A note of Mom-blogger, craft-lover, & French Guide from Jepara

Siapkan Langkah untuk Masa Depan Buah Hati

Orangtua memiliki tanggung jawab dalam membesarkan anaknya. Tanggung jawab terbesar yang dititipkan pada sang ibu. Padahal, ayah pun memiliki tanggung jawab yang sama. Tetapi memang ibu yang selalu berada di samping buah hati demi menyaksikan tumbuh kembangnya.

Sebagai ibu yang berbisnis di rumah, tidak bosan-bosan saya menyempatkan waktu bersama anak. Mengetahui mengetahui setiap momen kecerdasan menjadi suplemen bahagia. Saya meyakini pendapat bahwa masa depan anak berada di genggaman orangtuanya. Maka, ketika ayah di rumah, saya meminta dengan sangat agar ia juga berperan aktif. Semua demi kecerdasan anak. Kesuksesan mereka di masa depan adalah sesuatu yang harus kami bangun bersama dari sekarang. Kecerdasanlah yang mengantarkan mereka pada kesuksesan.

Sejak usia yang dini, anak saya sudah menunjukkan kemajuan positif secara bertahap. Ia sudah pandai meniru lagu-lagu anak yang sering kami dengarkan bersama. Mereka menikmati prosesnya. Belajar dengan cara menyenangkan tanpa paksaan. Kami ingin mereka memiliki kecerdasan sosial dan emosional, jadi cara mendidik dengan paksa bukanlah cara yang tepat. Tidak, sama sekali tidak. Yang terjadi nanti anak saya bisa jadi tertekan.

Kami cukup membebaskan anak melakukan berbagai hal selama maish dalam pengawasan. Lagi pula, kegiatan anak di usia dini memang sebagian besar berupa kegiatan bermain-main. Menurut saya, justru kegiatan bermain itu yang membuat anak akan mendapat banyak pelajaran baru setiap harinya.

Ada artikel di http://www.nutriclub.co.id/ yang menurut saya sangat bagus. Situs yang ini memang memberikan banyak ilmu bermanfaat bagi para ibu dan ayah. Berikut saya berikan cuplikannya:

“Usia dini adalah masa emas bagi pengembangan potensi dan bakat anak yang dapat berguna untuk masa depannya. Ini karena, pada masa itu, otak sedang mengalami pertumbuhan dan perkembangan pesat yang bermanfaat untuk keterampilan motorik, emosional, sosial dan kognitif yang berguna bagi kecerdasan anak.”


Sebagai orang tua, saya dan suami merasa harus selalu ingat untuk memberikan nutrisi tepat pendamping makanan yang dapat mendukung kecerdasan optimal anak, yaitu Nutrilon Royal dengan kandungannya yang baik dan bermanfaat untuk pertumbuhan otak anak. Harapan kami, saat anak sudah besar nanti dia tahu profesi apa yang dia pilih dan menjadi hebat dengan pilihannya. Makanya, kami memperhatikan minat dan bakat dia sejak dini. kami membantu mengembangkan apa yang ia suka agar kelak lebih mantap bakatnya. Target kami tentu saja ingin anak-anak bisa jadi one step ahead kids dalam berbagai hal seperti melihat, berpikir, merencanakan strategi dan bertindak. Semoga teman-teman yang membaca ini juga sama, mau merencanakan masa depan anak sejak dini. Mari, kita mulai merencanakan masa depan buah hati kita dari sekarang, agar mereka menjadi pribadi cerdas dan bisa melesat maju seperti anak panah, menuju masa depannya.

Share:

Selamat Ulang Tahun Warung Blogger!

Tak terasa, sudah lima tahun saya menemani Komunitas Warung Blogger. Komunitas yang membesarkan saya dengan setengah memaksa. Menjadi adminnya, membuat saya memaksa diri agar menjadi sedikit lebih baik dari pada hari sebelumnya. Sedikit, sedikit, sedikit. Setapak demi setapak. Langkah-langkah kecil untuk melintasi jalur pendakian blogger yang terus menanjak. Dan ketika saya menengok ke bawah, saya menyadari, bendera Warung Blogger menghiasi jalur yang saya daki.


