Ruyi’s Royal Love in the Palace ala Susindra

Kisah Permaisuri Ulanara menjadi salah satu bahasan para penyuka sejarah Cina versi drama, karena capaiannya sekaligus kegagalannya. Ia menjadi empress alias permaisuri. Namun, ia dimakamkan tidak sebagai permaisuri. Drama Cina Ruyi’s Royal Love in the Palace membuka tabir ini, dan menarik perhatian saya untuk mengulasnya di sini.

Ruyi’s Royal Love in the Palace ala Susindra ini.
Ruyi’s Royal Love in the Palace ala Susindra

Kisah Permaisuri Ulanara juga diceritakan dalam drama Story of Yanxi Palace, dalam versi berbeda.

Permaisuri Ulanara dilukiskan sebagai sosok yang sangat lembut dan baik hati. Deskripsi ini bisa kita temukan dalam dracin Legend of Yanxi Palace dan Ruyi’s Royal Love in the Palace. Keduanya menceritakan orang yang sama pada masa yang tak beda, yaitu masa Kaisar Hong Li, atau lebih dikenal sebagai Kaisar Qianlong. Kaisar Qianlong pada masa mudanya bernama Hongli, jadi kadang saya pakai nama Hongli. 
Oh ya, drama ini berlatar sejarah Dinasti Qing.

Kaisar Hongli dikisahkan sebagai kaisar yang pandai melihat sisi lain seseorang dan prediksinya selalu tepat. Sebagaimana raja pada masa itu, jumlah pendampingnya ratusan. Istana dalam atau harem berisi ratusan perempuan yang berebut menjadi yang paling atas alias permaisuri (huanghou). Minimal menjadi 2 paling atas bergelar Selir Resmi Kekaisaran (huang guifei). Gelar Selir Resmi Kekaisaran berarti berada setingkat di bawah permaisuri. 

tingkatan selir pada Ruyi’s Royal Love in the Palace
Tingkatan selir pada masa Dinasti Qing


Jika pun tak bisa best 2, minimal menempati salah satu dari 2 selir tinggi kedua, yaitu guifei alias Selir Resmi Tinggi. Di bawahnya masih ada jabatan-jabatan selir dengan jumlah spesifik, seperti 4 Selir Resmi (fei), ratusan selir (pin) dan ratusan guiren atau Nona yang Diberi Kehormatan. Menurut catatan Ritus Zhou, jumlah pin terbagi menjadi 9 selir tinggi, 27 selir menengah dan 81 selir rendah. Mereka akan mendapatkan gelar selir karena sudah menghabiskan malam dengan kaisar dan puny anak. Yang belum? Masih ada ratusan nona lainnya yang bahkan mungkin tidak pernah bertemu dengan kaisar selama hidupnya di Istana Dalam (hougong).

Dalam dunia wanita yang seperti ini bisa dipahami jika aksi sikut-sikutan, racun meracun, dan drama yang tak habis-habis. Grup-grupan juga tak terelakkan karena persaingan sangat sengit. Persaingan kekuasaan melalui kelahiran putra dan rasa cinta kaisar. Intrik harem memang luar biasa, sobat Cakrawala Susindra.

Rumit? Belum. Karena kehidupan harem tidak serumit kebutuhan bulanan kita. Nikmati saja. Setidaknya kita bisa menikmati drama, kostum, bangunan, taman, perhiasan, makanan, dan semua yang terbaik, dan mungkin hanya bisa kita lihat di layar kaca. Jadi tak perlu berkerut karena semua kejahatan para selir dilakukan dengan cantik tanpa seringai jahat atau mata mendelik.


Sinopsis Cina Ruyi’s Royal Love in The Palace

Permaisuri Ulanara punya nama kecil Qingying. Ia adalah keponakan dari Permaisuri Jingren Ulanara Yixiu yang digulingkan oleh Selir Zhenhuan. Tentu demi kekuasaan. Runtuhnya kekuasaan Permaisuri Ulanara membawa implikasi yang luar biasa yaitu diusirnya Putra Mahkota Hongsi, turunnya kekuasaan permaisuri Ulanara dan seluruh klannya, dan naiknya Pangeran Hongli menjadi putra mahkota dan tak lama kemudian kaisar mangkat sehingga ia naik tahta dengan gelar Kaisar Qianlong.

Jatuhnya Klan Ulanara tidak menggoyahkan rasa cinta Pangeran Hongli pada Qingying, bahkan menikahinya bersamaan dengan pernikahannya dengan Lady Fucha. Hal ini membuat hubungan kaisar dengan Selir Zhen Huan memburuk, bahkan setelah mereka sama-sama menempati jabatan tertinggi yaitu kaisar dan ibu suri. Yang terkena dampaknya adalah Qingying atau kemudian menjadi Selir Xian. 

