canggih dan dipermudah soal per Asi an. Amiin

    ReplyDelete
  7. Andai dulu saya lairan ada inovasi seperti ini bakalan saya pilih aja deh mbak☺

    ReplyDelete
  8. aku perlu alat ini ni, meski Annasya udah 4 bln, ASI suka banjir sahaja

    ReplyDelete
  9. Belum pernah menyusui, tapi ngenaca info di sini ttg pompa elektrik bermanfaat kalo nanti cari pompa untuk nyusui anak hihi. Trims Mba

    ReplyDelete
  10. Aku serius nanya, rasanya pas dipompa gitu gimana ya mbak? Btw thanks for sharing yaaaa kayaknya ini bakalan aku butuhin banget nantinya!

    ReplyDelete
  11. Kadang cocok-cocokan juga sih Mba untuk masalah pompa ASI ini. Terutama dari segi harga, wahaha.
    Jadi dulu saya milih yang pompa manual aja, meski sedikit pegel, tapi seneng liat hasilnya yang melimpah.
    Dan yang paling seneng tentu saja tetep bisa memberi ASI eksklusif untuk si kecil meskipun bekerja :)

    ReplyDelete
  12. Seiring perkembangan dan tuntutan zaman, dan juga kesadaran akan penting ASI muncul lah teknologi ini. Semoga nanti suatu saat saya punya anak dan barangkali akan berguna

    ReplyDelete
  13. tapi aku lebih memilih yang manual mbak susi,soalnya lebih ringan dan gampang dibawa

    ReplyDelete
  14. ada lagi yang baru, pompa asi elektrik, makin hari jaman makin canggih aja :D

    ReplyDelete
  15. Pernah punya pompa eletrik tapi versi mini murah meriah, ternyata nggak cocok, jadi lebih suka yang manual. Punya merk Pigeon. Tergantung merk juga sih kayaknya. Kalau elektrik tapi Pigeon, Medela, Avent gitu pasti lebih oke dibanding pompa elektrik murmer milik saya xixixi.

    ReplyDelete
  16. Mahal banget yang elektrik ya. Tapi pompa dibutuhin banget klo emang ada kendala untuk memberi asi langsung.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkenan meninggalkan jejak di sini. Mohon tidak memasang iklan atau link hidup di sini. :)

Sahabat Susindra