Keju Perancis


Bonjour à tous!
Tak terasa sudah hari kamis lagi. Saatnya ber-Français ria. Tapi kali ini saya tidak akan menjejali para sahabat dengan bahasa Perancis yang katanya sulit (saya tetep kekeuh menyatakan bahasa Perancis lebih mudah dari bahasa Inggris!!). Saya akan bercerita sedikit tentang salah satu produk unggulan Perancis, yaitu KEJU.

Ada sekitar 400 jenis keju di Perancis. Menurut anekdot setempat, butuh lebih dari 1 tahun untuk mencoba semua keju di Perancis jika sehari kita mencoba 1 keju. Bener juga, sih. Kebetulan saja saya termasuk beruntung karena mengenal 4 jenis kejunya; Mystère Prieure, Raclette, Babybel, dan Camembert. Sahabat sekaligus patner kerja plus bos saya selalu datang 2x setahun dan bersedia membawa oleh-oleh keju Perancis. Sejauh ini sih masih doyan-doyan saja. Rasanya tawar sekali dan cocok dicemil tanpa tambahan apa-apa. Beda dengan keju Indonesia yang asin-gurih. Keju perancis benar-benar plain tapi berbau sesuai jenis susunya. Nah Keju Raclette dan Camembert itu yang agak sulit ditelan karena sangat kuat.

Saking cinta dan bangganya masyarakat Perancis pada keju, mereka membuat beberapa pepatah tentang keju:

  1. "Un repas sans fromage est une belle à qui il manque un œil." (“Suatu hidangan tanpa keju adalah seorang wanita cantik yang kehilangan satu matanya.”)
  2. "Un repas sans fromage comme un journée sans soleil." (“Makanan apapun tanpa keju laksana hari tanpa matahari”)
  3. "Fromage et pain est medicin au sain." ("Keju dan roti adalah obat untuk kesehatan.”)


Setiap daerah di Perancis memiliki produk keju yang berbeda. Daerah Normandie (Perancis atas) memiliki 2 produk keju yang mendunia, yaitu Camembert dan Pont l”Êveque. Pun daerah lainnya. Ada 45 keju yang telah lulus sertifikat AOC (Ketentuan Perlindungan Asal-Muasal atau Appellation d'Origine Contrôlée) dan ratusan lain yang meski belum mendapat sertifikat, tetap mudah didapatkan di seluruh dunia.

Daftar produk keju yang telah lulus AOC :

Keju dari susu sapi

  1. Abondance - 1990
  2. Beaufort - 1968
  3. Bleu d'Auvergne - 1975
  4. Bleu de Gex / Bleu du haut Jura - 1977
  5. Bleu des Causses - 1979
  6. Bleu du Vercors-Sassenage - 1998
  7. Brie de Meaux - 1980
  8. Brie de Melun - 1990
  9. Camembert - 1984
  10. Cantal - 1956
  11. Chaource - 1970
  12. Coeur de Neufchatel - 1977
  13. Comté - 1952
  14. Époisses de Bourgogne - 1991
  15. Fourme d'Ambert - 1972
  16. Fourme de Montbrison - 1972
  17. Laguiole - 1961
  18. Langres - 1991
  19. Livarot - 1972
  20. Maroilles - 1976
  21. Morbier - 2000
  22. Munster / Munster-Géromé - 1969
  23. Neufchâtel - 1969
  24. Pont-l'Évêque - 1976
  25. Reblochon - 1958
  26. Roue de Brie - 1980
  27. Saint-Nectaire - 1955
  28. Salers - 1979
  29. Tome des Bauges - 2002
  30. Vacherin Mont d'Or - 1981

Keju dari susu kambing

  1. Banon - 2003
  2. Cabecou - 1988
  3. Chabichou du Poitou - 1990
  4. Chevrotin des Aravis - 2002
  5. Crottin de Chavignol - 1976
  6. Pélardon des Cevennes - 2000
  7. Picodon - 1983
  8. Pouligny Saint Pierre - 1972
  9. Rocamadour - 1996
  10. Sainte Maure de Touraine - 1990
  11. Selles sur Cher - 1975
  12. Valençay - 1998


Keju dari susu domba

  1. Broccio Passu - 1983
  2. Ossau-Iraty - 1980
  3. Roquefort / Roquefort Carles - 1925



Berikut ini adalah daftar keju Perancis lainnya:

  1. Boursin cheese
  2. Brillat-Savarin
  3. Bucheron
  4. Cabecou
  5. Cancoillotte
  6. Carré de l'Est
  7. Chaumes
  8. Coeur de Neufchatel
  9. Gaperon
  10. Mimolette
  11. Olivet Cendré
  12. Port Salut
  13. Raclette
  14. Rigotte de Condrieu
  15. Roue de Brie
  16. Saint-André
  17. Saint-Félicien
  18. Saint-Marcellin
  19. Tome des Bauges
  20. Tomme Boudane
  21. Tomme au Fenouil
  22. Tomme du Revard
  23. Vacherin Mont d'Or
  24. Vieux-Boulogne
  25. Tomme Butone
  26. Bleu de Bresse
  27. Vache qui rit
  28. Babybel



Jenis-jenis keju Perancis
Keju Perancis dibuat dari  susu yang dikentalkan menggunakan bakteri Rennet. Hasil pengentalan ini akan diproses, dikeringkan, dan diawetkan dengan berbagai cara. Dari sebuah susu dapat dibuat beraneka jenis keju. Variasinya ditentukan oleh tipe susu, cara pengentalan, temperatur yang dibutuhkan, cara pemotongan, pengeringan, pemanasan, pematangan, juga pengawetan. Bahkan ada standard pengemasan yang berlaku sebagai ciri khas. Proses pembubuhan rennet pun menciptakan jenis keju baru. Ada yang masih mentah, sudah dimasak matang/setengah matang, kemudian kapan waktunya membubuhkan rennet. Bisa dibaca di sini dan di sini. Dan terciptalah 400 jenis keju Perancis. Kreatif, ya? Silahkan telusuri link-link yang saya berikan untuk mendapatkan informasi tekstur, jenis maupun bentuk dari keju yang saya berikan. Akan terlalu panjang jika saya jabarkan satu-satu. Ini saja sudah terlalu panjang, kan?
Share:

26 comments:

  1. setelah makan keju itu jangan-jangan trus mahir bahasa perancis ya...

    ReplyDelete
  2. Bonjour..Bonjour ^^

    Whuaaa keju...aku suka banget sama keju,so far baru makan keju buatan indonesia aja mbak,huhuhuhu,maunya sih ke negeri kaya keju someday,hehhehe..

    Mbak susi keren deh,jadi stiap kamis itu everything yg berbau france ya ^^

    ReplyDelete
  3. @MasjoeBener, mas. Jika makannya di Perancis selama 400 hari. Dijamin 50% lancar. 50% sisanya adalah keinginan, makanya saya tak berani jumlahkan. :)

    @Putri Baiti Hamzah Tiap hari Kamis, tout est Français. InsyaAllah

    ReplyDelete
  4. usul dong :D
    gimana klo keju oleh2 itu dijadikan hadiah giveaway? hihihi ... ngarep

    *lagi keracunan virus giveaway*

    ReplyDelete
  5. Kapan hari itu jg liat di tv, kejunya diiris tipis dan dimakan begitu saja tanpa makanan lain. Hikz kalo saya ga doyan mbak

    ReplyDelete
  6. @Mbak niQue Keju Perancis tidak bisa menjadi hadiah giveaway karena mudah busuk, mbak. Harus di kulkas terus. Beda dengan keju ceddar di Indonesia.
    Sebenarnya pengen juga karena tiap Pascal datang, saya selalu dapat beberapa potong keju, dan di rumah ini hanya saya yang doyan. Anak2 dan suami kadang doyan kadang tidak. Mungkin next time aku pesen beberapa coklat Itali saja. kalo ada lumayan banyak, bisa tuk bagi-bagi giveaway. Tapi yang ini saya tak berani janji, ya...

    ReplyDelete
  7. @Mbak Tarry KittyHolic memang dimakan seperti itu, mbak. Tanpa dimasak, pun tambahan apa-apa. Rasanya tawar.
    Kalo saya, kadang dicemil saja, tak jarang dibuat lumpia keju. Soalnya anak2 kurang suka jika dimakan tanpa diolah.

    ReplyDelete
  8. Selain camembert untuk harian (murah) aku pernah makan yang Brie, Vacherin MontD'or, Caprice de Dieux. Ada juga Boursin yang rasa pepper atau bawang putih untuk dioles di roti ...Yang St Andre juga enak sekali dan cukup mahal hehehe.
    Keju yg dari susu kambing perlu lebih tahan terhadap baunya, tapi untukku yang minum dengan wine sih ok-ok aja. Juga ada blue cheese yang rasanya agak aneh kalau tidak biasa.
    I am a cheese lovers!

    Bagaimana dengan caviars? Pernah coba?

    ReplyDelete
  9. @mbak Imelda Oalaaaahh... saya mah hanya makan yang gratisan, mbak. Xixixi.... Kadang pesen juga. Pengen coba keju apa. tapi lebih seringnya pasrah saja sama oleh2 yang dibawa.
    Kalo Caviar beneran belum pernah. Kalo hanya telur ikan Mremang yang katanya mirip ikan Sturgeon sudah pernah. Saya asli pesisir. Jadi aneka ikan dan hasil laut banyak yang sudah pernah.

