Penggemar Live Streaming Harus Punya Ponsel Cerdas Ini

Ada yang berubah dari kebiasaan ngobrol santai yang kadang saya ikuti. Memang cuma sekadar hangout atau nunut nyrutup kopi di rumah teman (atau rumah saya). Kadang ide-ide spektakuler dan how to execute langsung deal di saat itu. Kadang hanya kumpul melepas kepenatan. Perubahan yang saya perhatikan adalah jumlah waktu memegang HP menjadi lebih dominan. Ada yang asyik menonton youtube, menonton film, atau menonton live video streaming. Dari mereka saya mengenal BigoLive pertama kali, meski saya heran juga apa asyiknya menonton seperti itu. Dulu saya pernah kesasar ke #Fame lalu mundur teratur karena nama akun Susindra sudah diambil orang India. #tsah. Sebelumnya saya mengenal Periscope yang bisa ditonton dari Twitter. Nah… saat di Instagram dan Facebook ada live streaming, saya makin ngeh… oh.. itu to asyiknya. Lalu…. saya baru menyadari bahwa teman-teman mulai menjadi vlogger dan terus berkembang. Hmm… memang, ya… jika kecepatan internet bertambah sehingga konten multimedia yang bisa dibagi semakin komplit, maka semakin banyak pula pengguna live video streaming.


Mungkin karena usia dan waktu yang membuat saya kurang mengikuti perkembangan aplikasi live video streaming di Indonesia. Namun bagi sahabat muda yang menganggap itu adalah jalur kreatif baru sambil mendulang rupiah dan popularitas, tentu beda lagi. Makanya, makin banyak pemuda-pemudi kreatif yang sangat antusias dengan perkembangan yang terjadi. Makin lama, produk smartphone pun semakin kreatif. Dan guess what… Asus ZenFone 3 sebentar lagi akan meluncurkan HP cerdas ZENFONE LIVE di acara yang bertajuk ZenFinity. Di acara tersebut, ASUS akan meluncurkan juga Zenfone 3 Zoom S yang sangat mumpuni di fotografi (saya tulis di posting lain, ya). Apa sih beda Zenfone Live dan Zenfone Zoom S? Izinkan saya mengutip keterangan Galip Fu, Country Marketing Manager ASUS Indonesia.

“ZenFone Live dan Zoom merupakan dua smartphone terbaru ASUS yang ditujukan untuk dua segmen yang sangat berbeda. Namun demikian, mereka punya satu kesamaan, yakni untuk pembuatan konten kreatif.” Demikian keterangan Galip Fu, Country Marketing Manager ASUS Indonesia yang membuat kami penasaran. Lebih lanjut, Galip menjelaskan, “ZenFone Live ditujukan untuk kebutuhan video streaming yang sempurna, sementara Zoom S untuk pembuatan foto menakjubkan."



Tentu banyak teman yang ingin hadir di peluncuran kedua smartphone itu. Saya salah satunya. Kecepatan dan murahnya koneksi internet memanjakan saya dan teman-teman sehingga bisa tetap merasa seakan berada di sana dengan melihat Live Streaming. Saya akan pantau akun Facebook ASUS Indonesia di @ASUSIdOfficial pada hari Selasa, 16 Mei 2017 mulai pukul 14.30 WIB. Kamu juga ya.

Nah.. jika penasaran dengan keduanya, bisa cari tahu di zenfonezoomslive.id. komplit di sana. Bisa pesan produk di microsite tersebut untuk mendapatkan bonus MicroSD card berkapasitas 16GB. Beberapa e-commerce yang berpartisipasi memberikan bonus berupa wireless USB drive berkapasitas 32GB (khusus di e-commerce, selama persediaan masih ada). 



Zenfone Live adalah smartphone yang ditujukan bagi penggemar live video streaming dan video conference, yang ingin selalu memiliki penampilan sempurna. Jadi, meski wajah tampak kelelahan pasca kegiatan seharian, wajah kita tetap tampak cantik-fit-energik. Kita tahu bahwa wajah cerah dan cantik menjadi salah satu modal para vlogger dan user live video streaming. Karena, penonton tidak tahu bahwa kondisi kita saat ini sedang lelah, lepek berkeringat, atau malah ngantuk. Tak hanya penampilan yang diutamakan, fitur sekali klik untuk streaming juga memudahkan penggunanya. Takkan ada moment berharga yang terlewat. Satu klik langsung on air.