Sudah lima tahun saya bersama Warung Blogger. Dua puluh enam Mei adalah tanggal yang pasti. Saya menjadi anggota Warung Blogger satu hari setelah Warung Blogger berdiri. Mbak Lidya kala itu yang menyarankan saya dimasukkan ke grup Warung Blogger di facebook. Betapa bahagianya saya, memiliki grup blogger pertama kali. Apalagi saat itu istilah yang dipakai di sana adalah “cangkrukan bareng”. Ide komunitas ini memang berawal dari omong ngalor-ngidul di sebuah warung nasi kucing di Jember.

“Anggap saja kita sedang cangkrukan bersama di warung nasi kucing, Mbak Sus,” terang Mas Hakim dan Mas Lozz bergantian, dulu sekali, jika saya tiba-tiba sangat serius. “Kita ngobrol santai. Ngopi bareng sambil menjadi penonton cerita blogger di sekitar.” 


Bayangkan, betapa senangnya saya. Dan kami memang sering diskusi gayeng di sana. Ada saja yang kami diskusikan. Sebagian besar adalah hal sederhana yang renyah. Senang sekali rasanya. Ketika anggota semakin banyak, diskusi kadang disisipi letupan emosi. Maka kode etis pun disepakati agar tak ada yang sakit hati. 

Ah... lagi-lagi saya mengajak reuni. Saya rindu saat Komunitas Warung Blogger masih berisi seratusan anggota. Saya yakin, teman-teman yang mengalami kebersamaan yang saya ceritakan pastilah rindu. Beberapa kerinduan diwujudkan dalam bentuk membuat komunitas yang baru. 


Ah, kenapa pula saya mengenang masa itu? Saya tidak menyesal anggota warung blogger sekarang hampir mencapai lima ribu. Sebagai admin penjaga pintu, saya bahkan menjadi pembuka sebagian teman-teman yang menjadi anggota. Mengapa memberi kesan risau? Saya malah senang, ada banyak teman blogger yang mau meramaikan. Laki-laki-perempuan, tua-muda, remaja-sepuh, semua bisa menjadi anggota Warung Blogger. Grup ini tidak membatasi teman-teman blogger yang ingin menjadi anggota. Kami rangkul semua. Syaratnya hanya satu, memberitahu domain blognya pada admin sehingga kami tahu yang bersangkitan memiliki blog. 


Lima tahun sudah, usia Warung Blogger. Kami memaksa diri tetap menjadi komunitas yang bersahaja. Tak selalu mudah bagi admin. Kami telah berkembang menjadi pribadi yang dapat dilihat prestasinya. Kami, para admin telah berkembang. Beberapa dari kami telah menjadi leader di komunitas lokal dan nasional. Namun, kami harus menjaga agar Komunitas Warung Blogger tetap bersahaja dan nyaman bagi teman-teman blogger dari pemula sampai ahli di bidangnya. 

Kami tidak memiliki kelas sosial blogger. Monggo, silakan gabung. Monggo, silakan bersosialisasi. Monggo, silakan berkembang. Monggo, silakan beramahtamah. Kami malah senang jika ada teman yang membuat percakapan berisi sapaan dan diskusi ringan di grup. Karena “cangkrukan” semacam itulah yang melatarbelakangi kelahiran Warung Blogger. Cangkrukan yang tanpa misi ‘hanya demi keuntungan pribadi’, tentunya sangat kami hargai. Kami justru sedih jika Warung Blogger hanya menjadi tempat penitipan tautan blog, kemudian terburu-buru angkat kaki. Stay...monggo pinarak, tinggallah lebih lama. Hangatkan grup dengan percakapan yang ngalor-ngidul saling sapa.


Selamat ulang tahun Warung Blogger. Saya harap kamu tetap bisa menjaga pesan yang dititipkan pendirimu Mas Lozz dan para sahabat blogger dari Jember. Meski mereka sudah tidak aktif lagi, namun kami para peramu saji yang dititipi warung berusaha sekuat tenaga untuk mengingat tujuan kelahiranmu. Meski seperti saya terangkan di awal, ITU SANGAT TIDAK MUDAH. Admin Warung Blogger masih muda-muda. Blogger muda berprestasi. Adakalanya mereka lupa. Tak jarang mereka merajuk.  Mengapa memaksa bersahaja jika kita bisa istimewa seperti komunitas lain. Dan dengan berlagak ala ibu yang menenangkan anaknya, saya memohon pengertian mereka. Menjadi istimewa tak harus dengan cara berpendar. Menjadi istimewa bisa dengan cara tetap bersahaja. Begitulah jalan yang harus dipertahankan.

