Mudahnya Menjadi Pendana bagi UMKM

Selama ini saya selalu jadi freelancer, setelah sekian lama bekerja di gudang, baik milik orang lain maupun milik sendiri. Baru Januari tahun ini saya memutuskan masuk ke dunia usaha dengan serius. Seserius memperhatikan cash flow melalui pengadaan barang untuk toko. Tak butuh waktu lama, modal menjadi sandungan saya, karena ingin usaha makin besar. Hal yang lazim terjadi pada UMKM baik yang masih baru maupun sudah lama.

Mudahnya Menjadi Pendana bagi UMKM


Pilihannya memang puas di tempat yang sekarang ini atau naik kelas. Puas dengan omzet berapa digit dan seberapa urgent memiliki pegawai, perluasan lahan, penambahan jenis produk dan sebagainya. Masih belum ditambah target simpanan bulanan di bank dan target-target lainnya. Kepala saya sering berputar membuat rencana dan solusi yang bisa diambil.

Suami sering menjadi rem jika saya terlalu semangat melebihi kapasitas. “Bagaimanapun semua ada prosesnya,” begitu kata beliau. Ekspansi usaha pasti dilakukan tapi bertahap. Bertahap versi suami dan saya bisa jauh berbeda, namun ending-nya tetaplah sama. Kecepatannya yang berbeda. Perihal ini sudah saya ketahui sejak kami belum menikah.

Bisnis dan permodalan 

Kami sudah lama punya bisnis di bidang perkayuan, meskipun tidak seberapa aktif. Hanya sebatas memanfaatkan tempat tinggal yang memang punya akses tanpa batas untuk usaha kayu. Namun kami tidak menyeriusinya. Lagi-lagi karena permodalan. Jika ada keluarga atau teman pesan saja.

Dana di bidang furnicraft tidak main-main banyaknya. Berdigit-digit angka yang perlu disiapkan, dengan risiko tinggi. Plus, melibatkan banyak orang. Kami sudah pernah, tahun 2008-2012 mencobanya dengan omzet 1 milyar per tahun, untuk 3 kontainer mebel ke Perancis. 4 tahun saja sudah cukup. Risikonya terlalu tinggi bagi kami.

Setelah itu saya memilih menjadi penulis dan freelancer. Sampai kemudian pandemi datang dan kami berhasil menjual tanaman di rumah secara daring. Setelah itu saya sering kulakan agar lebih banyak produk yang dijual.

Cita-cita kami ingin jadi petani bunga dengan lahan beberapa hektar. Atau minimal punya kebun luas untuk wisata masyarakat lokal. Proses menuju ke sini, saya ingin mempercepatnya dengan pendanaan dari luar. Misalnya, pendanaan dari Fintech P2P Lending seperti Akseleran yang memberikan pinjaman UMKM.


UMKM dan pendanaannya

Usaha kecil dan menengah atau UMKM merupakan salah satu ujung tombak ekonomi sebuah bangsa. Mereka pelaku aktif yang menggerakkan pasar. Pelaku UMKM membeli produk, mengolah, lalu menjualnya. Inilah yang membuat roda ekonomi bergerak. Ini juga alasan mengapa banyak pendanaan yang menargetkan mereka.

Pendanaan atau permodalan bisa didapatkan melalui pinjaman di bank. Cara ini paling banyak diambil karena lebih mudah prosesnya daripada meminjam pada orangtua, saudara atau teman. Setidaknya itu versi saya yang tak pernah mau mengganggu mereka.


Meminjam uang di bank berarti siap dengan segala perlengkapannya. Pihak bank mensyaratkan jaminan dan lamanya usaha, juga siap adanya cicilan bulanan plus bunganya. Hal ini biasanya memberatkan UMKM, tak terkecuali saya. Sampai saat ini saya belum pernah mengajukan pinjaman di bank karena hal ini. 

Sampai di sini saya jadi ingat perusahaan-perusahaan digital yang menjamur di era 4.0 ini. Mereka biasanya didirikan oleh anak-anak muda yang mungkin saja terkendala dengan jaminan dan lamanya usaha. Anak-anak muda dengan UMKM digitalnya perlu solusi bagus untuk pendanaan mereka, dan Akseleran punya jawabannya.

Mereka salah satu UMKM yang juga membutuhkan solusi permodalan, selain UMKM jenis yang lebih konvensional. 


Akseleran: Peer to peer (P2P) Lending 

Salah satu sumber pendanaan yang menarik adalah Akseleran. Akseleran adalah sebuah perusahaan fintech atau financial technology yang menggunakan konsep peer to peer lending atau layanan jasa keuangan untuk mempertemukan pemberi pinjaman dengan penerima pinjaman secara online.

dana yang terkumpul di Akseleran
Dana yang terkumpul di Akseleran


P2P Lending mempermudah proses pertemuan antara pemberi pinjaman dan penerima pinjaman, bahkan sampai pada perjanjian pinjam-meminjam. Semua dilakukan melalui sistem elektronik dengan menggunakan jaringan internet. Jadi tak perlu ada tatap muka. Semua data dapat dilihat dari portofolio yang ada. Pendanaan online yang mudah dan aman, dengan bunga kompetitif.