Dengan Zenfone Live, era selfie menggunakan beautification seakan menjadi masa lalu. Karena baru kali ini ada video yang dengan cerdas memuluskan kulit dan menghapus noda wajah, secara langsung pula. Fitur BeautyLive mengombinasikan algoritma software pintar dan akselerasi hardware untuk secara otomatis memuluskan kulit dan menghapus noda, lalu mengintegrasikan hasilnya dengan Facebook, Instagram dan YouTube dan juga hampir 30 layanan live-streaming populer lainnya. Daftar layanan yang didukung akan terus ditambah, jadi tak hanya 30 saja. 

“Intinya, dengan ZenFone Live, pengguna dapat mengatur dan menyiarkan penampilan sempurna mereka sapanjang sesi live-streaming kepada seluruh pemirsa,” terang Galip.

Agar aktivitas live streaming berjalan mulus, ASUS ZenFone Live didukung konektivitas data 4G LTE pada kedua slot SIM yang disediakan. Hanya satu kartu SIM yang dapat aktif di jaringan 4G di satu waktu. "Agar optimal," tambah Galip, "akses internet yang perlu dimiliki oleh pengguna saat melakukan live streaming dengan BeautyLive adalah di atas 1,5Mbps (upload)." Catet, ya.


Ini smartphone penunjang profesi yang menjadi impian para blogger pemalu seperti saya, nih. Bisa jadi booster agar semangat nge-vlog. Selama ini, alasan saya belum menjadi vlogger, pembuat tutorial craft dan lain-lain adalah ketajaman video HP Asus ZE520KL saya yang membuat keriput parah di tangan saya terlihat sangat jelas. Hahahaha….  (Selain fakta bahwa saya tinggal di tepi jalan besar menikung yang tiap sedetik ada suara motor, mobil, container dll melaju sehingga semua video saya berhias dengung kendaraan melintas). Saya sudah beberapa kali mencoba live video streaming yang :uhuk… bisa jadi penyemangat agar move one step a head. Sejak ikut kuliah pengembangan diri dan kelas fasilitator, saya makin paham bahwa perubahan memang selalu dimulai dari SAYA. 

Oh ya, sebagai bonus saja, mungkin butuh rekomendasi aplikasi Live Video Streaming agar makin mantap membeli HP Zenfone Live:

1. Youtube. Vlogger menjadi salah satu next step teman-teman blogger dan nonblogger dalam mencari popularitas, mendapatkan produk (review) gratis,  dan uang. Makin banyak kesempatan mendapat rupiah melalui lomba vlogger dan review produk. Dan vlogger sudah berkembang pesat sekarang, dan memberikan banyak kesempatan.

2. Facebook. Siapa tak kenal aplikasi yang satu ini. Bayangkan, ada berapa juta penggunanya, menjadi asset potensial untuk mendulang rupiah melalui streaming video. Tak heran jika pengguna Facebook Live semakin banyak. Fasilitas live video bisa dilakukan di dalam grup, sehingga sangat menarik. Saya beberapa kali mencobanya, terutama jika kegiatannya seru dan berada di kota dengan internet coverage 4G.

3. Instragram. Makin banyak saja yang menggunakannya meski masih banyak yang kurang sip (atau saya yang kurang mengeksplor). Memang, pembuat siaran live tak selalu tampak eksis di sana, bahkan seringnya tak terkonsep seperti Facebook Live. Tapi siapa pun tahu bahwa thing will grow sesuai permintaan user, kan? 


4. BigoLive termasuk pendatang baru yang langsung booming. Meski sempat diblokir Kominfo sebentar, tapi tak menyurutkan user setianya. Pengguna BigoLive banyak yang menyalurkan hobi, bakat dan keahliannya lewat live video streaming. Mereka mempertontonkan keahlian mereka, seperti bernyanyi, menari, memasak, memberikan tutorial, hingga sekadar ngobrol dan berbagai hal lainnya. Teman-teman ngobrol saya paling sering buka ini selain Youtube. Saat menjadi narasumber Ngobras - Ngobrol Bareng Komunitas di radio PopFM Jepara, para penyiarnya juga ternyata pengguna BigoLive aktif. Oh ya, ada lombanya tuh, bisa dicari di Facebook PopFM Jepara ya. DL 25 Mei ini. Hoho…

5. Periscope. Siapa tak kenal aplikasi satu ini, apalagi jika mengaku anak twitter. Para broadcaster (sebutan user Periscope) bisa memberi love dan berinteraksi melalui komentar. Tokoh-tokoh terkenal dunia menggunakannya untuk berinteraksi sejak 2014 sampai sekarang.

