Bunga Simbol Duka Cita

Bunga bisa menjadi bahasa komunikatif. Bisa menyampaikan perasaan pemberi kepada penerima melalui simbol-simbol tertentu yang disepakati bersama. Bunga bisa mengirim pesan agar sang penerima tetap tegar karena kehilangan seseorang yang sangat dicintai. Makanya ada bunga simbol duka cita.



Hidup memang tak selalu indah, namun dengan keindahan bunga kita bisa segera bangkit, bahkan bisa menyatakan dukungan pada yang sedang terpuruk. Banyak manfaat dari karangan bunga duka cita yang tak kita sangka serta sebenarnya sangat penting bagi keluarga duka. 


Bunga dan kode 

Setiap bunga memiliki warna dan bentuk kelopak beragam. Setiap identitasnya yang unik. Itulah mengapa bunga bisa menjadi kode untuk mengungkapkan perasaan seseorang. Misalnya rasa cinta, kekaguman, atau mungkin kasih sayang. Tak heran jika bunga banyak diperlukan untuk hari perayaan dan momen romantis. 

Namun pada dasarnya, makna bunga sangat luas dan berkaitan erat dengan sejarah sehingga terkadang kita bisa menemukan makna terpendam baru bagi kita. Sobat Cakrawala Susindra bisa memilih bunga-bunga duka cita yang saya rekomendasikan.

Selain keindahan alaminya yang tepat untuk mengekspresikan perasaan cinta, bunga juga menjadi media terbaik untuk mengungkapkan pernyataan bela sungkawa. Misalnya saat ada kerabat atau kolega meninggal, atau saat musibah yang menimpa orang terdekat. 

Memberikan bunga saat suasana duka menjadi tanda bahwa kita ada di sisi keluarga duka untuk menguatkan dan memberikan mereka ketenangan emosi. Bunga duka cita juga menjadi tanda hormat kepada orang yang telah meninggal dan bermaksud mengenang kebaikan dan jasa yang telah dilakukan. 


Memilih bunga belasungkawa yang tepat

Kita perlu memerhatikan makna setiap bunga, tak bisa sekadar memilih lalu mengirimkannya. Bisa jadi penerima malah menangkap interpretasi yang salah terhadap pesan kita. Untuk itu, mari mengenal empat jenis bunga duka dengan pesan mendalam, tepat untuk belasungkawa.


1. Lily putih

Lily putih bisa digunakan sebagai media untuk mengutarakan perasaan tulus Anda khususnya pada pasangan saat pernikahan. Warna putih memiliki makna kemurnian, ketulusan, kesucian dan awal baru. 

Bunga lily putih memiliki arti kemurnian dan ketulusan. Namun makna lily putih ini akan berbeda saat digunakan pada acara duka cita. Lily ini dapat melambangkan rasa simpati dan belasungkawa terhadap rasa duka yang dirasakan seseorang atau meninggalnya seseorang. Salah satu jenis lily putih populer untuk dimanfaatkan dan bisa ditemui di Indonesia adalah Casablanca Lily.


2. Krisan putih

Krisan mengandung arti kebahagiaan, kesetiaan, dan kejujuran. Krisan memiliki sejarah panjang di Jepang khususnya terkait keluarga kerajaan. Saat awal munculnya bunga ini di Jepang, krisan  diasosiasikan dengan kesempurnaan karena mekar pada waktu yang berurutan. Makna krisan tentu bisa beragam berdasarkan daerah lokasi tumbuhnya. Di Jepang, krisan putih dipercaya berhubungan dengan kematian sehingga sering dipakai saat pemakaman serta menjadi simbol rasa duka.



3. Gladiol putih

Mungkin sobat sedikit asing dengan nama Gladiol atau bisa disebut Gladiolus. Gladiol memiliki makna yang kuat, seperti integritas, pantang menyerah, dan kekuatan. Sama halnya dengan bunga bernuansa putih lain, gladiol putih juga mengandung makna kemurnian sebuah rasa simpati sehingga mengakibatkan gladiol umum digunakan pada acara pemakaman.