Akseleran membantu menghubungkan UMKM yang membutuhkan pinjaman/pendanaan untuk mengembangkan usahanya, dengan crowd lender yang mempunyai dana lebih untuk dipinjamkan kepada usaha-usaha tersebut. Crowd lender, disebut demikian karena butuh banyak peminjam untuk mengumpulkan dananya. Istilahnya penggalangan dana. Uniknya, kita bisa ikut menjadi pemberi pinjaman mulai dengan dana Rp100 ribu saja. Seratus ribu kali seribu lender/peminjam bisa dikalikan banyaknya. Tentu saja, harapannya adalah lender yang mampu memberikan dana jutaan agar proses penggalangan dana cepat selesai. 


Penggalangan dana di Akseleran 

Salah satu yang paling menarik di Akseleran adalah adalah konsep yang dipakai yaitu penggalangan dana. Perusahaan P2P Lending ini menemukan para pelaku usaha dengan ribuan pemberi pinjaman secara langsung dan mereka bisa menggalang dana untuk usaha secara transparan. Cukup mempelajari portofolio di UMKM yang diminati. 

Profil, data dan Portofolio peminjam tercantum jelas

Di Akseleran, semua penggalang dana usaha memperlihatkan portofolio usahanya. Para pemberi dana dapat mempelajari UMKM yang akan didanai. Semua data dibuka secara transparan. Pemilik usaha harus memberikan semua informasi dan data selengkap-lengkapnya serta rencana bisnis yang ingin dicapai. 

UMKM yang mendaftar menjadi peminjam diuntungkan karena di Akseleran pendanaan diberikan tanpa modal dan tanpa jaminan. Juga tanpa biaya apapun. Sementara itu, para pemberi pinjaman akan mendapatkan bagi hasil. Semua dilakukan secara daring sehingga sangat mudah, efisien dan keamanannya dijamin. 

Yang menarik adalah konsep yang dipakai yaitu penggalangan dana tanpa modal usaha, tanpa modal dan tanpa jaminan. Fintech menemukan para pelaku usaha dengan ribuan pemberi dana secara langsung bahkan bisa menggalang dana untuk usaha secara transparan.


Mulai dengan Rp100 ribu 

Mempunyai uang dan bisa mempunyai bisnis besar? Hanya di Akseleran. 

Kita bisa menjadi lender atau pemberi pinjaman bagi sebuah bisnis yang sudah berjalan mapan melalui Akseleran, dengan dana mulai dari Rp100 ribu. Bahkan Rp100 ribu ini pun bisa 100% gratis dengan menyertakan kode referal AKSLSUSI411618

Perlu dipahami bahwa pendanaan yang kita lakukan di Akseleran untuk UMKM pilihan kita ini bersifat jangka panjang, jika ingin nilai bagi-hasil yang sangat menguntungkan. Setidaknya sebagian besar begitu. Makanya kita perlu menganalisa data yang telah disiapkan serta memahami peruntukan dana tersebut, rencana kerja dan hasil yang ingin dicapai.

Ini kalau mau menjadi lender dengan jumlah yang besar. Kalau masih ratusan atau malah memanfaatkan kode AKSLSUSI411618 untuk belajar membuat keputusan bisnis di Akseleran secara gratis. Lakukan ini dulu sebelum memutuskan mendanai dalam jumlah besar. Atau jika ada target yang jelas, langsung action saja. Pastikan mengisi kode di atas untuk tambahan dana secara gratis sebesar 100 ribu.

Benar kata suami, semua ada prosesnya, dan tentu saja nyali untuk melakukan perubahan besar. Sebesar apa? Tentu menyesuaikan kondisi masing-masing. Yuk, mulai berbisnis dan mendanai UMKM dengan cara mudah ini. Agar roda ekonomi bangsa kita ini bergerak dengan cepat dan kita bisa segera jadi bangsa maju yang sebenar-benarnya.

Copy kode AKSLSUSI411618 dan klik gambar di bawah ini untuk mulai menjadi pendana bagi UMKM.



21 Komentar

  1. Menarik juga ya. Selama ini saya kenal P2P dari satu sisi saja yakni si peminjam. Tapi rupanya ada juga dari si pemberi pinjaman. Bisa belajar jadi investor kecil-kecil an hehe

    BalasHapus
  2. Saya pernah melihat bisnis furnicraft Bu Susi, waktu itu sempet muncul di temlen medsos saya. tak sampai membayangkan ternyata butuh modal yang lumayan juga. Semoga makin sukses apapun bisnis positif yang dilakukan

    BalasHapus
  3. Jaman sekarang semua serba mudah ya.. termasuk menjadi pendana, nah apalagi menjadi pendana bagi UMKM ya.. semoga UMKM Indonesia semakin maju dengan pendanaan yang banyak

    BalasHapus
  4. Zaman makin macam² mudahnya yaa mba.
    Termasuk dalam hal pendanaan.
    Menarik ini.
    Thanks infonya mba.