Qingying atau kita sebut Selir Xian saja, mendapat amanat dari bibinya Permaisuri Ulanara agar berjuang menjadi permaisuri. Untuk melakukannya, ia harus berlindung di balik perlindungan musuh, yaitu ibu suri. Semuanya demi bendera kuning Klan Ulanara kembali terangkat. Ini sebuah tugas yang sulit, namun selir Xian memang cerdas dan dengan cepat belajar politik harem. 

Selir Xian tidak punya ambisi bibinya dan menjalani kehidupan sebagai selir sebagaimana adanya: bertahan hidup agar dekat dengan suami yang dicintai. Adakalanya ia merasa bersalah pada bibinya.

Tampaknya posisi menjadi istri yang paling dicintai oleh kaisar tak bisa menyelamatkan Selir Xian dari aneka hoax yang membuatnya berkali-kali dihukum. Masih pengantin baru, ia harus berkabung selama 3 tahun. Akhirnya selepas berkabung ia menjadi selir dengan nama Selir Xian.

Selir dan hoax...


Baru sebentar jadi selir, ia dituduh memberikan kosmetik bermerkuri ke selir yang sedang hamil sehingga keguguran. Kalau tidak salah selama 3 tahun. Padahal pelakunya adalah Selir Jia. 

Dengan kecerdikannya, ia akhirnya bisa keluar bahkan menjadi orang yang dipercaya oleh ibu suri. Setidaknya mantan musuhnya itu menyadari bahwa selir yang ia benci ternyata tidak punya obesi kecuali mencintai suaminya dengan setulus hati. Selir Xian juga mendapatkan nama baru yaitu Ruyi yang artinya lembut dan baik hati. Makanya judul drama Cina ini adalah Ruyi’s Royal Love in the Palace.

Selepas dari Istana Dingin ia mendapati pelayan utamanya menjadi selir. Bersama dengan Permaisuri Fucha, plus selir lainnya secara silih berganti membuat Selir Xian sering mengalami badai hoax berujung hukuman. Akhirnya mereka terungkap dan satu per satu mati karena musabab berbeda. Intinya kaisar tahu perbuatan para istrinya itu. Permaisuri Fucha meninggal saat putranya meninggal.

Bisa ditebak jika Selir Xian akhirnya menjadi permaisuri. Namun ia juga mengalami kesedihan berupa putra dan putri meninggal akibat perbuatan selir lainnya. Banyak juga selir yang kehilangan anaknya. Ini sih perbuatan Selir Ling yang muncul belakangan. Ia awalnya adalah pelayan cantik yang menginginkan kekuasaan. Bahkan ia bisa menyingkirkan Selir Jia yang sudah lama pasang perangkap dengan membuat banyak janin dan bayi meninggal. 

Duh… duh… duh…. 

Selir Ling. Jahat tak perlu mendelik. Kode lirikan saja beres.


Ruyi tetap tulus mencintai suaminya meski menjadi permaisuri juga berarti menjadi hakim bagi seluruh penghuni harem. Hatinya pedih saat harus mengirimkan anggur beracun untuk Permaisuri Mei atas kejahatannya. Hatinya hancur pengawalnya dikebiri karena fitnah selir lain sehingga kaisar cemburu. Ia harus menahan cemburu yang meledak saat kaisar tergila-gila pada perempuan Han sehingga jor-joran mengeluarkan harta bahkan melanggar banyak aturan. 

Daan… yang paling ditunggu adalah saat wibawanya hancur saat kaisar memaksa akan menikahi pelacur Jiangnan. Adegan Ruyi atau Permaisuri Ulanara memotong rambut sebagai tekad memutuskan hubungan suami istri adalah puncak yang paling ditunggu pada cerita tentang permaisuri ini, di drama/naskah/novel apapun. Setelah kejadian itu ia diterpa prahara terakhir yaitu tuduhan menjadi dalang semua putra-putri raja yang meninggal dunia.

Ruyi dihukum kurung istana, sampai akhirnya bisa membuktikan bahwa ia tidak bersalah. Butuh waktu selama 3 tahun baginya untuk membuktikan bahwa Selir Ling yang melakukannya. Tentu demi menjadi orang nomor satu di istana. Setidaknya upaya Selir Ling berhasil. Putranya menjadi Kaisar Jiangling. Namun kejahatannya tak termaafkan sehingga ia menjalani hukuman siksa racun selama 9 tahun.

