Film Horor Hollywood Lebih Baik?

Jika saya ditanya film horror lebih baik?” saya jawab IYA dengan mantap. Secara kualitas cerita, gambar, suara, timing horror yang terjaga, juga penyelesaian cerita. Untuk mempertegas pendapat saya, saya akan membeberkan beberapa hasil pengamatan saya terhadap film horror Indonesia.

Saya cukup sering menonton film horror Indonesia. Tampaknya jenis film horror lebih sering diproduksi di Indonesia. Sekitar 50-60 film horror pertahun di produksi di Indonesia. Saya menemukan 80% di antaranya mengandalkan unsur pornografi sebagai daya tariknya. Bagaimanapun pembuat film mengklaim film horror buatannya akan menampilkan sesuatu yang berbeda, tetap saja, busana minim dan adegan tak senonoh ditonjolkan. Saya sering menonton film horror Indonesia untuk menemukan lebih banyak rasa kecewa. Saya sering dipaksa menoleh atau menutup layar kaca ketika menonton film horror Indonesia. Saya tak ingin melihat aurat pria-wanita dari hobi menonton film horror ini.
Dari film Kuntilanak Kesurupan yang judulnya drubah menjadi Kerasukan

Cerita horror Indonesia berputar di kehidupan remaja yang sembrono dan tidak agamis. Apapun agamanya, tak pernah ditunjukkan kekhusyukan pemainnya beribadah. Busana yang mereka pakai biasanya terlalu minim sehingga terkesan menjual tubuh. Gaya hidup masyarakat urban digambarkan dari sisi negatifnya saja. Minum, drug, remaja nakal, remaja yang tinggal jauh dari orang tua, dan semacamnya. Figur keluarga yang harmonis tak pernah muncul. Orang tua yang memberi kontribusi positif selama film nyaris tak pernah ada. Saya pernah menemukan beberapa peran orang tua, namun selalu orang tua yang tak kalah rusak dengan peran para remaja yang menjadi pusat cerita. Orang tua yang gagal mengendalikan diri dan tentu saja tak punya kendali pada anak-anaknya. Film horor Indonesia juga sering diramu bersama dengan komedi yang tak lucu. 2 unsur berbeda ini saling tarik menarik namun gagal menyeimbangkan cerita.

Mungkin pesan yang ingin disampaikan dalam film horror Indonesia adalah “Kehidupan hedonis non agamis bisa beresiko dihantui. Jangan ikuti gaya hidup kami” 
Well, tidak semua orang bisa menangkap pesan ini. Saya hanya bisa meringis malu melihat gaya berpakaian gadis-gadis desa sekitar saya yang mulai berlomba memperpendek baju. Lerpu (ler pupu = paha terekspos) semakin sering saya temui. Nampaknya pesan yang diterima adalah sebaliknya, 
“Seperti ini loh gaya dan kehidupan sekarang. Seksi = sukses. Nikmati dunia selagi kamu bisa, tapi berhati-hati dengan hantu.”

Baiklah, gaya hidup semacam ini tak hanya ditunjukkan dalam film horror saja. Film-film Indonesia sekarang ingin meniru film negara lain yang juga menunjukkan kehidupan remaja berbusana minim sera pratis. Saya tak menampik kesamaan film yang memang lebih sering diproduksi perusahaan yang sama. Seandainya…. Para pembuat film agamis dan berkualitas itu mau menurunkan sedikit gengsinya dengan memberi banyak contoh film hantu yang agamis…. Eh, memangnya film hantu bisa agamis ya? Xixi.. secara, sebenarnya penampakan hantu juga tak semudah dalam cerita. Memang benar sih, akan memalukan sekali jika salah. Tipe pembuat film berkualitas memang selalu melakukan studi yang hati-hati sebelum membuat film. 

Saya sudah menjelaskan panjang lebar tentang ketidaknyamanan menonton film horror Indonesia yang selalu berpusat pada kehidupan hedonis-non agamis dan busana minim. Saya belum menjelaskan parade hantu Indonesia ya? Tahu kan maksud saya? dalam 1 film, biasanya ada beberapa jenis hantu yang ikut berparade. Setting waktu juga tak diperhatikan. Demi menjaga ritme tegang, hantu terus saja bermunculan dengan sedikit jeda berupa komedi yang tak lucu dan adegan syur. Ending cerita biasanya semua pemeran habis terbunuh. Lelah sekali menontonnya. Ketika menonton film horror Indonesia Saya selalu mengakhiri dengan nafas lega karena himpitan rasa malu dan eneg sudah hilang. Setelahnya akan biasa saja.
Dari film The Conjuring - Cinta ibu menelesaikan semua horor keluarga
Beda jauh dengan film horror barat. Saya memang hanya menonton beberapa yang hits. Tapi dari situ saya harap dapat belajar sesuatu. 