    BalasHapus
  5. Bisa nih jadi pendana ya mba,bantu umkm apalagi dimasa pandemi sekarang ini. Dan ada kode referral nya juga AKSLSUSI411618 jadi simple 👍

    BalasHapus
  6. Lagi-lagi internet bisa memudahkan kita yaa, Mba. Asal kita mau berusaha, mendapat modal biat usaha gak sulit lagi didapatkan

    BalasHapus
  7. Saya sudah setengah tahun ini gabung di akseleran mbak. Daripada uangnya dipinjam teman/tetangga/saudara dan susah nagihnya, lebih baik dipinjamkan pada UMKM yang membutuhkan.

    Senengnya di akseleran tuh, walau kasih pinjaman "cuma" 100 ribu, kita dapat akad/kontrak pinjam meminjam juga.Setiap bulan juga dapat laporan "perputaran" dana yang ada diakseleran

    BalasHapus
  8. Semoga cita-cita untuk menjadi petani bunga dan punya kebun wisata juga rencana usaha laincdikabulkan-Nya ya Mbak Susi..Aamiin
    Senangnya jika ada pendanaan bagi UMKM seperti Akseleran ini. Siapa saja dengan dana terjangkau bisa membantu, pun pelaku UMKM jadi banyak terbantu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin 🤲 setuju mbak Dian, para pelaku usaha kecil dan mikro bisa terbantu untuk bangkit lagi berbisnis

      Hapus
  9. internet merupakan ladang buat kita semua, jaman sudah modern. Jadi sebaiknya kita gunakan internet untuk mencari uang. karena umkm sangat bisa dilakukan dengan promosi melalui internet

    BalasHapus
  10. Saya UMKM di bidang craft yang terus terang saat ini sedang mengalami kemacetan karena efek pandemi. Pengen banget mengajukan pinjaman untuk cash flow dan berbagai keperluan yang berhubungan dengan operasional usaha. Tapi terus terang saya masih ragu soal pinjaman ini karena menyangkut riba.

    BalasHapus
  11. Program pendanaan beragam dan membantu ukmk, yuk dorong ukmk semakin berjaya

    BalasHapus
  12. Pendanaan bagi ukmk terus beragam untuk support usaha, mantap inovasi. Terus berjaya ukmk.

    BalasHapus
  13. Era digital begini mau support para pebisnis UMKM semakin dimudahkan ya,Mba. Saya pun sudah bergabung di Akseleran ini dan sudah ikut support juga bebeapa UMKM. Lumayan sih karena ada keuntungan juga untuk kita yang membantu.

    BalasHapus
  14. Saya mau coba nih jd pelaku UMKM, layanan ini sangat mendukung ya mbak. Semoga bisa join hehe

    BalasHapus
  15. Gampill dan simpel banget ya kalo mau jadi pendana di Akseleran
    Imbas hasilnya juga cihuy

    BalasHapus
  16. senang ya gabung dengan Akseleran, uangnya lebih berkah karena untuk UMKM

    Malah biisa mulai dari Rp 100.000

    Yang penting niat ya? Kemudahan akan datang

    BalasHapus
  17. Menarik nih kita bisa invest dan membantu UMKM untuk berkembang. Tapi perlu jeli juga ya menaruh investasi di bidang apa hehehe. Tapi cukup terjangkau loh mulai dari 100 rb aja.

    BalasHapus
  18. Ternyata ada 'akseleran' ya yang bisa membantu pendanaan bagi UMKM. Memang sebenarnya untuk UMKM memerlukan modal yang cukup dan kalo sudah berjalan stabil, maka bisa jadi ke depannya memerlukan modal untuk pengembangan usaha.

    BalasHapus
  19. bwnary sekali mbak, sekarang umkm bisa mendapatkan pendanaan dgn mudah melalui Akseleran ini
    aku juga sudah pernah mencoba menanamkan investasi di Akseleran ,lumayan lho profitnya

    BalasHapus
  20. Salut deh sama semangatnya mbak Susi. Selalu ingin berinovasi dan mencari cara untuk bisa maju dan berkembang usahanya. Aku penasaran , untuk pihak lender di Akseleran ini, bagaimana perhitungan keuntungan nya ya. Wah jadi makin tertarik bergabung. Terimakasiih ulasannya mbak Susi!

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkenan meninggalkan jejak di sini. Mohon tidak memasang iklan atau link hidup di sini. :)