Ending Ruyi’s Royal Love in the Palace tentu bisa ditebak. Yaitu sad ending. Ruyi memutuskan berhenti mencintai dan tidak menerima kedudukan sebagai permaisuri kembali. Ia sudah tahu hidupnya tidak lama. Mungkin ia memutuskan mengakhiri hidupnya secara perlahan dan menyakitkan saat tahu dirinya terkena TBC.

Jadi selama 3 tahun dalam kurungan istana, hanya ditemani 1 dayang dan 1 pelayan, ia selalu menyiramkan obatnya ke pohon cintanya. Pohon kesayangan yang diberikan oleh kaisar pada hari penobatannya sebagai permaisuri. 

Tinggallah Kaisar Qianlong menyesali semua kesalahannya karena terlalu sibuk dengan para selir jahat yang membuat matanya siwer. Ia meninggal dalam usia sangat tua, dengan rambut panjang yang sepenuhnya putih. Ending-nya manis, sang kaisar memotong sedikit rambutnya dan disatukan dengan potongan rambut Ruyi. Pohon mati yang ditinggalkan oleh Ruyi akhirnya berbunga kembali, mungkin sebagai penanda bahwa Hongli dan Qingying akhirnya bahagia bersama di alam baka. 

Akhirnya Qingying menjemput Hongli sebelum ajal menjelang

Review Ruyi’s Royal Love in the Palace

1. Inti cerita

Inti dari drama Ruyi’s Royal Love in the Palace adalah cinta seorang istri pada suami mata keranjang. Huhuhu. Sesederhana itu?? Tidak juga karena si mata keranjang adalah kaisar yang punya hak atas kepemilikan semua perempuan yang ada di istananya. Saya sudah menyebut di awal, tentang jumlah selir kaisar dan kedudukan mereka.

Beda dengan poligami yang rumit. Intrik Istana Dalam lebih rumit karena melibatkan status anak yang dilahirkan dan kekuasaan klan mereka di pemerintahan. Selir X yang tertangkap basah berbuat jahat bisa tidak dihukum jika implikasinya pada peta kekuasaan di pemerintahan.

Ruyi sebagai permaisuri bukan tidak tahu tentang semua intrik selir di bawahnya. Ia harus mempertimbangkan dengan matang bagaimana pengetahuannya itu tidak menjadi dakwaan kosong. Makanya ia berkali-kali mengalah dan dikandangkan karena bukti menunjukkan ia yang bersalah. 


2. 87 episode tanpa rasa bosan

Istana dalam memang penuh intrik karena pada dasarnya tiap wanita masuk ke istana dengan tujuan utama membantu ayah atau saudara laki-laki menjadi pejabat. Aneka intrik dan politik bersatu di sana. Meskipun, jelas, perempuan raja tidak boleh berpolitik atau mencampuri urusan urusan kerajaan. Tapi… jika raja puas itu artinya jabatan keluarga naik.

Sama saja podo wae, ya.

Dan begitulah. Menjadi ratu juga berarti harus tepat dalam memberi hak para istri lainnya. Termasuk hukuman. Ia perlahan hancur saat melihat para selir berakhir dengan kematian: dibunuh atau bunuh diri. Intinya sama, karena bunuh diri diambil jika sudah tidak ada jalan keluar lain kecuali menjadi mayat dan diambil oleh keluarga.

Yang jelas, sikut-menyikut semacam ini menjadi drama yang menarik, dan membuat 87 drama Ruyi’s Royal Love in the Palace habis tanpa terasa. 

Para selir harus berjalan dipapah pelayan utama karena kostum dan kondenya berat.... 
Seberat hidup mereka di istana harem


Saya tidak becanda, saat bilang 87 episode dan tetap sangat menarik. Kehidupan harem penuh intrik dengan tetap tampil cantik. Terkadang hanya kode berupa tangan menjulur dan sulit menebak siapa yang bermain gunting di dalam lipatan.

Perempuan-perempuan yang berambisi, berkumpul di satu istana, dan berpusat di satu titik, yaitu mendapatkan sandaran dari penguasa nomor satu di dunia. Mereka membentuk kelompok-kelompok sesuai dengan bendera politik keluarga mereka. 

Untuk beberapa kasus, mereka bisa hancur bersama atau naik bersama, namun sangat mungkin hanya yang dituduh salah yang hancur: mati, bunuh diri, masuk istana dingin, atau yang teringan adalah kembali menjadi nona dan terlupakan.


Karakter dan pemain utama dalam drama Ruyi’s Royal Love in the Palace

Mari kita bahas satu per satu tokoh kita… 

Permaisuri Ulanara

Dikabarkan sebagai perempuan satu-satunya yang dicintai oleh kaisar Qianlong, itulah inti dari drama Ruyi’s Royal Love in the Palace. Berbeda dengan versi Story of Yanxi Palace, yang mengisahkan Selir Ling sebagai cinta kedua kaisar setelah Permaisuri Fucha. Kita akan bahas versi yang sedang direview saja.

