Dari zaman dahulu, bisa menjadi pegawai yang dicari oleh banyak perusahaan adalah sebuah keunggulan. Bukan pegawai yang sibuk lamar ke sana ke mari, akan dilamar oleh perusahaan bahkan bersedia menanti sampai kita siap bergabung. Diperebutkan oleh perusahaan.

Kursus online gratis


Bagaimana caranya menjadi pegawai seperti itu? Aplikasi siap kerja untuk menambah kompetensi pegawai adalah kuncinya.


Pegawai yang diperebutkan oleh perusahaan

Mengenang masa lalu…. Saya pernah menjadi pegawai yang dicari banyak perusahaan karena punya beberapa kemampuan yang langka untuk ukuran kota kecil Jepara. Bisa berbahasa Perancis, pembukuan, surat-menyurat, memberikan presentasi, marketing online, dan menguasai seluk beluk permebelan. Saya melakukannya karena kewajiban dan tuntutan keluarga besar, sehingga ketika dizinkan menjadi ibu rumah tangga, saya tidak menoleh kembali ke sana. Dan tidak pernah menyesalinya.

Bisa dikatakan, saya bekerja di bidang ini sejak masih sekolah di SMP, lanjut SMA dan saat kuliah pun masih bekerja di bidang ini. Meski istilah remote working baru digaungkan belum lama ini, tapi saya sudah menjalaninya saat sedang kuliah. 

Saya kuliah di Semarang sambil tetap bekerja di Jepara. Bos saya orang Perancis. Bagaimana saya sampai ke sana? Kebutuhan, kemauan, kemampuan dan kesempatan adalah jawabannya. Saya harus bekerja sebagai pengamplas sejak SMP. Jadi saya biasa pegang “kayu” dan teman-temannya. Jadi kompetensi saya diasah sejak kecil. Biaya kuliah juga jauh dari jangkauan orangtua saya yang menjadi penjual es di depan sekolah dasar. 

aplikasi siap kerja


Bicara masa sekarang, saya harus menceritakan tentang adik saya, beda ibu, yang juga menjadi pegawai yang diperebutkan oleh perusahaan-perusahaan bonafid. Dia selalu dilamar oleh perusahaan dan gajinya selalu naik untuk pergantian tempat kerja. Sederet perusahaan tua, bonafid, dan sangat menghargai kemampuan pegawainya, siap menanti kesediaannya bergabung. 

Salah satu rahasianya selain kemampuan memimpin, kemampuan melihat peluang, juga kemampuan berbicara. Wibawanya keluar karena rasa percaya diri yang kuat. Tapi ada dua lagi rahasia yang memang agak sulit dicari, yaitu beribadahnya yang kuat dan saat wawancara ia membawa serta semua anak istri dan mertua. Unik, ya. 

Selain kompetensi yang memang dimiliki, dua sisi uniknya ini juga menjadi poin penting. Perusahaan tidak meragukan sisi ‘family man’ karena mereka sejak awal tahu kinerjanya dan memang membutuhkan dia di perusahaannya. Biasanya untuk jenis lapangan dan spesifiknya adalah membuka lahan/cabang baru, di kota baru. Kompetensi ini adalah hasil asah selama dia bekerja, dan mulai dari level terbawah di perusahaan. 

Sama seperti saya, ia juga bekerja sejak masih SMP.

Oh ya, keluarga tidak diajak membuka lahan, tentu saja. Mereka tetap di rumah. Mungkin ada yang mau tanya ini. 

Bagaimana kami sampai di sini, tentu masalah waktu. Dan waktu yang kami lalui sedemikian panjang, karena kami harus berkutat dengan kemiskinan dulu. Strong will kami dimulai dari keinginan untuk keluar dari keadaan serba kurang menjadi serba cukup. 

Bagaimana sobat Cakrawala Susindra bisa diperebutkan perusahaan, tentunya harus dengan Memulai karir lebih percaya diri bersama aplikasi siap kerja QuBisa.