Film horror barat sering berpusat di keluarga harmonis. Keluarga bahagia ini sedang menikmati hobi baru atau menempati rumah baru. Biasanya tema yang diambil adalah haunted house atau rumah berhantu. Hantu yang dimunculkan lebih sering berupa suara dan jejak kaki tak terlihat. Unsur horror dimunculkan dari sound yang menakutkan.  Di film ini biasanya unsure agamis dimunculkan. Mereka mencari pendapat dari tokoh agama yang dianut. Meski saya tak nyaman menonton film horror yang seakan promo agama lain, tetapi unsure kesahajaan, kekeluargaan, dan penyelesaian cerita yang lebih baik membuat saya lebih nyaman menonton film horor Hollywood daripada film horor Indonesia. Dan satu lagi catatan khusus saya, karena horor suara digarap dengan sangat apik, saya sering bermimpi terjebak di film horor Hollywood. Ya, kesan horornya lebih mengena dan tak jarang saya terhenyak karena kaget (baca= takut) ketika menonton film horor Hollywood


Tertarik dengan sinopsis film horor Amerika populer lain yang sudah saya tulis?

Share:

37 comments:

  1. kalau horor hollywood suka dengan make up hantunya yang total. Kalau hantu indonesia , kuntilanak cuma rambtu panjang doang. apalagi yang main depe ama jupe.. aw aw aw awww :)))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jupe-depe itu hantu sekses ya mak. wkwkwk

      Delete
  2. Aiiih mak, saya juga sukanya nonton film hollywood (walau terkadang harus bawa sarung buat tutup muka, dan ditemani sama suami) tapi entah mengapa saya menikmati aja jalan ceritanya,,, berbeda sama film horornya indonesia,,, saya justru g berani dan g mau nonton,,, mulai dari efek, jalan cerita, ekspresi, sound dan makeupnya benar2 TOTAL kalau difilm hollywood tapi jujur aja tuh film The Conjuring saya belum pernah nonton,,, atuuuuuttt *dengar dari cerita teman2 horroorr banget katanya... xixixixi

    ReplyDelete
    Replies
    1. The conjuring ya mak? pemainnya memang baguuus sekali. termasuk menakutkan.

      Delete
  3. Aku lebih suka nonton horor hollywood dibanding horor indonesia mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, mbak. aku juga. nonton film horor Indonesianya di TV swasta nasional yg sudah disensor saja.

      Delete
  4. Saya cuma ngakak aja mbak kalau lihat film horor Indonesia karena antu2 di film horor Indonesia tidak mengenal waktu, selalu ingin narsis nongol di tiap adegan .. awan bengi isuk sore menampakkan diri/ menakut2i orang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, mas. hantu Indonesai itu narsis banget. selalu keluar sak wayah-wayah. Kelihatannya juga kurang pede tampil sendirian.
      Film tentang hantu apa, semua jenis hantu ikut kroyokan datangnya.

      Delete
  5. Horor luar biasanya kuat dalam cerita, sedangkan horor Indonesia kuat dalam tampilan. tak ayal pakaian seksi, pameran paha dada malah lebih sering muncul

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya. sebenarnya hampir tidak percaya jika tak ada penulis naskah horor yg bagus. menurutku produsernya yg harus dijitak.

      Delete
  6. Tetep,,gak suka nonton Film Horor Mba...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe.. mbak Fitri tetep kekeuh nggak suka ya mbak.