4. Gerbera

Gerbera dikenal bisa bertahan lama dan cukup menyukai sinar matahari. Gerbera memiliki warna dominan cerah seperti pink muda, putih, merah, oranye, kuning, hingga ungu. 

Untuk karangan duka cita, kita tetap harus berhati-hati dalam memilih warna bunga ini. Di beberapa negara di barat, biasanya akan ada pilihan antara warna putih atau pink muda yang merepresentasikan kesucian dan kekaguman mendalam. Namun kombinasi gerbera pink muda dan putih adalah opsi yang tak kalah populer dari karangan gerbera satu warna yang baik untuk Anda.


Bentuk bunga papan duka cita

Papan bunga duka cita lazim dikirim oleh mereka yang bergerak di bidang professional, karena dapat secara sopan menjadi tanda bela sungkawa secara pribadi maupun perusahaan. Mungkin Anda sudah banyak menemui papan bunga duka di sekitar, dengan ukuran cukup menguras tempat, yaitu sekitar 2x1,25 meter. 

Mengulik lebih dalam sejarah dan inovasi karangan bunga, ada alternatif karangan papan duka yang akan sangat memudahkan siapapun baik dalam proses pengiriman hingga peletakannya. Berikut beberapa variasi bunga duka berikut:

1. Funeral wreath

Sesuai arti kata wreath, karangan bunga ini khas dengan bentuknya yang bundar. Tulisan duka cita pada karangan ini terletak di tengah lingkaran atau menyerong dari sisi kanan hingga ke kiri. 



Cara penggunaan karangan ini sebagai dekorasi juga cukup praktis, yaitu digantung atau disandarkan pada penyangga. Karangan bunga duka jenis ini biasa digunakan untuk pemakaman karena mengandung simbol hidup abadi, dan siklus kehidupan dan kematian.


2. Funeral standing flower

Variasi funeral standing flower mungkin sedikit mirip dengan hand bouquet, namun dengan ukuran lebih besar dan jumlah bunga lebih banyak. Jenis ini juga dilengkapi penyangga atau holder untuk mempermudah Anda meletakkan karangan ini. Tulisan belasungkawa pada karangan ini umumnya tercetak pada pita besar atau papan grafir yang membuat karangan bunga ini elegan.



Jenis bunga tabur dalam budaya ziarah Indonesia

Bisa kita ketahui bahwa bunga tidak dapat dipisahkan dengan setiap momen, tak terkecuali momen duka cita. Dikutip dari Neatorama.com, budaya meletakkan bunga di pemakaman sudah ada sejak zaman Yunani kuno lebih dari sejak 2000 tahun lalu sebagai cara mengenang jasa pahlawan yang telah tiada. 

Budaya ini tak hanya menjadi bagian penting dalam proses pemakaman di mancanegara, namun juga budaya pemakaman Indonesia. Selain meletakkannya di area pemakaman, di Indonesia terdapat tradisi menabur bunga saat ziarah makam khususnya saat menjelang Ramadhan. 

Tradisi tabur bunga atau Nyekar yang biasanya dilakukan masyarakat Jawa, memiliki filosofi pemintaan akan pertolongan pada Yang Maha Kuasa sehingga pada praktiknya, bunga yang digunakan ada 7 jenis. Setiap bunga yang digunakan juga memiliki makna tersendiri. 

4 jenis bunga berikut menjadi material utama yang banyak digunakan pada tradisi nyekar hingga sekarang.

1. Cempaka putih

Jika Anda berasal dari Jawa, pasti lebih familiar dengan sebutan bunga Kantil. Aroma cempaka putih atau kantil sangat harum dan menyengat. Meski sering dikaitkan dengan mitos horror bagi banyak kalangan, minyak alami dari bunga cempaka memiliki khasiat meredakan stress dan meningkatkan mood. Selain relaksasi, dari segi perawatan kecantikan ekstrak cempaka bermanfaat untuk anti penuaan, mencegah infeksi bakteri, dan melembabkan kulit.


2. Kamboja

Kamboja mudah untuk tumbuh subur dan seringkali dibiarkan saja untuk tumbuh di area pemakaman agar memberikan aroma harum alami di sekitarnya. Tumbuhan asal Amerika Tengah ini memiliki kelopak beraneka warna dan biasa digunakan pada pemakaman dalam budaya Buddha karena warnanya yang dipercaya memiliki hubungan dengan kematian. 