Menambah kompetensi pegawai

Teori kompetensi dari Spencer mungkin yang paling terkenal dan banyak disebut. Menurutnya, kompetensi secara garis besar adalah suatu karakteristik dasar individu yang mempunyai hubungan kasual dengan criteria yang dijadikan acuan, efektif di tempat kerja atau pada situasi tertentu. 

Tim peneliti Badan Kepegawaian Negara 2004 bahkan menggunakan teorinya untuk mengembangkan komponen-komponen atau elemen yang membentuk sebuah kompetensi, yaitu:

  1. Motif (motives) adalah sesuai yang konsisten atau dikehendaki oleh seseorang yang selanjutnya akan mengarahkan, membimbing dan memilih satu perilaku tertentu terhadap sejumlah aksi atau tujuan.
  2. Karakter pribadi (traits) adalah karakteristikfisik dan reaksi atau respon yang dilakukan secara konsisten terhadap sesuatu situasi atau informasi.
  3. Konsep diri (self concept) adalah perangkat sikap, sistem nilai atau citra diri yang dimiliki seseorang.
  4. Pengetahuan (knowledge) adalah informasi yang dimiliki seseorang terhadap suatu area aspek spesifik tertentu.
  5. Keterampilan (skills) adalah kemampuan untuk mengerjakan serangkaian tugas fisik maupun mental tertentu.


Jadi saat berbicara tentang menambah kompetensi pegawai, kita tidak hanya bicara tentang kemampuan membuat CV yang baik, kemampuan berbicara di depan umum dan sejenisnya tapi juga tentang penguatan motif, karakter pribadi, konsep diri, pengetahuan dan keterampilan. Kelimanya sangat penting dan membantu efektivitas kinerja individu dalam pekerjaannya. Bahkan juga berkinerja prima atau superior di tempat kerja atau pada situasi tertentu. Makanya, kalau jadi pegawai harus mau meningkatkan kemampuan.

Lebih jelasnya silakan pahami bagan ini:


 

Aplikasi siap kerja QuBisa

Mengubek-ubek aplikasi QuBisa jadi sebuah kesenangan tersendiri bagi saya. Isinya sangat menarik dan menawarkan banyak kompetensi untuk meng-upgrade diri. Tak hanya visible skill seperti public speaking tapi juga invisible skill seperti membangun konsep diri. 

Lebih tepatnya untuk memiliki 5 kompetensi yang menjadi nilai plus pegawai, yaitu penguatan motif, karakter pribadi, konsep diri, pengetahuan dan keterampilan. Untuk semua itu, ada kursus, webinar dan microteaching di sana. Memang tidak semuanya gratis, tapi ilmu memang harus ditebus agar mendapatkan keberkahannya. Bahkan yang gratis pun harus ditebus dengan kesungguhan belajar dan keberanian berbagi pengalaman belajar.


Kursus online gratis


Lebih lengkapnya, ada enam kelas yang ditawarkan oleh aplikasi siap kerja QuBisa, yaitu:

1. Webinar

Mengutip dari Wikipedia, webinar adalah istilah umum dalam dunia kajian yang merujuk kepada kegiatan seminar secara daring, menggunakan situs web atau aplikasi tertentu berbasis internet. Cara ini memungkinkan pembicara atau pengisi materi membagikan informasi mereka jarak jauh, lewat internet maupun media elektronik lainnya. 

Meski bukan hal baru namun kegiatan seminar semacam ini menjadi sangat diminati oleh semua orang sejak masa pandemi. Saya pribadi dalam sebulan bisa 5-10 webinar, atau minimal menonton tayangan tunda webinar yang saya butuhkan untuk mengasah kemampuan profesional saya. Sebagian besar untuk menambah kemampuan sebagai penulis dan peneliti sejarah. 

Saya memutuskan menjadi ‘murid terdaftar’ di QuBisa karena tertarik dengan banyak kompetensi yang ditawarkan di sana – yang bisa menunjang profesi lain saya sebagai blogger dan influencer. Sampai saat ini sudah ada total 17 webinar yang ditawarkan di sana, dengan rincian 16 webinar gratis dan 1 webinar berbayar. Gratis pun ada yang memberikan sertifikat, lho. Saya berasa sedang jadi kolektor sertifikat.