6. #Fame adalah live video social platform yang digemari para pemusik, fasionista, artis, dan masih banyak lagi. Salah satu keunggulannya adalah kesempatan menonton konser atau aksi selebriti secara langsung dan interaktif. Saya pernah ubel-ubek di dalamnya dan menemukan fakta bahwa Shah Rukh Khan adalah salah satu pengguna aktifnya. Penyuka serba Hindi dan Korea bisa puas ngeksis di sini.


7. Zeemi. Para hijaber yang tergabung dalam komunitas besar menjadi salah satu pengguna aktif Zeemi. Juga komunitas musik indi dan serba Jepang. Memang sasaran utamanya untuk komunitas. Hayuhngeksis di sini.

Masih ada beberapa rekomendasi bagi penyuka live video streaming yang bisa di-googling. Pengetahuan saya masih terbatas di sini. Yah.. sebatas pengamatan atau nyicip sedikit sejak punya HP Asus. Hehe…  Memiliki HP yang bagus, dengan RAM besar dan kualitas kamera bagus memang mau tak mau membuat saya  mencoba menuntaskan rasa ingin tahu, selama positif. Kalau saya punya HP Asus Zenfone Live…. What will I be? Saya bisa membayangkan beberapa improvement yang akan saya ciptakan. Pasti penasaran berapa harga Zenfone Live. Jangan khawatir, masih terjangkau kok. Pre ordernya hanya Rp 1.799.000,-. Terjangkau, kan?




So… apakah kamu mau HP ini gratis? Hmm… ada caranya lho. Tapi ya itu… dengan cara mencoba keberuntungan. Keterangannya bisa dicari di akun Facebook Official Asus Indonesia. Layak dicoba. Kalau mau yang pasti-pasti ya memang lebih baik beli. Kalau mau pre order, ada bonus berupa MicroSD card berkapasitas 16GB. Mau ikut seseruan di launchingnya? Pantau terus Facebook Asus Indonesia di @ASUSIdOfficial pada hari Selasa, 16 Mei 2017 mulai pukul 14.30 WIB. Beberapa teman yang beruntung bisa dipantau di instagram dengan hashtag #ZenFinity #ASUSaja #ZenFinity2017 #ZenfoneLiveID.

Share:

Pink Manis #GaAdaMatinya Idaman Saya

Lebih dari seminggu ini saya tergoda dengan HP Asus Zenfone 3 Max Warna Pink. Memang saya sedang suka yang warna-warna kalem cenderung ke merah muda. Entah mengapa, makin ke sini saya makin suka warna girly. Padahal ketika remaja saya suka hitam sebagai simbol rebellion (pada siapaaaa?) dan kadang masih mix dengan warna merah pemberi semangat. Karena pengaruh suami yang mantan anak bank slowrock-an, saya masih identik dengan dua warna di atas. Dan somehow, ada yang berubah. Saya suka warna pink!


Setahun ini saya mulai sering beli baju, jilbab, barang lain warna pink, salem dan gold. Simbol dewasakah? atau sebaliknya? yang penting saya suka dan nyaman. Ketika dolan ke rumah teman sepantaran dan dia memakai HP warna pink, saya kok suka banget. Dia jadi terlihat lebih elegan. Padahal usia kami kan sangat dekat dengan usia 40 tahun. Pikir saya, alangkah menyenangkannya jika punya HP Zenfone 3 Max ZC553KL warna pink. Pink-nya berupa pink metalik atau yang biasa disebut pink rose. Bagus, kan? Mbaknya yang ini terlihat sangat serasi dengan HP yang saya minati ini.