Kiri: Ulanara versi Ruyi. Kanan: Ulanara versi Yanxi


Nama gadisnya adalah Qingying. Karakternya tomboi, pemberani, dan cerdas. Setelah menikah ia menjadi lembut meski wajah Zhou Xun, pemerannya tidak punya karakter lembut. Suaranya juga tidak merdu. Tapi dia dengan tepat memerankan sosok yang berkali-kali terjerambab dalam hukuman pedih Istana Dalam, namun tetap kokoh berdiri.

Jujur saja saya hampir berhenti menonton saat melihat episode pertama dan kedua karena pemeran Ruyi tidak lembut apalagi cantik. Saya terbiasa melihat wajah manis dan suara merdu. Saya bertahan demi Wallace Huo (pemeran Kaisar Qianlong) dan potensi bertemu Li Qin yang cantik, plus… kisah Permaisuri Ulanara yang saya kenal sebelumnya dalam drama kolosal yang lainnya.

Ternyata Zhou Xun memang memerankan karakter Ruyi dengan baik. Yah, saya masih tetap membayangkan peran permaisuri Ulanara versi lainnya yang lembut nan cantik yang diperankan oleh Charmain Sheh.

Overall, bagus, tidak menye-menye, dan menjawab mengapa ia disebut sebagai permaisuri yang terpinggirkan. Permaisuri tapi tak mendapatkan gelar anumerta sebagaimana permaisuri pada umumnya.

Salah satu baju permaisuri

Baju harian lebih sederhana


Kaisar Qianlong

Pangeran Hongli dan Kaisar Qianlong diperankan oleh Wallace Huo dengan sangat baik. Mulai dari peran remaja yang penuh semangat, cerdas, dan mencintai dunia. Karakter baik ini berubah perlahan ketika ia menjadi kaisar dengan segala macam intriknya. Ia disebut tak punya hati. 

Mungkin karena tekanan dalam pemerintahannya dan kehilangan banyak putra-putri. Bayangkan saja, penerusnya adalah Pangeran ke-15. Ia kehilangan dua putra mahkota dan beberapa putra kesayangan yang diakui sangat berbakat. Belum termasuk para putrinya.



Pada hari Aisin Gioro Hong Li dinobatkan menjadi Kaisar Qianlong, wajahnya langsung terlihat agak menua. Dunia di genggamannya, beserta semua permasalahannya. Kaisar Qianlong memerintah secara resmi pada tanggal 11 Oktober 1736 sampai dengan 7 Februari 1795.

Secara umum, Qianlong adalah sosok kaisar yang cerdas. Ia mampu mengatur pemerintahan dan menguasai politik istana dalam. Ketika menteri senior dari klan Niohuru (klan asal ibunya) melakukan kesalahan di medan perang, ia langsung memerintahkan eksekusi di tempat untuk mencegah campur tangan ibu suri. Namun ia punya kelemahan, yaitu wanita. Banyak selir yang diuntungkan dari kelemahan ini. Di drama ini akan diperlihatkan bagaimana para istri yang dia sukai pada saat itu, membantunya di ruang kerja istana.



Hong Li mati tua, dengan penyesalan mendalam karena terperdaya oleh para selir jahat sehingga meragukan kebaikan dan kesetiaan Qingying. 


Selir Yu

Gelar anumertanya adalah Selir Resmi Kekaisaran Yu. Ia menjadi tokoh pembantu protagonis yang cukup menyenangkan karena selalu menjadi salah satu sandaran Ruyi. Contoh persahabatan di istana harem adalah sebuah anugerah yang luar biasa. 

Selir Yu awalnya adalah pelayan rendah (pembordir) dengan nama keluarga Hai, sehingga disebut Lady Hai. Status rendah membuat ia sering terkena perundungan. Ia juga penakut dan nyaris tak bisa berbicara. Beruntung ia melahirkan putra kelima bernama Yongqi yang sangat disayangi oleh ayah kaisar. 

Selir Yu dengan pakaian formalnya


Ketika sahabatnya, Selir Xian alias Ruyi dihukum di Istana Dalam, ia mulai berani bersuara bahkan membongkar pelaku utamanya. Sampai akhir ia menjadi sahabat terbaik Ruyi, dan membongkar beberapa skandal selir, dan menjadi salah satu selir yang memiliki status tinggi. Janine Chang memerankannya dengan sangat baik di drama versi Ruyi’s Royal Love in the Palace.