Kursus online gratis


Saya sudah mengambil webinar QuBisa bekerjasama dengan Lively Academy, dengan judul “Personal Branding di Social Media”. Materinya sangat bermanfaat bagi saya yang sedang me-recall memori tentang cara meningkatkan personal branding serta mencari tahu what’s new di ranah ini.  Menjadi blogger selama belasan tahun dan mempunyai berbagai platform sejak masuk ke dunia ini juga tetap butuh ilmu-ilmu yang terbaru dan mudah dipraktikkan.

Webinar bisa diambil para pegawai karena waktunya cukup fleksibel. Bisa pilih kelas sore atau malam. Waktunya juga satu jam dan dilakukan di aplikasi Zoom.


2. Kursus

QuBisa menawarkan 161 kursus untuk berbagai skill, dan semuanya dalam bentuk kursus online. Jadi tidak perlu kegiatan tatap muka untuk mengambil kursus di sana. Dari 161 itu, ada 63 kursus gratis dan 98 kursus berbayar. Ini data terakhir yang saya ambil pada hari ini, jadi jumlahnya akan terus bertambah. Sebagian besar kursus yang ada mengukuhkan fungsi QuBisa sebagai aplikasi siap kerja andalan.



Kursus online atau belajar online adalah serangkaian pengalaman instruksional dengan menggunakan jaringan digital untuk berinteraksi, belajar dan berdiskusi. Kursus online tidak memerlukan pertemuan tatap muka di lokasi fisik. Kursus jenis ini biasanya lebih fleksibel dalam hal dana dan waktu. Belajar gak ribet. Yang jelas, bersertafikat sehingga bisa jadi portofolio untuk pegawai yang menjadi peserta kursus. Bisa upskilling dan reskilling sekaligus.


3. Belajar Kilat

Membuka laman belajar kilat, kita akan diberi 236 pilihan video yang bisa ditonton. Saya agak kesulitan mendefinisikan kelas yang ini. Kelas  Belajar Kiat tidak muncul dalam aplikasi, bahkan meski dicari di dalam kategori ‘daftar produk’. Tapi videonya memang ada dan bisa dicari. Contohnya saya tertarik menonton video tentang Sundaland yang ada di pilihan pertama kelas ini. Isinya 11 video dengan rata-rata waktu 3 menit. Saya berganti tonton dari website ke aplikasi HP agar lebih rileks sambil tiduran. Agar belajar gak ribet harus duduk di depan laptop. 

Kelas Belajar Kilat lainnya yang saya ikuti adalah “Menjaga Kesehatan Mental Selama Work From Home” sebanyak 8 video dan “Pentingnya Penguasaan Keterampilan Digital di Era Disrupsi” sebanyak 5 video. Semuanya menarik dan jadi pengetahuan bagi saya. Ini cara belajar efektif untuk semua usia.

Jika menilik dari jenis-jenis kelas yang ditawarkan, tampaknya kelas yang satu ini dimaksudkan untuk kompetensi keempat yaitu Knowledge alias Pengetahuan. Tak ada pre-test dan post-test seperti kelas Kursus, dan materinya bersifat umum. Mungkin ada juga kompetensi 1-3 dari bagan Spenser di atas, dan kita perlu menggali lebih lama lagi aplikasi belajar online ini. Pegawai mana pun sobat Susindra, jangan lewatkan kelas ini.



4. Microlearning

Kelas keempat yang ditawarkan adalah kelas Microlearning. Pinjam dari Wikipedia lagi, microlearning berasal dari bahasa Inggris, yaitu micro dan learning

Microlearning berkaitan dengan unit pembelajaran yang relatif kecil dan kegiatan pembelajaran jangka pendek. Video yang ditawarkan memang lebih singkat, mulai dari 1 menit sampai 7 menit. Semuanya berdiri sendiri, ini bedanya dengan kelas belajar kilat yang selalu punya beberapa video dalam satu judul.