Mengapa saya ingin memiliki HP ini?
Saya sudah membuktikan kualitas HP Asus Zenfone 3. HP kesayangan saya adalah ZE520KL warna black. Desain-nya bagus, warna hitamnya terlihat mewah (dan bisa digunakan untuk berkaca), cameranya sangat mumpuni (paling sering saya ulas, nih) dan kinerja HP-nya juara! Saya enak saja memasukkan aneka aplikasi ke dalam HP karena RAM-nya besar dan memakai OS Nougat yang ringan. Hmm… Saya makin cinta produk Asus. 

Dengan kualitas HP yang sudah saya miliki di atas, maka wajar jika saya berminat pada saudara mudanya. 11 Februari 2017 lalu Asus Zenfone 3 Max ZC553KL dirilis di Indonesia dengan tagline #GaAdaMatinya. HP ini menawarkan kapasitas baterai besar 4100mAh. Baterai Lithium Polymer dengan densitas tinggi sehingga badan HP tetap tipis. Hanya 8,3 militemeter. Iya! Meski menawarkan kapasitas baterai besar tetapi body HP tipis. Makin pengen, kan? Kalau kamu pengen tahu spesifikasi lengkapnya, bisa buka site Zenfone 3 Max, lho. Lengkap banget.


Daya baterai 4100mAh membuat daya hidup HP jadi lebih maksimal. Melalui uji internal, didapatkan hasil seperti di bawah ini:
1. HP bisa dipakai hingga 38 hari saat dalam kondisi standby di jaringan 4G. 
2. HP bisa dipakai komunikasi suara selama 17 jam di jaringan 3G
3. HP bisa dipakai dengarkan musik sampai 72 jam nonstop
4. HP bisa dipakai untuk jelajah internet sampai 19 jam. 

Masa aktif baterai diperoleh dari prosesor terbaru yang lebih efesien dalam pemanfaatan energi. Dengan durasi pemakaian sepanjang itu, memungkinkan saya beraktivitas secara maksimal tanpa khawatir kehabisan baterai. Karakteristik pemakaian HP saya termasuk yang berlebihan. Kadang saya menyindir diri sendiri sebagai FOMO atau Fear Of Missing Out karena setiap saat saya tergoda membuka jejaring sosial atau berita. Juga saya memiliki jumlah Wag (whatsapp group) di atas rata-rata. Kebayang kan berapa pemakaian HP saya dan berapa kali charge-nya? Sudah pasti ke mana-mana bawa powerbank dong. Nah, Zenfone 3 max pink ini adalah idaman saya banget. Karena ia bisa berfungsi sebagai powerbank juga. Kok bisa?


Selain kapasitas baterai besar, teknologi penghemat daya, juga ada tambahan fitur reverse charging. Fitur reverse charging membuat Zenfone 3 Max ZC553KL bisa membagikan kapasitas energi yang disimpan di baterainya ke perangkat lain. Makanya, ia bisa menjadi powerbank bagi smartphone lain. Tak perlu khawatir kehabisan daya, jika baterai tinggal 30%, fitur ini akan berhenti secara otomatis. Dengan daya 30% si pinky manis ini bisa bertahan seharian. Tak akan ada alasan kehabisan baterai selamanya. Kebayangkan, rasanya punya powerbank plus-plus seperti ZC553KL ini? Hiks… makin pengen…. Pink manis #GaAdaMatinya idaman saya. Membayangkan ke mana-mana bawa 2 HP Asus yang kualitas fotografinya tak diragukan, yang satu warna hitam yang satu warna pink… Duh Gusti… 

Mas Indra… beliin!!!!

Share:

Bakti Negeri Dimulai dari Diri Sendiri

Apa yang bisa kamu lakukan untuk negaramu?

Apa saja yang sudah kamu lakukan?

Bikin list yuk… lalu dicentang mana yang sudah dikerjakan. Bisa jadi endless list jika kamu cukup kreatif. Apalagi jika kamu sadar, bahwa membangun negara bisa kita lakukan mulai dari rumah kita sendiri. Kamu tidak salah, DARI RUMAH SENDIRI. Bakti negeri dimulai dari diri kita sendiri.