Permaisuri Fucha Langhua

Angel Dong menjadi sosok Lady Fucha dan Permaisuri Fucha. Sosok berkarakter lembut, tulus, namun mendua alias munafik demi intrik. Tentu saja, karena di sini ia menjadi pemeran antagonis. Di drama Story of Yanxi Palace, tokoh ini diperankan oleh si cantik-imut Qin Lan, dengan karakter sempurna baiknya.

Permaisuri Fucha versi Ruyi dan Yanxi


Lady Fucha mungkin tokoh yang sangat baik dan lembut. Bisa dilihat dari kerelaannya menikah bersamaan dengan Qingling dan tidak ditemani oleh suaminya. Padahal ia adalah istri sah, yang dengan sendirinya adalah istri utama. Tentang sah dan tidak sah, saya menulisnya dengan epik dan lengkap di artikel review dan sinopsis The Sword and the Brocade.

Ketika suaminya menjadi kaisar, ia secara otomatis menjadi permaisuri dan dengan bijak meletakkan posisi setiap madu yang menemani suaminya. Termasuk memberikan status selir agung pada rival yang sangat menyakiti hati dan harga dirinya. 

Api cemburu dan penghinaan bertubi yang ia rasakan membuatnya mulai bermain dari belakang dan menjadi gunting dalam lipatan. Ia membuat plot agar Aruo, dayang utama Selir Xian dihukum oleh Selir Gao, lalu pura-pura menolongnya. Menjanjikan posisi sebagai selir. Kontan saja, Aruo menjadi senjata mematikan bagi tuannya. 

Ratu Fucha dengan busana resminya


Kejahatan ini terbongkar nyaris bersamaan dengan meninggalnya putra kesayangan, sehingga ia meninggal dalam kepedihan, dengan sangat cepat. Di versi satunya ia dibuat bunuh diri. 

Permaisuri Fucha meninggal dengan gelar anumerta sesuai perannya dan disebut sebagai istri yang lembut, baik hati dan tiada cela. 


Selir Jia

Selir Jia berasal dari Korea. Ia masuk istana dengan nama Lady Jin dan secara perlahan kariernya sebagai perempuan kaisar menanjak. Di drama ini, raja di Korea adalah cinta utamanya dan ia berjuang sepenuh hati untuk mendapatkan hati kaisar demi orang yang ia cintai tersebut. 

Selir Jia dengan busana formal


Xin Zhi Lei berhasil menjadi sosok culas, manipulatif dan tokoh dibalik kematian banyak selir di istana. Padahal Xin Zhi Lei biasanya jadi sosok protagonis. Di sini ia memerankan Selir Jia yang membuat saya kesal sekali padanya. Seharusnya ia bisa naik jabatan sampai permaisuri, namun ketahuan tanpa sengaja gara-gara kepolosan anaknya.


Selir Gao

Selir cantik dari keluarga menteri yang berpengaruh. Seharusnya hidupnya baik-baik saja di istana. Toh kedudukannya juga tinggi, tepat di bawah permaisuri. Tapi dia punya karakter arogan dan sangat membenci Ruyi, makanya sering terpedaya oleh Sulian, dayang utama Permaisuri Fucha. Tentu atas perintah tuannya.

Selir Gao


Ia memang menghamba pada Permaisuri Fucha, bahkan jadi pelaku semua kejahatan permaisuri. Pada akhirnya ialah yang membongkar kejahatan permaisuri setelah dirinya jatuh ke dalam lubang kejahatan yang ia gali sendiri. Semua itu karena ia baru tahu bahwa gelang kesayangannya, pemberian permaisuri, adalah gelang pencegah kehamilan. Tidak memiliki anak membuatnya tidak disayangi oleh kaisar. Posisi tinggi didapat dari kedudukan keluarga dan kedekatannya dengan permaisuri.


Selir Ling

Selir Ling versi drama Ruyi’s Royal Love in the Palace diperikan sebagai sosok antagonis penyebab terbunuhnya banyak putra-putri kaisar. Ia mengawali karier istri kaisar dari seorang pelayan bagian taman. Wajahnya cantik dan sekilas mirip Ruyi. Ia pun dijadikan dayang di istana Selir Chun. Namanya Wei Yanwan. Perempuan dari suku Han.

Selir Ling versi Yanxi dan Selir Ling versi Ruyi


Wei Yanwan sebagai pelayan dan dayang mempunyai hubungan cinta dengan Ling Yunche (yang dikebiri karena kecemburuan kaisar). Yanwan sangat ambisius, kejam, dan senang pada kedudukan tinggi. Ruyi adalah musuh terbesarnya, dan menjadi permaisuri adalah cita-citanya. Ia rela mengkambinghitamkan ibunya saat kejahatannya hampir terbongkar. Ibu dan saudara laki-lakinya dihukum mati.

