Review dan Sinopsis Film Annabelle Comes Home (Annabelle 3)

Sudah agak lama saya tidak menulis tentang film horor. Saya masih menonton, sesekali, saat pikiran saya sedang ruwet. Atau saat ada franchise film horor yang rilis, dan kebetulan saya ikuti. Salah satunya adalah Annabelle 3: Annabelle Comes Home, dan saya ingin membuat sinopsis dan reviewnya. Seperti biasa, postingan saya selalu penuh spoiler, jadi, jika kamu tidak suka spoiler, bisa pindah ke artikel lain, ya...



Iya, saya suka beri spoiler film, karena saya ingin bebas mengutarakan kesan dan pemahaman saya akan film itu. Agar tidak merugikan pembuat, film, saya rela menanti 4 – 6 bulan untuk menulisnya.

Sebenarnya sih, saya sudah hampir mem-posting ini saat ramai tentang KKN Desa Penari itu, karena ada korelasi yang erat antara keduanya. Apa itu? Adab bertamu. 

Jiahahahahaa. Jangan terlalu tegang dulu. Menurut saya, inti film Annabelle Comes Home ini adalah tentang adab yang dilanggar.

Ada film horor keluarga yang dapat ditonton bersama anak. Judulnya Before I Wake

Ini yang kamu dapatkan kalau tuna adab, Daniela!


Review pembuka Annabelle COmes Home

Film Annabelle Comes Home rilis di Indonesia pada tanggal 26 Juni 2019 lalu. Berkisah tentang boneka Annabelle yang ada di rumah Ed dan Lorraine Warren. Jika Sobat Susindra suka menonton film horor Amerika, pasti tahu dua tokoh pengusir setan yang muncul pertama kali pada film Conjuring ini.  Boneka jelek ini muncul di film Conjuring 1 secara singkat, namun cukup berkesan. Ia dibuatkan film spin off dan sudah sampai pada film ketiga sekarang. Urutan filmnya: Annabelle (2014), Annabelle: Creation (2017), dan Annabelle Comes Home (2019).

Jika di film Annabelle pertama fokusnya pada kedahsyatan dan kesaktian boneka Annabelle, pada film kedua tentang asal muasal Annabelle. Pada film ketiga ini, jauh berbeda. Yaitu tentang Annabelle yang mengganggu anak kecil karena kelakuan buruk temannya. Saya kesal banget pada Daniela yang tidak tahu sopan santun dan kepoan. 

Sudah penasaran?



Sinopsis lengkap film Annabelle

Film Annabelle dibuka dengan pasangan suami istri Warren yang selalu menjadi tokoh utama Conjuring Universe. Mereka sedang dalam perjalanan, dan diganggu sekelompok setan yang jahat. Ed nyaris tidak selamat, malam itu.

Scene tiba-tiba berubah lebih ceria, khas anak sekolah SMA yang ada cinta-cintanya, ada juga bully-bully-nya. Tampaknya, suami istri Warren sering menitipkan putri semata wayang mereka, Judy (McKena Grace), pada Mary Allen (Madison Iseman). Keduanya sudah tahu do dan don’t di rumah mereka. Terutama tak boleh dekat dengan pintu bawah tanah tempat menyimpan benda-benda terkutuk. Masalah muncul ketika teman Mary Allen yang bernama Daniela (Katie Sarife) ikut berkunjung ke rumah. Daniela mencari sesuatu di rumah Warren, dan nekat membuka kamar bawah tanah. 

Semua kolaksi hantu Warren 'dibangunkan' oleh Daniela dan meneror mereka


Daniela punya skala 10 dari 10 untuk keberanian memegang dan mencoba benda menakutkan. Apa saja ia pegang dan coba. Semua kolaksi hantu Warren 'dibangunkan' oleh Daniela dan meneror mereka. 

Ternyata ia mencari jiwa ayahnya yang meninggal karena kecelakaan. Tentu mudah ditebak, bahwa akhirnya ia membebaskan Annabelle dari ruang penyimpanan khususnya.

Selanjutnya, Judy, Mary Allen, dan Daniela berjuang mempertahankan hidup mereka, dan memasukkan kembali Annabelle ke dalam kotak khususnya.

Review Annabelle Comes Home

Saya kecewa berat dengan film Annabelle ketiga ini, karena pasangan Ed dan Lorraine hanya jadi cameo di awal dan di akhir. Film ini jadi seperti film hantu remaja yang ada cinta-cintanya, tapi tidak romantis. Apalagi suasana di sekolah benar-benar klise. Yang membuat kemencekaman (halah... suasa mencekam, maksud saya) ini cair adalah adanya komedi di film ini. Saya kaget ketika mendengar tawa saya sendiri. Saya sedang menonton film horor, kenapa tertawa?

Ya.. karena adegan kejar-kejaran anjing neraka memang lucu. 

Macam-macam hantunya

Tapi, karena horornya tipis, dengan banyak setan jenis lain, film ini bisa dikatakan sebagai film horor keluarga, dan bisa ditonton bersama anak. Malah, kita bisa menganggap beberapa adegan sebagai humor. Malah ada tertawanya. 

A Monster call, film drama dan horor keluarga juga.

Saya harap, film ini jadi catatan merah bagi James Wan agar turun gunung, mengerjakan sendiri Conjuring Universe. Sebagai pecinta film horor, saya cukup kecewa dengan film ini.

Aman, kah, mengajak anak nonton film Annabelle? Amaaan.... Apalagi pesannya cukup jelas, yaitu adab bertamu. Tamu itu harus sopan, jangan memasuki area pribadi, apalagi masuk kamar orang lain. Bisa sekalian diedukasi agar tidak masuk kamar orangtua setelah berusia 7 tahun.