Jenis yang sering digunakan pada tradisi tabur bunga di Indonesia adalah bunga kamboja pink, putih dan merah. Kamboja identik dengan pemakaman di Indonesia dan Filipina karena sering diasosiasikan dengan hantu dari makam kedua negara tersebut. 

Meski terkesan menyeramkan, dalam budaya Hindu, bunga ini sangat penting dalam upacara keagamaan karena menjadi media saat beribadah. Sedangkan pada budaya Buddha, kamboja menjadi salah satu bunga yang banyak ditanam di kuil dan menjadi simbol keabadian.

3. Sedap malam

Aroma bunga sedap malam atau yang memiliki nama lain tuberose sangat wangi dan dapat bertahan berhari-hari. Aroma khas bunganya akan makin kuat saat malam hari, maka dari itu di Indonesia disebut Sedap Malam. 

Sedap Malam sering dihubungkan dengan mitos bahwa jika aromanya tercium menandakan kehadiran makhluk halus. Meski begitu, sedap malam banyak diincar saat natal, imlek, dan acara pernikahan. Pada tradisi imlek, bunga ini dimanfaatkan untuk menambah keceriaan.

4. Melati

Melati yang menjadi simbol nasional ini mengandung makna kesederhanaan dan ketulusan karena dapat tumbuh di area semak namun memiliki aroma khas yang mudah diingat. Melati menjadi komponen penting untuk banyak acara adat berbagai suku di antaranya untuk hiasan rambut pengantin, tujuh bulanan atau tedak sinten dalam adat Jawa, dan sembahyang di beberapa kepercayaan karena memiliki makna kesucian.

8 Komentar

  1. Paling hapal sama lily putih always ada di saat berkabung, karangan bunga seperti ini kayaknya hanya ada pas yang meninggal itu pejabat, orang kaya, atau orang penting. Terima kasih informasinya!

    BalasHapus
  2. Bunga memang selalu jadi simbol dalam berbagai hal trmasuk momen duka cita, di daerah aku paling yang sering di pak melati sm kamboja.

    BalasHapus
  3. aah..lily putih..saya selalu suka dengan penampilannya : sederhana tapi anggun! oh ternyata lily putih ini salah satu bunga duka cita yaa? trmksh ulasan ttg bunga2 duka cita ini mba, mgkn suatu saat berguna sbg pedoman bila perlu mengirim pesan turut berduka..

    BalasHapus
  4. Aku cuma tau seb atas bunga canti, harum & warna warni aja mbak, untuk simbol yang terkandung di dalam bunga aku kurang tahu. Jadi tahu juga nih kita gak bisa sembarangan kasih bunga ya ternyata

    BalasHapus
  5. Aku tahunya kamboja, melati.
    Ternyata Lily dan krisan cook juga sebagai bunga ucapan duka cita ya mbak. Bahkan maknanya pun manis banget, sangat berarti buat yang ditinggal/ yang sedang berduka.

    BalasHapus
  6. Di halaman rumahku ada sedap malam. Memang bikin wangiii banget kalau malam. Serumah wanginya.. Dan pas mama mertua main, suka dibilang "Len, aga serem yaa.."

    Hhaha...aku pikir gak punya bungan kamboja, kok dibilang serem ya..?
    Ternyata dari si sedap malam yaa..

    Sekarang kudu lebih teliti lagi kalau memilih bunga. Kudu tau banget moment apa yang akan dikirimi atau diberikan bunga, agar tidak salah makna.

    BalasHapus
  7. bunga memang memiliki jenis dan makna yang sangat beragam penuh arti

    BalasHapus
  8. Bunga ditenggarai mampu berkata-kata dengan sendirinya. Mungkin itu sebabnya sering dijadikan utk mewakili dan mengungkapkan perasaan entah cinta, simpati, bahkan duka cita.
    Sering bgt dengar bunga cempaka dan baru tau ternyata itu sama aja dengan bunga kantil

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkenan meninggalkan jejak di sini. Mohon tidak memasang iklan atau link hidup di sini. :)