Selamat ulang tahun, Warung Blogger. Selamat ulang tahun semua anggota Warung Blogger, baik yang telah bergabung lima tahun lalu maupun baru saja hari ini. Selamat berbahagia bersama penambahan angka usia komunitas ini. Mari membuat keriangan kecil di blog, twitter maupun instagram. Ada lomba blog bertema Ulang Tahun dan bermain-main kata di foto yang kami sebut Photo quotes Contest di Instagram. Di twitter, ada kuis Rekam Jejak WB seperti biasanya. 


Selamat ulang tahun Warung Blogger. 
Semoga bahagia dn sukses bagi semua anggota Warung Blogger. Kami bahagia bisa menyertai perjalanan semua teman-teman yang tergabung di dalam komunitas Warung Blogger. Semoga semua bisa mengambil manfaat dan berkembang sesuai fitrahnya masing-masing. Kami hanya bisa memberi wadah, silakan kembangkan sesuai bakat, minat dan tujuan yang dituju masing-masing.

Salam sayang dari saya, untuk semua anggota Warung Blogger. Terima kasih sudah mengiringi dan memperbesar lingkungan kami. Jabat erat kita menghangatkan jiwa kami. Sekali lagi, Selamat Ulang Tahun, Warung Blogger!

PS: Semua foto diambil dari dokumentasi WB
Share:

Macan Kurung: Seni Ukir Jepara yang Hampir Punah

Seni ukir Macan Kurung bisa disebut sebagai seni ukir asli Jepara dan satu-satunya di Indonesia. Asal muasalnya dari Dukuh Belakang Gunung, yang sekarang dikenal sebagai Desa Mulyoharjo Jepara. Di masa kini, desa ini menjadi pusat kerajinan patung dan ukir di Jepara. Meski keliling sentra, saya tidak yakin bisa menemukan Macan Kurung, karena memang sudah sangat sulit dicari. Seni ukir adiluhung ini nyaris punah.

macan-kurung-seni-ukir-khas-jepara
Seni Ukir Macan Kurung ini bisa dilihat di museum Kartini Jepara - dokpri

Asal muasal munculnya seni ukir Macan Kurung tak lepas dari sosok pahlawan wanita Indonesia yang lebih dikenal sebagai pahlawan emansipasi. Saat itu, Kartini remaja sedang menyiapkan “harta karun Jepara” untuk ditunjukkan pada dunia internasional. Pameran Karya Perempuan Pertama di Den Hag; itulah alasan mengapa Kartini yang berusia 19 tahun mengumpulkan banyak pengrajin ukir di Jepara. Mereka berlomba-lomba membuat kreasi kriya untuk Ndoro Ayu ini. Dari sinilah pertama kali seni ukir Macan Kurung dikenal dunia Eropa. Bahkan Ratu Wilhelmina sangat mengagumi bentuk dan filosofi Macan Kurung dan memberi “izin impor” sebuah negeri terjajah nun jauh dari sana yang disebut Hindia Belanda.

Macan kurung memiliki makna bahwa angkara murka, serakah, gila kekuasaan bisa dikendalikan dan dibatasi dengan perisai kebajikan berdasarkan moralitas yang baik. Jadi, seni ukir ini menjadi semacam pengingat pada para bangsawan akan kondisi mereka sendiri sebagai macan (kekuasaan) yang memiliki keterbatasan. 
macan-kurung-seni-ukir-khas-jepara
Macan dalam kurung = macan kurung

Tak hanya makna, tetapi bentuk Macan Kurung memang sangat unik. Bentuknya adalah seekor macan dalam sangkar yang kakinya terikat pada sebuah rantai yang memiliki ujung bola. Macan tersebut menggambarkan seorang pemimpin yang terpenjara. Di atas kerangkeng terdapat patung burung rajawali mencengkram ular/naga. Ukuran standar Macan Kurung adalah tinggi 70 cm dan lebar 30 cm.

