Peluang Dapatkan Suntikan Dana Hingga 200 Milyar Dari WMM 2016 Untuk kategori FinTech

Ada pertumbuhan signifikan di dunia financial technology (fintech) yang menarik. Meski tak terlalu mengikuti, tetapi sebagai blogger, saya mengulas dua atau tiga produk startup di bidang ini. Padahal, jumlahnya sangat banyak. Tahu tidak, jika bulan September 2016 ini, ada 111 startup yang tercatat di OJK (Otoritas Jasa Keuangan)? Padahal bulan April 2015 lalu jumlahnya masih 60 perusahaan saja. Jumlah ini masih digenjot sedemikian rupa, salah satunya oleh Wirausaha Muda Mandiri yang menyiapkan suntikan dana masing-masing 200 milyar bagi pemenang di kategori Financial Technology. Satu kata: W.O.W!


Dunia financial technology memang sedang digandrungi. Peluang masuknya investasi sangat besar karena animo pemodal dari dalam dan luar negeri sangat tinggi. Sebut saja CyberAgent Ventures asal Jepang yang belum lama ini mengumumkan pihaknya siap mengalokasikan dana US$ 50 juta untuk startup Indonesia dengan alokasi terbanyak di fintech. Luar biasa, bukan? 

Angin segar tak hanya datang dari Jepang, penetrasi investor digital global sangat massif. Saya kutip sedikit penjelasan Founder/CEO Bareksa, Karaniya Dharmasaputra, "Meski pasar modal sedang dalam 'bearish' mode, para investor digital global justru sedang 'bullish' terhadap startups fintech di Indonesia," 

Bearish dan bullish adalah 2 istilah di pasar modal yang artinya bersebrangan. Bearish artinya kondisi dimana pasar saham sedang mengalami tren turun atau melemah, sedangkan bullish artinya  kondisi dimana pasar saham sedang mengalami tren naik atau menguat. Makanya, tak heran jika kategori ini sangat digadang-gadang di WMM 2016 meski kategori lain juga sama pentingnya. Namun yang namanya booming, tentu mendapat perhatian lebih. Apalagi, ini adalah kategori baru di Wirausaha Muda Mandiri tahun ini.
Sebagai gambaran apa itu fintech dan kategorinya, saya memberikan contoh beberapa startup fintech yang berkembang pesat di Indonesia yang saya sarikan dari sini:

1. Peer to peer lending (P2P) atau startup yang mempertemukan pemberi pinjaman (investor) dengan pencari pinjaman (borrower). platform P2P lending mengumpulkan para calon peminjam kemudian menyortirnya berdasarkan kelayakan bisnisnya. Di sisi lain, si perusahaan juga mengumpulkan para calon pemberi pinjaman yang kredibel. Contohnya Mekar, Modalku, Taralite, UangTeman.com, Investree, Pinjam Indonesia, dan Kredivo.

2. Payment atau E-Payment/E-Money yang banyak kita kenal, yaitu Doku, Veritrans, Kartuku, Padipay, Veryfund, Xendit, Dompetku, XL Tunai, iPayMu, Kesles, Mimopay, TAPP, TCash, Dimo, dan Mandiri E-Cash. 

3. POS (Point of Sale Systems) yang bahasa mudahnya adalah kasir penjualan. Kita mengenalnya seperti Pawoon dan Moka.

4. Cryptocurrency atau mata uang digital. Di sini pernah booming Bitcoin, kan? Sampai sekarang masih, lho. Itu salah satunya.

5. Personal finance atau managemen keuangan pribadi yang bantu kita memenej uang. Yang saya kenal adalah NgaturDuit.

6. Consultation comparison yang membantu kita membandingkan semua informasi produk keuangan mulai dari kartu kredit, asuransi, deposito, dan banyak lagi. Teman-teman tentu mengenal Cermati sebagai salah satunya. Contoh lainnya adalah Cekaja, Aturduit, HaloMoney, RajaPremi, Duit Pintar, dan Pasar Polis. 

7. Investasi seperti Bareksa untuk reksadana dan Stockbit untuk informasi saham. Atau Cloud software yang menyediakan software sebagai layanan (software as a service) seperti Jurnal, Akunting Mudah, dan Jojonomic. Masih banyak lagi.

Yang menarik adalah, startup-startup keren tersebut adalah buatan anak negeri. Makanya, jangan heran jika dunia finansial sangat tertarik menginvestasikan dan mengembangkannya. Inilah kesempatan untukmu yang bisa menjadi sehebat Ibnu Hajar Ulinnuha. Ia adalah finalis nasional kompetisi Mandiri Young Technopreneur 2013 yang ternyata sangat sukses mengembangkan Dompet Sehat dan Veryfund.


Menyadari besarnya potensi generasi pemuda dalam mengembangkan fintech, Bank Mandiri secara serius mengembangkannya melalui anak perusahaan, yaitu Mandiri Capital Indonesia. Target bank terbesar di Indonesia ini adalah dapat menemukan 6-8 fintech baru yang akan diberi investasi sebesar RP 200 milyar per satu fintech. Dengan besaran alokasi dana yang disiapkan ini, diharapkan akan muncul banyak wirausahawan fintech baru di Indonesia. 

Kamu ingin jadi milyarder baru dari bidang fintech? Jangan sampai lupa mendaftarkan diri di WWM 2016. Jangan sampai melewati tanggal 31 Desember 2016. semakin cepat, semakin baik. Ayo! Jadi wirausaha muda mandiri 2016!!



Share:

9 comments:

  1. Semoga dana tersebut dapat dikelola dengan baik sehingga menghasilkan.
    Salam hangat dari Jombang

    ReplyDelete
  2. Bener banget, semoga dana segitu nyampai ke tangan yang benar benar berhak dan membutuhkan, demi perkembangan dan kemajuan ekonomi di Indonesia. Pengen daftar tapi atas nama usha apa? Haha semua yg diusahain setengah setengah gak total

    ReplyDelete
  3. Wow pertumbuhan jumlah startup naik hampir 2x lipat ya, semoga tetap konsisten dan makin berkembang dengan adanya suntikan dana dari WMM.

    ReplyDelete
  4. seperti yang sudah diduga tahun 2010an, kalau kedepannya dunia digital bakal berkembang snagat cepat. terbukti sekarang

    ReplyDelete
  5. Artinya, persaingan semakin ketat ya, Mbak. Apakah 111 start up itu masih aktif hingga sekarang? Dana sebesar itu, semoga bisa tepat sasaran dan membuat start up tetap bertahan hingga puluhan tahun nanti.

    ReplyDelete
  6. Bidang fintech itu sangat menarik, dan dibutuhkan sekali di era modern ini

    ReplyDelete
  7. Rasanya nyesel juga kok saya lahir terlalu cepat ya? Jadinya nggak bisa ikutan berpartisipasi nih. Lumayankan, kalau dapat? padahal setumpuk ide lagi gentayangan di otak nih, yang perlu dieksekusi... :-(

    ReplyDelete
  8. Dengan dana sebesar itu, pasti akan sangat membantu dalam mengelola start up.
    Ahh, semoga beruntung 😍

    ReplyDelete
  9. kalau bisa dapatkan suntukan dana sebesar itu ... wah bahagia bgt lah rasanya mbak

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkenan meninggalkan jejak di sini. Mohon tidak memasang iklan atau link hidup di sini. :)

Sahabat Susindra