Microlearning ini salah satu favorit saya dan jadi cara belajar efektif.


5. Paket Kursus

Paket kursus ditawarkan QuBisa untuk beberapa jenis kursus yang memang harus dikuasai secara bertahap. Contohnya adalah "Paket Kursus Pembuatan Aplikasi Mobile Android". Dalam paket ini ada dua kelas yang ditawarkan yaitu "Belajar Pemrograman dengan Java untuk Menjadi Software Developers" dengan 35 pelajaran dan "Pemograman Aplikasi Android untuk Asisten Pemograman Komputer" berjumlah 37 Pelajaran. Kelas ini mengingatkan saya pada si tengah yang mungkin kelak akan tertarik jika sudah bertambah usianya. Dia masih 13 tahun.

Jika ingin menguasai suatu skill secara lebih kompehensif, paket kursus lebih tepat karena selain pilihan pelajaran sudah diatur sedemikian rupa agar sesuai dengan tingkatan, juga ada diskon yang sangat lumayan.



6. Sertifikasi

Sertifikasi profesional, kadang hanya disebut dengan sertifikasi atau kualifikasi saja, adalah suatu penetapan yang diberikan oleh suatu organisasi profesional terhadap seseorang untuk menunjukkan bahwa orang tersebut mampu untuk melakukan suatu pekerjaan atau tugas spesifik. QuBisa sebagai aplikasi belajar online juga menawarkan dua sertifikasi, bekerjasama dengan LSP MSDM Indonesia. 

LSP MSDM adalah lembaga sertifikasi yang bergerak di dibidang sumber daya manusia yang telah mendapatkan lisensi BNSP untuk melakukan sertifikasi dibidangnya. Tahu dong kalau LSP atau Lembaga Sertifikasi Profesi yang ini sudah sangat diakui capaiannya.

Sertifikasi dari lembaga yang berwenang dan diakui jarang ditawarkan di aplikasi siap kerja lainnya, lho. Kalau mau jadi pegawai yang diperebutkan oleh perusahaan, harus ambil sertifikasi dari sini dan memanfaatkan diskonnya.


Pengalaman mengikuti kursus Personal Branding di QuBisa

Siapa Susi Susindra? Jika itu saya tanyakan di media sosial, misalnya Facebook, dan (misalnya) ada 500 orang yang bersedia menjawab, saya yakin jawabannya akan sangat beragam. Ada yang mengingat saya sebagai blogger, penulis dan peneliti sejarah, pembicara/pelajar parenting, penjual bunga, pembuat kriya (flanel, pita, kayu), dan masih ada beberapa. 

Bahkan citra saya sebagai pembuat asta karya pun tidak tunggal, karena saya punya beberapa jenis bahan yang butuh keterampilan khusus, dan saya kerjakan dalam waktu yang berbeda. Saya memulai dengan kriya flanel lalu mengakhirinya untuk beralih ke pita, dan melakukan hal yang sama saat beralih ke kriya kayu. Yang terakhir ini dikerjakan suami dan teman-temannya.

Multitalenta? Tidak, itu hanyalah bagian dari periode hidup saya yang harus meraih kesempatan apapun yang ditawarkan dan bisa saya pelajari dan lakukan.

Jawaban yang sangat berwarna ini bukanlah kabar bagus. Bahkan bisa dikatakan buruk. Pertemanan saya dengan 4800 akun di Facebook terjadi karena pertemuan saat menjalani salah satu profesi yang saya sebutkan di atas. Ini alasan saya  mengambil kursus online gratis "Personal Branding (Pencitraan Pribadi)" dari KSM yang diampu oleh Pak Bayu Setiaji.



Personal branding atau pencitraan diri tidak bisa ditebar dengan cara kutu loncat dari profesi satu ke profesi lainnya. Ini berkaitan dengan PERSEPSI orang lain kepada saya. Kesan yang didapatkan oleh orang yang tidak dekat dengan saya adalah plin-plan. Tidak ada yang mengesankan.