Pada akhirnya Ruyi berhasil membuatnya mengakui kejahatan dan dihukum siksaan racun mematikan yang diminum setiap hari, bergantian dengan penawarnya. Siksaan dahsyat ini membuatnya setengah gila, antara tetap ingin bertahan hidup karena putranya menjadi pewaris tahta sekaligus ingin mati saja. Ia meninggal dengan gelar tertinggi pertama di bawah permaisuri.


Selir Ling versi lainnya

Sosok Selir Ling versi Wei Yanwan ini mengingatkan pada Selir Ling versi Ying Luo, tokoh utama drama Story of Yanxi Palace. Bedanya, versi yang satu ini adalah versi licik tapi baik. Sama-sama berangkat dari kelas pelayan kecil sampai kemudian menjadi perempuan pertama kaisar. 

Kaisar Qianlong tidak mengangkat permaisuri lagi setelah kematian Permaisuri Ulanara, jadi praktis ia memang permaisuri itu sendiri. Status nonbangsawan yang membuatnya tak bisa mendapatkan gelar permaisuri selama hidupnya. 

Seir Ling versi baik


Beda lagi dengan Selir Ling versi kekaisaran yang asli. Nama kecilnya tidak diketahui. Hanya tercatat sebagai Lady Wei. Ia mendapatkan gelar sebagai Selir Ling pada tahun 1745 dan Selir Agung pada 1749. Ia melahirkan putri ke-7 (Putri Heijing), putra ke-14 (Pangeran Yonglu) dan putri ke-9 (Putri Heke). Setelah naik pangkat kembali, ia melahirkan putra ke-15 yang menjadi kaisar, putra ke-16, dan putra ke-17. Ia meninggal dengan gelar Permaisuri Xiaoyichun.

Selir Ling versi kerajaan (Permaisuri Xiao Yi)


Beda drama, beda sosok aslinya ya. 

Jadi ingin bikin naskah novel berdasarkan data sejarah. Beda cerita juga tak apa karena difiksikan. Boleh, nggak?

 

Amanah dalam drama Ruyi’s Royal Love in the Palace

1. Cinta mengalahkan segala rintangan

Cinta Qianling dan cinta Ruyi pada Kaisar Qianlong digambarkan sangat tulus. Dia mendapatkan posisi puncak sebagai perempuan nomor satu juga karena cinta. Cinta juga yang membuat ia selalu bertahan meski berkali-kali dihukum karena fitnah. Sosok Ruyi memang sempurna. 

Alasan mengapa ia menjadi permaisuri adalah untuk menemani suaminya di posisi tertinggi yang anginnya sangat kencang. Kadang bikin limbung, ya, di kondisi begitu. Meskipun pada akhirnya ia memutuskan menyerah dan melepas cintanya, namun ia meninggal dengan bahagia.

Jadi buk ibuk… meski pernikahan terasa sangat sulit, jangan menyerah. Pertahankan sampai titik darah penghabisan. Lepaskan ketika tahu ajal akan tiba.


2. Indahnya persahabatan

Drama Ruyi’s Royal Love in the Palace mengajarkan tentang arti penting persahabatan. Dunia sosialita di Istana Dalam terbantu kalau punya sahabat yang kaya. Ups… bukan itu maksud saya. 

Pilihlah sahabat yang memang bisa jadi sandaran bersama karena hidup itu tidak semudah kelihatannya. Ujian akan selalu ada, dan tak pernah mudah. Sahabat membuat hidup jadi mudah. Misalnya Selir Yu yang gagap bicara dan pemalu, karena ingin menolong Ruyi yang pernah menolongnya malah akhirnya punya status yang sangat tinggi padahal ia awalnya pelayan biasa. 

Li Qin sebagai Selir Rong


Selir Rong yang sangat cantik jelita dan masih banyak squad Ruyi’ lovers membuat drama ini menjadi manis. Padahal kalau tanpa mereka pastilah melelahkan ya melihat orang dihukum saja gara-gara fitnah dan hoax.


3. Kemewahan mahal harganya

Ini sih rahasia umum, bahwa kemewahan yang dinikmati tidak ada yang gratis. Perlu upaya yang lebih banyak. Kalau yang dapatnya mudah juga ujian hati tidak mudah. Setiap keindahan dan kemewahan ada harganya. 

Kemewahan juga yang membuat kehidupan harem menjadi berwarna-warni. Penuh intrik. Pembagian kemewahan memang sangat ketat di dunia harem. Jenis kain, makanan, arang, perhiasan, bahkan tabib saat sakit juga ditentukan oleh derajatnya. Makin tinggi makin mewah.