    ReplyDelete
  10. Aku suka keju, tapi belum pernah makan yang rupa2 seperti Mbak Susi sebutkan ;) Lihat gambarnya saja sudah ngiler Mbak, hehe...

    ReplyDelete
  11. jadi pengen cobain nih, tapi kalo rasanya tawar2 aja gak asik juga ya. itu kejunya gede amat ya. kayak kue apa gitu.

    ReplyDelete
  12. @Mbak Yunda Hamasah Saya beruntung teman saya selalu bersedia membawa oleh2 setiap datang ke Indonesia.

    @Sang Cerpenis bercerita Hanya gambarnya yang terlihat besar kok.

    ReplyDelete
  13. Ini motto saya tentang keju

    "Je n'aime pas le fromage, mais si on leur donne un libre je suis certainement intéressé "

    salah ya babahno tah

    salam hangat dari Surabaya

    ReplyDelete
  14. mbak Susi, lengkap banget...

    hehehe, saya belum pernah makan keju Perancis, sya suka keju, suka sekali,

    jalan jalan kesini pagi pagi, dapet ilmu per-keju-an

    met beraktivitas mbak susi!!

    ReplyDelete
  15. Pernah liat liputan di TV mba Sus, Perancis daerah manaaa gitu, dikenal sbg kota yg bau, krn produktifitasnya membuat keju :D

    ReplyDelete
  16. beneran yach mbak....hadiah giveawaynya keju dan coklat hihihih.....klo ke jkt mah gpp kejunya masih awet koq hihihihi...maksa......

    aku tuh paling seneng yg namanya keju mbak....makanan yg serba keju paling aku buru kalo lg belanja belanji...

    ReplyDelete
  17. wow.....keeejuuuu :S
    saya suka keju,kakak......!!!
    *terus kenapa,mama rani?

    ReplyDelete
  18. belum pernah makan keju prancis mbak, jadi inget sayangan di tv ada satu wilayah di prancis yang terkenal dengan baunya karena produksi keju :)

    ReplyDelete
  19. @ Pakde Pakde Cholik: Pepatah bahasa Perancisnya tidak salah kok pakde.
    Pakde makin mahir ber-francais ria, nih. Hehe

    ReplyDelete
  20. @ Mbak Orin dan @ mbak Lidya - Mama Pascal: Wah, tayangan yang ini terlewat oleh saya. Kawasan yang paling banyak menghasilak keju di Perancis Utara. Daerah Normandie sana.

    ReplyDelete
  21. @meilya dwiyanti : Terima kasih, dear.

    @Mama Rani: Hehe... tidak akan ditilang kok. hehehe...

    ReplyDelete
  22. @Mbak Nia: Aduh, mbak... saya mana berani janjiin GA itu.... Kejunya harus dingin terus, jadi ga ada ide untuk kirim ke sahabat blogger. Kalo coklat, hiks... seringnya hanya dapat 1. Semogaaaa... next time dapet yang banyak, ya... (saya paling canggung kalo request oleh2. Seikhlas pemberinya saja.

    ReplyDelete
  23. huhu... ngintip aneka keju di rak supermarket, harganya mahal banget ya, Mbak :(

    ReplyDelete
  24. Dear.

    hikksss...hiksss..... makan keju..... gw jadi ingat teman yang baru aja kenal keju trus abis itu kerjaanya akhirnya bolak-balik PP ke toilet terus... katanya mules sekali perutnyaaa... haaa... harap maklum teman gw ini baru pertama kali makan keju....

    ulasan manarik loohh jadi tambah pengetahuan.... thank youu...


    regards.
    ... Ayah Double Zee ...

    ReplyDelete
  25. Mbak Susi, I'm a cheese lover too :) waktu saya ke perancis saya makan hidangan yg terdapat 4 jenis keju perancis. Teman saya yg orang perancis bilang kalau kamu blum makan keju ini kamu blum kesini. Dan setelah saya makan, saya suka sekali karna rasanya unik2 dan khas, aromanya juga :)
    Tapii, ada 1 hal yg membuat saya menyayangkan, saya tidak hafal nama2nya. Dan karna itu saya jadi sulit untuk mengingatnya. Mbak Susi (atau Mbak Imelda) bisa bantu saya utk mengidentifikasi keju2 yg saya pernah makan? Karna saya seorang penulis dan saya mau menulis ttg keju perancis. kalau Mbak Susi berniat menolong saya,nanti saya kirimkan foto keju2 yg pernah saya makan itu. Thanks a lot for respon :)

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkenan meninggalkan jejak di sini. Mohon tidak memasang iklan atau link hidup di sini. :)

Sahabat Susindra