Menciptakan personal branding berarti membuat saya beda dari yang lainnya dan keunikan ini dilihat oleh orang lain. Dan ini bisa didapatkan dengan beberapa tahap. Salah duanya adalah “Mapping Myself” dan “My Self Image” untuk mengatur persepsi apa yang ingin saya berikan secara utuh pada orang lain, karena persepsi bisa jadi realita.

Materi dari Pak Bayu Setiaji ini sangat bagus. Cukup mudah dipahami dan membuat saya melihat “lebih ke dalam”. Membuat saya banyak mendengarkan juga, karena salah satu cara untuk mem-branding diri sendiri adalah dengan mendengarkan kata orang lain tentang saya. Jika persepsi mereka benar maka saya hanya perlu meneruskan apa yang ada, jika tidak, maka ini adalah pekerjaan yang cukup berat namun harus dilakukan. Enaknya, meski berat jika punya mentor sekelas Pak Bayu, akan lebih mudah dalam menjalaninya. Belajar ga ribet, deh.

Honest review, ya, jangan lewatkan kursus online gratis yang ini, apapun profesi yang sedang ditempuh saat ini. llmunya bisa diaplikasikan di semua jenis karir dan diambil oleh semua pegawai di tingkat mana pun. Apapun pekerjaan yang sekarang dilakoni, atau apapun pekerjaan impian yang saat ini sedang berusaha digapai, ambil kursus ini. Sebuah investasi jangka panjang yang sangat berharga bagi kita semua, terutama pegawai yang stagnan di satu tingkat untuk waktu yang terlalu lama. Yang jelas sih bisa upskilling dan sekaligus reskilling



Saya kutip sedikit materinya, “Personal branding atau pencitraan pribadi adalah bagaimana cara Anda bisa mengatur PERSEPSI orang lain terhadap diri Anda, dan memberitahu mereka tentang apa yang Anda YAKINI.”

Jadi persepsi ini bisa kita bentuk dan pada akhirnya kita yakini itulah diri kita.

Saya sudah menuntaskan membuka materinya dan langsung mencoba praktik cara meningkatkan personal branding Susi Susindra lebih kuat. Akan saya fokuskan pada Susi Susindra sebagai peneliti dan penulis sejarah. Profesi yang saya tekuni dalam rentang 3 tahun ini, ketika menginjak usia di angka 4. Ini luar biasa menantang, namun sangat sesuai dengan misi hidup saya ingin dikenang sebagai apa saat meninggal kelak. Tentu saja profesi sebagai blogger takkan saya tinggalkan karena saya sudah menjalaninya sejak tahun 2009. Bahkan saya ajek di Blogspot juga untuk membuat tulisan saya abadi.

Aplikasi belajar online


Yah, kita sudah sampai di akhir tulisan tentang aplikasi siap kerja ini. Semoga bermanfaat, ya. Saya akan lanjut mengikuti berbagai kelas yang ada di aplikasi belajar online QuBisa, yang saya butuhkan, karena keterampilan selalu berkembang sejalan dengan perkembangan akal budi serta kebutuhan manusia. Bisa upskilling dan reskilling sekaligus dengan belajar di sini. Cara asyik meningkatkan kemampuan.

Mereka yang bisa menggenggam dunia adalah yang bisa menemukan solusi dari permasalahan di sekitarnya, dan ‘menemukan’ adalah hasil dari kegiatan pencarian yang aktif. Untuk yang baru masuk ke dunia kerja, memulailah karir lebih percaya diri bersama aplikasi siap kerja QuBisa.

Silakan langsung unduh link App Store atau Play Store. Langsung eksplor isinya, ikuti kursus-kursusnya dan ikuti lombanya. Ada kompetisi blog berhadiah total 10 juta rupiah untuk 3 juara dan 16 pemenang hiburan. Lumayan banget. Deadline-nya juga masih lumayan lama yaitu tanggal 10 Desember. pukul 23.59 WIB. Temanya tentang pengalaman menggunakan aplikasi belajar online QuBisa.