Sepatu perempuan di istana harem


Beberapa selir akan mencukupkan apa yang ia dapatkan dan ia akan selamat sampai akhir hayat. Mereka yang berebut kemewahan akan berakhir sia-sia. Seperti para selir yang akhirnya berpulang akibat kesalahannya maupun disalahi oleh temannya. 

Apa itu berarti lebih baik menjadi nona selamanya meski tak pernah bertemu kaisar? Kalau saya sih memilih gitu kalau nasib membawa pada kewajiban menjadi anggota istana harem. FYI, tiap 3 tahun sekali keluarga pejabat memang harus mengirimkan anak perempuan ke istana. Yang terpilih akan jadi nona yang tidak terpilih akan jadi pelayan. Nah, lho… 

Inspirasi busana



4. Tahu ritus atau tata cara kerajaan

Detail ritus kerajaan dan tata cara kehidupan harem ditunjukkan di drama Ruyi's Royal Love in the Palace dengan lebih detail. Ini terlihat dari beberapa kali adegan:

a. Memberi salam harian, yang sesuai dengan kedudukan.

b. Hak bicara lebih teratur sesuai status

c. Di beberapa bangunan istana ada pinntu khusus yang hanya boleh dilalui oleh kaisar dan permaisuri.

Pintu utama hanya untuk kaisar dan permaisuri. Yang lainnya lewat sebelah kanan dan kirinya


d. Tata cara perayaan tertentu dan tugas para istri

e. Tata cara perjalanan

f. Tata cara penobatan kaisar dan ratu

g. Kapan para selir harus memakai busana resmi

h. Hak dan kewajiban setiap perempuan milik raja serta tingkatannya

i. dll.


5. Kendahan istana dan luar istana

Bagaimana bentuk istana dalam pada masa kerajaan? Drama ini menyajikannya dengan sangat sempurna. Terkadang saya tak seberapa peduli dengan pemainnya, malah lebih memperhatikan printilan-printilan indah yang menjadi latar. Beberapa tata cara dan tata letak sangat menarik.
Pemandangan istana diperlihatkan dengan lebih baik di drama ini. A must see costume drama. Detailnya luar biasa.




Data penunjang lainnya

Ruyi’s Royal Love in the Palace memiliki episode yang sangat panjang yaitu 87 episode. Disiarkan secara daring pada tahun 2018 dari pusatnya yaitu Tencent Video. Drama ini bisa ditonton di Viki juga kok. Mau cari di Youtube? Ga ada versi penuhnya. Hehehe. 

Drama Ruyi ini dibuat naskah filmnya oleh Wu Xue Lan. Asalnya dari adaptasi novel "Hou Gong Ru Yi Zhuan" ciptaan Liu Lian Zi. Wang Jun dan Cheng Yuan Hai didaulat jadi sutradara.

Drama ini bagus sekali dan termasuk harus tonton. Selain masuk ke jenis drama periode atau drama kerajaan bas on true data, juga merupakan costume drama atau drama yang dibuat semirip mungkin dengan aslinya. Eh, aslinya sama ya kedua istilah ini?

Yang jelas sih, salah satu drama yang secara detail menggambarkan kehidupan harem atau Istana Dalam dengan senyata mungkin. Beberapa scene sangat bagus dan bisa jadi acuan sejarah. Saya sangat terpesona pada saat kaisar dan keluarga melakukan perjalanan dengan kapal. Wuah, jadi karnaval akbar sekali. Semua rakyat dengan status apapun harus berjajar di tepi sungai dengan rumah-rumah nan indah dan sebagian bertingkat. Keren!

Penggambaran hak dan kewajiban istri kaisar dari kelas apapun juga jelas di sini. Top markotop.

Paling berkesan adalah kostum dan perhiasan. Bahkan sepatu yang dipakai juga terlihat jelas dan otentik.

Penggambaran istana dengan bangunan serta ornamennya juga sangat-sangat bagus. 10 jempol. Bagi saya drama ini punya nilai 9 dari 10. 


Kesimpulan

Ruyi menjadi sosok istri yang mencintai suaminya, dan berhasil melewati semua ujian yang ada. Dia dari figur tinggi yang terbanting karena keruntuhan klannya. Setahap demi setahap naik kembali tanpa kehilangan jatidiri dan cintanya. Ujian demi ujian hanya mematangkannya. Ia tidak menyerah pada cinta meski tampaknya demikian. Ia menutup hatinya pada Kaisar Qianlong agar bisa kembali menyambut Pangeran Hongli yang ia cintai. 