Ya.. gitu deh, postingan review dan  sinopsis film Annabelle Comes Home. Jauh lebih singkat dari biasanya, tapi cukup informatif, kan?

15 Comments

  1. Wah bulan Juni 2019 berarti sekarang sudah tidak tayang di bioskop dong.

    Jadi pengin nonton nih Annabelle 3 habis baca review nya.😃

    ReplyDelete
  2. Sebal deh bacanya Mba, soalnya saya jadi pengen nonton banget, tapi nggak ada temannya huwaaaa....

    Pak suami selalu nggak keren kalau diajak nonton, sayanya udah tegang, eh dia ngorok tuh, terus saya takut even mau pipis di toilet hahaha

    ReplyDelete
  3. Kalau dilihat dari bentuknya saja, wajah boneka Annabelle ini memang menyeramkan ya, Mbak Susi. Makanya mungkin bukan favorit anak-anak perempuan hehehe. Pas untuk boneka kisah-kisah horor.Tapi justru boneka Annabelle lah yang bikin orang penasaran nonton hehehe.
    Terus ada satu lagi, Boneka Chaky ya, Mbak?
    Dan itu kalau tidak salah sekuel juga filmnya.

    ReplyDelete
  4. Saya gak berani mbaaa nonton film horor di bioskop. Saking gak beraninya, saya punya pengalaman lucu. Suatu hari janjian sama teman sekantor (pas masih kerja di Jakarta) buat nonton film di Pejaten Village. Teman saya duluan ke sana buat mesan tiket, ternyata film yg kami mau gak ada, trus dia minta izin buat beliin tiket film lain. Saya iya-iya saja. Ternyata film penggantinya adalah The Raven, film horor pembunuhan gitu. Saya teriak2 sendiri di bioskop, dan selama di dalam cuma nutupin mata. Hahahaha. Annabele juga, saking viralnya, saya bela2in nonton yg pertama di rumah, tapi nontonnya ngajak suami, anak, sodara. Gak berani sendiri. Kekeke. Annabele yg kedua pun saya belum nonton mba. Kayaknya yg kedua menarik yaaa.

    ReplyDelete
  5. Duh film horor barat ternyata sama seramnya ya dengan film horor di indo, saya tetap gak berani nontonnya, cukup baca dari reviewnya mba saja deh biar gak kudet banget gitu hehe

    ReplyDelete
  6. Adab bertamu, menggarisbawahi inti ini. Sebenarnya saya paling anti film horor,tp ternyata di film horor ada nilai moralnya juga ya

    ReplyDelete
  7. Dari annabella 1-3 belum pernah satupun yang saya tonton. Penakut banget soalnya saya tuh. Padahal ada kawan bilang dia justru bisa refreshing setelah nonton film horror. Alasannya karena bisa teriak-teriak..lucu juga ya alasannya...dan sejujurnya ketika membaca review film, saya suka yang banyak spoillernya...he3

    ReplyDelete
  8. akutuh orannya baperan , kalo nonton film horor gak bisa tidur. jadi akutuh belum pernah nonton annabel 1,2,3 .wkkk takut

    ReplyDelete
  9. Sama, mbak kalau nulis review aku cenderung spoiler , soalnya enggak tahan mau ngasih tahu kwkwk
    Aku nonton Annabelle. Yang ketiga belum. Kalau nonton kayak gini enggak sendiri, karena aku enggak bisa tidur nanti hihihi
    Wah, sayang juga kalau kurang gregetnya, karena yang pertama dulu happening bener

    ReplyDelete
  10. Aku kok kurang menikmati nonton film horor ya, mam. Pernah nonton, abis itu jadi susah tidur. Mending nonton film komedi atau roman menye-menye atau action deh, haha. Malah bisa mimpiin tokoh filmnya, apalagi kalo pemainnya tjakeup

    ReplyDelete
  11. Saya ga pernah berani' nonton film horor mba, kayak kebayang gitu setelah nya.. malah ga berani nonton.. padahal sebenarnya penasaran dari Anabelle 1, apa daya lebih besar takutnya hikss

    ReplyDelete
  12. Amannya ngajak anak minimal usia berapa ya mbak? Saya agak parno kalo ngajak anak nonton film horor karena udahannya dia jadi penakut. Yang tadinya biasa aja ke kamar mandi jadi takut gak berani sendiri. hiks

    ReplyDelete
  13. Jiahahahah..demi apa malam-malam blogwalking, sendirian yang lain dah pada tidur, terus ketemunya postingan horor gini. Waduwww gak kuat akutuuu

    ReplyDelete
  14. Saya bukan penggemar film horor sih, sama sekali ga bisa menikmafi genre film ini. Seorang teman bahkan seringkali mengajak nonton film horor dengan iming-iming ditraktir plus makan setelah itu. Saya tetap ga mau wkwkkwkwk

    ReplyDelete
  15. Aku nggak suka sih nonton film horror. Erghh .. Tertarik tapi lebih gede takutnya daripada kepengennya, wkwkwk ... Pas nonton sih nggak papa. Udahannya itu, jadi ngeri pas lagi mandi.

    Apalagi gara-gara diceritain soal Annabelle di sekolah sama temannya, anakku tuh sempat takut pergi ke dapur atau buka pintu lemari pakaian. Katanya ada Annabelle di sana. Huaaa, kan emaknya jadi makin mengkeret, wkwkwk ...

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkenan meninggalkan jejak di sini. Mohon tidak memasang iklan atau link hidup di sini. :)