Bakti negeri dimulai dari diri sendiri 
Menjadi seorang ibu memberi saya peran sebagai agen perubahan sebuah generasi. Tugas saya adalah mendidik dan menyiapkan anak yang diamanahkan pada saya. Bagusnya kualitas anak saya juga berarti bagusnya kualitas generasi pemegang negeri ini di masa depan. Percaya kan sekarang?

Coba lihat siapa dan peran apa yang bisa kamu lakukan. dari situ, kamu bisa susun misi BAKTI NEGERI. Pekerjaan yang saat ini kamu lakukan dengan hati dan bermartabat menjadi modal utamanya. Karena jatuhnya negara juga berasal dari kita sendiri. Contohnya adalah komentar atau pendapat di jejaring sosial yang sangat kasar dan memalukan. Dengan menuliskan komentar buruk, kamu sudah mencoreng wajah negeri kita, lho.

Menjalankan peran sebagai ibu yang tepat bagi anak juga wujud bakti negeri 

Nah, apa dong peran kamu untuk negara kita? Sekecil apa? Sebesar apa? Karena jika dengan membaca statement di atas lalu kamu merasa sudah membangun negara dan berhenti berkiprah, berarti misi saya gagal. Karena membangun negara pun tak sesimpel yang kesimpulan mendadak kamu pasca membaca imi. Mari cermati 2 pokok utama yang ingin saya sampaikan:

“Tugas saya adalah mendidik dan menyiapkan anak yang diamanahkan pada saya. Bagusnya kualitas anak saya juga berarti bagusnya kualitas generasi.”
(mengenai ini akan saya bahas lain waktu dengan tema Mendidik satu PEREMPUAN berarti mendidik satu GENERASI)

“Pekerjaan yang saat ini kamu lakukan dengan hati dan bermartabat.”
2 poin itu adalah cara termudah untuk membangun negara. Wujud bakti negeri yang bisa kamu lakukan. Cara lainnya lebih banyak. Misalnya menjaga lingkungan, mencegah pengrusakan fasilitas-fasilitas umum, dan membayar pajak. Di antara sumbangsih yang umum dan bisa dilakukan semua orang, menurut saya 3 contoh di atas yang termudah.

Kita pasti tahu bahwa ada saja orang-orang yang melakukan kejahatan lingkungan. Mencorat-coret dinding atau merusak fasilitas umum, misalnya. Atau contoh lain yang mudah dan meresahkan saya adalah maraknya penggalian sawah di beberapa desa di utara Jepara. Selain membuat sekitar rawan longsor, juga rawan banjir. Karena sawah di dekat sungai dikeruk sampai habis. Beberapa upaya telah dilakukan teman-teman termasuk mem-blow up di jejaring sosial agar ada tindakan keras. Menyuarakan keresahan ini sudah termasuk bentuk bakti dan cinta negeri, lho. Tapi jangan hanya share dan reshare, ya. Bantu awasi sampai tuntas.

Contoh lain yang meresahkan adalah budaya membuang sampah sembarangan yang masih melekat kuat. Sampah adalah apa yang tersisa setiap usai acara di tempat publik. Menyedihkan sekali. Padahal sampah juga bisa bermanfaat jika tahu cara mengolahnya. Yang menyedihkan adalah acara seperti karnaval, pengajian, sepeda santai, dan acara pengumpulan masa lainnya. Kita perlu membuat gerakan sadar sampah dari bawah. Saya sudah memulai dengan membuat karya dari sampah. Rencananya akan kami sebarkan ilmunya ke warga. Semoga segera terealisasi.

Pemanfaatan limbah ala Susindra. Masih ada banyak lagi, lho. 

Nah, jika ternyata kamu sudah bekerja mapan sebagai PNS atau salah satu pegawai yang dibayar pemerintah dengan pajak, kira-kira, apa imbal balikmu? Sebagai salah satu lulusan universitas pendidikan, setengah teman dan kenalan saya adalah guru PNS. Saya sering mengelus dada jika melihat teman yang lupa diri. Tapi saya juga bangga jika melihat teman PNS yang berdedikasi. Karena mereka adalah wajah utama negeri. Makin bermartabat mereka, makin tinggi derajat negara kita. Sumbangsih mereka sangat berarti. Jika kamu termasuk PNS, jadilah PNS yang berdedikasi, ya!