Sosok Ruyi sebagai Permaisuri Ulanara dianggap kalah bahkan pecundang jika dibandingkan dengan rivalnya Selir Ling, baik versi baik maupun versi jahat. Ia meninggal tanpa gelar permaisuri dan dimakamkan terlalu sederhana untuk jabatannya. Namun kita bisa belajar sesuatu dari kisahnya yaitu, “Jika hidup mengecewakanmu, termasuk cintamu sendiri, janganlah mengecewakan makna hidupmu bagi orang-orang di dekatmu. Atau setidaknya jangan mengecewakan dirimu sendiri. Hiduplah dengan bahagia bagaimanapun kondisimu, bahkan ketika jatuh ke bawah. Pada akhirnya kamu akan bangkit dan menjadi lebih dewasa.”

Eaaa…. Ya ampun, serius sekali akhir dari review dan sinopsis drama Ruyi’s Royal Love in the Palace ala Susindra ini.


Beberapa data:

https://mydramalist.com/18756-ruyis-royal-love-in-the-palace

https://mydramalist.com/28565-the-tale-of-yanxi-palace/

https://en.wikipedia.org/wiki/Empress_Xiaoyichun


16 Komentar

  1. Hallo kak, nanya dong keywords apa ya bt search di viki?
    Aku engga nemu hiksss

    BalasHapus
  2. Drama Cina Ruyi’s Royal Love in the Palace ini memang keren bangeett, pemainnya, plot cerita bahkan kisah kerajaan bisa di-deliver dgn begitu indah.
    Mantuuul ya DraChin ini mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. So far, kayaknya ini yang paling detail, Mbak. Kalau suka dengan culture masa lampau, bisa lihat banyak hal di sini

      Hapus
  3. gw kayaknya malah pusing kalau nonton drama ini ya. Mirip2 mukanya dan banyak pemerannya ahaha.. jadi inget dulu waktu kecil nonton drama china di tv namanya Assassination, aku jatuh cinta dengan karakter putrinya hihi.. waktu SMP itu, Cantik banget dan sulih suaranya seksi. haha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehhe. Memang kalau tidak biasa akan merasa sama semua, seperti kalau saya nonton drakor. Setelah 10-an episode drakor, saya baru paham wajah dan nama.

      Hapus
  4. Wah ceritanya seru bgt deh Eny suka drama gini tapi selirnya banyak bgt yaah bingung juga jadinya wkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini paling sedikit. Dinasti sebelum-sebelumnya jauh lebih banyak. Disebut 2000 orang di istana dalam. Bisa dibayangkan berapa jumlah wanitanya raja/kaiar?

      Hapus
  5. Dah lama banget ga nonton drama China nih. Adanya peran orang jahat memang selalu jadi bumbu di sebuah cerita ya hihi. Btw ternyata episodenya banyak juga ya, duh ga kebayang nih kalau nonton maraton hihi soale aku lebih suka nonton maraton kalau drama.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maratonnya berapa, Mbak? Saya maksimal 3 episode kalau benar2 senggang.

      Hapus
  6. Ya ampun selirnya banyak banget, sabar2 yang jd istri.
    Apa enaknya hidup di istana tapi penuh intrik ya huhu
    Sayangnya pernikahan dengan selir2 itu kyknya mungkin jg kebanyakan krn politik.
    Salah satu yg aku perhatikan dr drama cina kerajaan2 tu ada sarung buat jari kelingking buat apaan ya fungsinya? hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Orang akan langsung tahu di depannya kerabat kerajaan kalau lihat kuku panjang di jari manis dan kelingking. Makanya angat dirawat dan diberi penutup agar tidak patah.

      Hapus
  7. Aku gak kebayang untuk orang sebanyak itu hanya nelayani 1 kaisar, wkwkwk. Kalo orang jaman skrg mungkin uda di bilang penjahat kali ya punya selir sebanyak itu, tp ini real banget ya

    BalasHapus
  8. waaah Mbak SUsiii... aku suka lihat trailerrrnya (sampe hunting di yutub) hihihhi maklum, sebagai penggemar pakaian klasik tempo dulu. mataku sungguh dimanjakan sekali. detil amat ya ini

    BalasHapus
  9. Jadi penasaran raja dulu tuh kuat-kuat yaa, ampe selirnya banyak gitu hahahahah *lah salfok

    BalasHapus
  10. Baca review Mbak Susi detail banget tapi nggak bikin bosen, saya baca sampai akhir. Kisah Permaisuri Ruyi ini inspiratif, menunjukkan bahwa wanita punya kekuatan besar dan hati yang seluas samudera mencintai suaminya yang punya banyak selir.

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkenan meninggalkan jejak di sini. Mohon tidak memasang iklan atau link hidup di sini. :)