      Delete
  7. iya film horor hollywood biasanya lebih bikin serem efek suaranya. ketegangan yang muncul pun ga bisa diduga. lebih suka yang kayak gini sih

    ReplyDelete
  8. setuuujuuu bangeet maak...film horror Indonesia kalau ngga nakutiiiin banget, njiji'i bangeet hehehehe...excuse my language yaaaa...soalnya sering nyampur-nyampur adegan ngg jelas, saruuu...makanya, biar penakutnya minta ampun, saya happy nonton film horror hollywood dengan bermodalkan bantal huahahah...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe... mak Indah berkali2 bilang takut tapi tetep nonton aja. pasti karena nontonnya selalu bareng suami, sambil pegang tangan kalo takut tinggal nyungsep. xixi

      Delete
  9. kalau film indonesia biasanya lebih menonjolkan keseksian pemerannya

    ReplyDelete
  10. Mbaaaaaaaaaaaaakkk.. coba deh nonton horor Jepang atau Thailand, Mbak. Dijamin ketagihan, hihihi..
    Aku jarang banget nonton horor Indonesia, tapi Bangku Kosong dan Lentera Merah itu keren banget, IMHO.
    Btw makasih ya udah mampir ke blogku. Dikunjungin finalis 50 besar Srikandi Blogger, euy ^___^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mak Della, nih. Finalis 50 besar Srikandi Blogger memang prestasi tapi kan blogwalking wajib. hhee

      Delete
  11. Ihihihii....bener banget Mak, sound efek dari film horor sana emang top bgt. Tapi emang dasar saya penakut, jadilah tak pernah nonton film2 horror -__-

    ReplyDelete
    Replies
    1. mbak Helda: Tak kenal maka tak sayang. xexexe.....
      bukan rayuan maut ya.
      saya sih senang saja nontonnya. dikatakan hobi juga ga sampai nyari. kalo pas ada ya nonton.

      Delete
  12. Film horor Indonesia mang ga bgt ya Mbak, udh hantu nya norak, judul nya ajaib, bkn aja hantu nya yg horor kostumnya artis nya jg g kalah horor film horor hollywood jauh lbh oke. Tp cobalah nonton film horor jepang or thailand mak, benaran ga bisa tidur deg.. Seremm poollll

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mbak Muna: Bisa kucoba mbak. Kabarnya begitu.

      Delete
  13. Saya ga suka film horor, bikin susah tidur. Tapi kalau film Indonesia emang paling nggak banget. Selain sosok hantunya yang nyeremin, saya ga suka sama alurnya yang memang terkesan jauh dari agama. Free sex, hura-hura kostumnya yang kurang bahan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha... mbak efi nih.... bukan kurang bahan mbak. xexe

      Delete
  14. kalau nonton film horor hollywood, biasanya rasa takutnya lebih awet, kebayang-bayang terus ...

    ReplyDelete
  15. film horor indonesia bikin tenar hantu indonesia hehehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha.. iya. siapa yg ga kenal kunti dan tuyul. hehe

      Delete
  16. sama dengan pendapat saya.. kalo horornya indonesia mudah di tebak krn jalan ceritanya hampir semua sama..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu pendapat semua orang yang sudah pernah nonton film horor Indonesia minimal 5x. xixixi

      Delete
  17. Bila melihat film horor hollywood bagi saya tidak lebih baik dari pada film horor Indonesia. karena setannya tidak seram, masih akalh seram fil horor Indonesia Mba. He,, he,,, he,,,,

    Salam

    ReplyDelete
  18. sy kl nonton film horor mending di tv aja. udah disensor soalnya. kl ga, whaaa....ga bisa tidur...ih padahal dulu zmn SD suka nonton friday the 13th. kok ya mau2nya nonton itu. heran sm diri sendiri.

    ReplyDelete
  19. the conjuring itu bikin deg degan mulu :D

    ReplyDelete
  20. Rasanya hampir semua film Indonesia memang kualitasnya lbh dibawah film holiwood ya. Tp khusus hantu, film indonesia emang njijiki sih. Dan meakipun ngga njijiki aku ttp males nontonnya. Hahaha.. bkn krn takut, tp males aja klo setelahnya kebayang2 hantu melulu. *sama aja kalee hahaha*

    Tp bbrp film hollywood yg pernah aku tonton, emg bagus dr sisi pendidikan agamanya. He eh, meski agak males krn yg diprompsiin agama lain :D

    ReplyDelete
  21. Hehehe, kalau horor Indonesia mah suka bikin ketawa bukannya takut...ceritanya juga ngawur....judulnya apalagi..qiqiqi..gimana gitu..

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkenan meninggalkan jejak di sini. Mohon tidak memasang iklan atau link hidup di sini. :)

Sahabat Susindra