Apa pun pekerjaanmu, wujud bakti negara termudah namun banyak yang enggan melakukan adalah MEMBAYAR PAJAK. Jumlah dana yang dibayarkan untuk pajak tidaklah besar. Hanya 1% dari omzet penghasilan. Cara pembayaran dan pelaporan pun sudah dipermudah sedemikian rupa. Tak ada lagi antrian panjang seperti 5 tahun lalu. Jika kamu bisa bermain-main di facebook, kamu pasti bisa mengisi e-form pajak di DJP Online, Bahkan untuk konsultasi pun bisa kita lakukan kapan saja dan akan dilayani dengan ramah. Wajah tenang dan ramah para pegawai pajak akan membuatmu betah berada di kantor Pajak Pratama kota mana pun. Dasar pelayanan KPP adalah CARE: Committed, Aware, Responsive, dan Empathic. Khusus untuk KPP Pratama Jepara, kamu harus tahu bahwa kantor yang satu ini sangat melek medsos. Buktinya mendapatkan juara 1 Akun Twitter Terbaik yang disampaikan pada Workshop Konten Situs Pajak dan Media Sosial DJP.

Bukti KPP Pratama Jepara melek medsos. Ada pertanyaan? Jangan ragu bertanya
Bayar pajak memang wujud bakti negeri termudah, namun, masih banyak yang enggan membayarnya. “Lebih baik disedekahkan,” katanya. Saya beberapa kali terlibat debat mengenai ini dengan teman-teman yang termasuk kalangan berada. Atau “Daripada dimakan pegawai pajak, mending dimakan anak istri,” adalah salah satu jawaban kasar yang saya terima. Well, memang, tak semua orang dibekali akal panjang dan mata jeli. Pajak kecil yang kita bayarkan akan selalu kembali ke kita. Termasuk perjalanan lancer yang tiap har kita tempuh. Jawaban saya untuk kata lebih baik disedekahkan adalah, “Selama tinggal di tanah Indonesia, kamu juga wajib menyedekahkan sedikit harta yang kamu keruk di bumi Indonesia kepada negara Indonesia melalui pajak. Jika kamu bekerja dan tinggal di Amerika, kamu membayar pajak lebih tinggi lagi di sana. Di negara mana pun tetap bayar pajak selama kamu menginjak di bumi. Jangan khawatir, di luar angkasa masih kosong, silakan bermgrasi ke sana.”

Jangan lupa bayar pajak, ya... (Dokpri saat HAKS 2016)
Sebenarnya saya bisa membuat banyak sekali daftar bakti negeri. Endless list seperti yang saya sebutkan di atas. Karena memang ada banyak cara untuk negara kita. Saya yakin kamu lebih kreatif dari saya. Makanya, saya mau ajak-ajak kamu untuk ikut lomba menulis blog bertema “Aku, Kamu dan Bumi Kartini.”

Ayo ikut lomba menulis blog ini

Lomba menulis blog bertema Aku, Kamu dan Bumi Kartini ini adalah salah satu dari rangkaian Olimpiade Pajak 516 (Jepara) yang bisa kamu ikuti. Lomba ini adalah kerjasama KPP Pratama Jepara dengan kampus UNISNU Jepara. Lomba ini terbuka bagi umum. Syaratnya juga mudah sekali. Bahkan bagi teman-teman blogger yang tidak tinggal di Jepara juga boleh ikut. Keterangan lengkapnya bisa di-download di artikel Olimpiade Pajak ini. Atau bisa juga baca infografis di bawah ini. Memang syaratnya sesimpel ini sih. Tidak berat, kaaaaann....

Syarat lomba menulis blog di Olimpiade Pajak 516


Meski tidak berat, jangan lupa follow dan mention twitter @kppJepara dengan hashtag #OlimpiadePajak516  dan salah satu dari hashtag #BayarPajakKeren atau #PajakMilikBersama. Yang tak boleh lupa lagi adalah mendaftarkan tulisan di email : unisnuhmja@gmail.com agar tercatat sebagai peserta. Mudah, kan?

Nah... di bawah ini adalah hadiah bagi 3 pemenang. 

Hadiah lomba menulis blog di Olimpiade Pajak 516

Lomba semudah ini, masa sih masih bingung mau menulis apa. Iya, kan?

Selamat berlomba, ya. 


Share:

Sahabat Susindra