Macan kurung adalah seni ukir tingkat tinggi. Jika teman-teman takjub dengan seni ukir tiga dimensi, Macan Kurung lebih dahsyat lagi. Tekniknya tak banyak diketahui. Proses pembuatannya pun tidak sebentar. Ukiran 3 dimensi yang teman-teman kenal berbentuk persegi dengan ketebalan tertentu. Macan kurung adalah ukiran tiga dimensi yang berbentuk tabung dengan lebar rata-rata tiga puluh sentimeter. 

proses-pembuatan-macan-kurung-seni-ukir-khas-jepara
Proses pembuatan macan kurung

Macan Kurung dibuat dari sebatang kayu jati utuh tanpa sambungan. Semua murni hasil ukir. Macan yang di dalam, rantai, bola pemberat rantai, semua asli hasil ukir.  Binatang dalam sangkar harus terlihat hidup dan terikat oleh rantai yang ujungnya ada semacam bola. Rantai dan bola harus mirip dengan aslinya, bisa digerakkan layaknya rantai dengan pemberat bola besi seperti tahanan pada masa itu. Saya sempat bertanya bagaimana teknik membuat rantai dan bola hingga tampak asli pada pengukir. Ternyata bola dan rantai diukir dari kayu atas agar pengukir lebih mudah membuatnya. Setelah sempurna, bola dipotong sehingga jatuh. Maka rantai pengikat macan pun selesai. Macan tidak bisa bergerak, ya. Saya jawab dulu sebelum ditanya.

Seni ukir Macan Kurung secara turun temurun dikuasai oleh keluarga Singowirjo ini semakin sulit dicari. Kabarnya, saat ini hanya tinggal Pak Sunardi seorang yang menguasai teknik pembuatan seni ukir Macan Kurung karena teknik pembuatannya dinilai sulit dan mempunyai misteri. Jika tak ada penerus yang mau belajar, dikhawatirkan seni tingkat tinggi ini akan menghilang. Semoga itu tidak terjadi. Semoga itu hanya kekhawatiran tanpa bukti. Seni ukir Macan Kurung belum punah, hanya memang peminatnya tak banyak seperti kerajinan lain. Seni tingkat tinggi sebanding dengan harga dan proses pembuatan.

Di ulang tahun ke delapan Rumah Kartini lalu, saya mengikuti proses regenerasi pembuatan macan kurung di instagram Rumah Kartini. Ada tenaga-tenaga muda yang membantu. Sebagai salah satu pemerhati seni dan budaya tinggi Jepara (di Rumah Kartini disebut Japara), Rumah Kartini berhasil membuat beberapa replika peninggalan zaman keemasan Jepara di masa lampau: gong Senen, Macan kurung, batik, botekan, kotak perhiasan, dan beberapa mebel. Berikut ini galeri yang saya pinjam beberapa gambar proses pembuatan Macan Kurung dari ambil dari instagram @rumahkartini.

proses-pembuatan-macan-kurung-seni-ukir-khas-jepara
Runitnya ukiran macan kurung - mereplika kembali Macan Kurung asli zaman Kartini

proses-pembuatan-macan-kurung-seni-ukir-khas-jepara
Detail sisik ular (naga) yang menjadi ciri khas

macan-kurung-seni-ukir-khas-jepara
Macan kurung dengan ornamen ular Jawa (banyak yang menyatakan naga)
Luar biasa sekali, bukan? Jika kita mau menguri-uri seni budaya kota kita tinggal, kita akan menemukan keindahan yang luar biasa. Seperti saya. Akhir Maret sampai awal Mei saya fokus ke keajaiban seni, sastra dan budaya Jepara. Setelah jeda 10 posting, saya tergelitik menulis kembali. PR saya selama bulan April mengikuti banyak even budaya dan perayaan Hari Jadi Jepara dan Hari Kartini sebenarnya masih sangat banyak. Saya tetap akan mempostingnya di antara topik lain. Saya juga mulai membagi tulisan di Kompasiana Susindra. Teman-teman yang punya kompasiana, main ya ke sana. 

Kapan teman-teman main ke Jepara? Melihat seni ukir macan kurung di Jepara yuk...
Share: