Warm Time with You: Review dan Sinopsis ala Susindra

Wu Yi merasa sedih. Wajah imutnya tertekuk. Teman sekolah TK-nya, Xiao Pang, terluka dan ia dituduh penyebab lukanya dan "mama" harus ganti rugi uang pengobatan. Kesedihan Wu Yi menjadi alasan bagi sdik seperguruannya untuk membeli TK tersebut, demi mendapatkan bukti bahwa kakak seperguruan Wu Yi tidak bersalah. Yaaa.... adik seperguruannya saja sekarang jadi pemilik sekolahnya..... Kurleb seperti itulah cuplikan drama berjudul Warm Time with You.

Warm Time with You: Review dan Sinopsis ala Susindra


Kalau baca itu rasanya aneh ya. Kok adik seperguruan dari seorang anak TK bisa membeli sekolah TK. Lalu kenapa "mama" bukannya Mama? Ayok baca sinopsis dan review Warm Time with You versi Susindra.


review dan sinopsis Warm Time with You ala Susindra


Judul drama: Warm Time With You

Judul Asli: 与你的暖暖时光

Judul lainnya: Yu Ni De Nuan Nuan Shí Guang

Sutradara: Tony Tang

Genre: romansa komedi

Asal: China

Jumlah episode: 31

Durasi: 5 menit

Waktu tayang: September-Oktober 2022

Penayang: Tencent Video


Sinopsis Warm Time with You

Wu Yi adalah anak yang sangat menggemaskan. Imut, cerdas, dan pintar bicara. Bener-bener snow ball yang bikin siapapun auto jatuh cinta. Itu juga yang dirasakan oleh Qi Mo, seorang eksekutif muda yang dingin, ganteng, dan tentu saja kaya raya. Dia adalah paman kandung Wu Yi, yang sejak bayi diasuh oleh Wu Jiao Jiao, bibinya. 

"Apakah kamu adik seperguruan yang dikirim mamaku?" tanya Wu Yi pada paman Qi Mo.

"Ya,"

Dan mereka pun jadi kakak-adik seperguruan. Dan sebagai adik seperguruan, Qi Mo membantu membereskan pemilik rumah yang ribet menagih uang sewa. Rumahnya dibeli dengan harga paling tinggi. Uang bukan masalah. Ketika Wu Yi difitnah melukai teman pun si adik seperguruan membeli sekolahnya sekalian.

Tapi bukan itu intinya. Intinya adalah pengalaman batin seorang eksekutif muda - yang hidup dengan standar tinggi, suka main perintah dan tak pernah suka pada perempuan jenis apapun - menjadi seorang murid perguruan silat abal-abal milik perempuan lajang yang masih labil. Ya labil emosinya ya labil ekonominya. 

Qi Mo, si ganteng ini masih harus melawan rival utamanya di masa sekolah, yang tak pernah akur sampai sekarang. Namanya Dongfang Yu. Suatu kebetulan bahwa Dongfang Yu adalah sahabat masa kecil Jiao Jiao, bahkan sudah dilabeli sebagai solmate/pasangan sejak lama.



Drama super pendek ini juga tentang rasa percaya seorang adik bernama Wu Jiao Jiao kepada kakaknya yang tak terbantahkan. Tak hanya rela tidak sekolah, namun juga rela menolak jodoh, karena harus menjadi mama bagi keponakannya. Ia bekerja menjadi sales pemberi brosur di jalan. Bukan kehidupan yang mudah untuk remaja muda yang harus jadi ibu bagi balita.

Wu Jiao Jiao tak bersedia meninggalkan rumah kontrakan yang ditinggalkan oleh kakaknya - yang di awal cerita akan bikin penonton bertanya-tanya, kalau tak punya uang kenapa memaksa mengontrak rumah dengan halaman seluas itu? Jawabannya ternyata, ia takut jika kakaknya pulang lalu tak bisa menemukannya kembali. Padahal pasti tidak tenang diteror pemilik rumah yang selalu menagih uang sewa yang juga selalu terlambat, kan?

Sungguh dunia yang berbeda. Qi Mo dengan segala kesaktian uangnya dan Wu Jiao Jiao yang harus menaklukkan jalanan, untuk membagikan brosur.

Bisa dibayangkan perseteruan tidak jelas antara Qi Mo dengan Wi Jiao Jiao dengan Wu Yi sebagai penengah selama drama Warm Time with You berlangsung.

"Aku tidak ingin memilih, tapi kamu bisa menjadi ayahku. Jika kalian menikah, bukankah itu tidak akan menyulitkan hidupku yang baru berusia 4 tahun ini?" Aku tak perlu meninggalkan Mama, masih mendapatkan Ayah. Bukankah hidup kita sekarang ini sangat baik?"

"Dibandingkan punya adik seperguruan aku lebih suka punya ayah."

Bagaimana cinta di antara dua orang yang berlainan dunia bisa tumbuh dan berkembang? Mungkinkah akan seperti City of Streamer? Itu jadi kisah yang menarik diikuti karena banyak kelucuan. Bisa untuk pelajaran mengenal tanda-tanda cinta sambil tertawa-tawa melihat kelucuan mereka. 

Bagaimana hak asuh Wu Yi? Yang jelas Wu Jiao Jiao tak rela melepas hak asuhnya atas Wu Yi dengan pertukaran apapun. Itu sebabnya Presdir Qi menyuruh anaknya Qi Mo yang dingin dan tak pernah suka pada siapapun kecuali dirinya sendiri. Dalam hal ini, Presdir Qi telah salah menilai anaknya, membuat dua anaknya jatuh ke pelukan keluarga Wu. 

Tapi apa benar hanya ingin mengambil kembali cucunya? Hmm.... ini misteri dan karena masih dugaan saya akan membahasnya di bagian review Warm Time with You saja. Semoga dugaan saya benar!



Review Warm Time with You

Semacam penjelasan mengapa plotnya demikian

Tak dijelaskan bagaimana awalnya Jiao Jiao muda menjadi ibu bagi Wu Yi. Hanya dikatakan kakak kandungnya meninggalkan anak semata wayang tersebut kepada Jiao Jiao di sebuah rumah padepokan atau aula bela diri - yang ternyata kontrakan. Tapi di episode 1, ayahnya Qi Mo sudah mengatakan anak yatim piatu. Entah mana yang benar.

Ibu Wu Ji adalah anak konglomerat bermarga Qi, yang juga tidak dijelaskan keberadaannya. Kemungkinan besar sudah meninggal dunia. Jadi bisa disimpulkan di awal bahwa hak asuh Wu Yi jatuh pada keluarga laki-laki. Kecuali si anak bersedia ikut keluarga ibu. 

Itu sebabnya, Presdir Qi menyuruh anaknya Qi Mo untuk merebut hak asuh Wu Yi setelah gagal melakukannya. Tak mudah menaklukkan Wu Jiao Jiao. Itu sebab Qi Mo bersusah payah membujuk Wu Yi dengan tinggal di rumah mereka yang tentu saja terlalu sempit dan kumuh baginya. Padahal terbilang bagus untuk orang yang diceritakan hidup susah. Rumah impian saya itu..... minus lampu-lampu penghias rumah yang sangat banyak dan selalu benderang sepanjang malam. Boros listrik. 



Kehadiran ayahnya Qi Mo cukup misterius. Hanya sepotong percakapan tentang progres perebutan hak asuh yang dilakukan anaknya dan perintah untuk mengawasi. Kenapa? 

Kalau menurut saya ada pada saham yang ditinggalkan oleh ibunya Wu Yi. Bagaimanapun sebagai anak pastilah punya saham di perusahaan. Mungkin untuk menggenapkan jumlah agar bisa jadi pemilik saham terbesar sebagaimana kisah yang lazim dijadikan latar belakang cerita. 

Kalau akhirnya Qi Mo menikah dengan Wu Jiao Jiao... bukankah semuanya jadi happy? Kalau semudah itu, sosok si bapak tidak akan semisterius itu. 

Itu sebab, drama Warm Time with You cocok ditonton siapa saja, baik yang bucin, yang terlanjur susah move on dari Fang Tian Yi, atau yang baru pertama kali nonton. Eh, Fang Tian Yi itu siapa? Simak penjelasan karakter tokoh, ya. Tapi setelah dua subtema setelah ini.


Ternyata bukan asal beli rumah dan sekolah  

Saya termasuk yang auto skip kalau nonton drama yang dikit-dikit beli untuk menyelesaikan masalah. Males dan bikin sakit hati karena tak bisa beli juga? Iya. Sebagian. Wkwkwk. 

Sebagiannya lagi karena menganggap bahwa serba beli itu tidak memberikan pelajaran bagi anak. Misalnya demi membuktikan Wu Yi memang benar tidak salah, Qi Mo membeli sekolahnya dan menjadi Ketua TK Kehormatan. Sampai segitunya melindungi anak kecil....

Ternyata tidak. Ini jawaban Qi Mo.

"Membiarkan orang jahat, maka anak kecil seperti Wu Yi akan terluka lagi. Jadi aku berperan sebagai Ketua TK Kehormatan, untuk selalu mengingatkan manajemen dan sekolah untuk mengakhiri masalah seperti ini. (untuk) perlakukan guru dan murid dengan setara. Keika hadapi masalah mereka tidak akan melalaikan tugas meraka atau mengabaikannya. Dengan begini baru bisa membesarkan anak yang baik dan pintar seperti Wu Yi."


Pak/Bu Xiao memang termasuk jahat dan semena-mena. Dengan kuasanya ia bisa mengucilkan seorang wali murid hanya karena sesuatu yang sangat sepele. Sedikit banyak hal itu mempengaruhi anak didik.

Tapi ia juga mengambil keuntungan untuk mendapatkan cintanya melalui status sebagai Ketua TK Kehormatan, yaitu tugas untuk berfoto dengan ayah dan ibu. Dengan siapa lagi Wu Yi berfoto kalau tidak dengannya dan Jiao Jiao sebagai ayah dan ibu! Nakalan.


Ada lagi sih yang bikin para ibu bertahan menonton Warm Time with Youyaitu kegiatan anak sekolah TK yang bisa di-ATM. Bagus sekali bagaimana peran guru dan wali murid dalam mendidik anak baik di sekolah, di rumah, maupun di masyarakat. 

Coba tonton, deh. Jadi tidak sekadar berkata, ah, kalau semua serba beli juga semuanya akan hidup enak. Lagian drama ini super duper pendek, cuma lima menit dalam satu episode.


Drama super pendek

Drama 5 menitan ini super pendek, dan hanya 31 episode. Kalau senggang bisa nonton sekali duduk untuk 31 episode sekalian. Prinsipnya seperti makan coklat Silver Queen satu kotak demi satu kotak tahu-tahu habis namun tak merasa menyesal. Singkat banget!

Wah jadi ingat, sebulan ini baru sekali diberi hadiah camilan Silver Queen untuk teman menulis. Semoga suami baca ini dan dibeliin lagi. Uhuy!

Saya menonton sambil menyetrika sebentar dan langsung dapat 21 episode. Ini salah satu asyiknya nonton di WeTV, jujur saja, adalah autoplay-nya yang bisa tanpa lagu cover. Jadi bisa bablas saja. Sampai kadang perlu tengok sudah sampai episode berapa agar tidak benar-benar kebablasan nonton sampai tamat. Kalau di aplikasi lain sih sama asyiknya tapi memang tetap terasa berbeda. 

Drama super pendek begini menjadi alternatif tontonan yang disukai karena mayoritas mereka di sana adalah orang yang sangat sibuk dengan kegiatannya. Jadi bisa menonton sambil menanti transportasi umum atau saat di atas kereta/bis. Atau saat istirahat.

Mungkin itu juga yang membuat drama Cina meski dari jumlah episode tampak sangat panjang, yaitu 40an, tapi durasinya 40 menit saja. Yang 3 menit dan 5 menit per episode juga ada.

Saya terpaksa memberi nama drama super pendek untuk membedakan istilah drama pendek yaitu drama yang jumlah episodenya antara 12an episode, dengan durasi waktu penanyangan yang normal.

Kalau yang saya lihat sih, drama super pendek ini lebih banyak diperankan oleh aktor/aktris yang berbudget masih rendah. Mereka yang sukses akan cepat menanjak menjadi pemain peran yang lebih mahal sampai akhirnya terus menanjak menjadi super mahal. Lalu mengapa Fang Tian Yi jadi Qi Mo? Aduh! Fang Tian Yi lagi!


Karakter tokoh

Tadi saya menyebut Fang Tian Yi, ya, bagi yang belum kenalan, yuk kenalan. 

Dai Gao Zheng, adalah pemeran Qi Mo. Lulusan Central Academy of Drama jurusan Acting angkatan 2013. Jadi memang termasuk pemeran baru. Saya pertama kali ketemu di drama Who Rules the World sebagai Lin Yin An. 



Barusan ketemu di drama Maid's Revenge sebagai Fang Tian Yi, yang karakternya tak jauh dari Qi Mo. Dia termasuk sukses sebagai Tian Yi bahkan dibuatkan film special edition berjudul Maid's Revenge: Special Fang Tian Yi. Oh iya, di drama Love in Time (My Secret in Time) dia juga ikut bermain sebagai Jiang Sheng Hao. Saya akan menulis kisahnya di Cakrawala Susindra untuk melengkapi ulasan film yang ada.

Sebaliknya untuk tokoh perempuan utama. Zhang Xin Yi memerankan tokoh remaja lajang nan imut bernama Wu Jiao Jiao. Termasuk berhasil padahal usianya sudah 34 tahun. Tak banyak yang bisa diceritakan tentangnya karena ia termasuk pendatang untuk 5 tahun yang berlalu. Dramanya berjudul Mom War layak dicari menurut versi saya. Oh iya, info lainnya, ternyata ia seorang penulis naskah.



Tapi memang unik juga kalau dilihat dari kacamata usia. Dai Gao Zheng kelahiran 1996 sementara Shang Xin Yi kelahiran 1988. Jadi tuaan si female lead. Tapi mereka berhasil menceritakan sosok yang sebaliknya, yaitu Jiao Jiao berusia sekitar 10an tahun lebih muda daripada Qi Mo.

Karakter lain yang sangat mencuri perhatian adalah Zhang Yan Bo. Kecil-kecil bikin gemes. Bahkan jika tak suka jalan ceritanya, karakternya bisa membuat penonton bertahan sampai akhir.





4 Komentar

  1. Waah ada edukasi finansial juga ya buat anak-anak. Ini mesti TK yang udah high class 😁 tapi bisa ditiru juga sih dengan konsep yang lebih sederhana.

    BalasHapus
  2. Aduuuuh, lagi banyak dracin yang bawa aktor2 cilik yg unyu2 ya. Aku baru mau nonton yang Since I Met You mba. Soalnya ada Lennon Sun di sana.

    Eh ini Dai Gao Zheng yang jadi the Governor di Maid's Revenge kan? Ganteeeeng. Wkwkwkwkwk. Aaaaaak, jadi galau banyak pilihan dracin keren. Makasih rekomendasinya Mba Sus.

    BalasHapus
  3. Seru kayaknya mbak, Saya blm pernah menonton yg satu ini, bakalan masuk dalam list tontonan ku nih film

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oiya, BTW, Saya blm pernah nonton di WeTV, itu mesti berlangganan jasa juga kah supaya bisa nonton sepuasnya apa aplikasi twitter nonton gratis mbak?

      Hapus

Terima kasih sudah berkenan meninggalkan jejak di sini. Mohon tidak memasang iklan atau link hidup di sini. :)